Dokumen ini menceritakan tentang Peng Shulin, yang terlibat kecelakaan serius dan harus hidup dengan hanya setengah tubuh selama 12 tahun. Meskipun mengalami tekanan mental dan fisik, ia tidak menyerah dan berhasil beraktivitas dengan bantuan alat rehabilitasi. Kisahnya mengajak kita untuk merenungkan sikap bersyukur dan optimis meskipun menghadapi keadaan terburuk.