Project manager Professional 
(PMI)
• Project Management Professional (PMP) adalah salah satu 
dari sertifikasi profesional di bidang manajemen proyek 
yang disponsori oleh Project Management Intitute (PMI) 
yang berbasis di USA. Hingga saat ini PMI mengeluarkan 5 
sertifikasi manajemen proyek, yaitu: 
• - Certified Associate in Project Management, CAPM 
• - Project Management Professional, PMP 
• - Program Management Professional, PgMP 
• - PMI Risk Management Professional, PMI-RMP 
• - PMI Scheduling Professional, PMI-SP 
• Hingga saat ini PMP masih merupakan sertifikasi yang 
paling populer dari sertifikasi lainnya di bawah PMI.
• Sertifikasi keahlian manajemen proyek 
dilaksanakan oleh berbagai bebagai organisasi 
profesi nasional maupun global. Di Indonesia, 
sertifikasi keahlian manajemen proyek 
dilaksanakan oleh Ikatan Ahli Manajemen 
Proyek Indonesia (IAMPI)
• Di Amerika Serikat, dan berlangsung secara 
global, diselenggarakan oleh Project 
Management Institute (PMI), di Australia ada 
AIPM, di Inggris ada IPM, serta organisasi 
profesi di berbagai negara.
• Sertifikasi PMI 
Sertifikasi yang diselenggarakan oleh Project 
Management Institute (PMI) dinamakan 
Project Management Professional (PMP) 
Certification, didasarkan pada standar proses 
pengelolaan proyek, sesuai dengan Project 
Management Body of Knowledge (PMBOK®) 
yang dipublikasikan oleh PMI.
• Dari catatan diketahui bahwa sejak tahun 
1984 sertifikasi PMP merupakan sertifikasi 
yang paling banyak diikuti secara global 
dibanding dengan sertifikasi yang lainnya. 
Sertifikat PMP merupakan sertifikat yang telah 
diakui secara global, pemegangnya didorong 
untuk tetap aktif dalam kegiatan manajemen 
proyek dengan memenuhi beberapa 
ketentuan sesuai PMI’s Continuing 
Certification Requirements (CCRs)
• Dengan sistem ini hanya mereka yang masih 
aktif sertifikatnya yang boleh menyatakan 
dirinya sebagai Project Management 
Professional (PMP). Untuk mendapatkan 
sertifikat PMP, seseorang tidak perlu menjadi 
anggota PMI.
• Persyaratan Minimum untuk mendapatkan 
sertifikat PMP: 
• Pendidikan formal: paling rendah tamatan 
sekolah lanjutan atas, 
• Pengalaman tentang manajemen proyek 
Bagi yang berpendidikan sarjana S1, 
berpengalaman 36 bulan dan 4.500 jam 
berkaitan dengan manajemen proyek pada 8 
tahun terakhir.
• Bagi yang berpendidikan sekolah lanjutan atas, 
berpengalaman 60 bulan dan 7.500 jam berkaitan 
dengan manajemen proyek pada 8 tahun terakhir 
• Pendidikan formal manajemen proyek 
sekurang-kurangnya berlangsung selama 35 jam 
• Etika: mengikuti etika sesuai dengan Code of 
Etichs and Professional Conduct yang ditetapkan 
PMI 
• Lulus ujian PMP yang diselenggarakan oleh PMI
• Ujian PMP dirancang untuk menilai dan 
mengukur pengetahuan tentang manajemen 
proyek. Konsep dalam ujian PMP didasarkan 
pada Project Management Body of Knowledge 
(PMBOK®) Guide. PMBOK® Guide ini telah 
merupakan standar yang telah dikenal secara 
global (IEEE Stda 1490-2003) yang di dalamnya 
diuraikan tentang dasar-dasar manajemen 
proyek serta penggunaanya di berbagai 
macam industri.
• Ujian diselenggarakan dalam dua cara dengan computer 
based testing (CBT) dan juga ujian menggunakan kertas 
yang diawasi. Di Jakarta, diselenggarakan melalui CBT. 
Secara ringkas struktur ujian dan minimum syarat kelulusan 
adalah sebagai berikut: 
• Dalam ujian PMP terdapat 200 pertanyaan pilihan ganda, 
• Di antara 200 pertanyaan tersebut, terdapat 25 
pertanyaan yang disusun acak dan tidak diperhitungkan 
untuk penentuan lulus/tidak lulus, 
• Untuk menyelesaikan ujian ini tersedia waktu selama 4 
jam, 
• Untuk dapat lulus, diperkirakan paling tidak 61% 
pertanyaan harus dijawab dengan benar, jadi sekitar 106 
dari 175 pertanyaan.
• Ujian PMP meliputi sembilan PMBOK® 
Knowledge Areas sebagai berkut: 
• Project Integration Management 
• Project Scope Management 
• Project Time Management 
• Project Cost Management 
• Project Quality Management 
• Project Human Resource Management 
• Project Communications Management 
• Project Risk Management 
• Project Procurement Management
• Dalam ujian PMP diuji juga pengetahuan tentang Project 
Management Framework dan Professional Responsibility. 
Sembilan PMBOK® Knowledge Areas meliputi 42 proses yang 
tergabung dalam lima process groups. Kelima process groups dasar 
ini, biayanya ditemukan dalam semua proyek, adalah seperti 
berikut ini dengan perkiraan jumlah persen pertanyaan dalam ujian 
PMP: 
1. Initiating (11%) 
2. Planning (23%) 
3. Executing (27%) 
4. Controlling and Monitoring (21%) 
5. Closing (9%) 
Sebagai tambahan terdapat sekitar 9% pertanyaan yang berkaitan 
dengan Professional and Social Responsibility 
Project Management Institute (PMI)

18489 project manager professional (pmi)

  • 1.
  • 2.
    • Project ManagementProfessional (PMP) adalah salah satu dari sertifikasi profesional di bidang manajemen proyek yang disponsori oleh Project Management Intitute (PMI) yang berbasis di USA. Hingga saat ini PMI mengeluarkan 5 sertifikasi manajemen proyek, yaitu: • - Certified Associate in Project Management, CAPM • - Project Management Professional, PMP • - Program Management Professional, PgMP • - PMI Risk Management Professional, PMI-RMP • - PMI Scheduling Professional, PMI-SP • Hingga saat ini PMP masih merupakan sertifikasi yang paling populer dari sertifikasi lainnya di bawah PMI.
  • 3.
    • Sertifikasi keahlianmanajemen proyek dilaksanakan oleh berbagai bebagai organisasi profesi nasional maupun global. Di Indonesia, sertifikasi keahlian manajemen proyek dilaksanakan oleh Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI)
  • 4.
    • Di AmerikaSerikat, dan berlangsung secara global, diselenggarakan oleh Project Management Institute (PMI), di Australia ada AIPM, di Inggris ada IPM, serta organisasi profesi di berbagai negara.
  • 5.
    • Sertifikasi PMI Sertifikasi yang diselenggarakan oleh Project Management Institute (PMI) dinamakan Project Management Professional (PMP) Certification, didasarkan pada standar proses pengelolaan proyek, sesuai dengan Project Management Body of Knowledge (PMBOK®) yang dipublikasikan oleh PMI.
  • 6.
    • Dari catatandiketahui bahwa sejak tahun 1984 sertifikasi PMP merupakan sertifikasi yang paling banyak diikuti secara global dibanding dengan sertifikasi yang lainnya. Sertifikat PMP merupakan sertifikat yang telah diakui secara global, pemegangnya didorong untuk tetap aktif dalam kegiatan manajemen proyek dengan memenuhi beberapa ketentuan sesuai PMI’s Continuing Certification Requirements (CCRs)
  • 7.
    • Dengan sistemini hanya mereka yang masih aktif sertifikatnya yang boleh menyatakan dirinya sebagai Project Management Professional (PMP). Untuk mendapatkan sertifikat PMP, seseorang tidak perlu menjadi anggota PMI.
  • 8.
    • Persyaratan Minimumuntuk mendapatkan sertifikat PMP: • Pendidikan formal: paling rendah tamatan sekolah lanjutan atas, • Pengalaman tentang manajemen proyek Bagi yang berpendidikan sarjana S1, berpengalaman 36 bulan dan 4.500 jam berkaitan dengan manajemen proyek pada 8 tahun terakhir.
  • 9.
    • Bagi yangberpendidikan sekolah lanjutan atas, berpengalaman 60 bulan dan 7.500 jam berkaitan dengan manajemen proyek pada 8 tahun terakhir • Pendidikan formal manajemen proyek sekurang-kurangnya berlangsung selama 35 jam • Etika: mengikuti etika sesuai dengan Code of Etichs and Professional Conduct yang ditetapkan PMI • Lulus ujian PMP yang diselenggarakan oleh PMI
  • 10.
    • Ujian PMPdirancang untuk menilai dan mengukur pengetahuan tentang manajemen proyek. Konsep dalam ujian PMP didasarkan pada Project Management Body of Knowledge (PMBOK®) Guide. PMBOK® Guide ini telah merupakan standar yang telah dikenal secara global (IEEE Stda 1490-2003) yang di dalamnya diuraikan tentang dasar-dasar manajemen proyek serta penggunaanya di berbagai macam industri.
  • 11.
    • Ujian diselenggarakandalam dua cara dengan computer based testing (CBT) dan juga ujian menggunakan kertas yang diawasi. Di Jakarta, diselenggarakan melalui CBT. Secara ringkas struktur ujian dan minimum syarat kelulusan adalah sebagai berikut: • Dalam ujian PMP terdapat 200 pertanyaan pilihan ganda, • Di antara 200 pertanyaan tersebut, terdapat 25 pertanyaan yang disusun acak dan tidak diperhitungkan untuk penentuan lulus/tidak lulus, • Untuk menyelesaikan ujian ini tersedia waktu selama 4 jam, • Untuk dapat lulus, diperkirakan paling tidak 61% pertanyaan harus dijawab dengan benar, jadi sekitar 106 dari 175 pertanyaan.
  • 12.
    • Ujian PMPmeliputi sembilan PMBOK® Knowledge Areas sebagai berkut: • Project Integration Management • Project Scope Management • Project Time Management • Project Cost Management • Project Quality Management • Project Human Resource Management • Project Communications Management • Project Risk Management • Project Procurement Management
  • 13.
    • Dalam ujianPMP diuji juga pengetahuan tentang Project Management Framework dan Professional Responsibility. Sembilan PMBOK® Knowledge Areas meliputi 42 proses yang tergabung dalam lima process groups. Kelima process groups dasar ini, biayanya ditemukan dalam semua proyek, adalah seperti berikut ini dengan perkiraan jumlah persen pertanyaan dalam ujian PMP: 1. Initiating (11%) 2. Planning (23%) 3. Executing (27%) 4. Controlling and Monitoring (21%) 5. Closing (9%) Sebagai tambahan terdapat sekitar 9% pertanyaan yang berkaitan dengan Professional and Social Responsibility Project Management Institute (PMI)