Screen Shot 2020-03-01 at 3.18.51 PM
Transformasi Peran Guru,
Kepala Sekolah, dan Pengawas
Sekolah
BBGP Provinsi Jawa Tengah
Alana Hotel Solo
26 Oktober 2023
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET, DAN TEKNOLOGI
Sebaran Data dan Informasi PSP
di Unit Utama Kemendikbudristek
PMM dan Akun Belajar.id
Platform SDS
SIMPKB
Monitoring dan Evaluasi
adoption rate akun belajar.id, Adoption rate
penggunaan PMM, Pengimbasan PSP melalui PMM
Adoption rate ARKAS, Penggunaan Platform SIPLah,
Pengguna Tanya BOS
Kepala Sekolah Pelaksana PSP, Daftar Fasilitator dan
Pemetaannya, Peserta Pelatihan Komite
Pembelajaran, Laporan PMO tingkat sekolah, Data
Guru Penggerak
Hasil Monitoring Program Sekolah Penggerak dari
PSKP
Adoption Rate Penggunaan Platform
Rapor Pendidikan, Potret Peningkatan
Skor Rapor satuan pendidikan
pelaksana PSP, Pelaksanaan
Perencanaan Berbasis Data
Satuan Pendidikan Pelaksana PSP, Profil
Satuan Pendidikan, Data Penyaluran
BOS Kinerja, PMO Tingkat Daerah,
Dashboard UPT
Platform Rapor Pendidikan
Dapodik, BOSP, dan PMO
DATA
CENTER
GTK
PDM
Pusdatin
Pusdatin
BSKAP Pusdatin
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2.1 PROGRES PENINGKATAN SKOR RAPOR PENDIDIKAN DAN PENGIMBASAN
PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK TAHUN 2023
1. Peningkatan skor rapor pendidikan 2. Pengimbasan melalui PMM
Catatan:
PSP 1 : Perhitungan menggunakan indikator dimensi A,D,E
PSP 2: Perhitungan skor Literasi dan Numerasi.
80%
50%
83.14%
87.23%
80%
60%
40%
73%
92.1%
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 4
Progres Pengimbasan Melalui PMM (Provinsi) per 16 Oktober 2023
No. Provinsi
Angkatan 1 Angkatan 2
Jumlah PSP 1 PSP 1 Mengimbas % Jumlah PSP 2 PSP 2 Mengimbas %
1 Prov. D.K.I. Jakarta 54 54 100,00 246 205 83,33
2 Prov. Jawa Barat 321 315 98,13 989 841 85,04
3 Prov. Jawa Tengah 265 264 99,62 836 803 96,05
4 Prov. D.I. Yogyakarta 38 35 92,11 120 109 90,83
5 Prov. Jawa Timur 292 286 97,95 924 790 85,50
6 Prov. Aceh 59 57 96,61 141 128 90,78
7 Prov. Sumatera Utara 164 157 95,73 385 297 77,14
8 Prov. Sumatera Barat 68 67 98,53 214 202 94,39
9 Prov. Riau 72 70 97,22 141 132 93,62
10 Prov. Jambi 38 37 97,37 105 93 88,57
11 Prov. Sumatera Selatan 82 81 98,78 237 212 89,45
12 Prov. Lampung 87 85 97,70 196 140 71,43
Laporan Pemantauan Pengimbasan Program Sekolah Penggerak (PSP)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 5
Laporan Pemantauan Pengimbasan Program Sekolah Penggerak (PSP)
Program Sekolah Penggerak terdiri dari lima intervensi yang saling terkait dan
tidak bisa dipisahkan
02. Penguatan SDM Sekolah
Penguatan Kepala Sekolah, Pengawas
Sekolah, Penilik, dan Guru melalui
program pelatihan dan pendampingan
intensif (coaching) one to one dengan
pelatih ahli yang disediakan oleh
Kemdikbud.
03. Pembelajaran dengan
paradigma baru
Pembelajaran yang berorientasi pada
penguatan kompetensi dan
pengembangan karakter yang sesuai
nilai- nilai Pancasila, melalui kegiatan
pembelajaran di dalam dan luar kelas.
05. Digitalisasi Sekolah
Penggunaan berbagai platform
digital bertujuan mengurangi
kompleksitas, meningkatkan
efisiensi, menambah inspirasi, dan
pendekatan yang customized
04. Perencanaan berbasis
data
Manajemen berbasis sekolah:
perencanaan berdasarkan refleksi
diri sekolah
01. Pendampingan konsultatif dan
asimetris
Program kemitraan antara Kemendikbud dan pemerintah
daerah dimana Kemendikbud memberikan
pendampingan implementasi Sekolah Penggerak
01
02
03
05
04
SEKOLAH
PENGGERAK
Satuan pendidikan berpihak kepada
tumbuh kembang murid
7
Transformasi
Satuan
Pendidikan
Terdapat 5 indikator terjadinya transformasi satuan pendidikan
Satuan pendidikan
mengembangkan budaya
refleksi berbasis data
Satuan pendidikan menjalin
kemitraan dengan
orangtua/wali
Satuan pendidikan
menciptakan lingkungan
belajar yang aman, nyaman,
menyenangkan dan
inklusif (menerima
berbagai bentuk
keberagaman)
Peningkatan hasil belajar murid,
terutama kompetensi fondasi
seperti literasi, numerasi, dan
karakter*
*hanya berlaku untuk Dasmen
Salah satu kunci dalam keberhasilan program transformasi sekolah adalah
strategi dalam replikasi program
Scaling out
Diseminasi prinsip program dengan
memberikan pengetahuan dan
pemahaman
Penambahan jumlah
partisipan
Scaling up
Mengubah hukum atau kebijakan:
kebijakan baru, kerja sama, sumber
daya baru
Penguatan hukum dan
kebijakan dalam institusi
Scaling deep
Transformasi pembelajaran yang
dilakukan komunitas
Perubahan akar budaya
melalui perubahan relasi
komunitas dan cara berpikir
dan bertindak
Dampak
Lingkup Replikasi Strategi
● Pelatihan Komite Pembelajaran
● Lokakarya Kurikulum Merdeka (perencanaan pembelajaran)
● Lokakarya Pengembangan Kompetensi (kepemimpinan sekolah, PBD, disiplin positif, komunitas belajar
● Refleksi Lokakarya
● Lokakarya Kurikulum Merdeka (pembelajaran dan asesmen, projek penguatan profil pelajar Pancasila)
● PMO Level Sekolah
● Refleksi Coaching (khusus untuk pengawas sekolah)
Kepala Satuan Pendidikan kompeten dan
profesional dalam memimpin
pembelajaran, mengembangkan diri dan
orang lain, memimpin perubahan,
perbaikan dan inovasi, memimpin
manajemen satuan pendidikan, dan
berkolaborasi dengan komunitas
Guru/Pendidik kompeten dan profesional
dalam melaksanakan pembelajaran yang
berpusat pada peserta didik dan
mengkomunikasikan hasil belajar peserta
didik serta senantiasa melakukan refleksi
dan pengembangan diri
Pengawas Sekolah mendampingi Kepala
Sekolah dengan profesional, terencana
dan strategis, bertahap dan mandiri,
kolaborasi, asimetris, dan berbasis
evaluasi untuk mewujudkan sekolah
merdeka belajar
GURU KS PS
UPAYA YANG DILAKUKAN DI SEKOLAH PENGGERAK:
Perdirjen 2626/2023
Perdirjen 6565/2020
Perdirjen 4831/2023
● Guru mengembangkan lingkungan
kelas yang memfasilitasi murid belajar
secara aman dan nyaman
● Guru mulai membagikan praktik baik
ke sekolah lain.
● Guru berpartisipasi aktif dan
berdiskusi rutin dalam komunitas
belajar dalam sekolah terkait
kebutuhan murid di sekolah.
● Guru-guru berbagi praktik baik dan
refleksi kelompok terkait pembelajaran
yang berpusat pada murid di kelas
● Guru-guru menerapkan pembelajaran
yang berpusat pada murid di kelas
● Guru menyusun perencanaan
pembelajaran yang berpusat pada
murid di kelas
● Guru terlibat dalam penyusunan
KOSP bersama kepala sekolah
● Kepala sekolah mengelola sumber daya
sekolah dengan menggunakan aplikasi
secara efektif dan efisien
● Kepala sekolah mengembangkan
komunitas belajar secara aktif dan reguler
● Kepala sekolah dapat merefleksikan,
mengevaluasi, dan menyusun perbaikan
penerapan kurikulum Merdeka
● Kepala Sekolah membuat kebijakan utk
mendukung lingkungan aman dan nyaman
● Kepala sekolah melakukan analisis
kebutuhan belajar guru untuk dapat
menerapkan pembelajaran yang berpusat
pada murid
● Kepala sekolah merencanakan program
sekolah untuk mendukung pembelajaran
yang berpusat pada murid
● Kepala sekolah bersama guru di satuan
pendidikan menyusun KOSP
● PS mendampingi KS dalam mengelola
sumber daya sekolah dengan
menggunakan aplikasi secara efektif dan
efisien
● PS mendampingi KS dalam
mengembangkan komunitas belajar secara
aktif dan reguler
● PS mendampingi KS dalam
merefleksikan, mengevaluasi, dan
menyusun perbaikan penerapan kurikulum
Merdeka
● PS mendampingi KS dalam membuat
kebijakan utk mendukung lingkungan aman
dan nyaman
● PS mendampingi KS dalam melakukan
analisis kebutuhan belajar guru untuk
dapat menerapkan pembelajaran yang
berpusat pada murid
● PS mendampingi KS dalam
merencanakan program sekolah untuk
mendukung pembelajaran yang berpusat
pada murid
● PS mendampingi KS dan guru di satuan
RINCIAN PERAN GURU, KS, PS
GURU KS
PS
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Transformasi Peran Guru,
Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Visi Transformasi Satuan Pendidikan
● Filosofi: berpusat kepada peserta didik
● Lingkungan belajar: aman, nyaman, menyenangkan dan
inklusif
● Budaya sekolah: refleksi; belajar, berbagi, berkolaborasi
● Hasil belajar murid: ada peningkatan secara
berkelanjutan
Skema Transformasi Peran Guru
Kriteria Sebelumnya Sesudahnya
Peran Pemateri Pengajar & Pendidik
Fokus layanan
Menyampaikan materi pelajaran. Orientasi
pada kurikulum dan/atau buku teks
Menumbuhkembangkan kompetensi peserta
didik. Orientasi pada peserta didik
Asesmen Awal
Materi yang sudah dan belum disampaikan
kepada peserta didik
Kompetensi yang sudah dan belum dikuasai
oleh peserta didik
Strategi
Satu strategi pembelajaran yang dianggap
paling tepat untuk semua peserta didik
Diferensiasi pembelajaran yang disesuaikan
dengan kebutuhan masing-masing peserta
didik
Keluaran yang
Dihasilkan
Perencanaan pembelajaran dan laporan
administrasi proses pembelajaran
Penguasaan kompetensi dari masing-masing
peserta didik
Ukuran Keberhasilan
1. Ketuntasan materi pelajaran
2. Peningkatan nilai ujian terstandar (skor
absolut)
1. Peningkatan kualitas proses pembelajaran
guru dari tahun ke tahun (kualitatif)
2. Peningkatan literasi, numerasi dan
karakter peserta didik dari tahun ke tahun
(delta skor)
Skema Transformasi Peran Kepala Sekolah
Kriteria Sebelumnya Sesudahnya
Peran Pengelola Administrasi Penggerak
Fokus layanan
Melakukan pengelolaan satuan pendidikan
untuk memenuhi 8 standar nasional
pendidikan
Menggerakkan warga sekolah dan masyarakat
bersama meningkatkan kualitas pembelajaran
melalui peningkatan capaian standar pendidikan
yang relevan (input, proses, output)
Asesmen Awal
Menganalisis kesenjangan kondisi satuan
pendidikan dengan 8 standar pendidikan
Melakukan refleksi bersama warga sekolah
menggunakan rapor pendidikan sekolah
Strategi
Program kerja yang cenderung terpaku
delapan standar
Program kerja sesuai kondisi satuan pendidikan
dan lingkungan sekitar dan disepakati bersama oleh
warga sekolah
Keluaran yang
Dihasilkan
Laporan administrasi pengelolaan satuan
pendidikan
Laporan capaian program kerja dan evaluasi
dampaknya terhadap peningkatan kualitas
pembelajaran.
Ukuran Keberhasilan
● Peningkatan nilai ujian terstandar (nilai
absolut)
● Pencapaian Standar Nasional Pendidikan
(capaian absolut)
● Peningkatan literasi, numerasi dan karakter
peserta didik dari tahun ke tahun (delta skor)
● Peningkatan kualitas pembelajaran dari tahun
ke tahun (delta skor)
Skema Transformasi Peran Pengawas Sekolah
Kriteria Sebelumnya Sesudahnya
Peran Pengendali Pendamping
Fokus layanan
Memastikan satuan pendidikan
memenuhi 8 standar nasional
pendidikan
Mendampingi kepala satuan pendidikan dalam
menggerakkan warga sekolah dan masyarakat
untuk meningkatkan pembelajaran
Asesmen Awal
Menganalisis kesenjangan satuan
pendidikan dengan 8 standar pendidikan
Melakukan refleksi berdasarkan rapor pendidikan
sekolah
Strategi
Mengevaluasi program kerja sekolah
agar mendukung pemenuhan 8 standar
pendidikan
Mengembangkan strategi pendampingan yang
disesuaikan dengan kapasitas kepala satuan
pendidikan dan potensi satuan pendidikan
Keluaran yang
Dihasilkan
Laporan administrasi pengawasan
satuan pendidikan
Rekomendasi peningkatan tata kelola satuan
pendidikan yang berdampak pada peningkatan
kualitas pembelajaran
Ukuran Keberhasilan
● Peningkatan nilai ujian terstandar
(nilai absolut)
● Pencapaian Standar Nasional
Pendidikan (capaian absolut)
● Peningkatan literasi, numerasi dan karakter
peserta didik dari tahun ke tahun (delta skor)
● Peningkatan tingkat capaian satuan pendidikan
pada kualitas pembelajaran dari tahun ke tahun
Mengapa Perlu Peran Baru Pengawas Sekolah?
Karena adanya transformasi pembelajaran.
Peran baru adalah adaptasi peran terhadap transformasi pembelajaran.
Dengan peran baru ini, Pengawas Sekolah mendapat kesempatan
berkontribusi dalam mempercepat transformasi pembelajaran.
Definisi Pengawas Sekolah
Pengawas Sekolah adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab dan
wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan fungsi
pengawasan dengan melakukan kegiatan Pendampingan dalam peningkatan kualitas
pembelajaran pada Satuan Pendidikan.
Definisi Pendampingan
Pendampingan adalah kegiatan Pengawas Sekolah membersamai Kepala Sekolah
dalam peningkatan kapasitas dan mutu layanan Satuan Pendidikan untuk
menyelenggarakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan
menggunakan strategi serta metode yang relevan.
Profesional
yaitu bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan pada Satuan Pendidikan;
Terencana dan strategis
yaitu dilakukan untuk mencapai suatu tujuan yang terukur dalam waktu tertentu;
Bertahap dan mandiri
yaitu dilakukan sesuai dengan kemampuan Satuan Pendidikan dan dilaksanakan melalui Komunitas Belajar;
Kolaborasi
yaitu dengan pelibatan Kepala Sekolah guru, tenaga kependidikan, dan warga Satuan Pendidikan untuk mencapai tujuan bersama;
Asimetris
yaitu dilaksanakan dengan memperhatikan perbedaaan kondisi, karakteristik, kebutuhan, serta kesiapan masing-masing
Satuan Pendidikan dalam melaksanakan kurikulum pembelajaran;
Kesetaraan
yaitu dilaksanakan dengan membangun relasi setara (tidak hirarkis) antara Pengawas Sekolah dengan Kepala Sekolah
dampingannya; dan
Prinsip-Prinsip Pendampingan
Berbasis evaluasi
yaitu senantiasa dilakukan berdasarkan kajian atas area yang perlu diperbaiki sesuai hasil refleksi.
Siklus Pendampingan Pengawas Sekolah
4.
Pelaporan
Pendampingan
1.
Perencanaan
Pendampingan
2.
Pendampingan
terhadap
Perencanaan
Program Satuan
Pendidikan
3.
Pendampingan
terhadap
Pelaksanaan
Program Satuan
Pendidikan
Visualisasi Ringkas Seluruh Tahapan Siklus Pendampingan
Model
Pengembangan
Kompetensi
dari sudut
pandang guru
Model
Pengembangan
Kompetensi
dari konteks
satuan
pendidikan
SASARAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI BERKELANJUTAN
GURU KS PS
Peserta
Didik
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi
TERIMA KASIH

1 Transformasi Peran Guru, KS dan PS.pptx

  • 1.
    Screen Shot 2020-03-01at 3.18.51 PM Transformasi Peran Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah BBGP Provinsi Jawa Tengah Alana Hotel Solo 26 Oktober 2023 KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
  • 2.
    Sebaran Data danInformasi PSP di Unit Utama Kemendikbudristek PMM dan Akun Belajar.id Platform SDS SIMPKB Monitoring dan Evaluasi adoption rate akun belajar.id, Adoption rate penggunaan PMM, Pengimbasan PSP melalui PMM Adoption rate ARKAS, Penggunaan Platform SIPLah, Pengguna Tanya BOS Kepala Sekolah Pelaksana PSP, Daftar Fasilitator dan Pemetaannya, Peserta Pelatihan Komite Pembelajaran, Laporan PMO tingkat sekolah, Data Guru Penggerak Hasil Monitoring Program Sekolah Penggerak dari PSKP Adoption Rate Penggunaan Platform Rapor Pendidikan, Potret Peningkatan Skor Rapor satuan pendidikan pelaksana PSP, Pelaksanaan Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Pelaksana PSP, Profil Satuan Pendidikan, Data Penyaluran BOS Kinerja, PMO Tingkat Daerah, Dashboard UPT Platform Rapor Pendidikan Dapodik, BOSP, dan PMO DATA CENTER GTK PDM Pusdatin Pusdatin BSKAP Pusdatin
  • 3.
    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, dan Teknologi 2.1 PROGRES PENINGKATAN SKOR RAPOR PENDIDIKAN DAN PENGIMBASAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK TAHUN 2023 1. Peningkatan skor rapor pendidikan 2. Pengimbasan melalui PMM Catatan: PSP 1 : Perhitungan menggunakan indikator dimensi A,D,E PSP 2: Perhitungan skor Literasi dan Numerasi. 80% 50% 83.14% 87.23% 80% 60% 40% 73% 92.1%
  • 4.
    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, dan Teknologi 4 Progres Pengimbasan Melalui PMM (Provinsi) per 16 Oktober 2023 No. Provinsi Angkatan 1 Angkatan 2 Jumlah PSP 1 PSP 1 Mengimbas % Jumlah PSP 2 PSP 2 Mengimbas % 1 Prov. D.K.I. Jakarta 54 54 100,00 246 205 83,33 2 Prov. Jawa Barat 321 315 98,13 989 841 85,04 3 Prov. Jawa Tengah 265 264 99,62 836 803 96,05 4 Prov. D.I. Yogyakarta 38 35 92,11 120 109 90,83 5 Prov. Jawa Timur 292 286 97,95 924 790 85,50 6 Prov. Aceh 59 57 96,61 141 128 90,78 7 Prov. Sumatera Utara 164 157 95,73 385 297 77,14 8 Prov. Sumatera Barat 68 67 98,53 214 202 94,39 9 Prov. Riau 72 70 97,22 141 132 93,62 10 Prov. Jambi 38 37 97,37 105 93 88,57 11 Prov. Sumatera Selatan 82 81 98,78 237 212 89,45 12 Prov. Lampung 87 85 97,70 196 140 71,43 Laporan Pemantauan Pengimbasan Program Sekolah Penggerak (PSP)
  • 5.
    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset, dan Teknologi 5 Laporan Pemantauan Pengimbasan Program Sekolah Penggerak (PSP)
  • 6.
    Program Sekolah Penggerakterdiri dari lima intervensi yang saling terkait dan tidak bisa dipisahkan 02. Penguatan SDM Sekolah Penguatan Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Penilik, dan Guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif (coaching) one to one dengan pelatih ahli yang disediakan oleh Kemdikbud. 03. Pembelajaran dengan paradigma baru Pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan pengembangan karakter yang sesuai nilai- nilai Pancasila, melalui kegiatan pembelajaran di dalam dan luar kelas. 05. Digitalisasi Sekolah Penggunaan berbagai platform digital bertujuan mengurangi kompleksitas, meningkatkan efisiensi, menambah inspirasi, dan pendekatan yang customized 04. Perencanaan berbasis data Manajemen berbasis sekolah: perencanaan berdasarkan refleksi diri sekolah 01. Pendampingan konsultatif dan asimetris Program kemitraan antara Kemendikbud dan pemerintah daerah dimana Kemendikbud memberikan pendampingan implementasi Sekolah Penggerak 01 02 03 05 04 SEKOLAH PENGGERAK
  • 7.
    Satuan pendidikan berpihakkepada tumbuh kembang murid 7 Transformasi Satuan Pendidikan Terdapat 5 indikator terjadinya transformasi satuan pendidikan Satuan pendidikan mengembangkan budaya refleksi berbasis data Satuan pendidikan menjalin kemitraan dengan orangtua/wali Satuan pendidikan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, menyenangkan dan inklusif (menerima berbagai bentuk keberagaman) Peningkatan hasil belajar murid, terutama kompetensi fondasi seperti literasi, numerasi, dan karakter* *hanya berlaku untuk Dasmen
  • 8.
    Salah satu kuncidalam keberhasilan program transformasi sekolah adalah strategi dalam replikasi program Scaling out Diseminasi prinsip program dengan memberikan pengetahuan dan pemahaman Penambahan jumlah partisipan Scaling up Mengubah hukum atau kebijakan: kebijakan baru, kerja sama, sumber daya baru Penguatan hukum dan kebijakan dalam institusi Scaling deep Transformasi pembelajaran yang dilakukan komunitas Perubahan akar budaya melalui perubahan relasi komunitas dan cara berpikir dan bertindak Dampak Lingkup Replikasi Strategi
  • 9.
    ● Pelatihan KomitePembelajaran ● Lokakarya Kurikulum Merdeka (perencanaan pembelajaran) ● Lokakarya Pengembangan Kompetensi (kepemimpinan sekolah, PBD, disiplin positif, komunitas belajar ● Refleksi Lokakarya ● Lokakarya Kurikulum Merdeka (pembelajaran dan asesmen, projek penguatan profil pelajar Pancasila) ● PMO Level Sekolah ● Refleksi Coaching (khusus untuk pengawas sekolah) Kepala Satuan Pendidikan kompeten dan profesional dalam memimpin pembelajaran, mengembangkan diri dan orang lain, memimpin perubahan, perbaikan dan inovasi, memimpin manajemen satuan pendidikan, dan berkolaborasi dengan komunitas Guru/Pendidik kompeten dan profesional dalam melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan mengkomunikasikan hasil belajar peserta didik serta senantiasa melakukan refleksi dan pengembangan diri Pengawas Sekolah mendampingi Kepala Sekolah dengan profesional, terencana dan strategis, bertahap dan mandiri, kolaborasi, asimetris, dan berbasis evaluasi untuk mewujudkan sekolah merdeka belajar GURU KS PS UPAYA YANG DILAKUKAN DI SEKOLAH PENGGERAK: Perdirjen 2626/2023 Perdirjen 6565/2020 Perdirjen 4831/2023
  • 10.
    ● Guru mengembangkanlingkungan kelas yang memfasilitasi murid belajar secara aman dan nyaman ● Guru mulai membagikan praktik baik ke sekolah lain. ● Guru berpartisipasi aktif dan berdiskusi rutin dalam komunitas belajar dalam sekolah terkait kebutuhan murid di sekolah. ● Guru-guru berbagi praktik baik dan refleksi kelompok terkait pembelajaran yang berpusat pada murid di kelas ● Guru-guru menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid di kelas ● Guru menyusun perencanaan pembelajaran yang berpusat pada murid di kelas ● Guru terlibat dalam penyusunan KOSP bersama kepala sekolah ● Kepala sekolah mengelola sumber daya sekolah dengan menggunakan aplikasi secara efektif dan efisien ● Kepala sekolah mengembangkan komunitas belajar secara aktif dan reguler ● Kepala sekolah dapat merefleksikan, mengevaluasi, dan menyusun perbaikan penerapan kurikulum Merdeka ● Kepala Sekolah membuat kebijakan utk mendukung lingkungan aman dan nyaman ● Kepala sekolah melakukan analisis kebutuhan belajar guru untuk dapat menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid ● Kepala sekolah merencanakan program sekolah untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada murid ● Kepala sekolah bersama guru di satuan pendidikan menyusun KOSP ● PS mendampingi KS dalam mengelola sumber daya sekolah dengan menggunakan aplikasi secara efektif dan efisien ● PS mendampingi KS dalam mengembangkan komunitas belajar secara aktif dan reguler ● PS mendampingi KS dalam merefleksikan, mengevaluasi, dan menyusun perbaikan penerapan kurikulum Merdeka ● PS mendampingi KS dalam membuat kebijakan utk mendukung lingkungan aman dan nyaman ● PS mendampingi KS dalam melakukan analisis kebutuhan belajar guru untuk dapat menerapkan pembelajaran yang berpusat pada murid ● PS mendampingi KS dalam merencanakan program sekolah untuk mendukung pembelajaran yang berpusat pada murid ● PS mendampingi KS dan guru di satuan RINCIAN PERAN GURU, KS, PS GURU KS PS
  • 11.
    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset dan Teknologi Transformasi Peran Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
  • 12.
    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,Riset dan Teknologi Visi Transformasi Satuan Pendidikan ● Filosofi: berpusat kepada peserta didik ● Lingkungan belajar: aman, nyaman, menyenangkan dan inklusif ● Budaya sekolah: refleksi; belajar, berbagi, berkolaborasi ● Hasil belajar murid: ada peningkatan secara berkelanjutan
  • 13.
    Skema Transformasi PeranGuru Kriteria Sebelumnya Sesudahnya Peran Pemateri Pengajar & Pendidik Fokus layanan Menyampaikan materi pelajaran. Orientasi pada kurikulum dan/atau buku teks Menumbuhkembangkan kompetensi peserta didik. Orientasi pada peserta didik Asesmen Awal Materi yang sudah dan belum disampaikan kepada peserta didik Kompetensi yang sudah dan belum dikuasai oleh peserta didik Strategi Satu strategi pembelajaran yang dianggap paling tepat untuk semua peserta didik Diferensiasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta didik Keluaran yang Dihasilkan Perencanaan pembelajaran dan laporan administrasi proses pembelajaran Penguasaan kompetensi dari masing-masing peserta didik Ukuran Keberhasilan 1. Ketuntasan materi pelajaran 2. Peningkatan nilai ujian terstandar (skor absolut) 1. Peningkatan kualitas proses pembelajaran guru dari tahun ke tahun (kualitatif) 2. Peningkatan literasi, numerasi dan karakter peserta didik dari tahun ke tahun (delta skor)
  • 14.
    Skema Transformasi PeranKepala Sekolah Kriteria Sebelumnya Sesudahnya Peran Pengelola Administrasi Penggerak Fokus layanan Melakukan pengelolaan satuan pendidikan untuk memenuhi 8 standar nasional pendidikan Menggerakkan warga sekolah dan masyarakat bersama meningkatkan kualitas pembelajaran melalui peningkatan capaian standar pendidikan yang relevan (input, proses, output) Asesmen Awal Menganalisis kesenjangan kondisi satuan pendidikan dengan 8 standar pendidikan Melakukan refleksi bersama warga sekolah menggunakan rapor pendidikan sekolah Strategi Program kerja yang cenderung terpaku delapan standar Program kerja sesuai kondisi satuan pendidikan dan lingkungan sekitar dan disepakati bersama oleh warga sekolah Keluaran yang Dihasilkan Laporan administrasi pengelolaan satuan pendidikan Laporan capaian program kerja dan evaluasi dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Ukuran Keberhasilan ● Peningkatan nilai ujian terstandar (nilai absolut) ● Pencapaian Standar Nasional Pendidikan (capaian absolut) ● Peningkatan literasi, numerasi dan karakter peserta didik dari tahun ke tahun (delta skor) ● Peningkatan kualitas pembelajaran dari tahun ke tahun (delta skor)
  • 15.
    Skema Transformasi PeranPengawas Sekolah Kriteria Sebelumnya Sesudahnya Peran Pengendali Pendamping Fokus layanan Memastikan satuan pendidikan memenuhi 8 standar nasional pendidikan Mendampingi kepala satuan pendidikan dalam menggerakkan warga sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan pembelajaran Asesmen Awal Menganalisis kesenjangan satuan pendidikan dengan 8 standar pendidikan Melakukan refleksi berdasarkan rapor pendidikan sekolah Strategi Mengevaluasi program kerja sekolah agar mendukung pemenuhan 8 standar pendidikan Mengembangkan strategi pendampingan yang disesuaikan dengan kapasitas kepala satuan pendidikan dan potensi satuan pendidikan Keluaran yang Dihasilkan Laporan administrasi pengawasan satuan pendidikan Rekomendasi peningkatan tata kelola satuan pendidikan yang berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran Ukuran Keberhasilan ● Peningkatan nilai ujian terstandar (nilai absolut) ● Pencapaian Standar Nasional Pendidikan (capaian absolut) ● Peningkatan literasi, numerasi dan karakter peserta didik dari tahun ke tahun (delta skor) ● Peningkatan tingkat capaian satuan pendidikan pada kualitas pembelajaran dari tahun ke tahun
  • 23.
    Mengapa Perlu PeranBaru Pengawas Sekolah? Karena adanya transformasi pembelajaran. Peran baru adalah adaptasi peran terhadap transformasi pembelajaran. Dengan peran baru ini, Pengawas Sekolah mendapat kesempatan berkontribusi dalam mempercepat transformasi pembelajaran.
  • 24.
    Definisi Pengawas Sekolah PengawasSekolah adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab dan wewenang secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan fungsi pengawasan dengan melakukan kegiatan Pendampingan dalam peningkatan kualitas pembelajaran pada Satuan Pendidikan. Definisi Pendampingan Pendampingan adalah kegiatan Pengawas Sekolah membersamai Kepala Sekolah dalam peningkatan kapasitas dan mutu layanan Satuan Pendidikan untuk menyelenggarakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan menggunakan strategi serta metode yang relevan.
  • 25.
    Profesional yaitu bertujuan untukmeningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan pada Satuan Pendidikan; Terencana dan strategis yaitu dilakukan untuk mencapai suatu tujuan yang terukur dalam waktu tertentu; Bertahap dan mandiri yaitu dilakukan sesuai dengan kemampuan Satuan Pendidikan dan dilaksanakan melalui Komunitas Belajar; Kolaborasi yaitu dengan pelibatan Kepala Sekolah guru, tenaga kependidikan, dan warga Satuan Pendidikan untuk mencapai tujuan bersama; Asimetris yaitu dilaksanakan dengan memperhatikan perbedaaan kondisi, karakteristik, kebutuhan, serta kesiapan masing-masing Satuan Pendidikan dalam melaksanakan kurikulum pembelajaran; Kesetaraan yaitu dilaksanakan dengan membangun relasi setara (tidak hirarkis) antara Pengawas Sekolah dengan Kepala Sekolah dampingannya; dan Prinsip-Prinsip Pendampingan Berbasis evaluasi yaitu senantiasa dilakukan berdasarkan kajian atas area yang perlu diperbaiki sesuai hasil refleksi.
  • 26.
    Siklus Pendampingan PengawasSekolah 4. Pelaporan Pendampingan 1. Perencanaan Pendampingan 2. Pendampingan terhadap Perencanaan Program Satuan Pendidikan 3. Pendampingan terhadap Pelaksanaan Program Satuan Pendidikan
  • 27.
    Visualisasi Ringkas SeluruhTahapan Siklus Pendampingan
  • 37.
  • 38.
  • 40.
    SASARAN PENGEMBANGAN KOMPETENSIBERKELANJUTAN GURU KS PS Peserta Didik
  • 41.