Kompetensi Dasar
3.3 Menerapkan hukumhukum
fluida statik dalam kehidupan
sehari hari.
4.3 Merancang dan melakukan
percobaan yang memanfaatkan
sifat-sifat fluida statik, berikut
presentasi hasil percobaan dan
pemanfaatannya
Tujuan Pembelajaran
3.3.4 Setelah mempelajari materi
Hukum Archimedes, siswa dapat
menggunakan persamaan
Hukum Archimedes dalam
menyelesaikan permasalahan
kehidupan sehari-hari
Suatu benda yang berada di udara akan
mempunyai berat yang lebih besar bila
dibandingkan ketika berada dalam suatu zat
cair. Ketika benda tersebut berada dalam fluida,
benda tersebut akan memperoleh gaya apung
dari fluida.
Gaya Apung adalah gaya tekan ke
atas fluida terhadap sebuah benda
yang terdapat dalam fluida
tersebut.
Gaya apung udara lebih kecil
daripada gaya apung zat cair
sehingga berat benda di udara
lebih besar daripada beratnya di
zat cair.
𝑭𝑨 = 𝒘𝒖 − 𝒘𝒇
𝐹𝐴 = 𝑔𝑎𝑦𝑎 𝑎𝑝𝑢𝑛𝑔/𝑔𝑎𝑦𝑎 𝑘𝑒 𝑎𝑡𝑎𝑠 ( 𝑁 )
𝑤𝑢 = 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑑𝑖 𝑢𝑑𝑎𝑟𝑎 ( 𝑁 )
𝑤𝑓 = 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑓𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 ( 𝑁 )
𝑤𝑢 = 𝑚𝑏. 𝑔 = 𝜌𝑏. 𝑉𝑏. 𝑔
𝑤𝑓 = 𝑚𝑓. 𝑔 = 𝜌𝑓. 𝑉𝑓. 𝑔
“Besarnya gaya
apung yang
bekerja pada
benda yang
dimasukkan
dalam fluida,
sama dengan
berat fluida yang
dipindahkan”
Sesuai dengan bunyi Hukum
Archimedes
𝑭𝑨 = 𝒘𝒇
𝑭𝑨 = 𝒎𝒇. 𝒈
𝑭𝑨 = 𝝆𝒇. 𝑽𝒃𝒇. 𝒈
Keterangan:
𝐹𝐴 = 𝑔𝑎𝑦𝑎 𝑎𝑝𝑢𝑛𝑔/𝑔𝑎𝑦𝑎 𝑘𝑒 𝑎𝑡𝑎𝑠 ( 𝑁 )
𝜌𝑓 = 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑗𝑒𝑛𝑖𝑠 𝑓𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 ( 𝑘𝑔 𝑚3 )
𝑉𝑏𝑓 = 𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑐𝑒𝑙𝑢𝑝 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚
𝑓𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 ( 𝑚3
)
𝑔 = 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑔𝑟𝑎𝑣𝑖𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑏𝑢𝑚𝑖 ( 𝑚 𝑠2 )
𝐕𝐛
𝐕𝐛𝐮
𝐕𝒃𝐟
𝑽𝒃 = 𝑽𝒃𝒖 + 𝑽𝒃𝒇
Tenggela
m Sebuah benda disebut tenggelam apabila
seluruh bagian permukaan bawah benda
berada pada dasar fluida. Keadaan ini terjadi
karena berat benda lebih besar daripada
gaya apung fluida.
Karena berat benda adalah W = ρb.g.Vb maka
syarat benda tenggelam adalah:
Melayang
Sebuah benda dikatakan melayang bila posisi
benda berada di antara dasar atau permukaan
fluida. Keadaan ini terjadi apabila gaya apung
fluida sepenuhnya mengimbangi gaya berat
benda. 𝐅𝐀 = 𝐰𝐛
𝛒𝐟. 𝐕𝒃𝐟. 𝐠 = 𝛒𝐛. 𝐕𝐛. 𝐠
Sehingga syarat suatu benda dapat
melayang adalah massa jenis benda sama
dengan massa jenis fluida.
Mengapun
g
Berdasarkan Gambar tersebut, kita dapat melihat
bahwa volume benda yang tercelup (Vf) tidak
sama dengan volume benda (Vb). Dimana Vf < Vb.
Jadi gaya apung yang mengimbangi berat benda
adalah 𝐅𝐀 = 𝐰𝐛
𝛒𝐟. 𝐕𝒃𝐟. 𝐠 = 𝛒𝐛. 𝐕𝐛. 𝐠
Sehingga syarat suatu benda dapat
mengapung adalah massa jenis benda harus
lebih kecil dari massa jenis fluida.
KAPILARITAS
KAPILARITAS
ADALAH GEJALA NAIK
ATAU TURUNNYA
PERMUKAAN FLUIDA DA
LAM PIPA SEMPIT
(KAPILER)
PENERAPAN KAPILARITAS
1. NAIKNYA MINYAK PADA
SUMBU KOMPOR
2. NAIKNYA AIR MELALUI AKAR
POHON
3. MERESAPNYA AIR PADA
TEMBOK SAAT MUSIM HUJAN
PERSAMAAN KAPILARITAS

ppt hukum archimedes.pptx

  • 2.
    Kompetensi Dasar 3.3 Menerapkanhukumhukum fluida statik dalam kehidupan sehari hari. 4.3 Merancang dan melakukan percobaan yang memanfaatkan sifat-sifat fluida statik, berikut presentasi hasil percobaan dan pemanfaatannya Tujuan Pembelajaran 3.3.4 Setelah mempelajari materi Hukum Archimedes, siswa dapat menggunakan persamaan Hukum Archimedes dalam menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari
  • 3.
    Suatu benda yangberada di udara akan mempunyai berat yang lebih besar bila dibandingkan ketika berada dalam suatu zat cair. Ketika benda tersebut berada dalam fluida, benda tersebut akan memperoleh gaya apung dari fluida. Gaya Apung adalah gaya tekan ke atas fluida terhadap sebuah benda yang terdapat dalam fluida tersebut. Gaya apung udara lebih kecil daripada gaya apung zat cair sehingga berat benda di udara lebih besar daripada beratnya di zat cair. 𝑭𝑨 = 𝒘𝒖 − 𝒘𝒇 𝐹𝐴 = 𝑔𝑎𝑦𝑎 𝑎𝑝𝑢𝑛𝑔/𝑔𝑎𝑦𝑎 𝑘𝑒 𝑎𝑡𝑎𝑠 ( 𝑁 ) 𝑤𝑢 = 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑑𝑖 𝑢𝑑𝑎𝑟𝑎 ( 𝑁 ) 𝑤𝑓 = 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑡 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑓𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 ( 𝑁 ) 𝑤𝑢 = 𝑚𝑏. 𝑔 = 𝜌𝑏. 𝑉𝑏. 𝑔 𝑤𝑓 = 𝑚𝑓. 𝑔 = 𝜌𝑓. 𝑉𝑓. 𝑔
  • 4.
    “Besarnya gaya apung yang bekerjapada benda yang dimasukkan dalam fluida, sama dengan berat fluida yang dipindahkan”
  • 5.
    Sesuai dengan bunyiHukum Archimedes 𝑭𝑨 = 𝒘𝒇 𝑭𝑨 = 𝒎𝒇. 𝒈 𝑭𝑨 = 𝝆𝒇. 𝑽𝒃𝒇. 𝒈 Keterangan: 𝐹𝐴 = 𝑔𝑎𝑦𝑎 𝑎𝑝𝑢𝑛𝑔/𝑔𝑎𝑦𝑎 𝑘𝑒 𝑎𝑡𝑎𝑠 ( 𝑁 ) 𝜌𝑓 = 𝑚𝑎𝑠𝑠𝑎 𝑗𝑒𝑛𝑖𝑠 𝑓𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 ( 𝑘𝑔 𝑚3 ) 𝑉𝑏𝑓 = 𝑣𝑜𝑙𝑢𝑚𝑒 𝑏𝑒𝑛𝑑𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑐𝑒𝑙𝑢𝑝 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑓𝑙𝑢𝑖𝑑𝑎 ( 𝑚3 ) 𝑔 = 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑒𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑔𝑟𝑎𝑣𝑖𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑏𝑢𝑚𝑖 ( 𝑚 𝑠2 ) 𝐕𝐛 𝐕𝐛𝐮 𝐕𝒃𝐟 𝑽𝒃 = 𝑽𝒃𝒖 + 𝑽𝒃𝒇
  • 6.
    Tenggela m Sebuah bendadisebut tenggelam apabila seluruh bagian permukaan bawah benda berada pada dasar fluida. Keadaan ini terjadi karena berat benda lebih besar daripada gaya apung fluida. Karena berat benda adalah W = ρb.g.Vb maka syarat benda tenggelam adalah:
  • 7.
    Melayang Sebuah benda dikatakanmelayang bila posisi benda berada di antara dasar atau permukaan fluida. Keadaan ini terjadi apabila gaya apung fluida sepenuhnya mengimbangi gaya berat benda. 𝐅𝐀 = 𝐰𝐛 𝛒𝐟. 𝐕𝒃𝐟. 𝐠 = 𝛒𝐛. 𝐕𝐛. 𝐠 Sehingga syarat suatu benda dapat melayang adalah massa jenis benda sama dengan massa jenis fluida.
  • 8.
    Mengapun g Berdasarkan Gambar tersebut,kita dapat melihat bahwa volume benda yang tercelup (Vf) tidak sama dengan volume benda (Vb). Dimana Vf < Vb. Jadi gaya apung yang mengimbangi berat benda adalah 𝐅𝐀 = 𝐰𝐛 𝛒𝐟. 𝐕𝒃𝐟. 𝐠 = 𝛒𝐛. 𝐕𝐛. 𝐠 Sehingga syarat suatu benda dapat mengapung adalah massa jenis benda harus lebih kecil dari massa jenis fluida.
  • 9.
    KAPILARITAS KAPILARITAS ADALAH GEJALA NAIK ATAUTURUNNYA PERMUKAAN FLUIDA DA LAM PIPA SEMPIT (KAPILER) PENERAPAN KAPILARITAS 1. NAIKNYA MINYAK PADA SUMBU KOMPOR 2. NAIKNYA AIR MELALUI AKAR POHON 3. MERESAPNYA AIR PADA TEMBOK SAAT MUSIM HUJAN
  • 10.