OnLine Analytical Processing (OLAP)
KONSEP DASAR OLAP
ď‚— Konsep OLAP pertama diusulkan oleh E.F Codd
ď‚— Sebuah pendekatan secara cepat menyediakan
jawaban-jawaban terhadap queri analitik yang
multidimensi.
ď‚— OLAP menggunakan representasi array
multidimensional.
ď‚— Konsep OLAP adalah analisis cepat dari Informasi
Multidimensi yang dapat di-sharing.
KONSEP DASAR OLAP
ď‚— Keluaran dari queri OLAP ditampilkan secara khusus
dalam format matrik atau pivot yang membentuk
baris (ukuran) dan kolom (nilai dari matrik).
ď‚— Modifikasi dari OnLine transaction processing
(OLTP).
DW VS DBMS
ď‚— OLTP (on-line transaction processing)
ď‚— Tugas utama dari relasi DBMS tradisional
ď‚— Operasi harian: purchasing, inventory, banking,
manufacturing, payroll, registration, accounting, dsb.
ď‚— OLAP (on-line analytical processing)
ď‚— Tugas utama dari sistem data warehouse
ď‚— Analisa data dan pengambilan keputusan
DESAIN KONSEP OLAP
ď‚— Sistem OLAP merupakan konsep dari sebuah kubus
OLAP (disebut juga sebagai kubus multidimesi atau
hiperkubus) yang terdiri dari numeric fact yang
disebut ukuran dan dikategorikan sebagai dimensi.
ď‚— Kubus metadata secara khusus terbuat dari sebuah
skema bintang atau skema kristal salju.
KUBUS DATA
ď‚— Contoh sederhana untuk menjadikan kubus yang
berisi penyimpanan sales sebagai ukuran dan
tanggal/jam sebagai sebuah dimensi.
MEMBUAT ARRAY MULTIDIMENSI
ď‚— Pertama, identifikasi atribut-atribut mana yang
merupakan atribut dimensi, dan abtribut mana yang
merupakan atribut target/tujuan yang nilainya
muncul sebagai entri dari array multidimensi.
ď‚— Kedua, cari nilai dari setiap entri dalam array
multidimensi dengan menjumlahkan nilai-nilai (dari
atribut tujuan) atau dengan menghitung seluruh objek
yang memiliki nilai atribut yang berkorespondensi
dengan entri tersebut
CONTOH
ď‚— Setangkai Bunga Iris
ď‚— Atribut: panjang mahkota, lebar mahkota dan spesies.
ď‚— Nilai: lebar mahkota dengan panjang dengan kategori:
low, medium and high. Spesies: Setosa, Versicolour,
Virginica.
Tabel
Panjang Lebar Spesies Jumlah
Low Low Setosa 46
Low Medium Setosa 2
Medium Low Setosa 2
Medium Medium Versicolour 43
Medium Medium Versicolour 3
Medium High Vigjnica 3
High Medium Versicolour 2
High Medium Vigjnica 3
High High Versicolour 2
High High Vigjnica 44
ď‚— Setiap tuple unik dari
lebar mahkota, panjang
mahkota dan tipe
spesies menunjukkan
satu elemen dari array
ď‚— Semua tuple yang tidak
dispesifikasikan adalah
nol
Irisan Array Multidimensi
a. Spesies Setosa b. Spesies Versicolour
c. Spesies Virginica
OPERASI OLAP
ď‚— Slicing
seleksi sekumpulan sel dari seluruh array
multidimensi dengan menetapkan nilai spesifik untuk
satu atau lebih dimensi
ď‚— Dicing
melibatkan proses seleksi dari subset sel dengan
menetapkan interval nilai atribut.
OPERASI OLAP
 Roll–up
pengumpulkan data penjualan dari seluruh tanggal
(harian) dalam satu bulan
ď‚— Drill-down
membagi total data penjualan bulanan ke dalam total
penjualan harian.
28995 6 olap

28995 6 olap

  • 1.
  • 2.
    KONSEP DASAR OLAP ď‚—Konsep OLAP pertama diusulkan oleh E.F Codd ď‚— Sebuah pendekatan secara cepat menyediakan jawaban-jawaban terhadap queri analitik yang multidimensi. ď‚— OLAP menggunakan representasi array multidimensional. ď‚— Konsep OLAP adalah analisis cepat dari Informasi Multidimensi yang dapat di-sharing.
  • 3.
    KONSEP DASAR OLAP ď‚—Keluaran dari queri OLAP ditampilkan secara khusus dalam format matrik atau pivot yang membentuk baris (ukuran) dan kolom (nilai dari matrik). ď‚— Modifikasi dari OnLine transaction processing (OLTP).
  • 4.
    DW VS DBMS ď‚—OLTP (on-line transaction processing) ď‚— Tugas utama dari relasi DBMS tradisional ď‚— Operasi harian: purchasing, inventory, banking, manufacturing, payroll, registration, accounting, dsb. ď‚— OLAP (on-line analytical processing) ď‚— Tugas utama dari sistem data warehouse ď‚— Analisa data dan pengambilan keputusan
  • 5.
    DESAIN KONSEP OLAP ď‚—Sistem OLAP merupakan konsep dari sebuah kubus OLAP (disebut juga sebagai kubus multidimesi atau hiperkubus) yang terdiri dari numeric fact yang disebut ukuran dan dikategorikan sebagai dimensi. ď‚— Kubus metadata secara khusus terbuat dari sebuah skema bintang atau skema kristal salju.
  • 6.
    KUBUS DATA ď‚— Contohsederhana untuk menjadikan kubus yang berisi penyimpanan sales sebagai ukuran dan tanggal/jam sebagai sebuah dimensi.
  • 7.
    MEMBUAT ARRAY MULTIDIMENSI ď‚—Pertama, identifikasi atribut-atribut mana yang merupakan atribut dimensi, dan abtribut mana yang merupakan atribut target/tujuan yang nilainya muncul sebagai entri dari array multidimensi. ď‚— Kedua, cari nilai dari setiap entri dalam array multidimensi dengan menjumlahkan nilai-nilai (dari atribut tujuan) atau dengan menghitung seluruh objek yang memiliki nilai atribut yang berkorespondensi dengan entri tersebut
  • 8.
    CONTOH ď‚— Setangkai BungaIris ď‚— Atribut: panjang mahkota, lebar mahkota dan spesies. ď‚— Nilai: lebar mahkota dengan panjang dengan kategori: low, medium and high. Spesies: Setosa, Versicolour, Virginica.
  • 9.
    Tabel Panjang Lebar SpesiesJumlah Low Low Setosa 46 Low Medium Setosa 2 Medium Low Setosa 2 Medium Medium Versicolour 43 Medium Medium Versicolour 3 Medium High Vigjnica 3 High Medium Versicolour 2 High Medium Vigjnica 3 High High Versicolour 2 High High Vigjnica 44
  • 10.
    ď‚— Setiap tupleunik dari lebar mahkota, panjang mahkota dan tipe spesies menunjukkan satu elemen dari array ď‚— Semua tuple yang tidak dispesifikasikan adalah nol
  • 11.
    Irisan Array Multidimensi a.Spesies Setosa b. Spesies Versicolour c. Spesies Virginica
  • 12.
    OPERASI OLAP ď‚— Slicing seleksisekumpulan sel dari seluruh array multidimensi dengan menetapkan nilai spesifik untuk satu atau lebih dimensi ď‚— Dicing melibatkan proses seleksi dari subset sel dengan menetapkan interval nilai atribut.
  • 13.
    OPERASI OLAP  Roll–up pengumpulkandata penjualan dari seluruh tanggal (harian) dalam satu bulan  Drill-down membagi total data penjualan bulanan ke dalam total penjualan harian.