ILMU PENDIDIKAN ISLAM
SISTEM PENDIDIKAN ISLAM
KELOMPOK 2
Hanifatul Izmi
Messi Oktasari
Muhammad Iqbal Darliansyah
Siti Hajar Aswati
Tika Noprija
FAKULTAS TARBIYAH & TADRIS
TADRIS BAHASA INGGRIS
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU
TAHUN AKADEMIK 2019/2020
sistem pendidikan islam adalah cara, langkah
atau kegiatan yang dilaksanakan secara
terencana dan sistematis berdasarkan
sumber-sumber ajaran islam dalam
melaksanakan pendidikan dalam mencapai
tujuan pendidikan islam.
2
SISTEM PENDIDIKAN ISLAM
sistem pendidikan Islam diharapkan
dapat mengintegrasikan nilai-nilai
ilmu pengetahuan, nilai-nilai agama
dan etik, sehingga mampu
melahirkan manusia-manusia yang
menguasai ilmu pengetahuan dan
teknologi dan memiliki kematangan
profesional serta sekaligus hidup
dalam nilai-nilai agama
Sistem pendidikan adalah totalitas
interaksi dari seperangkatunsur-
unsur pendidikan dan bekarja sama
secara terpadu, dan
salingmelengkapi satu sama lain
menuju tercapainya tujuan
pendidikan yangtelah menjadi cita-
cita bersama pelakunya
Dalam sistem pendidikan nasional, pendidikan Islam sebagai sistem pendidikan keagamaan
dilaksanakan dalam berbagai jalur yaitu formal, informal dan non formal.
3
pendidikan Islam harus
berusaha untuk membangun
manusia berkualitas, yang
ditandai dengan peningkatan
kecerdasan, pengetahuan,
keterampilan dan ketakwaan
sebagai realisasi dari adanya
relasi vertikal-horizontal
dengan nilai-nilai ilahiyah.
4
Dalam pelaksanaanya, dasar pendidikan
islam di Indonesia adalah AL-Qur’an
dan As-sunnah (hukum tertulis),
hukum yang tidak tertulis, serta
pemikiran manusia tentang hukum-
hukum tersebut, antara lain seperti
pancasila, undang-undang 1945, serta
ketentuan pelaksanaanya.
“Sistem pendidikan islam bagi dunia
pendidikan adalah diharapkan mampu
mengintegrasikan nilai-nilai ilmu
pengetahuan, nilai-nilai agama dan etik,
sehingga mampu melahirkan manusia-
manusia yang menguasai ilmu pengetahuan
dan teknologi dan memiliki kematangan
profesional serta sekaligus hidup dalam
nilai-nilai agama.”
6
Komponen
Sistem Pendidikan Islam
1. Tujuan pendidikan islam
2. Pendidik (guru)
3. Peserta didik
4. Kurikulum Pendidikan Islam
5. Metode Pendidikan islam
Dalam menggunakan metode pendidikan Islam
yang harus diperhatikan adalah prinsip-
prinsipnya.Dari prinsip-prinsip tersebut mampu
memberikan pengarahan dan petunjuk dalam
pelaksanaan metode pendidikan, sehingga para
pendidik mampu menerapkan metode yang
efektif dan efisien sesuai dengan
kebutuhannya.Prinsip-prinsip metode pendidikan
Islam, yaitu sebagai berikut:
1. Mempermudah
2. Berkesinambungan
3. Fleksibel dan Dinamis
8
Karakteristik Sistem Pendidikan Islam
9
a. Pendidikan Islam bersumber dari al-Qur’an dan sunnah
b. Ajaran Islam memiliki ideologi tawhid yang bersumber dari al
Qur’an dan sunnah.
c. Pendidikan Islam adalah pendidikan yang bersifat seimbang
d. Pendidikan Islam adalah pendidikan yang universal
e. Pendidikan Islam adalah pendidikan yang dinamis.
Sistem pendidikan Islam yang seperti tujuan materi,kurikulum
media,metodenya dan sebagainya harus selalu sesuai dengan
kebutuhan masyarakat sejalan dengan dinamika
perkemabagan zaman.
Sistem pendidikan islam dalam
perkembangannya sangat
dipengaruhi oleh aliran atau
paham keislaman (paham ahlus-
sunnah wal jama’ah,Mu’tazilah,
ajaran abul hasan ali al-asy’ari,
dan tasyawuf), maupun keadaan
dan perkembangan sistem
pendidikan barat.
Sistem Pemulaan Pendidikan Islam Di Indonesia
1. Majelis taklim dan halaqah
Pada zaman iskandar muda mahkota
alam sultan aceh pada awal abad ke
12, tanah aceh telah menjadi
serambi mekah.Pada zaman inilah
sejarah pendidikan islma di aceh
mengalami masa keemasan.
Medium pendidikan yang digunakan
berupa mejelis taklim dan halaqah,
metode yang digunakan adalah
metode penulisan dalam bentuk
nasehat dan untuk memperlancar
pendidikan islam, juga digunakan
metode ceramah dalam bentuk
pengajaran-pengajaran.
2. Surau-surau
Di minangkabau yang menjadi
pusat pendidikan pada awal
permulaan islam adalah surau.
Menurut catatan sejarah islam di
minang,surau didirikan pertamakali
oleh syekh burhanuddin, surau
pertama tersebut didirikan
dikampung uslakan. Pendidikan
yang diterapkan di surau-surau di
minang kabau memiliki jenjang-
jenjang tertentu, seperti:
a.Pengajian al-Qur’an
b.Pengajian kitab
3. Langgar atau tajung
Langgra adalah sebutan bagi
tempat ibadah agama islam di jawa
tengah, sedangkan tajung adalah
sebutan bagi tempat ibadah agama
islam di jawa barat. Langgar dan
tajung bukan hanya sekedar
medium bagi para wali dalam
mengajarkan pendidikan agama
islam di jawa pada pemulaan islam,
melainkan juga cikal bakal dari
pesantren tradisional maupun
modern yang ada di pulau jawa.
11
Sistem pendidikan islam di indonesia sudah
berkembang sejak abad-abad pertama islam datang
ke Indonesia (sekitar 614 M), sebagaimana telah
diuraikan oleh Thomas Arnold dalam bukunya The
preaching of islam.
Kedudukan pendidikan islam dalam sistem nasional
adakalanya sebagai mata pelajaran dan adakala sebagai
lembaga (satuan pendidikan).Pendidikan itu pada tahap
awal terlaksana atas adanya kontak antara pedagang
mubaligh dengan masyarakat sekitar, bentukanya lebih
mengarah kepada pendidikan informal. Setelah berdiri
kerajaan-kerajaan islam di Indonesia maka pendidikan
islam tersebut berada di bawah tanggung jawab
kerajaan islam. Dan pendidikan tidak hanya berlangsung
di langgar-langgar atau masjid ,tetapi ada yang telah
dilaaksanakan di lembaga pendidikan seperti pesantren
12
Peran Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional
13
1. Sebagai Mata Pelajaran
a. Mempercepat proses pencapaian tujuan
pendidikan nasional pendidikan nasional
bertujuan untuk:
• Berkembang potensi peserta didik
• Beriman dan bertakwa kepada tuhan yang
maha esa
• Berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif dan mandiri
• Menjadi warga Negara yang demokratis
• Bertanggung jawab
b.Memberikan nilai terhadap pelajaran umum
Nilai-nilai yang terdapat dalam ajaran islam
inilah yang diinternalisasikan dalam proses
pembelajaran kepada peserta didik.
2. Sebagai Lembaga (Institusi)
a. Media sosialisasi nilai-nilai ajaran agama
islam
b. Memelihara tradisi keagamaan
c. Membentuk akhlak dan karakter
d. Banteng moralitas bangsa
e. Lembaga pendidikan alternatif
Thank you!!!!

sistem pendidikan islam

  • 1.
    ILMU PENDIDIKAN ISLAM SISTEMPENDIDIKAN ISLAM KELOMPOK 2 Hanifatul Izmi Messi Oktasari Muhammad Iqbal Darliansyah Siti Hajar Aswati Tika Noprija FAKULTAS TARBIYAH & TADRIS TADRIS BAHASA INGGRIS INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI BENGKULU TAHUN AKADEMIK 2019/2020
  • 2.
    sistem pendidikan islamadalah cara, langkah atau kegiatan yang dilaksanakan secara terencana dan sistematis berdasarkan sumber-sumber ajaran islam dalam melaksanakan pendidikan dalam mencapai tujuan pendidikan islam. 2
  • 3.
    SISTEM PENDIDIKAN ISLAM sistempendidikan Islam diharapkan dapat mengintegrasikan nilai-nilai ilmu pengetahuan, nilai-nilai agama dan etik, sehingga mampu melahirkan manusia-manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan memiliki kematangan profesional serta sekaligus hidup dalam nilai-nilai agama Sistem pendidikan adalah totalitas interaksi dari seperangkatunsur- unsur pendidikan dan bekarja sama secara terpadu, dan salingmelengkapi satu sama lain menuju tercapainya tujuan pendidikan yangtelah menjadi cita- cita bersama pelakunya Dalam sistem pendidikan nasional, pendidikan Islam sebagai sistem pendidikan keagamaan dilaksanakan dalam berbagai jalur yaitu formal, informal dan non formal. 3
  • 4.
    pendidikan Islam harus berusahauntuk membangun manusia berkualitas, yang ditandai dengan peningkatan kecerdasan, pengetahuan, keterampilan dan ketakwaan sebagai realisasi dari adanya relasi vertikal-horizontal dengan nilai-nilai ilahiyah. 4
  • 5.
    Dalam pelaksanaanya, dasarpendidikan islam di Indonesia adalah AL-Qur’an dan As-sunnah (hukum tertulis), hukum yang tidak tertulis, serta pemikiran manusia tentang hukum- hukum tersebut, antara lain seperti pancasila, undang-undang 1945, serta ketentuan pelaksanaanya.
  • 6.
    “Sistem pendidikan islambagi dunia pendidikan adalah diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai ilmu pengetahuan, nilai-nilai agama dan etik, sehingga mampu melahirkan manusia- manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dan memiliki kematangan profesional serta sekaligus hidup dalam nilai-nilai agama.” 6
  • 7.
    Komponen Sistem Pendidikan Islam 1.Tujuan pendidikan islam 2. Pendidik (guru) 3. Peserta didik 4. Kurikulum Pendidikan Islam 5. Metode Pendidikan islam
  • 8.
    Dalam menggunakan metodependidikan Islam yang harus diperhatikan adalah prinsip- prinsipnya.Dari prinsip-prinsip tersebut mampu memberikan pengarahan dan petunjuk dalam pelaksanaan metode pendidikan, sehingga para pendidik mampu menerapkan metode yang efektif dan efisien sesuai dengan kebutuhannya.Prinsip-prinsip metode pendidikan Islam, yaitu sebagai berikut: 1. Mempermudah 2. Berkesinambungan 3. Fleksibel dan Dinamis 8
  • 9.
    Karakteristik Sistem PendidikanIslam 9 a. Pendidikan Islam bersumber dari al-Qur’an dan sunnah b. Ajaran Islam memiliki ideologi tawhid yang bersumber dari al Qur’an dan sunnah. c. Pendidikan Islam adalah pendidikan yang bersifat seimbang d. Pendidikan Islam adalah pendidikan yang universal e. Pendidikan Islam adalah pendidikan yang dinamis. Sistem pendidikan Islam yang seperti tujuan materi,kurikulum media,metodenya dan sebagainya harus selalu sesuai dengan kebutuhan masyarakat sejalan dengan dinamika perkemabagan zaman.
  • 10.
    Sistem pendidikan islamdalam perkembangannya sangat dipengaruhi oleh aliran atau paham keislaman (paham ahlus- sunnah wal jama’ah,Mu’tazilah, ajaran abul hasan ali al-asy’ari, dan tasyawuf), maupun keadaan dan perkembangan sistem pendidikan barat.
  • 11.
    Sistem Pemulaan PendidikanIslam Di Indonesia 1. Majelis taklim dan halaqah Pada zaman iskandar muda mahkota alam sultan aceh pada awal abad ke 12, tanah aceh telah menjadi serambi mekah.Pada zaman inilah sejarah pendidikan islma di aceh mengalami masa keemasan. Medium pendidikan yang digunakan berupa mejelis taklim dan halaqah, metode yang digunakan adalah metode penulisan dalam bentuk nasehat dan untuk memperlancar pendidikan islam, juga digunakan metode ceramah dalam bentuk pengajaran-pengajaran. 2. Surau-surau Di minangkabau yang menjadi pusat pendidikan pada awal permulaan islam adalah surau. Menurut catatan sejarah islam di minang,surau didirikan pertamakali oleh syekh burhanuddin, surau pertama tersebut didirikan dikampung uslakan. Pendidikan yang diterapkan di surau-surau di minang kabau memiliki jenjang- jenjang tertentu, seperti: a.Pengajian al-Qur’an b.Pengajian kitab 3. Langgar atau tajung Langgra adalah sebutan bagi tempat ibadah agama islam di jawa tengah, sedangkan tajung adalah sebutan bagi tempat ibadah agama islam di jawa barat. Langgar dan tajung bukan hanya sekedar medium bagi para wali dalam mengajarkan pendidikan agama islam di jawa pada pemulaan islam, melainkan juga cikal bakal dari pesantren tradisional maupun modern yang ada di pulau jawa. 11
  • 12.
    Sistem pendidikan islamdi indonesia sudah berkembang sejak abad-abad pertama islam datang ke Indonesia (sekitar 614 M), sebagaimana telah diuraikan oleh Thomas Arnold dalam bukunya The preaching of islam. Kedudukan pendidikan islam dalam sistem nasional adakalanya sebagai mata pelajaran dan adakala sebagai lembaga (satuan pendidikan).Pendidikan itu pada tahap awal terlaksana atas adanya kontak antara pedagang mubaligh dengan masyarakat sekitar, bentukanya lebih mengarah kepada pendidikan informal. Setelah berdiri kerajaan-kerajaan islam di Indonesia maka pendidikan islam tersebut berada di bawah tanggung jawab kerajaan islam. Dan pendidikan tidak hanya berlangsung di langgar-langgar atau masjid ,tetapi ada yang telah dilaaksanakan di lembaga pendidikan seperti pesantren 12
  • 13.
    Peran Pendidikan IslamDalam Sistem Pendidikan Nasional 13 1. Sebagai Mata Pelajaran a. Mempercepat proses pencapaian tujuan pendidikan nasional pendidikan nasional bertujuan untuk: • Berkembang potensi peserta didik • Beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa • Berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri • Menjadi warga Negara yang demokratis • Bertanggung jawab b.Memberikan nilai terhadap pelajaran umum Nilai-nilai yang terdapat dalam ajaran islam inilah yang diinternalisasikan dalam proses pembelajaran kepada peserta didik. 2. Sebagai Lembaga (Institusi) a. Media sosialisasi nilai-nilai ajaran agama islam b. Memelihara tradisi keagamaan c. Membentuk akhlak dan karakter d. Banteng moralitas bangsa e. Lembaga pendidikan alternatif
  • 14.