Dokumen ini mengutuk diskriminasi yang dialami oleh etnis Rohingya di Myanmar serta diskriminasi terhadap minoritas di Indonesia, termasuk Ahmadiyah. Penulis menyerukan agar pemerintah Indonesia mengambil posisi proaktif dalam menghentikan kekerasan dan diskriminasi, baik di tingkat domestik maupun internasional. Terdapat tuntutan agar Indonesia tidak hanya berfokus pada kasus Rohingya di luar negeri, tetapi juga mengatasi masalah diskriminasi yang terjadi di dalam negeri sendiri.