“Lingkungan Sebagai Sumber
Belajar”
M
O
D
U
L
4
KEGIATAN BELAJAR 1
SEKOLAH DAN REKAN SEJAWAT
SEBAGAI SUMBER
Prinsip PKR adalah memanfaatkan sumber belajar secara optimal. Oleh
karena itu guru dituntut untuk selalu kreatif “menciptakan” berbagai
sumber sehingga dapat di manfaatkan pada pembelajaran. Di antara
sumber yang dapat dimanfaatkan untuk maksud tersebut adalah teman
sesama guru dan sekolah lain. Untuk mencapai tujuan tersebut, anda
dan sekolah anda perlu mengadakan kerja sama dengan berbagai
pihak. Pernahkah anda bekerjasama dengan pihak luar? Untuk
kepentingan apa? Bagaimana cara anda melakukan kerja sama
tersebut?
A. KERJA SAMA
Dalam menyelenggarakan pendidikan di sekolah pada
umumnya, dan khususnya dalam melaksanakan PKR, sekolah perlu
bekerja sama dengan berbagai pihak agar sekolah tidak merasa sendirian
dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, sebaiknya sekolah
melakukan berbagai kerja sama, baik itu dengan guru satu sekolah
maupun dengan guru dan sekolah lainnya.
kerja sama antara
guru dan kepala
sekolah yang
terpusat pada
pembagian tugas
mengajar dan
kerja administrasi,
misalnya :
a. Mengatur
pembagian tugas
mengajar, kerja
administrasi dan
jawal
pembelajaran.
b. Pengadaan,
penggunaan, dan
pemeliharaan alat
dan sumber
belajar.
c. Berdiskusi dan
Kerja sama ini dimaksudkan untuk meningkatkan efesiensi dan efektivitas
penyelenggaraan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Kerja sama ini di arahkan kepada:
Kerja sama sekolah di
arahkan untuk
membangun Pusat
Sumber Belajar (PSB).
(PSB) ini dapat di bangun
dari mulai yang
sederhana sampai dengan
yang lebih rumit. Yang
sederhana misalnya, ada
satu kegiatan atau forum
dimana guru bisa saling
bertemu untuk
mendiskusikan berbagai
masalah atau tukar
informasi dan
pengalaman. Contohnya
rapat rutin dan forum
diskusi.
Kerja sama dengan
orang tua dan
masyarakat
diarahkan untuk
menciptakan iklim
dimana sekolah
adalah milik
bersama. Sehingga
sekolah
mendapatkan
sumber daya,
sumber dana, dan
sumber gagasan
yang ada dalam
masyarakat.
Kerja sama dengan
penilik, Kepala
Cabang Dinas (KCD)
Pendidikan, dan
Komite Sekolah
setempat sebagai
pembina, para
pembina ini bisa
membantu
membangun kerja
sama dengan pihak
swasta, dengan tokoh
masyarakat dan
dengan pihak terkait
lainnya.
Dalam merencanakan kerja sama, langkah yang perlu dilakukan yakni
mengetahui dan mengidentifikasi potensi yang mungkin dapat digerakkan untuk
kepentingan pendidikan. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat digunakan untuk
membangun kerja sama dengan pihak lain yang terkait.
a. Mengumpulkan data dan sumber informasi
B. MEMBANGUN IKLIM KERJA SAMA
Yaitu data sekolah yang meliputi jumlah murid, jumlah murid mengulang kelas,
jumlah murid putus sekolah, dan jumlah murid yang melanjutkan ke SMP.
Mengetahui tentang jumlah data penduduk desa; umur, jenis kelamin, anak usia
sekolah tingkat pendidikan penduduk, tokoh-tokoh masyarakat dan keahliannya.
Mendata sumber alam, tempat wisata, dan sumber yang berpotensi sebagai sumber
belajar, misalnya danau, kawah, gunung, sungai, laut, tempat besejarah (situs), dan
sebagainya.
b. Melakukan negosiasi (Perundingan)
Tokoh masyarakat perlu mengetahui apa yang terjadi di sekolah sehingga
mereka memaklumi hasil yang di capai oleh Sekolah. Contohnya, apabila
nilai ujian di SD anda sangat rendah maka masyarakat sekitar tidak akan
menyalahkan anda semata karena mereka tahu di sekolah anda tidak ada
buku, dan anda mengajar sendiri untuk beberapa kelas.
c. Memberikan peranan nyata
Masyarakat perlu di berikan peranan nyata, misalnya menjadi tutor, dan
narasumber di berbagai bidang antara lain kesenian, olahraga, kesehatan,
kerajinan, dan pertanian. Cara lain adalah mengaktifkan peran Komite
Sekolah, sebagai mitra kerja sekolah.
d. Melaporkan keadaan sekolah
Anda berkunjung ke kantor desa/kelurahan dan melaporkan tentang prestasi
yang di capai oleh murid-murid anda, ini bisa saja dilakukan 6 bulan sekali.
Atau pada saat kenaikan kelas para orang tua di undang untuk menghadiri
kenaikan kelas putra-putrinya, kesempatan ini dimanfaatkan untuk melaporkan
keadaan putra-putri mereka.
e. Memberikan tanda penghargaan
Sekolah dapat memberikan penghargaan terhadap masyarakat yang berjasa
terhadap sekolah. Misalnya penghargaan sederhana, mengumumpakan kepada
masyarakat ketika rapat sekolah kenaikan kelas atau pada saat rapat desa.
Contohnya, “Sekolah kita sekarang lebih maju berkat bantuan dari Pak Jagur
sebagai tokoh masyarakat di sini yang sering membantu mengajar anak-anak
tentang cara membuat jaring ikan”. Cara seperti ini akan mendorong
masyarakat untuk lebih aktif lagi membantu sekolah karena mereka merasa di
hargai.
Langkah yang dapat anda lakukan sebagai berikut:
a. Mengemukakan masalah yang dihadapi
b. Menentukan alternatif pemecahan masalah
berupa:
- Membahas bersama materI.
- Meminjam buku sumber, bahan dan alat
peraaga.
- Meminta teman anda menggantikan mengajar,
sementara anda mengajar di kelas temen anda.
- Membawa murid anda untuk belajar
matematika di kelas teman anda.
C. MELAKUKAN KERJA SAMA DENGAN SEKOLAH DAN REKAN SEJAWAT GURU
Contoh kasus: modul 4.8
1. Cara memanfaatkan rekan sejawat guru dari satu sekolah sebagai sumber belajar adalah :
2. Memilih alternatif yang paling tepat dengan mempertimbangkan kebutuhan, waktu, jadwal,
dan bahan yang tersedia.
Disini anda dituntut untuk menyadari bahwa setiap orang mempunyai
kekurangan, dan kekurangan tersebut dapat diatasi apabila kita bekerja sama dan
saling tolong-menolong. Anda juga harus lakukan kebiasaan seperti itu, tidak
seperti sekarang ini anda yang terus menerus menggantikan teman anda untuk
mengajar karena teman anda sering tidak masuk.
Contoh gambar kerja sama
lebih menguntungkan:
modul 4.9
3. Cara memanfaatkan rekan sejawat guru dari sekolah lain :
Kerja sama antar guru dari sekolah berbeda merupakan faktor yang sangat
penting, misalnya untuk kepentingan :
a. Berdiskusi dan tukar pengalaman untuk mengatasi berbagai kesulitan mengajar,
misalnya tidak mempunyai buku sumber dan alat peraga pelajaran atau kurang
menguasai materi yang harus di ajarkan.
b. Membangun Pusat Sumber Belajar (PSB),misalnya mengembangkan alat
pelajaran, perpustakaan bersama, dan laboratorium yang sederhana.
Mengadakan kegiatan bersama, misalnya mengadakan kunjungan dan karyawisata
bersama.
c. Saling membantu dalam mengajar, misalnya guru dari SD yang satu dapat
membantu mengajar guru-guru di SD lainnya yang berdekatan.
4. Cara Memanfaatkan Teman Guru dalam KKG.
KKG adalah forum yang dapat dijadikan ajang untuk saling tukar informasi, tukar
pengalaman, berdiskusi untuk memecahkan berbagai kesulitan mengajar, dan
mengerjakan sesuatu secara bersama.
Hal yang perlu di perhatikan adalah:
a. Anda harus sudah mengetahui permasalahan dan kesulitan anda tersebut jauh
sebelumnya, sehingga anda sudah siap untuk berdiskusi atau berdialog dalam
forum KKG.
b. Anda tidak perlu hawatir atau malu oleh teman bahwa anda guru yang tidak
mampu. Tidak, anda adalah guru yang hebat, kreatif, bertanggung jawab dan
tidak mau membiarkan suatu masalah berlarut-larut. Anda adalah seseorang
yang mampu mengatasi berbagai kesulitan dengan memanfaatkan semua yang
ada di sekeliling anda.
SEKOLAH DAN LINGKUNGAN SEBAGAI
SUMBER BELAJAR
KEGIATAN BELAJAR 2
Belajar mandiri merupakan salah satu prinsip dasar
dalam PKR, oleh karena itu, agar PKR dapat
dilaksanakan secara efektif guru harus mampu
menciptakan kondisi agar murid dapat belajar
mandiri.
Belajar mandiri adalah suatu kondisi dimana
seseorang mengambil inisiatif dengan
atau tanpa bantuan orang lain, baik
dalam mendiagnosis kebutuhan
belajarnya, menemutunjukkan sumber
manusia dan sumber bahan untuk
kepentingan belajarnya, serta memilih
dan melaksanakan strategi belajar yang
cocok, serta mengevaluasi hasil
belajarnya.
APA YANG DIMAKSUD
BELAJAR MANDIRI ?
Bruce Miller (1989,h.226)
menjelaskan bahwa
“belajar mandiri adalah
cara belajar yang
sepenuhnya atau
sebagian besar di bawah
kendali murid-murid itu
sendiri.”
Ada 2 cara untuk meningkatkan usaha yang
sudah dirintis sekolah, yaitu :
A. MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH
SEBAGAI SUMBER BELAJAR
Pertama, menciptakan
lingkungan di sekolah yang
memudahkan murid-murid
untuk belajar mandiri. Usaha
mencipatkan lingkungan
sekolah yang seperti itu dapat
dilakukan dengan melengkapi
sekolah dengan berbagai
sumber belajar.
Kedua, memanfaatkan sumber
belajar yang ada secara
maksimal untuk menunjang
belajar mandiri.
- Mengumpulkan berbagai jenis tumbuhan, daun-daun atau bunga-bunga, kemudian dikeringkan dan disusun rapi
berdasarkan jenisnya.
- Mengumpulkan berbagai jenis binatang (serangga), baik binatang darat atau binatang air, kemudian dikeringkan.
- Mengumpulkan berbagai jenis biji-bijian, kemudian dikumpulkan pada gelas plastik bekas sesuai dengan jenisnya
dan disimpan dalam lemari.
- Mengumpulkan berbagai jenis batu-batuan.
- Mengumpulkan barang bekas.
- Mengumpulkan uang logam yang sudah tidak terpakai dari tahun-tahun lama sampai dengan tahun terakhir.
- Guru bersama-sama murid membuat sendiri berbagai jenis alat peraga pelajaran yang dapat digunakan dalam
proses pembelajaran.
B. MELENGKAPI SEKOLAH
DENGAN SUMBER BELAJAR
Dengan mengembangkan semua sarana belajar, salah
satunya menanam bunga-bunga dan tumbuhan
lainnya pada halan sekolah
C. CARA MENGEMBANGKAN PROGRAM KEBUN, KOLAM DAN
PETERNAKAN SEKOLAH
D. MENGEMBANGKAN PUSAT
SUMBER BELAJAR (PSB)
PSB adalah tempat kegiatan belajar. Oleh karena itu, PSB harus dilengkapi
dengan berbagai perlengkapan dan sumber belajar seperti :
Alat perlengkapan : berupa alat peraga, alat bantu belajar, alat praktik dan
berbagai benda atau barang.
Sumber belajar : seperti buku-buku pelajaran, majalah, koran, herbarium,
insektariun, akuarium, tumbuhan dalam pot, binatang yang dipelihara.
Media elektronik : berupa kaset audio, kaset video, radio dan TV.
Benda atau barang tersebut ditempatkan dan ditata pada tempat
yang telah disediakan. Penempatan bisa berdasarkan jenisnya atau menurut
mata pelajaran.
LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER
BELAJAR
KEGIATAN BELAJAR 3
A. MEMANFAATKAN SUMBER BELAJAR
PSB adalah suatu cara
yang baik untuk memantapkan
dan memperkaya belajar murid-
murid. Dalam menggunakan
sumber belajar bisa dengan
menggunakan Lembar Kerja
Murid (LKM). LKM adalah alat
pembelajaran yang berguna
untuk memanfaatkan sumber
lingkungan secara maksimal.
Dalam memanfaatkan PSB pun,
LKM memegang peranan
penting.
Dalam memanfaatkan PSB, LKM diarahkan
untuk kegiatan :
Mengembangkan keterampilan atau konsep
(kecermatan, penerapan konsep).
Menempatkan semua lembar kerja,
permainan, diagaram, hasil praktikum, laporan
dan hasil karya lainnya di suatu tempat dimana
murid lain dapat belajar dengan cara belajar
mandiri.
Mengembangkan beberapa bentuk
penyimpanan sehingga baik guru maupun murid
dapat menghabiskan waktunya untuk belajar di
PSB.
B. LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR
Manfaat yang diperoleh dalam
menggunakan lingkungan sebagai sumber
belajar adalah :
Murid – murid dapat melihat secara
langsung benda-benda yang berkaitan
dengan mata pelajaran di sekolahnya.
Murid dapat membuktikan dan
menerapkan teori atau konsep yang
pernah didapat di sekolah ke dalam
kehidupan sehari-hari.
Menanamkan sikap untuk menyayangi
lingkungan sekitar.
Dalam menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar
langkah-langkahnya adalah :
Mengidentifikasi sumber lingkungan yang ada di sekitar
yang dapat digunakan untuk kepentingan belajar murid-
murid.
Memanfaatkan sumber lingkungan tersebut untuk
kepentingan belajar murid-murid.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan
dalam menentukan lingkungan sekitar sebagai sumber
belajar adalah :
-Sumber tersebut mudah dijangkau (kemudahan)
-Tidak memerlukan biaya tinggi (kemurahan).
-Tempat tersebut cukup aman untuk digunakan sebagai
sumber belajar (keamanan).
-Berkaitan dengan materi yang diajarkan di sekolah
(kesesuaian).
CREDITS: This presentation template was created
by Slidesgo, including icons by Flaticon,
infographics & images by Freepik
FOR ATTENTION
THANK
YOU

pptmodul4matkulpkrkelompok4-240509210752-b7879e77.ppt

  • 1.
  • 2.
    KEGIATAN BELAJAR 1 SEKOLAHDAN REKAN SEJAWAT SEBAGAI SUMBER
  • 3.
    Prinsip PKR adalahmemanfaatkan sumber belajar secara optimal. Oleh karena itu guru dituntut untuk selalu kreatif “menciptakan” berbagai sumber sehingga dapat di manfaatkan pada pembelajaran. Di antara sumber yang dapat dimanfaatkan untuk maksud tersebut adalah teman sesama guru dan sekolah lain. Untuk mencapai tujuan tersebut, anda dan sekolah anda perlu mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak. Pernahkah anda bekerjasama dengan pihak luar? Untuk kepentingan apa? Bagaimana cara anda melakukan kerja sama tersebut?
  • 4.
    A. KERJA SAMA Dalammenyelenggarakan pendidikan di sekolah pada umumnya, dan khususnya dalam melaksanakan PKR, sekolah perlu bekerja sama dengan berbagai pihak agar sekolah tidak merasa sendirian dalam melaksanakan tugasnya. Oleh karena itu, sebaiknya sekolah melakukan berbagai kerja sama, baik itu dengan guru satu sekolah maupun dengan guru dan sekolah lainnya.
  • 5.
    kerja sama antara gurudan kepala sekolah yang terpusat pada pembagian tugas mengajar dan kerja administrasi, misalnya : a. Mengatur pembagian tugas mengajar, kerja administrasi dan jawal pembelajaran. b. Pengadaan, penggunaan, dan pemeliharaan alat dan sumber belajar. c. Berdiskusi dan Kerja sama ini dimaksudkan untuk meningkatkan efesiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Kerja sama ini di arahkan kepada: Kerja sama sekolah di arahkan untuk membangun Pusat Sumber Belajar (PSB). (PSB) ini dapat di bangun dari mulai yang sederhana sampai dengan yang lebih rumit. Yang sederhana misalnya, ada satu kegiatan atau forum dimana guru bisa saling bertemu untuk mendiskusikan berbagai masalah atau tukar informasi dan pengalaman. Contohnya rapat rutin dan forum diskusi. Kerja sama dengan orang tua dan masyarakat diarahkan untuk menciptakan iklim dimana sekolah adalah milik bersama. Sehingga sekolah mendapatkan sumber daya, sumber dana, dan sumber gagasan yang ada dalam masyarakat. Kerja sama dengan penilik, Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan, dan Komite Sekolah setempat sebagai pembina, para pembina ini bisa membantu membangun kerja sama dengan pihak swasta, dengan tokoh masyarakat dan dengan pihak terkait lainnya.
  • 6.
    Dalam merencanakan kerjasama, langkah yang perlu dilakukan yakni mengetahui dan mengidentifikasi potensi yang mungkin dapat digerakkan untuk kepentingan pendidikan. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat digunakan untuk membangun kerja sama dengan pihak lain yang terkait. a. Mengumpulkan data dan sumber informasi B. MEMBANGUN IKLIM KERJA SAMA Yaitu data sekolah yang meliputi jumlah murid, jumlah murid mengulang kelas, jumlah murid putus sekolah, dan jumlah murid yang melanjutkan ke SMP. Mengetahui tentang jumlah data penduduk desa; umur, jenis kelamin, anak usia sekolah tingkat pendidikan penduduk, tokoh-tokoh masyarakat dan keahliannya. Mendata sumber alam, tempat wisata, dan sumber yang berpotensi sebagai sumber belajar, misalnya danau, kawah, gunung, sungai, laut, tempat besejarah (situs), dan sebagainya.
  • 7.
    b. Melakukan negosiasi(Perundingan) Tokoh masyarakat perlu mengetahui apa yang terjadi di sekolah sehingga mereka memaklumi hasil yang di capai oleh Sekolah. Contohnya, apabila nilai ujian di SD anda sangat rendah maka masyarakat sekitar tidak akan menyalahkan anda semata karena mereka tahu di sekolah anda tidak ada buku, dan anda mengajar sendiri untuk beberapa kelas. c. Memberikan peranan nyata Masyarakat perlu di berikan peranan nyata, misalnya menjadi tutor, dan narasumber di berbagai bidang antara lain kesenian, olahraga, kesehatan, kerajinan, dan pertanian. Cara lain adalah mengaktifkan peran Komite Sekolah, sebagai mitra kerja sekolah.
  • 8.
    d. Melaporkan keadaansekolah Anda berkunjung ke kantor desa/kelurahan dan melaporkan tentang prestasi yang di capai oleh murid-murid anda, ini bisa saja dilakukan 6 bulan sekali. Atau pada saat kenaikan kelas para orang tua di undang untuk menghadiri kenaikan kelas putra-putrinya, kesempatan ini dimanfaatkan untuk melaporkan keadaan putra-putri mereka. e. Memberikan tanda penghargaan Sekolah dapat memberikan penghargaan terhadap masyarakat yang berjasa terhadap sekolah. Misalnya penghargaan sederhana, mengumumpakan kepada masyarakat ketika rapat sekolah kenaikan kelas atau pada saat rapat desa. Contohnya, “Sekolah kita sekarang lebih maju berkat bantuan dari Pak Jagur sebagai tokoh masyarakat di sini yang sering membantu mengajar anak-anak tentang cara membuat jaring ikan”. Cara seperti ini akan mendorong masyarakat untuk lebih aktif lagi membantu sekolah karena mereka merasa di hargai.
  • 9.
    Langkah yang dapatanda lakukan sebagai berikut: a. Mengemukakan masalah yang dihadapi b. Menentukan alternatif pemecahan masalah berupa: - Membahas bersama materI. - Meminjam buku sumber, bahan dan alat peraaga. - Meminta teman anda menggantikan mengajar, sementara anda mengajar di kelas temen anda. - Membawa murid anda untuk belajar matematika di kelas teman anda. C. MELAKUKAN KERJA SAMA DENGAN SEKOLAH DAN REKAN SEJAWAT GURU Contoh kasus: modul 4.8 1. Cara memanfaatkan rekan sejawat guru dari satu sekolah sebagai sumber belajar adalah :
  • 10.
    2. Memilih alternatifyang paling tepat dengan mempertimbangkan kebutuhan, waktu, jadwal, dan bahan yang tersedia. Disini anda dituntut untuk menyadari bahwa setiap orang mempunyai kekurangan, dan kekurangan tersebut dapat diatasi apabila kita bekerja sama dan saling tolong-menolong. Anda juga harus lakukan kebiasaan seperti itu, tidak seperti sekarang ini anda yang terus menerus menggantikan teman anda untuk mengajar karena teman anda sering tidak masuk. Contoh gambar kerja sama lebih menguntungkan: modul 4.9
  • 11.
    3. Cara memanfaatkanrekan sejawat guru dari sekolah lain : Kerja sama antar guru dari sekolah berbeda merupakan faktor yang sangat penting, misalnya untuk kepentingan : a. Berdiskusi dan tukar pengalaman untuk mengatasi berbagai kesulitan mengajar, misalnya tidak mempunyai buku sumber dan alat peraga pelajaran atau kurang menguasai materi yang harus di ajarkan. b. Membangun Pusat Sumber Belajar (PSB),misalnya mengembangkan alat pelajaran, perpustakaan bersama, dan laboratorium yang sederhana. Mengadakan kegiatan bersama, misalnya mengadakan kunjungan dan karyawisata bersama. c. Saling membantu dalam mengajar, misalnya guru dari SD yang satu dapat membantu mengajar guru-guru di SD lainnya yang berdekatan.
  • 12.
    4. Cara MemanfaatkanTeman Guru dalam KKG. KKG adalah forum yang dapat dijadikan ajang untuk saling tukar informasi, tukar pengalaman, berdiskusi untuk memecahkan berbagai kesulitan mengajar, dan mengerjakan sesuatu secara bersama. Hal yang perlu di perhatikan adalah: a. Anda harus sudah mengetahui permasalahan dan kesulitan anda tersebut jauh sebelumnya, sehingga anda sudah siap untuk berdiskusi atau berdialog dalam forum KKG. b. Anda tidak perlu hawatir atau malu oleh teman bahwa anda guru yang tidak mampu. Tidak, anda adalah guru yang hebat, kreatif, bertanggung jawab dan tidak mau membiarkan suatu masalah berlarut-larut. Anda adalah seseorang yang mampu mengatasi berbagai kesulitan dengan memanfaatkan semua yang ada di sekeliling anda.
  • 13.
    SEKOLAH DAN LINGKUNGANSEBAGAI SUMBER BELAJAR KEGIATAN BELAJAR 2
  • 14.
    Belajar mandiri merupakansalah satu prinsip dasar dalam PKR, oleh karena itu, agar PKR dapat dilaksanakan secara efektif guru harus mampu menciptakan kondisi agar murid dapat belajar mandiri.
  • 15.
    Belajar mandiri adalahsuatu kondisi dimana seseorang mengambil inisiatif dengan atau tanpa bantuan orang lain, baik dalam mendiagnosis kebutuhan belajarnya, menemutunjukkan sumber manusia dan sumber bahan untuk kepentingan belajarnya, serta memilih dan melaksanakan strategi belajar yang cocok, serta mengevaluasi hasil belajarnya. APA YANG DIMAKSUD BELAJAR MANDIRI ? Bruce Miller (1989,h.226) menjelaskan bahwa “belajar mandiri adalah cara belajar yang sepenuhnya atau sebagian besar di bawah kendali murid-murid itu sendiri.”
  • 16.
    Ada 2 carauntuk meningkatkan usaha yang sudah dirintis sekolah, yaitu : A. MENCIPTAKAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR Pertama, menciptakan lingkungan di sekolah yang memudahkan murid-murid untuk belajar mandiri. Usaha mencipatkan lingkungan sekolah yang seperti itu dapat dilakukan dengan melengkapi sekolah dengan berbagai sumber belajar. Kedua, memanfaatkan sumber belajar yang ada secara maksimal untuk menunjang belajar mandiri.
  • 17.
    - Mengumpulkan berbagaijenis tumbuhan, daun-daun atau bunga-bunga, kemudian dikeringkan dan disusun rapi berdasarkan jenisnya. - Mengumpulkan berbagai jenis binatang (serangga), baik binatang darat atau binatang air, kemudian dikeringkan. - Mengumpulkan berbagai jenis biji-bijian, kemudian dikumpulkan pada gelas plastik bekas sesuai dengan jenisnya dan disimpan dalam lemari. - Mengumpulkan berbagai jenis batu-batuan. - Mengumpulkan barang bekas. - Mengumpulkan uang logam yang sudah tidak terpakai dari tahun-tahun lama sampai dengan tahun terakhir. - Guru bersama-sama murid membuat sendiri berbagai jenis alat peraga pelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. B. MELENGKAPI SEKOLAH DENGAN SUMBER BELAJAR
  • 18.
    Dengan mengembangkan semuasarana belajar, salah satunya menanam bunga-bunga dan tumbuhan lainnya pada halan sekolah C. CARA MENGEMBANGKAN PROGRAM KEBUN, KOLAM DAN PETERNAKAN SEKOLAH
  • 19.
    D. MENGEMBANGKAN PUSAT SUMBERBELAJAR (PSB) PSB adalah tempat kegiatan belajar. Oleh karena itu, PSB harus dilengkapi dengan berbagai perlengkapan dan sumber belajar seperti : Alat perlengkapan : berupa alat peraga, alat bantu belajar, alat praktik dan berbagai benda atau barang. Sumber belajar : seperti buku-buku pelajaran, majalah, koran, herbarium, insektariun, akuarium, tumbuhan dalam pot, binatang yang dipelihara. Media elektronik : berupa kaset audio, kaset video, radio dan TV. Benda atau barang tersebut ditempatkan dan ditata pada tempat yang telah disediakan. Penempatan bisa berdasarkan jenisnya atau menurut mata pelajaran.
  • 20.
  • 21.
    A. MEMANFAATKAN SUMBERBELAJAR PSB adalah suatu cara yang baik untuk memantapkan dan memperkaya belajar murid- murid. Dalam menggunakan sumber belajar bisa dengan menggunakan Lembar Kerja Murid (LKM). LKM adalah alat pembelajaran yang berguna untuk memanfaatkan sumber lingkungan secara maksimal. Dalam memanfaatkan PSB pun, LKM memegang peranan penting. Dalam memanfaatkan PSB, LKM diarahkan untuk kegiatan : Mengembangkan keterampilan atau konsep (kecermatan, penerapan konsep). Menempatkan semua lembar kerja, permainan, diagaram, hasil praktikum, laporan dan hasil karya lainnya di suatu tempat dimana murid lain dapat belajar dengan cara belajar mandiri. Mengembangkan beberapa bentuk penyimpanan sehingga baik guru maupun murid dapat menghabiskan waktunya untuk belajar di PSB.
  • 22.
    B. LINGKUNGAN SEKITARSEBAGAI SUMBER BELAJAR Manfaat yang diperoleh dalam menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar adalah : Murid – murid dapat melihat secara langsung benda-benda yang berkaitan dengan mata pelajaran di sekolahnya. Murid dapat membuktikan dan menerapkan teori atau konsep yang pernah didapat di sekolah ke dalam kehidupan sehari-hari. Menanamkan sikap untuk menyayangi lingkungan sekitar. Dalam menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar langkah-langkahnya adalah : Mengidentifikasi sumber lingkungan yang ada di sekitar yang dapat digunakan untuk kepentingan belajar murid- murid. Memanfaatkan sumber lingkungan tersebut untuk kepentingan belajar murid-murid. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar adalah : -Sumber tersebut mudah dijangkau (kemudahan) -Tidak memerlukan biaya tinggi (kemurahan). -Tempat tersebut cukup aman untuk digunakan sebagai sumber belajar (keamanan). -Berkaitan dengan materi yang diajarkan di sekolah (kesesuaian).
  • 23.
    CREDITS: This presentationtemplate was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, infographics & images by Freepik FOR ATTENTION THANK YOU