Apakah Tafsir Mimpi Merupakan Bentuk Kesyrikan?           Banyak orang beranggapan bahwa mimpi itu merupakan bunga tidur b...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Apakah tafsir mimpi itu merupakan bentuk kesyrikan

1,061 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,061
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Apakah tafsir mimpi itu merupakan bentuk kesyrikan

  1. 1. Apakah Tafsir Mimpi Merupakan Bentuk Kesyrikan? Banyak orang beranggapan bahwa mimpi itu merupakan bunga tidur bagi umatmanusia, karena di sela-sela tidur itu biasanya di barengi oleh mimpi. Walaupun mimpimerupakan halusinasi pikiran di bawah alam sadar, tetapi ada orang yang beranggapan jugabahwa di setiap-tiap mimpi itu mengandung arti atau makna yang merupakan bentuk kejadiandi masa depan. Primbon, merupakan salah satu buku yang menerangkan bahwa mimpi itumemiliki arti dan di dalamnya terkandung firasat-firasat mimpi yang akan terjadi padakehidupan nyata. Contohnya, apabila ada seseorang bermimpi tentang dirinya sendiri yangmenikah dengan seseorang, maka menurut primbon, orang tersebut dalam beberapa hari akanmeninggal. Padahal, hidup dan mati seseorang itu hanya Allah SWT-lah yang tau (bersifatghaib). Ada sebagian kecil orang yang memegang buku ini sebagai pedoman. Contoh yangbiasa di tulis dalam primbon mengenai ramalan weton, tanggal lahir, firasat mimpi, mencarijodoh, dujana dll. Menurut kakek saya, beliau menyatakan bahwa ”primbon itu merupakankebiasaan-kebiasaan dan pengalaman-pengalaman masyarakat jawa pada zaman dahulu dankemudian membukukannya dalam sebuah buku”. Dari pernyataan tersebut, primbon tidakbisa dipercayai sepenuhnya dan tidak bisa dipergunakan sebagai pedoman. Di dalam otak, kondisi mimpi itu di alami ketika dalam kondisi tetha. Orang yangtidur dan ketika otak dalam kondisi tetha maka orang tersebut akan mengalami mimpi dansebaliknya, jika seseorang tidur dan otak dalam kondisi alfa maka orang tersebut tidak akanmengalami mimpi. Mimpi itu terjadi dalam kondisi tetha atau bisa dikatakan juga terjadi dialam bawah sadar manusia. ada sebagian orang yang dapat mengendalikan pikiran bawahsadar manusia yang di tandai dengan mengendalikan mimpi. Yang di maksudkanmengendalikan mimmpi adalah dimana seseorang dapat mengatur mimpinya tersebut apabiladia tahu masih dalam kondisi mimpi. Jadi bisa dikatakan bahwa mimpi bisa dibuat-buatmanusia dan terkadang tidak bisa di kendalikan karena di lakukan di alam bawah sadar. Di dalam islam, tafsir mimpi itu ada. Nabi yusuf as di beri wahyu oleh AllahSWT dalam menafsirkan mimpi. Nabi Muhammad SAW ketika beliau bermimpi pernahmeminta tafsir dari sahabat-sahabat rosul dan meminta pertimbangan atas mimpi itu. Darihadist mimpi juga pernah disampaikan oleh rosul. Ada ustadz yang menyatakan bahwamimpi itu merupakan peringtan dari ruh oleh jasad, jadi ketika ruh mau berkomunikasidengan jasad itu melalui mimpi dengan menggunakan bahasa mimpi. Kesulitan manusiadalam menafsirkan mimpi adalah tidak biasa memahami bahasa mimpi. Dapat disimpulkan bahwa, percaya atas tafsir mimpi itu boleh, akan tetapimempercayai mimpi atas dasar syirik itu tidak diperbolehkan. Kita sebaiknya memahamilebih jauh tentang hadist-hadist mimpi dan bagai mana menyikapinya dalam kehidupa sehari-hari.

×