PEMBUATAN PREPARAT
HISTOPATOLOGI
Reza Agustivian
PEMBUATAN PREPARAT HISTOLOGI
• Pengambilan jaringan
• Ketepatan fixative
• Ketepatan proses
pembuatan preparat
Pembacaan preparat
Interpretasi hasil -
Diagnosa
TAHAP PEMBUATAN PREPARAT
1. FIKSASI - neutral buffer formalin 10% (NBF)
2. TRIMING - diperkecil - masuk di tissue cassete
3. DEHIDRASI - CLEARING Tissue procesor
4. EMBEDING - BLOKING - parafin
5. CUTTING/SECTIONING - mikrotom
6. STAINING - Hematoxylin-Eosin (HE)
7. MOUNTING- cover slip - EXAMINED
1. FIKSASI
Tujuan dari fiksasi :
1. Mempertahankan bentuk dan integritas kimiawi
sel sesuai pada saat hidup.
2. Mencegah kerusakan bentuk, struktur dan
hubungan antar sel akibat dari pembusukan dan
perpindahan dari satu tempat ke tempat lain.
3. Memperkeras jaringan agar terhindar dari
traumatik atau akibat handling.
Fixative ͙͙͙..
Pertimbangan fixative:
1. Kecepatan - ukuran jaringan
2. Penetrasi - Jenis jaringan
3. Volume - volume 10-20 ukuran jaringan
4. Lama fixasi - pilih fixative sesuai kebutuhan
NBF:
Formalin 10% 1000 ml
Sodium acid phosphate 4 g
Anhidrous disodium phosphate ...6,5 g
2. TRIMING
• Triming berarti mengiris-iris jaringan menjadi lebih
kecil yang bertujuan agar bisa dimasukkan dalam
tissue cassete untuk proses dehidrasi
• Dalam melakukan triming sangat penting
diperhatikan bagian jaringan yang mana akan
dipilih, sehingga menunjang akurasi diagnosa
2. TRIMING
3. DEHIDRASI - CLEARING
Proses dehidrasi meliputi :
Perendaman dalam alkohol 70% - 2 jam
Alkohol 80% - 2 jam
Alkohol 90% 2 jam
Alkohol 96% - 2jam
Alkohol absolut I - 2 jam
Alkohol absolut II - 2 jam
Xylol 1 - 2 jam
Xylol 2 - 2 jam
Parafin cair I - 2 jam
Parafin cair II- 2 jam
Tissue processor
4. Embeding + Blocking
5. CUTTING/SECTIONING
• Menggunakan mikrotom - berbagai merk
• Ketebalan pemotongan : 4-6 µm
• Dekat dengan waterbath 56oC, untuk tempat
pengembangan potongan jaringan
• Jika sudah mengembang, tangkap jaringan
dengan objek glas.
• Dikeringkan dalam suhu kamar, kemudian
masukkan dalam inkubator sebelum
diwarnai.
5. CUTTING/SECTIONING ……
Ketajaman pisau mikrotom
Pisau ada 2 jenis tgt pada type mikrotom
• Pisau yang tebal - diasah secara periodic
• Pisau yang tipis - diganti langsung jika
hasil potongannya tdk bagus.
Cutting ͙͙͙dg ͙͙͙Mikrotom ͙͙͙
Cutting dg Mikrotom
6. STAINING
(PEWARNAAN ROUTINE - HE)
• preparat pada direndam dalam xylol I , II dan III selama masing-masing 5 menit
• dehidrasi dengan etanol I dan II masing-masing 5 menit
• Cuci dengan aquades 1 menit
• Rendam dalam larutan Hematoksilin selama 15 menit, selanjutnya dibilas dengan air
mengalir, lalu dicuci dengan Lithium karbonat selama 15-30 detik, dibilas dengan
aquades 1 menit
• Celupkan dalam acid alkohol 4 celupan, kemudian bilas dengan akuades 1 menit & 15
menit
• diwarnai dengan Eosin selama 4 menit.
• Sediaan dimasukkan ke dalam alkohol 70%, 80%,dan 96% masing-masing selama 3
menit.
• Selanjutnya rendam ke dalam etanol III dan IV masing-masing selama 3 menit
• Selanjutnya dalam xylol IV dan V masing-masing 3 menit
• Sediaan dikeringkan dan diteteskan dengan perekat permount dan ditutup dengan
gelas penutup
Staining
7. PEMBACAAN PREPARAT
PEWARNAAN KHUSUS
25/02/2018 Seminar Nasional ROTHSCHILDI
Pewarnaan ͙͙͙Khusus ͙͙͙..
Lemak :
• Oil red O
• Sudan III
• Sudan Black
Presentasi IHT 16042019.pptx
Presentasi IHT 16042019.pptx

Presentasi IHT 16042019.pptx

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    • Pengambilan jaringan •Ketepatan fixative • Ketepatan proses pembuatan preparat Pembacaan preparat Interpretasi hasil - Diagnosa
  • 5.
    TAHAP PEMBUATAN PREPARAT 1.FIKSASI - neutral buffer formalin 10% (NBF) 2. TRIMING - diperkecil - masuk di tissue cassete 3. DEHIDRASI - CLEARING Tissue procesor 4. EMBEDING - BLOKING - parafin 5. CUTTING/SECTIONING - mikrotom 6. STAINING - Hematoxylin-Eosin (HE) 7. MOUNTING- cover slip - EXAMINED
  • 6.
    1. FIKSASI Tujuan darifiksasi : 1. Mempertahankan bentuk dan integritas kimiawi sel sesuai pada saat hidup. 2. Mencegah kerusakan bentuk, struktur dan hubungan antar sel akibat dari pembusukan dan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. 3. Memperkeras jaringan agar terhindar dari traumatik atau akibat handling.
  • 7.
    Fixative ͙͙͙.. Pertimbangan fixative: 1.Kecepatan - ukuran jaringan 2. Penetrasi - Jenis jaringan 3. Volume - volume 10-20 ukuran jaringan 4. Lama fixasi - pilih fixative sesuai kebutuhan NBF: Formalin 10% 1000 ml Sodium acid phosphate 4 g Anhidrous disodium phosphate ...6,5 g
  • 8.
    2. TRIMING • Trimingberarti mengiris-iris jaringan menjadi lebih kecil yang bertujuan agar bisa dimasukkan dalam tissue cassete untuk proses dehidrasi • Dalam melakukan triming sangat penting diperhatikan bagian jaringan yang mana akan dipilih, sehingga menunjang akurasi diagnosa
  • 9.
  • 10.
    3. DEHIDRASI -CLEARING Proses dehidrasi meliputi : Perendaman dalam alkohol 70% - 2 jam Alkohol 80% - 2 jam Alkohol 90% 2 jam Alkohol 96% - 2jam Alkohol absolut I - 2 jam Alkohol absolut II - 2 jam Xylol 1 - 2 jam Xylol 2 - 2 jam Parafin cair I - 2 jam Parafin cair II- 2 jam
  • 11.
  • 12.
    4. Embeding +Blocking
  • 13.
    5. CUTTING/SECTIONING • Menggunakanmikrotom - berbagai merk • Ketebalan pemotongan : 4-6 µm • Dekat dengan waterbath 56oC, untuk tempat pengembangan potongan jaringan • Jika sudah mengembang, tangkap jaringan dengan objek glas. • Dikeringkan dalam suhu kamar, kemudian masukkan dalam inkubator sebelum diwarnai.
  • 14.
    5. CUTTING/SECTIONING …… Ketajamanpisau mikrotom Pisau ada 2 jenis tgt pada type mikrotom • Pisau yang tebal - diasah secara periodic • Pisau yang tipis - diganti langsung jika hasil potongannya tdk bagus.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
    6. STAINING (PEWARNAAN ROUTINE- HE) • preparat pada direndam dalam xylol I , II dan III selama masing-masing 5 menit • dehidrasi dengan etanol I dan II masing-masing 5 menit • Cuci dengan aquades 1 menit • Rendam dalam larutan Hematoksilin selama 15 menit, selanjutnya dibilas dengan air mengalir, lalu dicuci dengan Lithium karbonat selama 15-30 detik, dibilas dengan aquades 1 menit • Celupkan dalam acid alkohol 4 celupan, kemudian bilas dengan akuades 1 menit & 15 menit • diwarnai dengan Eosin selama 4 menit. • Sediaan dimasukkan ke dalam alkohol 70%, 80%,dan 96% masing-masing selama 3 menit. • Selanjutnya rendam ke dalam etanol III dan IV masing-masing selama 3 menit • Selanjutnya dalam xylol IV dan V masing-masing 3 menit • Sediaan dikeringkan dan diteteskan dengan perekat permount dan ditutup dengan gelas penutup
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    Pewarnaan ͙͙͙Khusus ͙͙͙.. Lemak: • Oil red O • Sudan III • Sudan Black