Assalamu’alaikum Wr, Wb
Daerah yang terserang penyakit DBD
tertinggi 4 besar di Jawa Timur tahun
2014-2015
Disusun oleh :
Meytiawati (C1AA14072)
Nur Azizah (C1AA14088)
Teori
DHF adalah demam khusus yang dibawa oleh
aedes aegepty dan beberapa nyamuk lain yang
menyebabkan terjadinya demam. Biasanya dengan
cepat menyebar secara efidemik. (Sir,Patrick
manson,2001). Dengue haemorhagic fever (DHF)
adalah suatu penyakit akut yang disebabkan oleh
virus yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegepty
(Seoparman, 1996).
Penjelasan
Demam berdarah adalah penyakit
demam akut yang disebabkan oleh virus
Dengue, yang masuk kedalam peredaran
darah manusia lewat gigitan nyamuk dari
jenis Aedes, Yaitu Aedes aegypti atau
Aedes albopictus. Penyakit demam
berdarah ini sering ditemukan didaerah
tropis dan suptropis diseluruh belahan
dunia.
Penyajian Teks
Daerah yang terserang penyakit DBD tertinggi 4 besar
di Jawa Timur tahun 2014-2015.
Data penderita penyakit dijawa timur menunjukkan bahwa
pada tahun 2014 itu semakin meningkat diantaranya kabupaten
Sumenep 289 kasus, Jember 289 kasus, Jombang 136 kasus
dan Tulungagung 134 kasus, dan pada tahun 2015 penderita
penyakit DBD di kabupaten Sumenep 286 kasus, Jember 199
kasus, Jombang 110 kasus, Tulungagung 86 kasus . Hal ini
menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan dijawa timur
mengalami peningkatan.
No Nama Wilayah
Kasus
Tahun 2014 Tahun 2015
1. Sumenep 289 286
2. Jember 289 199
3. Jombang 136 110
4. Tulungagung 134 86
Tabel Perbandingan
Grafik Perbandingan
0
50
100
150
200
250
300
Sumenep Jember Jombang Tulungagung
1 2 3 4
289 289
136 134
289
199
100 89
Kasus Tahun 2014
Kasus Tahun 2015
Kesimpulan
Demam berdarah adalah penyakit demam akut yang
disebabkan oleh virus Dengue, yang masuk kedalam peredaran
darah manusia lewat gigitan nyamuk dari jenis Aedes, Yaitu Aedes
aegypti atau Aedes albopictus.
Dari data yang diperoleh bahwa daerah yang paling banyak
menderita DBD dari tahun 2014 sampai 2015 yaitu Kabupaten
Sumetep karena sedikit mengalami penurunan.
Daftar Pustaka
http//:www.detik.com
http://www.depkes.go.id/article/view/15013000002/k
emenkes-terima-laporan-peningkatan-kasus-dbd-di-
jawa-timur.html#sthash.Z66WxVqD.dpuf
Sekian
Terimakasih

persentase DBD di Jatim

  • 1.
  • 2.
    Daerah yang terserangpenyakit DBD tertinggi 4 besar di Jawa Timur tahun 2014-2015 Disusun oleh : Meytiawati (C1AA14072) Nur Azizah (C1AA14088)
  • 3.
    Teori DHF adalah demamkhusus yang dibawa oleh aedes aegepty dan beberapa nyamuk lain yang menyebabkan terjadinya demam. Biasanya dengan cepat menyebar secara efidemik. (Sir,Patrick manson,2001). Dengue haemorhagic fever (DHF) adalah suatu penyakit akut yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegepty (Seoparman, 1996).
  • 4.
    Penjelasan Demam berdarah adalahpenyakit demam akut yang disebabkan oleh virus Dengue, yang masuk kedalam peredaran darah manusia lewat gigitan nyamuk dari jenis Aedes, Yaitu Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penyakit demam berdarah ini sering ditemukan didaerah tropis dan suptropis diseluruh belahan dunia.
  • 5.
    Penyajian Teks Daerah yangterserang penyakit DBD tertinggi 4 besar di Jawa Timur tahun 2014-2015. Data penderita penyakit dijawa timur menunjukkan bahwa pada tahun 2014 itu semakin meningkat diantaranya kabupaten Sumenep 289 kasus, Jember 289 kasus, Jombang 136 kasus dan Tulungagung 134 kasus, dan pada tahun 2015 penderita penyakit DBD di kabupaten Sumenep 286 kasus, Jember 199 kasus, Jombang 110 kasus, Tulungagung 86 kasus . Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan dijawa timur mengalami peningkatan.
  • 6.
    No Nama Wilayah Kasus Tahun2014 Tahun 2015 1. Sumenep 289 286 2. Jember 289 199 3. Jombang 136 110 4. Tulungagung 134 86 Tabel Perbandingan
  • 7.
    Grafik Perbandingan 0 50 100 150 200 250 300 Sumenep JemberJombang Tulungagung 1 2 3 4 289 289 136 134 289 199 100 89 Kasus Tahun 2014 Kasus Tahun 2015
  • 8.
    Kesimpulan Demam berdarah adalahpenyakit demam akut yang disebabkan oleh virus Dengue, yang masuk kedalam peredaran darah manusia lewat gigitan nyamuk dari jenis Aedes, Yaitu Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Dari data yang diperoleh bahwa daerah yang paling banyak menderita DBD dari tahun 2014 sampai 2015 yaitu Kabupaten Sumetep karena sedikit mengalami penurunan.
  • 9.
  • 10.