Skema Penyembuhan Kanker Dengan
Tanaman Obat
Banyak tanaman obat yang sudah diteliti
kegunaannya dalam pengobatan kanker.
Tanaman obat kanker bukan hanya untuk
kepentingan pembunuhan sel-sel kanker
seperti tanaman yang bersifat sitostatik.
Tetapi juga untuk memperkuat imunitas,
karena timbulnya kanker diakibatkan
kelemahan imunitas tubuh terhadap
karsinogen.selain itu tanaman obat untuk
anti oksidan yang menghapus radikal bebas
yang merusak sel. Kerusakan sel inilah
yang berdampak pada terjadinya mutasi
genesis-yang pada akhirnya menimbulkan
kanker-.
Berdasarkan sifat dari tanaman obat yang
ada maka dapat digolongkan sesuai
fungsinya yaitu :
1. sitotoksik dan sitostatik contohnya
pada tanaman Tapak Dara (Vinca
rosea)
2. anti oksidan contohnya bawang
putih ( Allium sativum L)
3. immunostimulant contohnya
sambiloto (Andrographis paniculata
(Burm.F) Ness)
4. eritropoiesis, yaitu menaikkan
haemoglobin, untuk kanker yang
menimbulkan kehilangan darah,
contohnya buah makasar (Brucea
javanica(L)Merr)
5. simptomatik, yaitu tanaman obat
anti kanker yang menanggulangi
gejala yang dialami penderita kanker,
yang memiliki efek :
• anti inflamasi, mengurangi
radang dari organ yang terserang.
• Anti piretik, mengurangi demam
yang timbul akibat kanker.
• Hemostatik, menghambat
perdarahan akibat pecahnya
pembuluh darah karena kamker
• Anti toksik, membuang racun
yang dihasilkan oleh sel-sel
kanker maupun yang terjadi
akibat kerusakan sel dan
pendarahan di dalam.
• Analgesik, menghilangkan nyeri
yang timbul akibat kanker.
6. konstruktif, yaitu membangun
kembali dan memperkuat organ
yang terserang kanker.

SKEMA PENYEMBUHAN KANKER DENGAN TANAMAN OBAT

  • 1.
    Skema Penyembuhan KankerDengan Tanaman Obat Banyak tanaman obat yang sudah diteliti kegunaannya dalam pengobatan kanker. Tanaman obat kanker bukan hanya untuk kepentingan pembunuhan sel-sel kanker seperti tanaman yang bersifat sitostatik. Tetapi juga untuk memperkuat imunitas, karena timbulnya kanker diakibatkan kelemahan imunitas tubuh terhadap karsinogen.selain itu tanaman obat untuk anti oksidan yang menghapus radikal bebas yang merusak sel. Kerusakan sel inilah yang berdampak pada terjadinya mutasi genesis-yang pada akhirnya menimbulkan kanker-. Berdasarkan sifat dari tanaman obat yang ada maka dapat digolongkan sesuai fungsinya yaitu : 1. sitotoksik dan sitostatik contohnya pada tanaman Tapak Dara (Vinca rosea) 2. anti oksidan contohnya bawang putih ( Allium sativum L) 3. immunostimulant contohnya sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.F) Ness) 4. eritropoiesis, yaitu menaikkan haemoglobin, untuk kanker yang menimbulkan kehilangan darah, contohnya buah makasar (Brucea javanica(L)Merr) 5. simptomatik, yaitu tanaman obat anti kanker yang menanggulangi gejala yang dialami penderita kanker, yang memiliki efek : • anti inflamasi, mengurangi radang dari organ yang terserang. • Anti piretik, mengurangi demam yang timbul akibat kanker. • Hemostatik, menghambat perdarahan akibat pecahnya pembuluh darah karena kamker • Anti toksik, membuang racun yang dihasilkan oleh sel-sel kanker maupun yang terjadi akibat kerusakan sel dan pendarahan di dalam. • Analgesik, menghilangkan nyeri yang timbul akibat kanker. 6. konstruktif, yaitu membangun kembali dan memperkuat organ yang terserang kanker.