Analisis Non Parametrik Uji Untuk Dua Sampel Dependen
PENDAHULUAN
Latar Belakang   Permasalahan P eternakan  unggas  merupakan salah satu sektor yang cukup banyak diminati masyar a kat di Indonesia.  Peningkatan  kualitas ayam  agar  laku di pasaran antara lain dengan mencoba memberikan antibiotik sebagai  feed additive   A kan dilakukan  p engujian data mengenai pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) sebelum dan sesudah pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai  feed additive , untuk mengetahui apakah antibiotik tersebut berpengaruh terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) melalui uji Tanda
Permasalahan   Apakah kedua data mengenai pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) sebelum dan sesudah pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai  feed additive  telah diambil secara acak dari populasi  ? Apakah pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai  feed additive  (bahan makanan tambahan) berpengaruh secara efektif terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) melalui uji Tanda?
Tujuan Menjawab Permasalahan
METODOLOGI
Sumber Data   D ata diperoleh dari salah satu laporan tugas akhir mahasiswa Statistika ITS dengan judul “Pengaruh Antibiotik Sebagai Feed Additive terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler )” Oleh  Zainul Khoqiqi Nantabah (1394.030.017) tahun 1998.
FLOWCHART
ANALISIS DATA  DAN PEMBAHASAN
Uji Keacakan Sebelum Pemberian Antibiotik Hipotesis H0 : Data pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) sebelum pemberian antibiotik sebagai  feed additive  telah diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. H1 : Data pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) sebelum pemberian antibiotik sebagai  feed additive  tidak diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. Z =  Statistik uji
Daerah kritis :Tolak H0 jika  Z <  Keputusan: gagal tolak H0
Uji Keacakan Setelah Pemberian Antibiotik Hipotesis H0 : Data pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler )  setelah  pemberian antibiotik sebagai  feed additive  telah diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. H1 : Data pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) s etelah  pemberian antibiotik sebagai  feed additive  tidak diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. Z =  Statistik uji
Daerah kritis :Tolak H0 jika  Z <  Keputusan: gagal tolak H0
Uji Tanda Hipotesis H0 : Pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai  feed additive  tidak berpengaruh secara efektif terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ). H1 : Pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai  feed additive  berpengaruh secara efektif terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ). Statistik uji
Daerah kritis :Tolak H0 jika  Z <  Keputusan: gagal tolak H0
D ata mengenai pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) baik yang sebelum maupun sesudah pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai  feed additive  telah diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. Melalui uji Tanda disimpulkan bahwa pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai  feed additive  (bahan makanan tambahan) berpengaruh secara efektif terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ). KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pembahasan dikarenakan terdapat pengaruh yang efektif atas pemberian antibiotik terhadap berat badan ayam pedaging (broiler), maka penulis menyarankan adanya pemberian antibiotik sebagai  feed additive  atau bahan makanan tambahan pada ayam pedaging ( broiler ). SARAN
TERIMA KASIH

Presentasi Nonpar

  • 1.
    Analisis Non ParametrikUji Untuk Dua Sampel Dependen
  • 2.
  • 3.
    Latar Belakang Permasalahan P eternakan unggas merupakan salah satu sektor yang cukup banyak diminati masyar a kat di Indonesia. Peningkatan kualitas ayam agar laku di pasaran antara lain dengan mencoba memberikan antibiotik sebagai feed additive A kan dilakukan p engujian data mengenai pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) sebelum dan sesudah pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai feed additive , untuk mengetahui apakah antibiotik tersebut berpengaruh terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) melalui uji Tanda
  • 4.
    Permasalahan Apakah kedua data mengenai pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) sebelum dan sesudah pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai feed additive telah diambil secara acak dari populasi ? Apakah pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai feed additive (bahan makanan tambahan) berpengaruh secara efektif terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) melalui uji Tanda?
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    Sumber Data D ata diperoleh dari salah satu laporan tugas akhir mahasiswa Statistika ITS dengan judul “Pengaruh Antibiotik Sebagai Feed Additive terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler )” Oleh Zainul Khoqiqi Nantabah (1394.030.017) tahun 1998.
  • 8.
  • 9.
    ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
  • 10.
    Uji Keacakan SebelumPemberian Antibiotik Hipotesis H0 : Data pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) sebelum pemberian antibiotik sebagai feed additive telah diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. H1 : Data pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) sebelum pemberian antibiotik sebagai feed additive tidak diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. Z = Statistik uji
  • 11.
    Daerah kritis :TolakH0 jika Z < Keputusan: gagal tolak H0
  • 12.
    Uji Keacakan SetelahPemberian Antibiotik Hipotesis H0 : Data pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) setelah pemberian antibiotik sebagai feed additive telah diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. H1 : Data pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) s etelah pemberian antibiotik sebagai feed additive tidak diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. Z = Statistik uji
  • 13.
    Daerah kritis :TolakH0 jika Z < Keputusan: gagal tolak H0
  • 14.
    Uji Tanda HipotesisH0 : Pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai feed additive tidak berpengaruh secara efektif terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ). H1 : Pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai feed additive berpengaruh secara efektif terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ). Statistik uji
  • 15.
    Daerah kritis :TolakH0 jika Z < Keputusan: gagal tolak H0
  • 16.
    D ata mengenaipertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ) baik yang sebelum maupun sesudah pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai feed additive telah diambil secara acak dari populasi ayam pedaging ( Broiler ) yang diamati. Melalui uji Tanda disimpulkan bahwa pemberian antibiotik selama 7 minggu sebagai feed additive (bahan makanan tambahan) berpengaruh secara efektif terhadap pertambahan berat badan ayam pedaging ( Broiler ). KESIMPULAN
  • 17.
    Berdasarkan hasil pembahasandikarenakan terdapat pengaruh yang efektif atas pemberian antibiotik terhadap berat badan ayam pedaging (broiler), maka penulis menyarankan adanya pemberian antibiotik sebagai feed additive atau bahan makanan tambahan pada ayam pedaging ( broiler ). SARAN
  • 18.