Tugas UTS
( Sumber Tegangan Listrik Arus Searah & Arus Bolak-Balik )
Nama : Rivo Mardinata Aryogi
NIM : ( 11041036)
Fakultas : Teknik( Elektro)
Semester : 6 ( Enam) Sore
. Sumber Tegangan Listrik Arus Searah.
 Arus listrik searah (Direct Current atau DC) adalah
aliran elektron dari suatu titik yang Energi Potensialnya tinggi ke
titik lain yang Energi potensialnya lebih rendah.
 Arus searah dulu dianggap sebagai arus positif yang mengalir dari
ujung positif sumber arus listrik ke ujung negatifnya.
Pengamatan-pengamatan yang lebih baru menemukan bahwa
sebenarnya arus searah merupakan arus negatif (elektron) yang
mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Aliran elektron ini
menyebabkan terjadinya lubang-lubang bermuatan positif, yang
“tampak” mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.
listrik komersil yang pertama (dibuat oleh Thomas Alfa Edison di akhir abad
ke 19) menggunakan listrik arus searah. Generator komersiel yang pertama di
dunia juga menggunakan listrik arus searah.
Di tahun 1883, Nicola Tesla dianugerahi hak paten untuk
penemuannya, arus bolak-balik fase banyak. Pada bulan Mei 1883, dia
menyampaikan kuliah klasik kepada The American Institute of Electrical
Engineers:”A New System of Alternating Current Motors and Tranformers.”
Karena listrik arus bolak-balik lebih mudah digunakan dibandingkan
dengan listrik arus searah untuk transmisi (penyaluran) dan pembagian tenaga
listrik, di zaman sekarang hampir semua transmisi tenaga listrik menggunakan
listrik arus bolak-balik.
Walaupun begitu, pada saat pertama peluncuran arus listrik bolak-
balik, arus listrik searah masih tetap digunakan. Bahkan, ada yang tidak mau
menerima arus bolak-balik.
Sebagai dasar dari rangkaian Power Supply adalah sebuah
komponen diode yang dapat berfungsi sebagai penyearah, artinya adalah
dapat merubah dan menyearahkan arus bolak-balik (AC) menjadi Arus
Searah (DC).
B. SUMBER-SUMBER LISTRIK ARUS SEARAH
Semua sumber listrik yang dapat menimbulkan arus listrik tetap
terhadap waktu dan arah tertentu disebut sumber-sumber listrik arus
searah. Sumber listrik arus searah dibagi menjadi empat macam.
1) Elemen Elektrokimia
Elemen elektrokimia adalah sumber listrik arus searah dari
proses kimiawi. Dalam elemen ini terjadi perubahan energi kimia
menjadi energi listrik. Elemen elektrokimia dapat dibedakan 5:
 Elemen primer adalah sumber listrik arus searah yang memerlukan
penggantian bahan setelah dipakai. Contoh elemen primer sebagai
berikut:
 Elemen volta adalah sejenis baterai kuno yang diciptakan oleh
Alesandro Volta.. Elemen volta masih diterapkan sampai saat
ini. Meskipun bentuknya sudah dimodifikasi. Elemen volta
terdiri atas 2 elektroda dari logam yang berbeda yang
dicelupkan pada cairan asam atau larutan garam. Pada zaman
dahulu, cairan asam atau garam tersebut berupa kain yang
dicelup dalam larutan garam/asam.
 Penemu elemen daniel adalah John Frederic Daniell. Elemen Daniell adalah
elemen yang gaya gerak listriknya agak lama karena adanya depolarisator.
Depolarisator adalah zat yang dapat menghambat terjadinya polarisasi gas
hidrogen. Depolarisator pada elemen ini adalah larutan tembaga (sulfat).
 Jenis elemen leclanche ada dua macam, yaitu elemen kering dan basah,
terdiri atas dua bejana kaca yang berisi:
- batang karbon sebagai kutub positif (anoda)
- batang seng sebagai kutub negatif (katoda)
- Batu kawi sebagai depolarisator
- larutan amonium klorida sebagai elektrolit
 Elemen kering adalah sumber arus listrik yang dibuat dari bahan-bahan
kering yang tidak dapat diisi kembali (sekali pakai). Elemen ini termasuk
elemen primer. Contoh elemen kering antara lain, batu baterai dan baterai
perak oksida (baterai untuk jam tangan). Bahan untuk kutub positif
digunakan batang karbon, dan untuk kutub negatif digunakan lempeng
seng.
Elemen sekunder adalah sumber arus listrik yang
tidak memerlukan penggantian bahan pereaksi (elemen)
setelah sumber arus habis digunakan. Sumber ini dapat
digunakan kembali setelah diberikan kembali energi (diisi
atau disetrum).
Contoh dari elemen sekunder yaitu akumulator (aki).
Akumulator adalah termasuk sumber listrik yang dapat
menghasilkan Tegangan Listrik Arus Searah (DC). Prinsip
kerja dari aumulator adalah berdasarkan proses kimia.
. 3) Termoelemen
Termoelemen adalah sumber arus listrik searah dari proses yang
terjadi karena adanya perbedaan suhu. Termoelemen mengubah energi
panas menjadi energi listrik. Peristiwa ini dikemukakan oleh Thomas
John Seebach pada tahun 1826.
Arus yang ditimbulkan dari kejadian ini disebut termoelemen.
Semakin besar perbedaan suhu antara A dan B, semakin besar arus yang
mengalir. Tetapi, karena arus yang dihasilkan relatif kecil, termoelemen
belum dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
menciptakan energi listrik yang berguna. Pengubahan ini disebut efek
photovoltaic. Bidang riset berhubungan dengan sel surya dikenal
sebagai photovoltaics
Sel surya memiliki banyak aplikasi. Mereka terutama cocok
untuk digunakan bila tenaga listrik dari grid tidak tersedia, seperti di
wilayah terpencil, satelit pengorbit bumi, kalkulator genggam, pompa air,
dll. Sel surya (dalam bentuk modul atau panel surya) dapat dipasang di
atap gedung di mana mereka berhubungan dengan inverter ke grid listrik
dalam sebuah pengaturan net metering. Prinsip kerjanya sebagai berikut.
Jika pelat foil alumunium terkena cahaya matahari, maka pelat
alumunium akan panas dan diteruskan ke pelat silikon. Silikon bersifat
semikonduktor, sehingga pada suhu yang tinggi, elektron-elektron akan
terlepas dan menempel pada foil alumunium dan muatan-muatan
positifnya menempel pada foil besi.
cahaya. Contoh barang yang telah menggunakan tenaga surya yaitu,
mobil listrik tenaga surya dan sumber energi pada satelit.
Sel surya memiliki banyak aplikasi. Mereka terutama cocok untuk
digunakan bila tenaga listrik dari grid tidak tersedia, seperti di wilayah
terpencil, satelit pengorbit bumi. kalkulator genggam, pompa air, dll. Sel
surya (dalam bentuk modul atau panel surya) dapat dipasang di atap
gedung di mana mereka berhubungan dengan inverter ke grid listrik
dalam sebuah pengaturan net metering. Prinsip kerjanya sebagai berikut.
Ini karena pada kedua foil tersebut, terdapat perbedaan potensial.
Potensial yang dibangkitkan oleh sel surya sangat kecil sehingga
membutuhkan banyak sekali sel Sel surya juga terlalu mahal sehingga
penggunaannya sangat terbatas pada alat-alat tertentu saja.
Besar arusnya pun sangat bergantung pada intensitas cahaya yang
menembus pelat, jumlah sel yang ada, dan luas penampang yang terkena
cahaya. Contoh barang yang telah menggunakan tenaga surya yaitu,
mobil listrik tenaga surya dan sumber energi pada satelit.
Sumber Tegangan Bolak-Balik (AC) dan Pemakaiannya
 A. Dinamo
 Dinamo banyak digunakan pada sepeda sebagai sumber penerangan.
Dinamo merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan arus listrik dan
energi mekanik. Dengan kata lain, dinamo mengubah energi gerak (energi
mekanik) menjadi energi listrik.
 Prinsip kerja dinamo adalah imbas elektromagnctik. Di dalam dinamo,
kumparan berada dalam ruangan yang mengandung medan magnet
homogen. Jika kumparan berputar, fluks magnet yang menembus kumparan
akan berubah-ubah setiap waktu, Menurut Faraday, hal ini mengakihatkan
timbulnya arus listrik yang disebut dengan imbas (arus induksi) yang berupa
arus bolak-balik. Jika dilihat menggunakan osiloskop, maka grafiknya
berbentuk grafik sinusoidal.
 Dinamo yang menghasilkan arus searah mempunyai prinsip yang sama
dengan generator. Dinamo menggunakan cincin belah (komutator) yang
berfungsi sebagai penyearah. Ketika kumparan berputar, arus imbas muncul
dengan arah yang selalu tetap setiap selang putaran 180o.

B. Generator
 Generator merupakan alat untuk mengubah energi mekanik
menjadi energi listrik. Sebuah generator mempunyaì beberapa
kumparan yang dililitkan pada inti besi yang bergerak memutar
dalam medan magnet. Sumber diputar secara mekanis dan ggl
induksi kumparan berputar. Akibatnya, muncul arus listrik
yang merupakan keluaran dan generator.
 Lebih dari 90% tenaga listrik yang digunakan di dunia
dihasilkan oleh generator. Pada pembangkit listrik tenaga air
(PLTA), inti besi dipasang pada poros besar yang dihubungkan
dengan turbin. Ketika arus air yang deras mengenai turbin, inti
besi akan bergerak sehingga menghasilkan arus. Pada
pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), uap air dengan tekanan
tinggi digunakan untuk memutar turbin.
C. Transmisi PLN
 Dalam transmisi listrik, transformator berperan sangat penting. Daya listrik yang
dihasilkan pembangkit tenaga listrik harus ditransmisikan melalui jarak yang jauh.
Pada jalur transmisi ini terdapat kerugian-kerugian daya. Kerugian ini dapat ditekan
jika daya listrik ditransmisikan pada tegangan tinggi menggunakan transformator.
Semakin besar tegangan yang digunakan, arus akan semakin kecil, sehingga semakin
sedikit daya yang terbuang di jalur transmisi. Itulah sebabnya, daya listrik
ditransmisikan dengan tegangan tinggi, sekitar 70 kV.
 Daya biasanya dibangkitkan pada tegangan yang lebih rendah dari tegangan
transmisi ini. Tegangan di rumah atau di pabrik juga jauh lebih rendah dari tegangan
transmisi. Alasan utama penggunaan tegangan bolak-balik untuk menstransmisikan
daya listrik adalah karena dapat dengan mudah dinaikkan atau diturunkan. Tegangan
keluaran dari pembangkit tenaga listrik akan dinaikkan untuk keperluan transmisi.
Sesampainya di kota, tegangan diturunkan kembali untuk keperluan distribusi.
 Alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan disebut
transformator atau lebih dikenal dengan istilah trafo. Di rumah yang memasang listrik,
selain dilengkapi dengan kWh meter dan pembatas daya, juga dilengkapi dengan
sekring. Sekring dipasang untuk keamanan instalasi agar tidak terjadi hubungan
pendek (korsleting). Tiap sekring mempunyai nilai yang telah ditentukan, misalnya 3
A, 5 A, 13 A, 15 A, dan seterusnya. Sekring dipasang secara seri dengan peralatan listrik.
Ketika terjadi kelebihan arus pada alat listrik, sekring akan putus dan kerusakan alat
dapat dihindari. Misalnya sebuah alat listrik 110 W, 220 V memerlukan kuat arus 220 :
110 = 2A. Maka nilai sekring yang dipilih harus sedikit lebih besar, misalnya 3A
Terima kasih

Rivo 11041036

  • 1.
    Tugas UTS ( SumberTegangan Listrik Arus Searah & Arus Bolak-Balik ) Nama : Rivo Mardinata Aryogi NIM : ( 11041036) Fakultas : Teknik( Elektro) Semester : 6 ( Enam) Sore
  • 2.
    . Sumber TeganganListrik Arus Searah.  Arus listrik searah (Direct Current atau DC) adalah aliran elektron dari suatu titik yang Energi Potensialnya tinggi ke titik lain yang Energi potensialnya lebih rendah.  Arus searah dulu dianggap sebagai arus positif yang mengalir dari ujung positif sumber arus listrik ke ujung negatifnya. Pengamatan-pengamatan yang lebih baru menemukan bahwa sebenarnya arus searah merupakan arus negatif (elektron) yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Aliran elektron ini menyebabkan terjadinya lubang-lubang bermuatan positif, yang “tampak” mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.
  • 3.
    listrik komersil yangpertama (dibuat oleh Thomas Alfa Edison di akhir abad ke 19) menggunakan listrik arus searah. Generator komersiel yang pertama di dunia juga menggunakan listrik arus searah. Di tahun 1883, Nicola Tesla dianugerahi hak paten untuk penemuannya, arus bolak-balik fase banyak. Pada bulan Mei 1883, dia menyampaikan kuliah klasik kepada The American Institute of Electrical Engineers:”A New System of Alternating Current Motors and Tranformers.” Karena listrik arus bolak-balik lebih mudah digunakan dibandingkan dengan listrik arus searah untuk transmisi (penyaluran) dan pembagian tenaga listrik, di zaman sekarang hampir semua transmisi tenaga listrik menggunakan listrik arus bolak-balik. Walaupun begitu, pada saat pertama peluncuran arus listrik bolak- balik, arus listrik searah masih tetap digunakan. Bahkan, ada yang tidak mau menerima arus bolak-balik.
  • 4.
    Sebagai dasar darirangkaian Power Supply adalah sebuah komponen diode yang dapat berfungsi sebagai penyearah, artinya adalah dapat merubah dan menyearahkan arus bolak-balik (AC) menjadi Arus Searah (DC). B. SUMBER-SUMBER LISTRIK ARUS SEARAH Semua sumber listrik yang dapat menimbulkan arus listrik tetap terhadap waktu dan arah tertentu disebut sumber-sumber listrik arus searah. Sumber listrik arus searah dibagi menjadi empat macam.
  • 5.
    1) Elemen Elektrokimia Elemenelektrokimia adalah sumber listrik arus searah dari proses kimiawi. Dalam elemen ini terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Elemen elektrokimia dapat dibedakan 5:  Elemen primer adalah sumber listrik arus searah yang memerlukan penggantian bahan setelah dipakai. Contoh elemen primer sebagai berikut:  Elemen volta adalah sejenis baterai kuno yang diciptakan oleh Alesandro Volta.. Elemen volta masih diterapkan sampai saat ini. Meskipun bentuknya sudah dimodifikasi. Elemen volta terdiri atas 2 elektroda dari logam yang berbeda yang dicelupkan pada cairan asam atau larutan garam. Pada zaman dahulu, cairan asam atau garam tersebut berupa kain yang dicelup dalam larutan garam/asam.
  • 6.
     Penemu elemendaniel adalah John Frederic Daniell. Elemen Daniell adalah elemen yang gaya gerak listriknya agak lama karena adanya depolarisator. Depolarisator adalah zat yang dapat menghambat terjadinya polarisasi gas hidrogen. Depolarisator pada elemen ini adalah larutan tembaga (sulfat).  Jenis elemen leclanche ada dua macam, yaitu elemen kering dan basah, terdiri atas dua bejana kaca yang berisi: - batang karbon sebagai kutub positif (anoda) - batang seng sebagai kutub negatif (katoda) - Batu kawi sebagai depolarisator - larutan amonium klorida sebagai elektrolit  Elemen kering adalah sumber arus listrik yang dibuat dari bahan-bahan kering yang tidak dapat diisi kembali (sekali pakai). Elemen ini termasuk elemen primer. Contoh elemen kering antara lain, batu baterai dan baterai perak oksida (baterai untuk jam tangan). Bahan untuk kutub positif digunakan batang karbon, dan untuk kutub negatif digunakan lempeng seng.
  • 7.
    Elemen sekunder adalahsumber arus listrik yang tidak memerlukan penggantian bahan pereaksi (elemen) setelah sumber arus habis digunakan. Sumber ini dapat digunakan kembali setelah diberikan kembali energi (diisi atau disetrum). Contoh dari elemen sekunder yaitu akumulator (aki). Akumulator adalah termasuk sumber listrik yang dapat menghasilkan Tegangan Listrik Arus Searah (DC). Prinsip kerja dari aumulator adalah berdasarkan proses kimia.
  • 8.
    . 3) Termoelemen Termoelemenadalah sumber arus listrik searah dari proses yang terjadi karena adanya perbedaan suhu. Termoelemen mengubah energi panas menjadi energi listrik. Peristiwa ini dikemukakan oleh Thomas John Seebach pada tahun 1826. Arus yang ditimbulkan dari kejadian ini disebut termoelemen. Semakin besar perbedaan suhu antara A dan B, semakin besar arus yang mengalir. Tetapi, karena arus yang dihasilkan relatif kecil, termoelemen belum dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
  • 9.
    menciptakan energi listrikyang berguna. Pengubahan ini disebut efek photovoltaic. Bidang riset berhubungan dengan sel surya dikenal sebagai photovoltaics Sel surya memiliki banyak aplikasi. Mereka terutama cocok untuk digunakan bila tenaga listrik dari grid tidak tersedia, seperti di wilayah terpencil, satelit pengorbit bumi, kalkulator genggam, pompa air, dll. Sel surya (dalam bentuk modul atau panel surya) dapat dipasang di atap gedung di mana mereka berhubungan dengan inverter ke grid listrik dalam sebuah pengaturan net metering. Prinsip kerjanya sebagai berikut. Jika pelat foil alumunium terkena cahaya matahari, maka pelat alumunium akan panas dan diteruskan ke pelat silikon. Silikon bersifat semikonduktor, sehingga pada suhu yang tinggi, elektron-elektron akan terlepas dan menempel pada foil alumunium dan muatan-muatan positifnya menempel pada foil besi.
  • 10.
    cahaya. Contoh barangyang telah menggunakan tenaga surya yaitu, mobil listrik tenaga surya dan sumber energi pada satelit. Sel surya memiliki banyak aplikasi. Mereka terutama cocok untuk digunakan bila tenaga listrik dari grid tidak tersedia, seperti di wilayah terpencil, satelit pengorbit bumi. kalkulator genggam, pompa air, dll. Sel surya (dalam bentuk modul atau panel surya) dapat dipasang di atap gedung di mana mereka berhubungan dengan inverter ke grid listrik dalam sebuah pengaturan net metering. Prinsip kerjanya sebagai berikut.
  • 11.
    Ini karena padakedua foil tersebut, terdapat perbedaan potensial. Potensial yang dibangkitkan oleh sel surya sangat kecil sehingga membutuhkan banyak sekali sel Sel surya juga terlalu mahal sehingga penggunaannya sangat terbatas pada alat-alat tertentu saja. Besar arusnya pun sangat bergantung pada intensitas cahaya yang menembus pelat, jumlah sel yang ada, dan luas penampang yang terkena cahaya. Contoh barang yang telah menggunakan tenaga surya yaitu, mobil listrik tenaga surya dan sumber energi pada satelit.
  • 12.
    Sumber Tegangan Bolak-Balik(AC) dan Pemakaiannya  A. Dinamo  Dinamo banyak digunakan pada sepeda sebagai sumber penerangan. Dinamo merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan arus listrik dan energi mekanik. Dengan kata lain, dinamo mengubah energi gerak (energi mekanik) menjadi energi listrik.  Prinsip kerja dinamo adalah imbas elektromagnctik. Di dalam dinamo, kumparan berada dalam ruangan yang mengandung medan magnet homogen. Jika kumparan berputar, fluks magnet yang menembus kumparan akan berubah-ubah setiap waktu, Menurut Faraday, hal ini mengakihatkan timbulnya arus listrik yang disebut dengan imbas (arus induksi) yang berupa arus bolak-balik. Jika dilihat menggunakan osiloskop, maka grafiknya berbentuk grafik sinusoidal.  Dinamo yang menghasilkan arus searah mempunyai prinsip yang sama dengan generator. Dinamo menggunakan cincin belah (komutator) yang berfungsi sebagai penyearah. Ketika kumparan berputar, arus imbas muncul dengan arah yang selalu tetap setiap selang putaran 180o. 
  • 13.
    B. Generator  Generatormerupakan alat untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Sebuah generator mempunyaì beberapa kumparan yang dililitkan pada inti besi yang bergerak memutar dalam medan magnet. Sumber diputar secara mekanis dan ggl induksi kumparan berputar. Akibatnya, muncul arus listrik yang merupakan keluaran dan generator.  Lebih dari 90% tenaga listrik yang digunakan di dunia dihasilkan oleh generator. Pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA), inti besi dipasang pada poros besar yang dihubungkan dengan turbin. Ketika arus air yang deras mengenai turbin, inti besi akan bergerak sehingga menghasilkan arus. Pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), uap air dengan tekanan tinggi digunakan untuk memutar turbin.
  • 14.
    C. Transmisi PLN Dalam transmisi listrik, transformator berperan sangat penting. Daya listrik yang dihasilkan pembangkit tenaga listrik harus ditransmisikan melalui jarak yang jauh. Pada jalur transmisi ini terdapat kerugian-kerugian daya. Kerugian ini dapat ditekan jika daya listrik ditransmisikan pada tegangan tinggi menggunakan transformator. Semakin besar tegangan yang digunakan, arus akan semakin kecil, sehingga semakin sedikit daya yang terbuang di jalur transmisi. Itulah sebabnya, daya listrik ditransmisikan dengan tegangan tinggi, sekitar 70 kV.  Daya biasanya dibangkitkan pada tegangan yang lebih rendah dari tegangan transmisi ini. Tegangan di rumah atau di pabrik juga jauh lebih rendah dari tegangan transmisi. Alasan utama penggunaan tegangan bolak-balik untuk menstransmisikan daya listrik adalah karena dapat dengan mudah dinaikkan atau diturunkan. Tegangan keluaran dari pembangkit tenaga listrik akan dinaikkan untuk keperluan transmisi. Sesampainya di kota, tegangan diturunkan kembali untuk keperluan distribusi.  Alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan disebut transformator atau lebih dikenal dengan istilah trafo. Di rumah yang memasang listrik, selain dilengkapi dengan kWh meter dan pembatas daya, juga dilengkapi dengan sekring. Sekring dipasang untuk keamanan instalasi agar tidak terjadi hubungan pendek (korsleting). Tiap sekring mempunyai nilai yang telah ditentukan, misalnya 3 A, 5 A, 13 A, 15 A, dan seterusnya. Sekring dipasang secara seri dengan peralatan listrik. Ketika terjadi kelebihan arus pada alat listrik, sekring akan putus dan kerusakan alat dapat dihindari. Misalnya sebuah alat listrik 110 W, 220 V memerlukan kuat arus 220 : 110 = 2A. Maka nilai sekring yang dipilih harus sedikit lebih besar, misalnya 3A
  • 15.