1
 Para

calon alumni masih banyak yang
bingung pasca kelulusan dalam
menyongsong dunia kerja
 Masyarakat banyak menghargai para
lulusan SMK Kelautan dan Perikanan
sebagai tenaga operator.

2
Membantu meningkatkan pengakuan
lulusan SMK Kelautan dan Perikanan untuk
dapat bekerja di perusahaan nasional
maupun internasional.

3
 Pengumpulan

data, meliputi; data peserta
didik, alumni/lulusan, dan data
perusahaan.
 Menjalin kerjasama dengan perusahaan
atau agency pengirim tenaga kerja baik di
dalam maupun di luar negeri.
 Pemerintah harus meratifikasi STCW-F
sesuai dengan yang diterapkan sekarang
4
 Perbaiki

dan tingkatkan fasilitas Praktik dan
kegiatan belajar mengajar agar sesuai
dengan standar yang diterapkan oleh
peraturan internasional (STCW-F)
 Harus mempunyai standar prakerin yang
sesuai dengan kebutuhan industri
 Harus membuat panduan kerjasama antar
lembaga antara sekolah dan industri
pasangan
 BKK atau HUBIN harus mempunyai legalitas
dari pihak terkait

5
 Harus

ada uji kompetensi yang
disesuaikan dengan kebutuhan
pelanggan/industri
 Setiap sekolah harus menerapkan
pendidikan karakter yang sesuai dengan
permintaan pelanggan/industri
 Calon taruna harus memenuhi persyaratan
yang disesuaikan dengan permintaan
industri.
 Mendorong Pemerintah untuk segera
meratifikasi STCW-F
 Memberikan endosment untuk sertifikat
AN/ATKAPIN yang dikeluarkan oleh KKP

6
 SMK

Perikanan Tangkap berstandar
STCW-F
 Lulusan SMK Perikanan Tangkap
bersertifikat Uji Kompetensi yang sesuai
dengan kebutuhan pelanggan dan
bersertifikat AN/ATKAPIN II
 Adanya pola pendidikan karakter yang
baku dan berkelanjutan di setiap sekolah
perikanan tangkap
7
 Adanya

pola pembelajaran oleh industri
yang dapat menunjang kompetensi lulusan
agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan,
misalnya dalam pelaksanaan prakerin atau
kerjasama/membantu pangadaan
peralatan yang belum dimiliki sekolah.
 Lulusan dikelompokkan sesuai dengan
kualifikasi untuk memenuhi standar
industri.
 Outcome yang sudah sukses diharapkan
dapat membantu membangun
perekonomian kelautan di Indonesia
8
 Adanya

panduan kerjasama antar
lembaga dan format-format yang
dibutuhkan misalnya MoU dan Kerjasama
(Agreement) sekolah dengan industry
 Melakukan uji kompetensi yang terukur
yang dilakukan oleh LSP terkait dengan
standar alat ukur, penguji yang sesuai
dengan STCW-F

9
NO
1

BIDANG KERJASAMA

SDM

INSTANSI/INDUSTRI
-

VEDCA
STP

ALAMAT INSTANSI

KETERANGAN

Jl. Jangari Km 14 Cianjur Jawa KOMPETENSI
Barat
PEDAGOGIK
KOMPETENSI
KEJURUAN

- KKP
- MENDIKBUD
2 SERTIFIKASI TARUNA

3 PRAKERIN

- STP/KKP/DISHUB
Tempat Pelatihan
BST
Sesuai lokasi sekolah
- PUMI (1 THN)
Tangerang
- HARINI (1 THN)
Jakarta
- WIFI
- BINA TAMA

Sorong

4 PEMASARAN TAMATAN

Jakarta

5 SARANA PRASARANA

- HARINI
PT. SUDINAR
ARTA
- KKP

BST

Sorong

- ALFA KURNIA
- PUMI

AN/ATKAPIN II

Sorong
Tangerang

Bandung

- DISHUB
6 UJI KOMPETENSI

LSP

Sesuai lokasi sekolah

10

12. kerjasama antar lembaga

  • 1.
  • 2.
     Para calon alumnimasih banyak yang bingung pasca kelulusan dalam menyongsong dunia kerja  Masyarakat banyak menghargai para lulusan SMK Kelautan dan Perikanan sebagai tenaga operator. 2
  • 3.
    Membantu meningkatkan pengakuan lulusanSMK Kelautan dan Perikanan untuk dapat bekerja di perusahaan nasional maupun internasional. 3
  • 4.
     Pengumpulan data, meliputi;data peserta didik, alumni/lulusan, dan data perusahaan.  Menjalin kerjasama dengan perusahaan atau agency pengirim tenaga kerja baik di dalam maupun di luar negeri.  Pemerintah harus meratifikasi STCW-F sesuai dengan yang diterapkan sekarang 4
  • 5.
     Perbaiki dan tingkatkanfasilitas Praktik dan kegiatan belajar mengajar agar sesuai dengan standar yang diterapkan oleh peraturan internasional (STCW-F)  Harus mempunyai standar prakerin yang sesuai dengan kebutuhan industri  Harus membuat panduan kerjasama antar lembaga antara sekolah dan industri pasangan  BKK atau HUBIN harus mempunyai legalitas dari pihak terkait 5
  • 6.
     Harus ada ujikompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan/industri  Setiap sekolah harus menerapkan pendidikan karakter yang sesuai dengan permintaan pelanggan/industri  Calon taruna harus memenuhi persyaratan yang disesuaikan dengan permintaan industri.  Mendorong Pemerintah untuk segera meratifikasi STCW-F  Memberikan endosment untuk sertifikat AN/ATKAPIN yang dikeluarkan oleh KKP 6
  • 7.
     SMK Perikanan Tangkapberstandar STCW-F  Lulusan SMK Perikanan Tangkap bersertifikat Uji Kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan bersertifikat AN/ATKAPIN II  Adanya pola pendidikan karakter yang baku dan berkelanjutan di setiap sekolah perikanan tangkap 7
  • 8.
     Adanya pola pembelajaranoleh industri yang dapat menunjang kompetensi lulusan agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan, misalnya dalam pelaksanaan prakerin atau kerjasama/membantu pangadaan peralatan yang belum dimiliki sekolah.  Lulusan dikelompokkan sesuai dengan kualifikasi untuk memenuhi standar industri.  Outcome yang sudah sukses diharapkan dapat membantu membangun perekonomian kelautan di Indonesia 8
  • 9.
     Adanya panduan kerjasamaantar lembaga dan format-format yang dibutuhkan misalnya MoU dan Kerjasama (Agreement) sekolah dengan industry  Melakukan uji kompetensi yang terukur yang dilakukan oleh LSP terkait dengan standar alat ukur, penguji yang sesuai dengan STCW-F 9
  • 10.
    NO 1 BIDANG KERJASAMA SDM INSTANSI/INDUSTRI - VEDCA STP ALAMAT INSTANSI KETERANGAN Jl.Jangari Km 14 Cianjur Jawa KOMPETENSI Barat PEDAGOGIK KOMPETENSI KEJURUAN - KKP - MENDIKBUD 2 SERTIFIKASI TARUNA 3 PRAKERIN - STP/KKP/DISHUB Tempat Pelatihan BST Sesuai lokasi sekolah - PUMI (1 THN) Tangerang - HARINI (1 THN) Jakarta - WIFI - BINA TAMA Sorong 4 PEMASARAN TAMATAN Jakarta 5 SARANA PRASARANA - HARINI PT. SUDINAR ARTA - KKP BST Sorong - ALFA KURNIA - PUMI AN/ATKAPIN II Sorong Tangerang Bandung - DISHUB 6 UJI KOMPETENSI LSP Sesuai lokasi sekolah 10