Apa itu ATLS?
•Sistem pendekatan terstruktur untuk
penanganan pasien trauma.
• Dikembangkan oleh American College of
Surgeons.
• Bertujuan menyelamatkan nyawa dan
meminimalkan kecacatan.
3.
Prinsip Dasar ATLS
•- Primary Survey (ABCDE)
• - Resusitasi
• - Secondary Survey
• - Monitoring dan Evaluasi Lanjutan
• - Transfer jika diperlukan
4.
Primary Survey -ABCDE
• A: Airway with cervical spine protection
• B: Breathing and ventilation
• C: Circulation with hemorrhage control
• D: Disability (neurologic status)
• E: Exposure and environmental control
5.
Secondary Survey
• Evaluasihead-to-toe
• Anamnesis (AMPLE):
• - Allergies
• - Medications
• - Past Medical History
• - Last Meal
• - Events leading to injury
6.
Kesimpulan
• ATLS pentinguntuk stabilisasi awal pasien
trauma.
• Pendekatan sistematis meningkatkan outcome
pasien.
• Perlu pelatihan dan simulasi berkala untuk
tenaga medis.
7.
A - Airway(Jalan Nafas)
• - Evaluasi respons verbal & suara napas
• - Perhatikan cedera wajah, leher, trakea
• - Lakukan head tilt–chin lift atau jaw thrust
• - Pasang OPA/NPA, intubasi jika perlu
• - Stabilkan cervical spine!
8.
B - Breathing(Pernapasan)
• - Observasi simetri dinding dada
• - Dengarkan suara napas kanan dan kiri
• - Identifikasi pneumotoraks, hemotoraks
• - Berikan oksigen 10–15 L/min via masker
• - Pertimbangkan needle thoracostomy
9.
C - Circulation(Sirkulasi)
• - Cek nadi, tekanan darah, perfusi kulit
• - Identifikasi perdarahan luar & kontrol segera
• - Dapatkan akses IV besar (2 jalur)
• - Berikan cairan kristaloid hangat (RL/NaCl)
• - Pertimbangkan transfusi darah
E - Exposure(Pemeriksaan
Menyeluruh)
• - Lepaskan seluruh pakaian pasien
• - Cek seluruh permukaan tubuh: depan &
belakang
• - Perhatikan tanda-tanda cedera tersembunyi
• - Jaga suhu tubuh dengan selimut/pemanas
• - Hipotermia memperburuk outcome