BAB 5
KLASIFIKASI MAKHLUK
HIDUP
Oleh :
ROSMIATI, S.Pd
SMPNO MANGUNHARJO
MATERI PEMBELAJARAN IPA
KELAS VII SEMESTER I
Klasifikasi Makhluk
Hidup
Pengertian, Tujuan & Manfaat
Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup
Tingkatan Takson Makhluk Hidup
Sistem Binomial Nomenklatur
Klasifikasi 5 Kingdom
Kunci Dikotomi & Determinasi
PETA KONSEP MATERI KLASIFIKASI
MAKHLUK HIDUP
PENGERTIAN
Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara memilah-milah dan mengelompokkan
makhluk hidup menjadi golongan-golongan atau unit-unit tertentu
TUJUAN
1. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal
2. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri
3. Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup
4. Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya
MANFAAT
1. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal
2. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri
3. Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup
4. Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya
DASAR - DASAR KLASIFIKASI
 Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan yang
dimilikinya.
 Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri bentuk tubuh (morfologi)
danalatdalamtubuh(anatomi).
 Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan manfaat,ukuran,tempat hidup,dan cara
hidupnya.
TINGKATAN TAKSON MAKHLUK HIDUP
• Kingdom/Regnum : dunia/kerajaan
• Filum/Divisio : bagian/keluarga besar
• Klassis : kelas
• Ordo : bangsa
• Familia : suku
• Genus : marga
• Species : jenis
SISTEM BINOMIAL NOMENKLATUR
1. Setiap spesies diberi nama dengan dua kata dalam bahasa Latin.
2. Kata pertama menunjukkan nama marga (genus) dan kata kedua merupakan
petunjuk jenis (species).
3. Kata pertama dimulai dengan huruf kapital (huruf besar) dan kata kedua
dimulai dengan huruf kecil.
4. Kata ditulis menggunakan bahasa Latin dan dicetak dengan huruf yang
berbeda dengan huruf lain (italic jika diketik dengan komputer).
5. Misal : Nama Latin Padi - Zea mays
SISTEM KLASIFIKASI 5 KINGDOM
Menurut Roberth H. Whittaker, makhluk hidup dikelompokkan menjadi 5
kingdom.
1. Monera,
2. Prostista,
3. Fungi,
4. Plantae
5. Animalia
MONERA
meliputi semua makhluk hidup atau organisme yang prokariotik, bersel satu, dan
mikroskopis.
Contohnya, semua bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobakteri), misalnya
Escherichia coli, Anabaena sp., dan Nostoc sp.
PROTISTA
sebagian besar terdiri atas organisme yang bersel satu, eukariotik, umumnya
sudah memiliki ciri-ciri seperti tumbuhan dan hewan.
Contohnya: Euglena, Paramecium, dan Amoeba.
FUNGI
memiliki ciri-ciri eukariotik, tidak berklorofil sehingga tidak berfotosintesis.
Contohnya: Mucor, Saccharomyces, Pleurotus (jamur tiram), Agaricus, dan lain-
lain.
PLANTAE
terdiri atas semua organisme eukariotik, bersel banyak, berdinding sel yang
mengandung selulosa, berklorofil, berfotosintesis, autotrof.
Kerajaan tumbuhan dibagi menjadi tumbuhan berspora (lumut, paku) dan
berbiji.
TUMBUHAN LUMUT
 Berklorofil, belum memiliki (floem, xilem)
 Tumbuh di tempat yang lembab
 Belum dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun
 Peralihan antara tumbuhan Thallophyta dan Cormophyta
 Autotrof
 Reproduksi sexual dan asexual
 Sebagian lumut tubuhnya berupa talus (lembaran)
 Sebagian lagi telah memiliki organ mirip akar (rizoid), batang, dan daun.
TUMBUHAN PAKU
 Sering disebut juga kormofita berspora
 Sering disebut juga Tracheophyta
 Telah memiliki akar, batang, dan daun sejati
 Memiliki klorofil
 Ukuran dan bentuk tubuh (2cm – 5m )
 Ada dua generasi (sporofit dan gametofit)
 Sporofit adalah tumbuhan yang dominan.
 Terjadi metagenesis.
TUMBUHAN BIJI
 Berkembang biak dengan biji
 Memiliki akar, batang dan daun sejati
 Biji dihasilkan di dalam buah atau tidak di dalam buah
 Sperma umumnya tidak berflagel
ANIMALIA
 Kingdom Animalia:
memiliki ciri-ciri eukariotik, bersel banyak, tidak berklorofil sehingga tidak
berfotosintesis, tidak berdinding sel, heterotrof.
Contohnya: burung, gajah, ular, ayam, dan sebagainya.
A. Avertebrata
Tidak
bertulang
belakang
1. Protozoa
Hewan bersel satu (akhirnya dikelompokkan dalam ganggang/ alga)
2. Metazoa
Hewan bersel
banyak
a. Porifera Hewan berpori
b. Coelenterata Hewan berongga
c. Platyhelminthes Cacing pipih
d.
Nemathelminthe
s
Cacing gilig
e. Annellida Cacing gelang
f. Mollusca Hewan lunak
g. Arthropoda Hewan kaki beruas2
h. Echinodermata Hewan berkulit duri
B. Vertebrata
1. Pisces Ikan
2. Amphibi Hidup di 2 alam
KUNCI DETERMINASI DAN DIKOTOMI
 Kunci determinasi merupakan suatu kunci yang dipergunakan untuk
menentukan filum atau divisi, kelas, ordo, famili, genus, atau spesies.
 Kunci dikotom adalah kunci determinasi yang terdiri atas dua keterangan
yang berlawanan dari ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu jenis atau kelompok
makhluk hidup.
CONTOH KUNCI DETERMINASI
1. a. Tumbuhan dengan ciri batangnya termasuk dalam batang tidak sejati atau
tidak memiliki alat tubuh yang menyerupai batang ………….. Lumut hati
b. Tumbuhan dengan batang sejati atau memiliki alat tubuh yang
menyerupai batang … (2)
2. a. Pada batang tidak diketemukan pembuluh …………….Lumut daun
b. Pada batang terdapat jaringan pembuluh …………………. (3)
3. a. Tumbuhan tidak berbunga ……………………………………..(4)
b. Tumbuhan berbunga atau memiliki organ seperti bunga … (4)
4. dst …………..
CONTOH KUNCI DIKOTOMI
4.a.Pemakan daging…………………………………………………….Karnivora
b.Pemakan Serangga…………………………………………………..Nomor 5
5.a.Memiliki Gigi……….……………………………………………….Insectivora
b.Tidak memiliki …………………………………………………..…Nomor 6
6.a.Bersisik………………………………………………………………..Pholidota
b.Berkulit perisai…….……………………………………………….…Edentata
7.a.Memiliki kantung……………………………………………………Marsupilia
b.Tidak memiliki kantong ………………………………………….…Nomor 8
8.a.Hidup di air……………………………………………………..………Sirenia
b.Hidup di Darat…………………….………………………….….….Nomor 9

ppt tentang xgdddgvfeaweafawdfsetrsdfsfe

  • 1.
    BAB 5 KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP Oleh: ROSMIATI, S.Pd SMPNO MANGUNHARJO MATERI PEMBELAJARAN IPA KELAS VII SEMESTER I
  • 2.
    Klasifikasi Makhluk Hidup Pengertian, Tujuan& Manfaat Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup Tingkatan Takson Makhluk Hidup Sistem Binomial Nomenklatur Klasifikasi 5 Kingdom Kunci Dikotomi & Determinasi PETA KONSEP MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
  • 3.
    PENGERTIAN Klasifikasi makhluk hidupadalah suatu cara memilah-milah dan mengelompokkan makhluk hidup menjadi golongan-golongan atau unit-unit tertentu TUJUAN 1. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal 2. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri 3. Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup 4. Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya MANFAAT 1. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup untuk membedakan tiap-tiap jenis, agar mudah dikenal 2. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri 3. Mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup 4. Mempelajari evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya
  • 4.
    DASAR - DASARKLASIFIKASI  Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan yang dimilikinya.  Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri bentuk tubuh (morfologi) danalatdalamtubuh(anatomi).  Klasifikasi makhluk hidup berdasarkan manfaat,ukuran,tempat hidup,dan cara hidupnya.
  • 5.
    TINGKATAN TAKSON MAKHLUKHIDUP • Kingdom/Regnum : dunia/kerajaan • Filum/Divisio : bagian/keluarga besar • Klassis : kelas • Ordo : bangsa • Familia : suku • Genus : marga • Species : jenis
  • 6.
    SISTEM BINOMIAL NOMENKLATUR 1.Setiap spesies diberi nama dengan dua kata dalam bahasa Latin. 2. Kata pertama menunjukkan nama marga (genus) dan kata kedua merupakan petunjuk jenis (species). 3. Kata pertama dimulai dengan huruf kapital (huruf besar) dan kata kedua dimulai dengan huruf kecil. 4. Kata ditulis menggunakan bahasa Latin dan dicetak dengan huruf yang berbeda dengan huruf lain (italic jika diketik dengan komputer). 5. Misal : Nama Latin Padi - Zea mays
  • 7.
    SISTEM KLASIFIKASI 5KINGDOM Menurut Roberth H. Whittaker, makhluk hidup dikelompokkan menjadi 5 kingdom. 1. Monera, 2. Prostista, 3. Fungi, 4. Plantae 5. Animalia
  • 8.
    MONERA meliputi semua makhlukhidup atau organisme yang prokariotik, bersel satu, dan mikroskopis. Contohnya, semua bakteri dan ganggang hijau biru (Cyanobakteri), misalnya Escherichia coli, Anabaena sp., dan Nostoc sp. PROTISTA sebagian besar terdiri atas organisme yang bersel satu, eukariotik, umumnya sudah memiliki ciri-ciri seperti tumbuhan dan hewan. Contohnya: Euglena, Paramecium, dan Amoeba.
  • 9.
    FUNGI memiliki ciri-ciri eukariotik,tidak berklorofil sehingga tidak berfotosintesis. Contohnya: Mucor, Saccharomyces, Pleurotus (jamur tiram), Agaricus, dan lain- lain. PLANTAE terdiri atas semua organisme eukariotik, bersel banyak, berdinding sel yang mengandung selulosa, berklorofil, berfotosintesis, autotrof. Kerajaan tumbuhan dibagi menjadi tumbuhan berspora (lumut, paku) dan berbiji.
  • 10.
    TUMBUHAN LUMUT  Berklorofil,belum memiliki (floem, xilem)  Tumbuh di tempat yang lembab  Belum dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun  Peralihan antara tumbuhan Thallophyta dan Cormophyta  Autotrof  Reproduksi sexual dan asexual  Sebagian lumut tubuhnya berupa talus (lembaran)  Sebagian lagi telah memiliki organ mirip akar (rizoid), batang, dan daun.
  • 11.
    TUMBUHAN PAKU  Seringdisebut juga kormofita berspora  Sering disebut juga Tracheophyta  Telah memiliki akar, batang, dan daun sejati  Memiliki klorofil  Ukuran dan bentuk tubuh (2cm – 5m )  Ada dua generasi (sporofit dan gametofit)  Sporofit adalah tumbuhan yang dominan.  Terjadi metagenesis.
  • 12.
    TUMBUHAN BIJI  Berkembangbiak dengan biji  Memiliki akar, batang dan daun sejati  Biji dihasilkan di dalam buah atau tidak di dalam buah  Sperma umumnya tidak berflagel
  • 13.
    ANIMALIA  Kingdom Animalia: memilikiciri-ciri eukariotik, bersel banyak, tidak berklorofil sehingga tidak berfotosintesis, tidak berdinding sel, heterotrof. Contohnya: burung, gajah, ular, ayam, dan sebagainya.
  • 14.
    A. Avertebrata Tidak bertulang belakang 1. Protozoa Hewanbersel satu (akhirnya dikelompokkan dalam ganggang/ alga) 2. Metazoa Hewan bersel banyak a. Porifera Hewan berpori b. Coelenterata Hewan berongga c. Platyhelminthes Cacing pipih d. Nemathelminthe s Cacing gilig e. Annellida Cacing gelang f. Mollusca Hewan lunak g. Arthropoda Hewan kaki beruas2 h. Echinodermata Hewan berkulit duri B. Vertebrata 1. Pisces Ikan 2. Amphibi Hidup di 2 alam
  • 15.
    KUNCI DETERMINASI DANDIKOTOMI  Kunci determinasi merupakan suatu kunci yang dipergunakan untuk menentukan filum atau divisi, kelas, ordo, famili, genus, atau spesies.  Kunci dikotom adalah kunci determinasi yang terdiri atas dua keterangan yang berlawanan dari ciri-ciri yang dimiliki oleh suatu jenis atau kelompok makhluk hidup.
  • 16.
    CONTOH KUNCI DETERMINASI 1.a. Tumbuhan dengan ciri batangnya termasuk dalam batang tidak sejati atau tidak memiliki alat tubuh yang menyerupai batang ………….. Lumut hati b. Tumbuhan dengan batang sejati atau memiliki alat tubuh yang menyerupai batang … (2) 2. a. Pada batang tidak diketemukan pembuluh …………….Lumut daun b. Pada batang terdapat jaringan pembuluh …………………. (3) 3. a. Tumbuhan tidak berbunga ……………………………………..(4) b. Tumbuhan berbunga atau memiliki organ seperti bunga … (4) 4. dst …………..
  • 17.
    CONTOH KUNCI DIKOTOMI 4.a.Pemakandaging…………………………………………………….Karnivora b.Pemakan Serangga…………………………………………………..Nomor 5 5.a.Memiliki Gigi……….……………………………………………….Insectivora b.Tidak memiliki …………………………………………………..…Nomor 6 6.a.Bersisik………………………………………………………………..Pholidota b.Berkulit perisai…….……………………………………………….…Edentata 7.a.Memiliki kantung……………………………………………………Marsupilia b.Tidak memiliki kantong ………………………………………….…Nomor 8 8.a.Hidup di air……………………………………………………..………Sirenia b.Hidup di Darat…………………….………………………….….….Nomor 9