Taman Cinta
Aku ingin mengajakmu berjalan-jalan
di atas taman yang indah ini.
Lihatlah hangatnya mentari sore
mengintip di balik tirai mega.

Benarlah ungkapan bahwa alam ini diciptakannya
bagi kita yang hidup di dunia.
Dua insan yang mabuk anggur cinta
melihatmu titisan sukma dewa asmara.

Letupan gelora birahi membakar jagat semesta.
Samudera tertinggi badai sunaminya.
Dan aku adalah penguasa lautan itu.
Mabuk di samudera alkohol cinta
menciptakan pandangan
yang indah mempesona.

                                            Cinta
Aku ingin melihat matamu yang indah
simfoni nan syahdu
mengalun melalui lorong hatiku
sukma gemulai mengikuti irama jiwa
segala cerita hanyalah sejahtera
bagi anak bangsanya.

Aku ingin melihat matamu yang indah
sebuah telaga bening yang sejuk airnya
tempat bermain dan berenang-renang
lumut dan batu-batu adalah pembersih jiwa
aroma semesta adalah bunga
yang ada di dalam hati.

Aku ingin melihat matamu yang indah
tempat bersemayam para leluhur yang perkasa
para penakluk serigala durjana
semua kejahatan tunduk bertekuk lutut
dan tak berdaya
G1RLz in My Live
Q Tenggelam dalam Palung Pesonamu
Dalam Torehan dalam rOna Merah Cakrawala Wajahmu
Se – Akan Tangis dan tawa Menyatu
Yang T’akan terpisahkan Gelombang Samudera Cemburu

Q terjatuh dari K’tinggian tatapan Matamu
Dalam Pancaran Lukisan binar Purnama di K’dalaman Indah Matamu
Se – Akan Terhipnotis kilau Senyumanmu
Yang T’ akan Terhapus Dinginnya Embun- embun Pagi’

Q terjerembab Semak belukan di Untaian Hitam Rambutmu
Dalam Rengkuhan Sayap-sayap Lembutmu
Se – akan terbang di Hembusan Nafasmu
Yang T’akan Terhempas Tiupan Asmara

Aq tau,….
Aq T’lah jatuh Dalam Jurang Cintamu
Kala Q tOrehkan Namamu Di setiap daun Di iStama Mimpiq
Dan Di Stiap Tetesan Darahq……



                                        Kasih Tak Sampai
Kita telah terbuai dalam indahnya syair cinta, merindu, mengelus hati, melagukan kasih sayang
terindah,
Setiap yang kita lakukan, selalu menciptakan 1001 rasa, saling memiliki,
Keindahan rasa cinta, tidak lagi tabu- tidak lagi ragu, tak lagi membebani hati,
Semua indah seolah telah terwujud hubungan cinta – kasih sayang abadi,
Seandainya kesempatan itu benar-benar terwujud dalam satu ikatan cinta & kasih sayang,

Ternyata tak semudah kata-kata, tak seindah puisi, tak segampang angan-angan, harapan itu
sirna, layaknya kertas kering terbakar api,
Menyatukan dalam suatu ikatan cinta, cinta abadi, cinta mati,
Biarlah angan ini terpancar dalam lubuk hati, bersinar menerangi jiwa, jiwa yang sepi,
Biarlah kasih dan sayang ini, bernyanyi – menyanyikan lagu rindu, rindu – haru,
Biarlah setiap bintang, menyinari bintang yang lain, memberikan sinar, berbagi cinta, memaknai
masing-masing sinarnya,
Biarlah setiap hujan memberikan kehidupan, setiap nyawa yang dihinggapi simpati,
Biarlah matahari selalu menyinari, memberikan kehidupan, memberikan cintanya sampai cinta
kita tak terbagi, abadi, semoga,

Aku hanya bisa berharap, dirimu dan diriku menyimpan rasa itu, rasa saling memiliki, meski tak
lagi ada ikatan cinta, meski tak terlihat lagi berkas sinar kasih-sayang yang selalu menyinari,
Kita berharap ini tidak berakhir, namun hanya angan-angan semata – melumpuhkan semua,
Mungkin inilah jalan terbaik, ikhlaskan semua, semua telah berakhir, kenyataan ini pahit,
kenyataan ini menyayat – melukai, mencerca setiap sisi hati,
Semua sudah terlambat, aku hanya bisa berharap, selalu mencintaimu, hingga akhir hayat…

Maafkan aku telah lancang menyayangimu, telah menjatuhkan dirimu dalam palung rinduku,
menenggelamkan dirimu dalam cinta dan sayangku. Maafkan aku, Terima kasih cinta….



                              Di Kala Perpisahan itu
Jika ku bisa memutar waktu....
ku akan memberikan semua asa yang kumiliki untuk mu...
tak kan pernah ku sia-siakan semua rasa yang telah kita jalin...
takkan ku biarkan kau menangis dikala perpisahan itu terjadi...

karna sesungguhnya...
kaulah orang yang bisa menghapus semua resah dihati...
sulit rasanya tuk mencari pengganti mu...




                                  Hati yang Terluka
Wahai, hati yang terluka...
Bacakanlah semua itu dalam keharibaanNya...
Dan katakan kepadaNya: semua ini ku pasrahkan kepada Mu...

Untuk orang bodoh yang membuat Dia terluka....
Tidak sepatutnya Kau mendapatkan untaian tabir hati itu...
Dan alangkah tinggi derajat mu, walaupun kau menyakiti...

Wahai, hati yang terluka...
Sekarang torehkan lembaran baru dalam sajak berjudul "Yang Terbaik Bukanlah Dirimu"....
Dan hapuslah coretan merah dalam perjalanan mu itu..
Niscaya esok hari mimpi dan keinginan mu tertata lebih baik...


                                       Akhir Cerita
_Bintang yang ku tunjuk
Cahayanya perlahan berubah kelam
hancur jatuh berantakan
Padahal belum sempat ku utaraka sajak-sajak cinta yang tercipta karenanya
Taman langit seolah suram
Petang tak benderang tak membuat hatiku berteman.,
Bintang hati telah lebur terganti
namun tiada arti
sajak ku suram tak ada setitik terang
_mungkin inikah akhir cerita cinta di tengah malam terhias purnama menyatu dalam angin
melantun pilu

_purnama itu terluka,bercucur air mata di tahan dengan senyum sayup merekat dengan cinta
dalam pertemuan di iringi sepatah kata

“ini yang terbaik” bisikmu

_daun menari sendu angin melantun pilu perpisahan memang harus tercipta

_malam merapat pulang
di tengah sesal jalan ku kini terkikis kelam.




                                    Jawaban Waktu
Ragaku yang terduduk dalam lamunku kini
tiada menorehkan senyuman abadi lagi
Hatiku yang telah kau iris dengan luka dalam
hingga tertembus jantung ini kini tiada menangis lagi
Yang terekam manis sekarang hanyalah status palsu yang selalu kujunjung tinggi pada tiap
pemerhatiku
Aku tersesat pada hatiku sendiri karena kerelaan akan melepasmu pergi tuk menebus segala
dosamu padaku
Namun saat akan ku cari jalan keluar
mengapa terjadi pesimpangan yang tiap artinya berbeda akan hatiku?
Suatau masa depan cerah tanpa dirinya
atau hanya hidup dalam kesalahan yang selalu membekas di hati
Dalam kebimbangan raga dan pikiranku
yang selalu tertuju pada sisi terburuk,
cahaya jalan penerangNya perlahan mulai mampu menerangi jalanku
Walau sampai sekarangpun ku hanya mampu berharap,kini ku hanya bisa menjalankannya
sambil menunggu jawaban waktu
Tentang Wanita
Di ujung malam kali ini
aku siapkan sebuah anak panah
yang aku rampas dari sang cupid
dan siap aku bidikkan pada seseorang yang disana

seseorang yang telah mengisi ruangan hatiku
seseorang yang telah membuatku maju
seseorang yang selalu aku rindu
seseorang yang telah membantuku

Malam ini kian larut dalam keheningan
dan hawa dingin menyusup ke tulang
setelah senja tadi bermandikan hujan
aku tetap saja menghiasi langit hatiku
dengan sebuah warna dari birunya rindu

duhai wanita yang berhati mulia
ijinkan aku tuk memiliki cintamu
yang akan aku abadikan diatas singgasanaku
reguklah anggur cinta yang kubawa untukmu
yang aku tuang dari cawan kesetiaanku
KUMPULAN PUISI




AHMAD SUPRIYADI

   X-ANIMASI

SMK PASUNDAN 2

Puisi

  • 1.
    Taman Cinta Aku inginmengajakmu berjalan-jalan di atas taman yang indah ini. Lihatlah hangatnya mentari sore mengintip di balik tirai mega. Benarlah ungkapan bahwa alam ini diciptakannya bagi kita yang hidup di dunia. Dua insan yang mabuk anggur cinta melihatmu titisan sukma dewa asmara. Letupan gelora birahi membakar jagat semesta. Samudera tertinggi badai sunaminya. Dan aku adalah penguasa lautan itu. Mabuk di samudera alkohol cinta menciptakan pandangan yang indah mempesona. Cinta Aku ingin melihat matamu yang indah simfoni nan syahdu mengalun melalui lorong hatiku sukma gemulai mengikuti irama jiwa segala cerita hanyalah sejahtera bagi anak bangsanya. Aku ingin melihat matamu yang indah sebuah telaga bening yang sejuk airnya tempat bermain dan berenang-renang lumut dan batu-batu adalah pembersih jiwa aroma semesta adalah bunga yang ada di dalam hati. Aku ingin melihat matamu yang indah tempat bersemayam para leluhur yang perkasa para penakluk serigala durjana semua kejahatan tunduk bertekuk lutut dan tak berdaya
  • 2.
    G1RLz in MyLive Q Tenggelam dalam Palung Pesonamu Dalam Torehan dalam rOna Merah Cakrawala Wajahmu Se – Akan Tangis dan tawa Menyatu Yang T’akan terpisahkan Gelombang Samudera Cemburu Q terjatuh dari K’tinggian tatapan Matamu Dalam Pancaran Lukisan binar Purnama di K’dalaman Indah Matamu Se – Akan Terhipnotis kilau Senyumanmu Yang T’ akan Terhapus Dinginnya Embun- embun Pagi’ Q terjerembab Semak belukan di Untaian Hitam Rambutmu Dalam Rengkuhan Sayap-sayap Lembutmu Se – akan terbang di Hembusan Nafasmu Yang T’akan Terhempas Tiupan Asmara Aq tau,…. Aq T’lah jatuh Dalam Jurang Cintamu Kala Q tOrehkan Namamu Di setiap daun Di iStama Mimpiq Dan Di Stiap Tetesan Darahq…… Kasih Tak Sampai Kita telah terbuai dalam indahnya syair cinta, merindu, mengelus hati, melagukan kasih sayang terindah, Setiap yang kita lakukan, selalu menciptakan 1001 rasa, saling memiliki, Keindahan rasa cinta, tidak lagi tabu- tidak lagi ragu, tak lagi membebani hati, Semua indah seolah telah terwujud hubungan cinta – kasih sayang abadi, Seandainya kesempatan itu benar-benar terwujud dalam satu ikatan cinta & kasih sayang, Ternyata tak semudah kata-kata, tak seindah puisi, tak segampang angan-angan, harapan itu sirna, layaknya kertas kering terbakar api, Menyatukan dalam suatu ikatan cinta, cinta abadi, cinta mati, Biarlah angan ini terpancar dalam lubuk hati, bersinar menerangi jiwa, jiwa yang sepi, Biarlah kasih dan sayang ini, bernyanyi – menyanyikan lagu rindu, rindu – haru, Biarlah setiap bintang, menyinari bintang yang lain, memberikan sinar, berbagi cinta, memaknai masing-masing sinarnya, Biarlah setiap hujan memberikan kehidupan, setiap nyawa yang dihinggapi simpati, Biarlah matahari selalu menyinari, memberikan kehidupan, memberikan cintanya sampai cinta kita tak terbagi, abadi, semoga, Aku hanya bisa berharap, dirimu dan diriku menyimpan rasa itu, rasa saling memiliki, meski tak lagi ada ikatan cinta, meski tak terlihat lagi berkas sinar kasih-sayang yang selalu menyinari,
  • 3.
    Kita berharap initidak berakhir, namun hanya angan-angan semata – melumpuhkan semua, Mungkin inilah jalan terbaik, ikhlaskan semua, semua telah berakhir, kenyataan ini pahit, kenyataan ini menyayat – melukai, mencerca setiap sisi hati, Semua sudah terlambat, aku hanya bisa berharap, selalu mencintaimu, hingga akhir hayat… Maafkan aku telah lancang menyayangimu, telah menjatuhkan dirimu dalam palung rinduku, menenggelamkan dirimu dalam cinta dan sayangku. Maafkan aku, Terima kasih cinta…. Di Kala Perpisahan itu Jika ku bisa memutar waktu.... ku akan memberikan semua asa yang kumiliki untuk mu... tak kan pernah ku sia-siakan semua rasa yang telah kita jalin... takkan ku biarkan kau menangis dikala perpisahan itu terjadi... karna sesungguhnya... kaulah orang yang bisa menghapus semua resah dihati... sulit rasanya tuk mencari pengganti mu... Hati yang Terluka Wahai, hati yang terluka... Bacakanlah semua itu dalam keharibaanNya... Dan katakan kepadaNya: semua ini ku pasrahkan kepada Mu... Untuk orang bodoh yang membuat Dia terluka.... Tidak sepatutnya Kau mendapatkan untaian tabir hati itu... Dan alangkah tinggi derajat mu, walaupun kau menyakiti... Wahai, hati yang terluka... Sekarang torehkan lembaran baru dalam sajak berjudul "Yang Terbaik Bukanlah Dirimu".... Dan hapuslah coretan merah dalam perjalanan mu itu.. Niscaya esok hari mimpi dan keinginan mu tertata lebih baik... Akhir Cerita _Bintang yang ku tunjuk Cahayanya perlahan berubah kelam hancur jatuh berantakan Padahal belum sempat ku utaraka sajak-sajak cinta yang tercipta karenanya
  • 4.
    Taman langit seolahsuram Petang tak benderang tak membuat hatiku berteman., Bintang hati telah lebur terganti namun tiada arti sajak ku suram tak ada setitik terang _mungkin inikah akhir cerita cinta di tengah malam terhias purnama menyatu dalam angin melantun pilu _purnama itu terluka,bercucur air mata di tahan dengan senyum sayup merekat dengan cinta dalam pertemuan di iringi sepatah kata “ini yang terbaik” bisikmu _daun menari sendu angin melantun pilu perpisahan memang harus tercipta _malam merapat pulang di tengah sesal jalan ku kini terkikis kelam. Jawaban Waktu Ragaku yang terduduk dalam lamunku kini tiada menorehkan senyuman abadi lagi Hatiku yang telah kau iris dengan luka dalam hingga tertembus jantung ini kini tiada menangis lagi Yang terekam manis sekarang hanyalah status palsu yang selalu kujunjung tinggi pada tiap pemerhatiku Aku tersesat pada hatiku sendiri karena kerelaan akan melepasmu pergi tuk menebus segala dosamu padaku Namun saat akan ku cari jalan keluar mengapa terjadi pesimpangan yang tiap artinya berbeda akan hatiku? Suatau masa depan cerah tanpa dirinya atau hanya hidup dalam kesalahan yang selalu membekas di hati Dalam kebimbangan raga dan pikiranku yang selalu tertuju pada sisi terburuk, cahaya jalan penerangNya perlahan mulai mampu menerangi jalanku Walau sampai sekarangpun ku hanya mampu berharap,kini ku hanya bisa menjalankannya sambil menunggu jawaban waktu
  • 5.
    Tentang Wanita Di ujungmalam kali ini aku siapkan sebuah anak panah yang aku rampas dari sang cupid dan siap aku bidikkan pada seseorang yang disana seseorang yang telah mengisi ruangan hatiku seseorang yang telah membuatku maju seseorang yang selalu aku rindu seseorang yang telah membantuku Malam ini kian larut dalam keheningan dan hawa dingin menyusup ke tulang setelah senja tadi bermandikan hujan aku tetap saja menghiasi langit hatiku dengan sebuah warna dari birunya rindu duhai wanita yang berhati mulia ijinkan aku tuk memiliki cintamu yang akan aku abadikan diatas singgasanaku reguklah anggur cinta yang kubawa untukmu yang aku tuang dari cawan kesetiaanku
  • 6.
    KUMPULAN PUISI AHMAD SUPRIYADI X-ANIMASI SMK PASUNDAN 2