• Save
Bab 4
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bab 4

on

  • 2,015 views

 

Statistics

Views

Total Views
2,015
Views on SlideShare
1,842
Embed Views
173

Actions

Likes
1
Downloads
0
Comments
0

1 Embed 173

http://database.rizaarifudin.info 173

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bab 4 Bab 4 Presentation Transcript

  • MODEL EER(Enhanced Entity Relationship)Oleh: Riza Arifudin 1
  • KONSEP MODEL EERModel Enhanced Entity Relationship (EER) = Model Entity Relationship (ER) + konsep spesialisasi, generalisasi dan kategorisasi 2
  • KONSEP MODEL ER• Model ER = kumpulan konsep dari entitas, atribut, relationship serta konstrain lainnya yg menggambar kan struktur basis data dan transaksi pada basis data• Dikembangkan oleh Chen (1976)• Entitas = objek dalam bentuk fisik maupun konsep yang dapat dibedakan dengan objek lainnya. Contoh : entitas MAHASISWA, entitas BUKU, entitas MATAKULIAH 3
  • KONSEP (lanj.)• Atribut = karakteristik atau properti dari suatu entitas. Contoh, entitas MAHASISWA mempunyai atribut-atribut NPM, Nama, Alamat, Kota, Tgl-lhr, Telp. NPM TELP MAHASISWA TGL_LHR NAMA ALAMAT KOTA Diagram ER untuk Entitas MAHASISWA 4
  • KONSEP (lanj.)• Relationship = Hubungan yang terjadi antara satu entitas atau lebih. Contoh, relationship mengambil yang menggambarkan mahasiswa yang mengambil matakuliah. M N MAHASISWA MENGAMBIL MATAKULIAH Diagram ER untuk Relationship Mengambil 5
  • KONSEP (lanj.)• untuk mencatat semester berapa mahasiswa mengambil matakuliah, maka pada relationship mengambil ditambahkan atribut semester. semester M N MAHASISWA MENGAMBIL MATAKULIAH Diagram ER untuk Relationship Mengambil 6
  • ENTITASDua tipe entitas : Entitas kuat (strong entity) merupakan entitas yang berdiri sendiri tanpa bergantung dengan entitas lain. Contoh , entitas MAHASISWA, BUKU. o Entitas lemah (weak entity) merupakan entitas yang keberadaannya bergantung pada keberadaan relationship terhadap entitas lain. Contoh, entitas ANAK bergantung pada entitas DOSEN. 7
  • ENTITAS (lanj.)Kd_dos Nm_dos Alamat Nm_anak 1 M DOSEN Punya ANAK Diagram ER untuk entitas lemah 8
  • ATRIBUTTipe-tipe atribut yakni =1. atribut kunci, atribut bernilai tunggal dan unik. kunci2. atribut bernilai tunggal, atribut yang memiliki hanya tunggal satu nilai3. atribut bernilai banyak, atribut yang memiliki banyak sekelompok nilai4. atribut komposit, atribut yang terdiri atas beberapa komposit atribut yang lebih kecil5. atribut derivatif, atribut yang diperoleh dari atribut derivatif lain. 9
  • SIMBOL ATRIBUT NPM TELP MAHASISWA TGL_LHR NAMA ALAMAT HOBBYAtribut kunci atribut bernilai tunggal atribut bernilai banyak 10
  • SIMBOL ATRIBUT (lanj.) NAMA_TENGAH MAHASISWANAMA_DEPAN NAMA_BLK TGL_LHR UMUR NAMA Atribut komposit Atribut derivatif 11
  • 12
  • Review of Basic E-R Notation
  • DERAJAT RELATIONSHIPDerajat relationship = jumlah entitas yang salingberhubungan dalam satu relationship.Ada tiga jenis yakni :1. Relationship Berderajat Satu (unary) M KD_DOS DOSEN KOORDINIR KD_PEM 1 14
  • DERAJAT RELATIONSHIP (lanj.)2. Relationship Berderajat Dua (binary) M N DOSEN MENGAJAR MATAKULIAH3. Relationship Berderajat Tiga (ternary) M N DOSEN MENGAJAR MATAKULIAH N RUANG 15
  • KARDINALITAS RELATIONSHIPKardinalitas relationship = sejumlah kemungkinanentitas A berpartisipasi dengan entitas B dalam saturelationship.Ada tiga jenis yakni :1. Satu ke Satu, notasi 1 : 1 NIP No_cab 1 1 PEGAWAI MEMIMPIN KANTOR_CABANG 16
  • KARDINALITAS RELATIONSHIP (lanj.)2. Satu ke Banyak, notasi 1 : M3. Banyak ke Banyak, notasi M : N Kd_dos SEM Kd_mk M N DOSEN AJAR MATAKULIAH 17
  • PARTISIPASI ENTITASPartisipasi suatu entitas terdapat dua tipe yakni1. partisipasi total, dimana keberadaan entitas total tersebut bergantung pada hubungannya dengan entitas lain. Nm_dos Mt_kuliah Kd_dos Alamat Kd_mk sks M N DOSEN AJAR MATAKULIAH Kelas SEM 18
  • PARTISIPASI ENTITAS (Lanj.)2. partisipasi parsial, dimana entitas tersebut tidak parsial bergantung dengan keberadaan hubunganentitas tersebut dengan entitas lain. Nm_dos Alamat Kd_dos Kd_pem M DOSEN Koordinir 1 19
  • ENTITAS AGREGASIEntitas yg mengandung unsur relationship• M N MAHASISWA AMBIL MATAKULIAH M N N PUNYA AJAR RUANGAN M N N M NILAI ISI DOSEN 20
  • KONSEP SPESIALISASI• Spesialisasi = proses pendefinisian suatu himpunan subclass dari suatu entitas (disebut superclass) berdasarkan karakteristik tertentu.• Subclass = suatu entitas yang merupakan anggota dari superclass tapi mempunyai peranan berbeda.• Superclass = suatu entitas yang mempunyai subclass- subclass yang berbeda tapi harus direpresentasikan dalam model data.• 21
  • SPESIALISASI (lanj.)Spesialisasi pada entitas PEGAWAIa. Berdasarkan peranannya dalam b. Berdasarkan kontrak kerja bekerja 22
  • GENERALISASI• Generalisasi = proses pendefinisian subclass- subclass yang disatukan menjadi entitas superclass tunggal berdasarkan karakteristik umum.• Contoh, subclass MANAGER, SEKRETARIS dan TEKNISI dapat digeneralisasikan menjadi superclass PEGAWAI berdasarkan atribut umum seperti Nama, Alamat, Tgl-lhr. 23
  • GENERALISASI (lanj.)• Atau dua entitas MOBIL dan TRUK 24
  • GENERALISASI (Lanj.)• Digeneralisasi menjadi superclass KENDARAAN berdasarkan atribut umum yakni kode kendaraan, no lisensi dan harga 25
  • KATEGORISASI• Kategorisasi = proses pendefinisian suatu subclass ( disebut kategori) yang memiliki lebih dari satu superclass yang berbeda.• Contoh, kategori PEMILIK yang merupakan subclass dari gabungan ORANG, BANK dan PERUSAHAAN. Kategori KENDARAAN-TERDAFTAR yang merupakan subclass dari gabungan MOBIL dan TRUK. 26
  • • 27
  • CONTOH DIAGRAM EERgapok honor 28
  • ATURAN TRANSFORMASI SEDERHANAAturan 1• Untuk setiap strong entity, atribut tablenyanya adalah semua atribut dari entity tersebut pilih salah satu atribut sebagai primary key.Aturan 2• Untuk realtionship 1-1, tambahkan primary key dari salah satu tabel ke tabel yang lainAturan 3• Untuk relationship 1-n, tambahkan primary key dari tabel disisi 1 ke tabel disisi n 29
  • LanjutanAturan 4• Untuk relationship m-n, buat tabel baru untuk relationship tersebut, sebagai primary key nya adalah gabungan dari primary key tabel-tabel yang terhubung ke relationship tersebutAturan 5• Apabila ada attribut yang multivalue maka dibuat tabel tersendiri dengan menambahkan primary key dari tabel utama (entitinya) bergabung dengan atributnya. 30
  • Transformasi ER-D ke Relasiv Contoh Relasi: ANGGOTA FPK BPK ANGSURAN no_bpk# no_anggota# no_fpk# tg_bpk no_angsuran# nm_anggota tg_fpk jm_kredit tg_angsuran al_rumah jm_kredit lm_angsuran jm_angsuran al_kantor lm_angsuran jm_angsuran angsuran_ke no_telepon no_anggota bunga no_bpk no_hp no_fpk
  •  TIAP SATU LRS AKAN MENJADI SATU TABEL MAHASISWA MAHASISWA NIM NAMA ALAMAT TEMPAT-LAHIR TGL-LAHIR J-KELAMIN NAMA LRS MENJADI NAMA TABEL TIAP 1 (SATU) ATRIBUT AKAN MENJADI 1 (SATU) KOLOM NAMA ATRIBUT AKAN MENJADI NAMA KOLOM
  • Contoh PEGAWAI NO-PEG NAMA ALAMAT KD-PROY KD-JABPEGAWAI PROYEKNO-PEG KD-PROY PROYEKNAMA KD-PROY LOKASIALAMAT JENIS KD-PROY LOKASI JENISKD-PROYKD-JAB KD-PROY KD-JAB PAKAI KD-PROY KD-PROY KD-BRNG JUMLAHKD-JAB PAKAI KD-BRNGURAIAN JUMLAHTUNJANGANJABATAN BARANG KD-BRNG NAMA-BR HARSAT KD-BRNG KD-BRNG NAMA-BR HAR-SAT JABATAN KD-JAB URAIAN TUNJANGAN BARANG
  • PEGAWAINO-PEG NAMA ALAMAT KD-PROY KD-JABPROYEK PEGAWAIKD-PROY LOKASI JENIS NO-PEG NAMA ALAMAT KD-PROY KD-JAB PKPAKAI PROYEKKD-PROY KD-BRNG JUMLAH KD-PROY LOKASI JENIS PK CARA LAINBARANG PAKAIKD-BRNG NAMA-BR HARSAT KD-PROY KD-BRNG JUMLAH MENUNJUKKAN PK PRIMARY KEYJABATAN BARANGKD-JAB URAIAN TUNJANGAN KD-BRNG NAMA-BR HARSAT PK JABATAN KD-JAB URAIAN TUNJANGAN PK
  • PEGAWAI NO-PEG NAMA ALAMAT KD-PROY KD-JAB PK FK FK PROYEK ADA YANG KD-PROY LOKASI JENIS PK MERASA PERLUMEMPERLIHATKAN PAKAI KD-PROY KD-BRNG JUMLAH FOREIGN KEY PK FK FK BARANG KD-BRNG NAMA-BR HARSAT PK JABATAN KD-JAB URAIAN TUNJANGAN PK
  • MAHASISWANIM NAMA ALAMAT TG-LAHIR JK NAMA FILE : MEDIA : ISI : ORGANISASI : PRIMARY KEY : PANJANG RECORD : JUMLAH RECORD : STRUKTUR : NO NAMA-FIELD JENIS LEBAR DESIMAL KETERANGAN
  • RANCANGAN BASIS DATA NAMA FILE : NAMA RELASI MEDIA : HARD-DISK / DISKET / TAPE / OPTICAL DISK (PILIH SATU) ISI : KETERANGAN TENTANG ISI FILE ORGANISASI : SEQUENTIAL / RANDOM / INDEX / INDEX SEQUENTIAL (PILIH SATU) PRIMARY KEY : NAMA FIELD (BISA SATU ATAU LEBIH DARI SATU) PANJANG RECORD : TOTAL LEBAR FIELD (DALAM SATUAN BYTE) JUMLAH RECORD : PERKIRAAN JUMLAH MAKSIMUM RECORD YANG DISIMPAN STRUKTUR : NO NAMA-FIELD JENIS LEBAR DESIMAL KETERANGAN CHARACTER NUMERIC DATE LOGICAL DLL DIISI DIISI JUMLAH DIGITNAMA ATRIBUT DESIMAL YANG DIINGINKAN, & HANYA PILIH DIISI DENGAN DIISI BILA JENIS FIELD DIISI PENJELASAN SALAH SATU JUMLAH MAKSIMUM ADALAHNUMERIC TENTANG ISI FIELD
  • Jml record u/ file transaksi = ((6000 mhs x 2 smt) + (300 mtk x 2 smt)) x 5 th CONTOH NAMA FILE : MAHASISWA MEDIA : HARDDISK ISI : DATA PRIBADI MAHASISWA ORGANISASI : INDEX SEQUENTIAL PRIMARY KEY : NIM Jml record u/ file master =jml skrg + PANJANG RECORD : 69 BYTE (prakiraan pertambahan x umur sistem) JUMLAH RECORD : 30.000 RECORD = 20000 mhs + (2000 mhs x 5 thn) STRUKTUR : NO NAMA-FIELD JENIS LEBAR DESIMAL KETERANGAN 1 NIM NUMERIC 10 0 Nomor Induk 2 NAMA ALPHABET 20 Nama Mahasiswa 3 JK CHARACTER 1 Jenis Kelamin 4 TGL-LAHIR DATE 8 Tanggal Lahir 5 ALAMAT CHARACTER 30 Tempat Tinggal
  • • Langkah dalam perancangan database dengan menggunakan ERD, yaitu: – Menentukan entitas – Menentukan atribut dari masing-masing entitas – Menentukan relasi dan kardinalitas – Digambarkan secara lengkap – Lakukan evaluasi – Lakukan konversi ERD ke dalam model relasional
  • Aturan Transformasi Diagram ER/EER ke Model Relasional1. Transformasi Entitas Kuat Untuk setiap entitas kuat pada diagram ER dibuatkan suatu relasi yang memuat semua atribut tunggal dari entitas tersebut. Sedangkan untuk atribut komposit hanya dimuat komponen atributnya saja. PEGAWAI (NIP,NAMA,TGL-LH,ALM1,KDPOS,UMUR) Kunci utama (primary key) : NIP DIVISI (KODEDIV,NAMADIV,LOKASI) Kunci utama : KODEDIV PROYEK (KODEPRO,NAMAPRO) Kunci utama : KODEPRO 40
  • 2. Transformasi Atribut Bernilai Banyak Setiap entitas yang mempunyai atribut bernilai banyak dibuat relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama dari relasi asal dengan atribut bernilai banyak. LOKASIPRO (KODEPRO,LOKPRO) Kunci utama : KODEPRO+LOKPRO Kunci asing (foreign key): KODEPRO yang bereferensi pada relasi PROYEK 41
  • 3. Transformasi Entitas Lemah Setiap Entitas Lemah dibuat relasi yang memuat semua atribut tunggal pada entitas tersebut dimana kunci utamanya adalah gabungan dari kunci parsial dan kunci utama dari induknya. TANGGUNGAN (NIP,NAMATGG,JNSKELAMIN,HUBUNGAN) Kunci utama : NIP+NAMATGG Kunci asing : NIP yang bereferensi ke NIP pada relasi PEGAWAI 42
  • 4. Transformasi Relationship Berderajat Satu 1:N Untuk setiap relationship berderajat satu dengan kardinalitas satu ke banyak pada suatu entitas, maka pada relasi yang merepresentasikan entitas tersebut perlu ditambahkan kunci asing yang bereferensi ke kunci utama dari relasi itu sendiri. PEGAWAI (NIP,NAMA,TGL-LH,ALM1,KDPOS,UMUR,KODEATASAN) Kunci utama : NIP Kunci asing : KODEATASAN yang bereferensi pada NIP 43
  • 5. Transformasi Relationship Berderajat Satu M:N Setiap relationship berderajat satu dengan kardinalitas banyak ke banyak pada suatu entitas, maka perlu dibuat relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama relasi asal dan kunci utama relasi asal itu sendiri yang diberi nama lain. KOMPONENBRG (KODEBRG, KODEKOMP, JUMLAH) Kunci utama : KODEBRG+KODEKOMP Kunci asing : KODEKOMP yang bereferensi ke KODEBRG 44
  • 6. Transformasi Relationship Berderajat Dua 1:1 dan Partisipasi Total Untuk setiap relationship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke satu dan kedua-duanya berpartisipasi secara total, maka perlu dibuat suatu relasi gabungan dimana kunci utamanya dapat dipilih salah satu. PEGAWAI (NIP,...,KODEPRO,...) Kunci utama : NIP atau KODEPRO 45
  • 7. Transformasi Relationship Berderajat Dua 1:1 dan Salah Satu Berpartisipasi Total Untuk setiap relationship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke satu dan salah satu berpartisipasi secara total, maka pada relasi yang berpartisipasi total mempunyai kunci asing yang berasal dari kunci utama relasi yang berpartisipasi sebagian DIVISI (KODEDIV,NAMADIV, LOKASI, KODEMANAGER) Kunci utama : KODEDIV Kunci asing : KODEMANAGER 46
  • 8. Transformasi Relationship Berderajat Dua 1:1 dan Keduanya Berpartisipasi Parsial Untuk setiap relationship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke satu dan kedua-duanya berpartisipasi secara parsial, maka perlu dibuat suatu relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama kedua relasi. PEKERJAANPRO (NIP, KODEPRO,...) Kunci utama : NIP+KODEPRO Kunci asing : NIP dan KODEPRO 47
  • 9. Transformasi Relationship Berderajat Dua 1:N dan Sisi N Berpartisipasi Total Untuk setiap relationship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke banyak dan pada entitas yang mempunyai kardinalitas N berpartisipasi secara total, maka pada relasi bersisi N dimasukkan kunci asing yang berasal dari kunci utama relasi bersisi 1. PROYEK (KODEPRO, NAMAPRO, KODEDIV) Kunci utama : KODEPRO Kunci asing : KODEDIV 48
  • 10.Transformasi Relationship Berderajat Dua 1:N dan Sisi N Berpartisipasi Parsial Untuk setiap relationship berderajat dua dengan kardinalitas satu ke banyak dan pada entitas yang mempunyai kardinalitas N berpartisipasi secara parsial, maka perlu dibuat suatu relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama kedua relasi. PEKERJAANPRO (NIP, KODEPRO,...) Kunci utama : NIP+KODEPRO Kunci asing : NIP dan KODEPRO 49
  • 11.Transformasi Relationship Berderajat Dua M:N Untuk setiap relationship berderajat dua dengan kardinalitas banyak ke banyak, maka perlu dibuat suatu relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama kedua relasi. PEKERJAANPRO (NIP, KODEPRO,...) Kunci utama : NIP+KODEPRO Kunci asing : NIP dan KODEPRO 50
  • 12.Transformasi Relationship Berderajat Tiga Untuk setiap relationship berderajat tiga, dibuat relasi baru dimana kunci utamanya merupakan gabungan dari kunci utama ketiga relasi. PEKERJAANPRO (NIP, KODEPRO, KODEKOTA,...) Kunci utama : NIP+KODEPRO+KODEKOTA Kunci asing : NIP dan KODEPRO serta KODEKOTA 51
  • 13. Transformasi Spesialisasi atau Generalisasi Ada 3 cara :a. Untuk superclass dan setiap subclass dibuat relasi tersendiri, dimana pada masing-masing subclass ditambahkan kunci utama dari superclass.b. Setiap subclass dibuat relasi tersendiri dimana pada masing- masing subclass ditambahkan semua atribut dari superclass. Kunci utama relasi adalah kunci utama dari superclass.c. Untuk superclass yang dispesialisasi dengan disjoint, ditransformasikan dengan membuat satu relasi tunggal yang memuat semua atribut dari superclass maupun subclass. Kunci utama relasi adalah kunci utama dari superclass. 52
  • Diagram EER untuk Database suatu Perusahaanditransformasikan menjadi beberapa tabel : PEGAWAI (NIP,NAMA,TGLLH,ALM1,KDPOS,UMUR,KODEATASAN, GAPOK,HONOR] GAPOK,HONOR DIVISI (KODEDIV,NAMADIV,LOKASI,KODEMANAGER) PROYEK (KODEPRO,NAMAPRO,KODEDIV) LOKASIPRO (KODEPRO,LOKPRO) PEKERJAANPRO (NIP, KODEPRO,JAM) TANGGUNGAN (NIP,NAMATGG,JNSKELAMIN,HUBUNGAN) 53