PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK,LINGKUNGAN KERJA NON
FISIK, DAN KEPEMIMPINAN TRANFORMATIONAL KEPALA
SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU
(Studi pada Guru SMP Negeri 6 Kroya)
.................................................
oleh :
2.
Pendahuluan
Peningkatan kinerja pegawaimenjadi sangat
penting dalam perubahan kebijakan
pemerintahan dalam mengembangkan semangat
reformasi untuk memberi ruang gerak serta
peran masyarakat dalam pemerintahan.
Rendahnya kinerja pegawai dalam suatu
organisasi dapat menimbulkan hambatan
organisasi dalam mencapai tujuan.
Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi
kinerja pegawai diantaranya : Motivasi,
kepemimpinan, dan lingkungan kerja.
3.
Latar Belakang Masalah
sejahtera.Sebagaimana diketahui
bahwa banyak negara yang tidak
memiliki sumber daya alam yang
melimpah namun dapat mewujudkan
kemakmuran dan kesejahteraan
rakyatnya. Hal tersebut dapat terjadi
akibat dari pendidikan yang mereka
miliki mempunyai kualitas yang baik,
sehingga menghasilkan sumber daya
manusia yang berkualitas. Agar
pendidikan dapat berkualitas salah
satu faktor penting yang harus
4.
Lanjutan..
Kinerja guru banyakdisangkut pautkan dengan rendahnya mutu pendidikan.
Guru sebagai makhluk sosial juga memerlukan kebutuhan yang lain
untuk dapat bekerja dengan baik. Untuk dapat berpikir serta bekerja secara
maksimal dalam kerjanya, guru sangat dipengaruhi oleh lingkungan kerja
dimana mereka berada serta kepala sekolah yang profesional. Mungkin
dengan guru berada dalam lingkungan kerja yang baik dimana didalamnya
terdapat suatu kondisi yang memacu bekerja dengan baik, mempunyai rasa
tanggung jawab yang tinggi, serta gotong royong yang baik, maka akan dapat
menciptakan suatu kondisi kerja yang baik sehingga akan dapat lebih
meningkatkan kinerja seorang guru untuk bekerja.
5.
Lanjutan..
Kinerja guru merupakanhasil kerja dan kemajuan yang dicapai oleh guru
dalam melaksanakan tugas dan kewajibanya. Kinerja yang baik itu
diantaranya terlihat dari guru yang ingin hadir ke sekolah dan rajin dalam
mengajar, guru mengajar dengan sungguh-sungguh menggunakan rencana
pelajaran, guru mengajar dengan semangat dan senang hati, menggunakan
metode yang bervariasi sesuai dengan materi pelajaran, melakukan evaluasi
pengajaran dan menindak lanjuti hasil evaluasi. Kinerja guru yang tinggi ini
akan banyak memberikan pengaruh yang kuat terhadap keberhasilan peserta
didik dalam mencapai tingkat kompetensinya.
6.
Rumusan Masalah
Apakah motivasi
intrinsik,lingkungan
kerja non fisik,
kepemimpinan
transformational
berpengaruh
terhadap kinerja guru
di SMP N 6 Kroya?
3.
Apakah
kepemimpinan
transformational
berpengaruh
terhadap Kinerja Guru
di SMP N 6 Kroya?
4.
2.
Apakah Lingkungan
Kerja Non Fisik
berpengaruh
terhadap Kinerja Guru
di SMP N 6 Kroya?
1.
Apakah Motivasi
Intrinsik
berpengaruh
terhadap Kinerja
Guru di SMP negeri
6 Kroya?
7.
Batasan Masalah
3.
indikator yang
digunakanpada
masing-masing
variabel penelitian
yaitu : Kinerja (Y),
Motivasi Intrinsik (X1),
Lingkungan Kerja Non
Fisik (X2),
Kepemimpinan
Transformational (X3)
2.
Variabel yg diteliti
hanya berfokus pada
variabel motivasi
intrinsik, lingkungan
kerja non fisik,
kepemimpinan
transformational
kepala sekolah
1.
Populasi dalam
penelitian ini
adalah semua Guru
di SMP Negeri 6
Kroya.
8.
Kinerja Guru
(Y)
Mangkunegara(2007) : hasil kerja secara kualitas dan
kuantitas yang dicapai seorang pegawai dalam
melaksanakan tugasnya sesuai tanggung jawab yang
diberikan kepadanya.
Kinerja : hasil kerja seorang pegawai baik secara kualitas
dan kuantitas selama periode tertentu guna mencapai
tujuan organisasi
Indikator Kinerja Guru menurut Rusman (2012), sebagai
berikut :
1. Perencanaan guru dalam program kegiatan pembelajaran
2. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran
3. Penggunaan metode pembelajaran
9.
Motivasi Intrinsik
(X1)
Shaikh(2012) : perilaku seseorang dilakukan bukan untuk
penghargaan ekstrinsik atau lingkungan tetapi untuk
mencapai kepuasan saat terlibat dalam suatu pekerjaan
atau aktivitas itu sendiri
Indikator Motivasi Intrinsik menurut Hamzah B. Uno (2008),
sebagai berikut :
1. Adanya tanggung jawab terhadap pekerjaan
2. Memiliki minat terhadap pekerjaan.
3. Adanya kepuasan dalam bekerja
4. Adanya kebutuhan yang harus dipenuhi
5. Adanya semangat dalam bekerja
10.
Lingkungan Kerja NonFisik
(X2)
Sedarmayanti (2011) : Lingkungan kerja non fisik adalah “semua
keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja, baik
hubungan dengan atasan maupun hubungan sesama rekan kerja,
ataupun hubungan dengan bawahan”
Indikator Lingkungan Kerja non Fisik, sebagai berikut :
1. Pengawasan
2. Suasana kerja
3. Sistem pemberian imbalan
4. Perlakuan dengan baik, manusiawi.
5. Ada rasa aman
6. Hubungan berlangsung secara serasi
7. Perlakuan secara adil dan objektif
11.
Kepemimpinan Transformational
(X3)
Ahmaddkk (2014) : kepemimpinan transformational memiliki
hubungan yang signifikan terhadap kinerja. Pemimpin
transformasional selalu melibatkan peran dari bawahan
dengan meningkatkan perasaan yang kuat sehingga mereka
dapat termotivasi dalam bekerja, mengembangkan potensi
diri sehingga menemukan inovasi di dalam menyelesaikan
masalah/kendala, dan menginspirasi bawahan untuk memiliki
tujuan yang akan dicapai dalam bekerja baik itu tujuan pribadi
maupun kelompok/organisasi.
Indikator Kepemimpinan Transformational, sebagai berikut :
1. Kharisma (Charisma)/pengaruh yang ideal
2. Inspirasi (Inspiration)
3. Rangsangan intelektual (Iintellectual stimulation)
12.
Penelitian Terdahulu
No PenelitiJudul Penelitian Variabel Hasil Penelitian
1. Fatuho Waruwu
(2017)
Analisis Tentang Pengaruh Motivasi Instrinsik
Terhadap Kinerja Karyawan di Rumah Sakit Rajawali
dan Stikes
Rajawali Bandung
Independen:
Motivasi Intrinsik
Dependen:
Kinerja
Motivasi intrinsik memiliki pengaruh
terhadap kinerja karyawan di RS Rajawali
dan STIKES Rajawali Bandung dengan
presentase 82,20%. Motivasi intrinsik
yang dimaksud disini adalah motivasi
yang berasal dari dalam diri karyawan itu
sendiri, hasil penelitian menunjukkan
bahwa semakin besar motivasi intrinsik
yang dimiliki karyawan, maka akan
semakin baik kinerja karyawan tersebut.
2. Muchamad Ressa
Farizki (2017)
“Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Non
Fisik terhadap Kinerja pada RSU. Bhakti Rahayu
Surabaya”
Independen:
Lingkungan Kerja
Non Fisik
Dependen:
Kinerja
Hasil yang diperoleh yaitu motivasi kerja
dan lingkungan kerja non fisik
berpengaruh positif signifikanterhadap
kinerja.
3. Andriani, et al. (2018) The Influence of the Transformational Leadership on
Teachers Performance
Independen:
Kepemimpinan
Transformasional
Dependen:
Kinerja
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kepemimpinan transformasional
berpengaruh positif dan signifikan
terhadap kinerja guru
13.
Tujuan Penelitian
Untukmengetahui bagaimana motivasi intrinsik
berpengaruh terhadap kinerja guru di SMP Negeri 6 Kroya.
Untuk mengatahui bagaimana Lingkungan Kerja non fisikg
berpengaruh terhadap kinerja guru di SMP Negeri 6 Kroya.
Untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan
transformational kepala sekolah berpengaruh terhadap
kinerja guru di SMP Negeri 6 Kroya.
Untuk mengetahui motivasi intrinsik, lingkungan kerja non
fisik, kepemimpinan transformational secara bersama-
sama berpengaruh terhadap kinerja guru di SMP Negeri 6
Kroya
14.
Manfaat Teoritis
Manfaat Penelitian
ManfaatPraktis
Untuk mengembangkan
pengetahuan khususnya
tentang pengaruh motivasi
intrinsik, lingkungan kerja
non fisik, kepemimpinan
transformational kepala
sekolah terhadap kinerja
guru..
Hasil penelitian ini
diharapkan dapat
memberikan wawasan
pengetahuan secara umum
tentang manajemen sumber
daya manusia terkait
masalah pengaruh motivasi
intrinsik, lingkungan kerja
non fisik, kepemimpinan
transformational kepala
sekolah terhadap kinerja
Hipotesis
Diduga MotivasiIntrinsik berpengaruh positif terhadap
kinerja guru SMP Negeri 6 Kroya.
Diduga Lingkungan Kerja non Fisik berpengaruh terhadap
kinerja guru SMP Negeri 6 Kroya
Diduga Kepemimpinan Transformational berpengaruh
terhadap kinerja guru SMP Negeri 6 kroya.
Diduga Motivasi Intrinsik, Lingkungan Kerja non Fisik,
Kepemimpinan Transformational secara bersama-sama
berpengaruh terhadap kinerja guru SMP Negeri 6 kroya.
17.
Hubungan Antar Variabel
HubunganLingkungan Kerja Non
Fisik Terhadap Kinerja didukung
oleh Penelitian yg dilakukan
Muchamad Ressa
Farizki (2017)
, yg menunjukan bahwa lingkungan
kerja non fisik berpengaruh
terhadap kinerja pegawai. Artinya
semakin tinggi pengaruh lingkungan
kerja non fisik semakin tinggi tingkat
kinerja pegawai .
Hubungan Kepemimpinan Transformational terhadap Kinerja
didukung oleh Penelitian yg dilakukan Andriani, et al. (2018),
yg menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformational
berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Artinya semakin tinggi
pengaruh dari kepemimpinan transformational semakin tinggi
tingkat kinerja pegawai .
Hubungan Motivasi Intrinsik
terhadap Kinerja didukung
oleh Penelitian yg dilakukan
Fatuho Waruwu (2017), yg
menunjukan bahwa motivasi
intrinsik berpengaruh
terhadap kinerja pegawai.
Artinya semakin tinggi
motivasi intrinsik semakin
tinggi tingkat kinerja pegawai .
18.
Metode Penelitian
Objek Penelitian: Objek dalam penelitian ini adlh motivasi intrinsik, lingkungan kerja non
fisik, kepemimpinan transformational.
Subjek Penelitian : Subjek dalam penelitian ini adlh guru SMP Negeri 6 Kroya
Instrumen/alat pengumpulan data : Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner yang ditujukan
untuk memperoleh jawaban dari responden
Teknik pengumpulan data : studi pustaka, observasi, wawancara, kuisioner
Jenis data : data kuantitatif
Populasi : Guru SMP Negeri 6 Kroya
Teknik pengambilan sampel : teknik sampling jenuh
19.
Analisis Statistika
Analisis Deskriptif
Teknik
Pengumpulan
Data
Analisisdeskriptif dilakukan dengan merinci dan menjelaskan
mengenai karakteristik responden dan disajikan dalam bentuk tabel
1. uji validitas dan uji reliabilitas
2. uji asumsi klasik : uji normalitas, uji multikolinieritas, uji
heterokedastisitas
3. uji hipotesis : uji T (parsial), uji F (simultan), uji koefisien
determinasi
4. uji analisis linier berganda