Undang-undang Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2009 mengatur perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum untuk memenuhi kebutuhan hukum masyarakat dan meningkatkan kualitas kekuasaan kehakiman. Perubahan ini mencakup pembentukan pengadilan khusus, pengawasan yang lebih ketat terhadap hakim, serta penegasan syarat dan proses pengangkatan hakim. Tujuan dari undang-undang ini adalah untuk memastikan lembaga peradilan yang bersih dan berwibawa agar dapat menegakkan hukum dan keadilan di masyarakat.