SESI 6
PEMETAAN ERD KE MODEL RELASIONAL
Mata Kuliah : Basisdata
Tujuan Perkuliahan
Mahasiswa mampu menerapkan pemetaan ERD ke model relasional.
Referensi
■ Database System Concept,Abraham Silberscahatz, Henry F.Korth – McGraw Hill
■ Database Management System, Raghu Ramakrisnan, Gherke – McGraw Hill
Agenda Perkuliahan
■ Algoritma Pemetaan ERD  Model Relasional
■ Hasil Pemetaan ERD
Pendahuluan
■ 3 aspek model relasional : struktur data, integritas data dan manipulasi data.
■ Struktur Data : Entitas, Atribut, Relationship, Primary Key, Foreign Key.
■ Mapping (Pemetaan) : Mengubah dari skema konseptual ke skema logika.
■ Skema konseptual : ERD.
■ Skema logika : Model Relasional.
Basis Data Relasional
■ Definisi Formal :
Sebuah basis data yang dilihat oleh pemakai sebagai sekumpulan relasi yaitu
variabel relasi, yang ternormalisasi dengan derajat yang beragam.
■ Relasi merupakan subset dari hasil perkalian kartesian antara domain-domain
yang terdefinisi bagi relasi tersebut.
■ Skema Relasi :
Pegawai =(Ide Pegawai, Nama, Status, Alamat)
Key
■ Key/kunci tidak sekedar sebagai metode untuk mengakses suatu baris tertentu
tetapi sekaligus juga dapat menjadi pengenal unik (tunggal) terhadap tabel.
■ Jenis Key :
1. Super Key
2. Candidat Key
3. Primary Key
4. Foreign Key
Konversi Model E-R ke Relasional
 Untuk Entitas Kuat
- Buat satu relasi, masukkan semua atribut sederhana dari ERD menjadi atribut pada
model relasional (MR)
- Primary key (PK) pada ERD menjadi PK pada MR
 Untuk Entitas Lemah
- Buat satu relasi, masukkan semua atribut sederhana ERD menjadi atribut pada MR
- Masukkan PK dari entitas kuat pemilik entitas lemah ini, sehingga menjadi Foreign
key (FK) di sini,
- PK relasi ini adalah partial key-nya + FK
Konversi Model E-R ke Relasional
■ Setiap himpunan entitas dipetakan menjadi sebuah relasi dasar dengan
primary key yang telah didefinisikan.
■ Keterhubungan
Kardinalitas many to many
- Setiap keterhubungan dipetakan menjadi sebuah relasi dasar.
- Primary key dapat berbentuk komposit atau didefinisikan (atribut) baru.
- Foreign key adalah semua primary key dari himpunan entitas yang terlibat.
Kardinalitas many to one
Sebuah key ditambahkan ke himpunan entitas „many‟ yang mengacu ke primary key
himpunatribut foreign an entitas.
Kardinalitas one to one
Seperti many to one dengan pemilihan salah satu himpunan entitas sebagai acuan.
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 1 Entitas  1 Relasi
 Relasi 1 – 1  Dapat dipetakan ke salah satu relasi
 Relasi 1 – N  Dipetakan pada relasi N
 Relasi N – N  Terdapat 3 skema relasi
 Entitas Lemah  Terdapat 2 skema relasi
 Relasi Tunggal  Tergantung Derajat Relasi
 Multi Entitas  Terdapat 4 skema relasi (E1, E2, E3, dan R)
 Relasi Ganda  Skema relasi yang terbentuk tergantung derajat relasi.
 Agregasi  Tergantung derajat relasi
 Generalisasi dan Spesialisasi sama dengan entitas lemah
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 1 Entitas  1 Relasi
 Relasi 1 – 1  Dapat dipetakan ke salah satu relasi
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 Relasi 1 – N  Dipetakan pada relasi N
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 Relasi N – N  Terdapat 3 skema relasi
Skema EA=(...), Skema EB=(...) dan Skema R=(...,...). Pada R dapat ditambahkan atribut baru.
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 Entitas Lemah  Terdapat 2 skema relasi
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 Relasi Tunggal  Tergantung Derajat Relasi
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 Multi Entitas  Terdapat 4 skema relasi (E1, E2, E3, dan R)
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 Relasi Ganda  Skema relasi yang terbentuk tergantung derajat relasi.
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 Agregasi  Tergantung derajat relasi
Transformasi Ke Dalam Skema Relasi
 Generalisasi dan Spesialisasi sama dengan entitas lemah
TERIMA KASIH
TUGAS INDIVIDU
Buatlah Contoh Kasus Skema Relasi Dari Model Agresi.
DIKUMPULKAN H-1 PERTEMUAN 7

Sesi 6_Pemetaan ERD Ke Model Relasional (1).pptx

  • 1.
    SESI 6 PEMETAAN ERDKE MODEL RELASIONAL Mata Kuliah : Basisdata
  • 2.
    Tujuan Perkuliahan Mahasiswa mampumenerapkan pemetaan ERD ke model relasional.
  • 3.
    Referensi ■ Database SystemConcept,Abraham Silberscahatz, Henry F.Korth – McGraw Hill ■ Database Management System, Raghu Ramakrisnan, Gherke – McGraw Hill
  • 4.
    Agenda Perkuliahan ■ AlgoritmaPemetaan ERD  Model Relasional ■ Hasil Pemetaan ERD
  • 5.
    Pendahuluan ■ 3 aspekmodel relasional : struktur data, integritas data dan manipulasi data. ■ Struktur Data : Entitas, Atribut, Relationship, Primary Key, Foreign Key. ■ Mapping (Pemetaan) : Mengubah dari skema konseptual ke skema logika. ■ Skema konseptual : ERD. ■ Skema logika : Model Relasional.
  • 6.
    Basis Data Relasional ■Definisi Formal : Sebuah basis data yang dilihat oleh pemakai sebagai sekumpulan relasi yaitu variabel relasi, yang ternormalisasi dengan derajat yang beragam. ■ Relasi merupakan subset dari hasil perkalian kartesian antara domain-domain yang terdefinisi bagi relasi tersebut. ■ Skema Relasi : Pegawai =(Ide Pegawai, Nama, Status, Alamat)
  • 7.
    Key ■ Key/kunci tidaksekedar sebagai metode untuk mengakses suatu baris tertentu tetapi sekaligus juga dapat menjadi pengenal unik (tunggal) terhadap tabel. ■ Jenis Key : 1. Super Key 2. Candidat Key 3. Primary Key 4. Foreign Key
  • 8.
    Konversi Model E-Rke Relasional  Untuk Entitas Kuat - Buat satu relasi, masukkan semua atribut sederhana dari ERD menjadi atribut pada model relasional (MR) - Primary key (PK) pada ERD menjadi PK pada MR  Untuk Entitas Lemah - Buat satu relasi, masukkan semua atribut sederhana ERD menjadi atribut pada MR - Masukkan PK dari entitas kuat pemilik entitas lemah ini, sehingga menjadi Foreign key (FK) di sini, - PK relasi ini adalah partial key-nya + FK
  • 9.
    Konversi Model E-Rke Relasional ■ Setiap himpunan entitas dipetakan menjadi sebuah relasi dasar dengan primary key yang telah didefinisikan. ■ Keterhubungan Kardinalitas many to many - Setiap keterhubungan dipetakan menjadi sebuah relasi dasar. - Primary key dapat berbentuk komposit atau didefinisikan (atribut) baru. - Foreign key adalah semua primary key dari himpunan entitas yang terlibat. Kardinalitas many to one Sebuah key ditambahkan ke himpunan entitas „many‟ yang mengacu ke primary key himpunatribut foreign an entitas. Kardinalitas one to one Seperti many to one dengan pemilihan salah satu himpunan entitas sebagai acuan.
  • 10.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  1 Entitas  1 Relasi  Relasi 1 – 1  Dapat dipetakan ke salah satu relasi  Relasi 1 – N  Dipetakan pada relasi N  Relasi N – N  Terdapat 3 skema relasi  Entitas Lemah  Terdapat 2 skema relasi  Relasi Tunggal  Tergantung Derajat Relasi  Multi Entitas  Terdapat 4 skema relasi (E1, E2, E3, dan R)  Relasi Ganda  Skema relasi yang terbentuk tergantung derajat relasi.  Agregasi  Tergantung derajat relasi  Generalisasi dan Spesialisasi sama dengan entitas lemah
  • 11.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  1 Entitas  1 Relasi  Relasi 1 – 1  Dapat dipetakan ke salah satu relasi
  • 12.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  Relasi 1 – N  Dipetakan pada relasi N
  • 13.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  Relasi N – N  Terdapat 3 skema relasi Skema EA=(...), Skema EB=(...) dan Skema R=(...,...). Pada R dapat ditambahkan atribut baru.
  • 14.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  Entitas Lemah  Terdapat 2 skema relasi
  • 15.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  Relasi Tunggal  Tergantung Derajat Relasi
  • 16.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  Multi Entitas  Terdapat 4 skema relasi (E1, E2, E3, dan R)
  • 17.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  Relasi Ganda  Skema relasi yang terbentuk tergantung derajat relasi.
  • 18.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  Agregasi  Tergantung derajat relasi
  • 19.
    Transformasi Ke DalamSkema Relasi  Generalisasi dan Spesialisasi sama dengan entitas lemah
  • 20.
  • 21.
    TUGAS INDIVIDU Buatlah ContohKasus Skema Relasi Dari Model Agresi. DIKUMPULKAN H-1 PERTEMUAN 7