• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Materi Psikologi Faal Pertemuan4
 

Materi Psikologi Faal Pertemuan4

on

  • 1,835 views

materi kuliah psikologi f

materi kuliah psikologi f

Statistics

Views

Total Views
1,835
Views on SlideShare
1,823
Embed Views
12

Actions

Likes
0
Downloads
49
Comments
0

1 Embed 12

http://anaktebidah.blogspot.com 12

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Materi Psikologi Faal Pertemuan4 Materi Psikologi Faal Pertemuan4 Presentation Transcript

    • PANCA INDERA
    • Organon Visus
    • 1. Kornea• Bagian depan bola mata/lensa tetap• Tembus cahaya/fungsinya melewatkan cahaya• Selalu dibasahi air mata• Bagian samping-belakang: sklera (lapisan terluar, jaringan ikat putih- kuat, sbg pelindung mata)
    • 2. Iris (selaput pelangi)• Bagian berwarna (hitam, coklat, abu- abu, biru, hijau), berpigmen• Mengatur banyak/sedikitnya cahaya masuk dengan mengembang/ mengerut
    • 3. Pupil• Bagian tengah selaput iris yang berlubang• Bentuknya bulat, berwarna gelap• Dapat membesar/mengecil• Tempat masuknya cahaya ke mata
    • 4. Lensa mata• Bagian bening di belakang iris• Berakomodasi mengatur bayangan benda agar jatuh tepat di bintik kuning
    • 5. Retina• Lapisan paling sensitif terhadap cahaya• Berisi syaraf fotoreseptor: – Sel batang (menerima rangsang cahaya berintensitas lemah & tak berwarna), mengandung rodopsin (senyawa vit A dg protein) – Sel kerucut (menerima rangsang berwarna & terang), mengandung iodopsin (merah, biru, hijau)
    • 6. Bintik kuning• Cekungan pada retina• Banyak terdapat reseptor penglihatan• Benda terlihat jelas jika bayangannya jatuh tepat di bintik kuning
    • 7. Bintik buta• Tempat masuk & membeloknya berkas syaraf ke otak• Tidak dapat merespon cahaya ( tidak terdapat sel reseptor)
    • Spektrum elektromagnet (gelbcahaya)Kisaran gelombang: 400 – 700 nmSensasi cahaya: ungu-biru (gelb terpendek), al sinar Gamma, sinar- X, sinar ultra violet; hijau-kuning- oranye (gelb medium), al sinar infra merah, radar; merah (gelb terpanjang), al gelomb radio, sirkuit ACIntensitas cahaya: brightness
    • Gelombang warna Teori trikromatika. Biru (450-500 nm)b. Hijau (500 -570 nm)c. Merah (620 -700 nm)
    • Mekanisme kerja mata• Cahaya mengenai benda  benda memantulkan cahaya ke mata  menembus kornea  diteruskan melalui pupil  menembus lensa mata  mengatur cembung/cekung agar bayangan benda jatuh ke  bintik kuning retina  cahaya diterima sel-sel penglihat diteruskan syaraf mata ke pusat penglihatan di otak
    • Kriteria penglihatan1. Normal (emetrop), dapat memfokuskan sinar sejajar yang masuk tepat di bintik kuning2. Rabun dekat (hipermetropi), lensa mata terlalu pipih, bayangan jatuh di belakang bintik kuning. Dikoreksi dengan lensa cembung (positif)
    • 3. Rabun jauh (miopi), lensa terlalu cembung, bayangan jatuh di depan bintik kuning. Dikoreksi dengan lensa cekung (negatif)4. Presbiopi, karena faktor usia lensa menjadi terlalu pipih & daya akomodasi lemah, cahaya sejajar difokuskan di belakang retina. Dikoreksi dengan lensa cembung (positif)
    • 5. Astigmatisme, kornea tak rata, cahaya sejajar digokuskan ke 1 titik. Koreksi dengan lensa silindris6. Rabun senja (hemeralopi), akibat kekurangan vit A, berkelanjutan timbul bintik putih (bintot spot), terjadi kornea kering (xeroftalmia), akhirnya keratomalasi (kornea rusak)
    • 7. Buta warna (herediter), tergantung sel batang/konus & sel kerucut. Tipe: a. buta warna dikromatid: - buta warna merah (protanopia) - buta warna hijau (deuteranopia) - buta warna biru (tritanopia)
    • b. buta warna monokromatid, hanya punya 1 macam sel konus, buta warna total, warna hitam putih8. Katarak, lensa keruh tertutup protein
    • Tugas-tugasA. Reaksi pupil karena akomodasiPercobaan 1 Menghadaplah cermin dan perhatikan reaksi pupil. Lihatlah bayangan yang jauh di dalam cermin, kemudian sekonyong- konyong lihatlah bayangan Anda di dalam cermin. Reaksi apa yang ditampakkan pupil Anda?
    • Percobaan 2 Sama dengan percobaan 1, tetapi gunakan Orang Percobaan (OP). OP diminta melihat objek yang terletak jauh di depannya, kemudian sekonyong- konyong OP diminta melihat sebatang pensil yang diletakkan kira-kira 20 cm di depan mata OP. Reaksi apa yang ditampakkan pupil OP?
    • B. Reaksi pupil karena cahayaPercobaan 3 OP menghadap ke tempat yang terang beberapa saat, kemudian diminta menutup matanya. Tunggu 10” kemudian mintalah OP membuka matanya. Perhatikan apa yang terjadi pada pupil OP?
    • Percobaan 4 OP menghadap ke tempat terang. Satu mata OP ditutup dengan tangan. Apa yang terjadi pada pupil mata yang tidak tertutup? Kemudian bukalah mata OP yang tertutup tadi. Apa yang terjadi dengan pupil mata yang lain?
    • Percobaan 5 OP membuka kedua matanya dan memandang lurus ke depan. Sinari salah satu mata OP dengan senter. Apa yang terjadi dengan pupil pada kedua mata OP saat disinari?
    • Format laporan tugas Nomor Percobaan ----------------------- Nama PercobaanKelompok :Nama :No Mhs :Nama OP :Tanggal Percobaan :
    • tuA. Tujuan Percobaan Jelaskan mengenai apa yang ingin dicapai melalui percobaan yang dilakukan, minimal ada 1 tujuan.B. Dasar Teori Berisi tentang: 1. Pengertian/definisi percobaan yang dilakukan 2. Pendapat ahli/hasil penelitian lain yang berkaitan erat dengan percobaan yang dilakukan.
    • C. Alat yang Digunakan Sebutkan dan jelaskan alat-alat serta bahan yang digunakan & diperlukan untuk melakukan percobaan.D. Jalannya Percobaan Ceritakan proses berlangsungnya percobaan mulai dari awal hingga akhir secara rinci.
    • E. Hasil dan Pembahasan Tampilkan hasil percobaan yang telah dilakukan dan lanjutkan dengan membuat pembahasannya. Apakah hasil percobaan sesuai dengan teori yang dipaparkan dalam dasar teori ataukah tidak? Berikan alasannya masing-masing, mengapa sesuai/berbeda dengan dasar teori. Jelaskan faktor-faktor apa saja yang mendukung/mengendala!
    • F. Kesimpulan Buatlah kesimpulan berdasarkan hasil percobaan dan pembahasan yang telah dibuat Yogyakarta,…….. Praktikan,