THE MIRACLE MAN
• Tahun 1995, Peng Shulin dari China terlindas
truk  tubuhnya terbagi 2 bagian.
• Bagian pinggang hingga kaki harus dibuang
 dia hidup hanya dng tubuh dari pinggang
ke atas.
• Sebuah keajaiban bila Peng Shulin bisa
mempertahankan hidupnya. Ia mengalami
tekanan mental dan fisik. Mengapa?
• Karena hari-harinya dilalui di tempat tidur
selama 12 tahun.
• Terapi kejiwaan juga harus dijalaninya
dengan amat sangat sabar.
• Tetapi Peng tidak putus asa. Pusat Penelitian
Rehabilitasi China di Beijing berhasil mem-
buat alat bantu agar Peng dapat beraktifitas.
• Banyak alasan untuk menyalahkan
TUHAN, menyalahkan keadaan,
mengeluh, bahkan yang ekstrim adalah
mengakhiri hidup.
• Seakan-akan semuanya lumrah dan wajar
…
• Bagaimana bisa selalu tersenyum dan
bersyukur dan tersenyum menghadapi
keadaan yang terburuk dalam kehidupan
kita?
Sanggupkah kita seperti Peng Shulin?
• Banyak alasan untuk menyalahkan
TUHAN, menyalahkan keadaan,
mengeluh, bahkan yang ekstrim adalah
mengakhiri hidup.
• Seakan-akan semuanya lumrah dan wajar
…
• Bagaimana bisa selalu tersenyum dan
bersyukur dan tersenyum menghadapi
keadaan yang terburuk dalam kehidupan
kita?
Sanggupkah kita seperti Peng Shulin?

The Miracle Man

  • 1.
  • 2.
    • Tahun 1995,Peng Shulin dari China terlindas truk  tubuhnya terbagi 2 bagian. • Bagian pinggang hingga kaki harus dibuang  dia hidup hanya dng tubuh dari pinggang ke atas. • Sebuah keajaiban bila Peng Shulin bisa mempertahankan hidupnya. Ia mengalami tekanan mental dan fisik. Mengapa? • Karena hari-harinya dilalui di tempat tidur selama 12 tahun. • Terapi kejiwaan juga harus dijalaninya dengan amat sangat sabar. • Tetapi Peng tidak putus asa. Pusat Penelitian Rehabilitasi China di Beijing berhasil mem- buat alat bantu agar Peng dapat beraktifitas.
  • 6.
    • Banyak alasanuntuk menyalahkan TUHAN, menyalahkan keadaan, mengeluh, bahkan yang ekstrim adalah mengakhiri hidup. • Seakan-akan semuanya lumrah dan wajar … • Bagaimana bisa selalu tersenyum dan bersyukur dan tersenyum menghadapi keadaan yang terburuk dalam kehidupan kita? Sanggupkah kita seperti Peng Shulin?
  • 7.
    • Banyak alasanuntuk menyalahkan TUHAN, menyalahkan keadaan, mengeluh, bahkan yang ekstrim adalah mengakhiri hidup. • Seakan-akan semuanya lumrah dan wajar … • Bagaimana bisa selalu tersenyum dan bersyukur dan tersenyum menghadapi keadaan yang terburuk dalam kehidupan kita? Sanggupkah kita seperti Peng Shulin?