ZAMAN ABAD PERTENGAHAN
Padajaman ini merupakan keruntuhan kerajaan
Romawi-Barat. Ada yang menarik pada jaman ini yaitu
dengan keberadaan perebutan kekuasaan yang
dilakukan oleh pihak Kerajaan dengan Dewan Gereja.
Dengan adanya perdebatan yang demikian maka
timbullah dua macam hukum dan dua kodifikasi
hukum.
Setelah masa jaman pertengahan ini berlangsung,
pada akhir perkembangannya mulai bermunculan
cendekiawan yang memberikan teori-teori baru dalam
terbentuknya Negara.
3.
Abad pertengahan seringdiwarnai dengan
kesan-kesan yang tidak baik. Hal ini mungkin
disebabkan oleh banyaknya kalangan yang
memberikan stereotip kepada abad pertengahan
sebagai periode buram sejarah Eropa mengingat
dominasi kekuatan agama yang begitu besar
sehingga menghambat perkembangan ilmu
pengetahuan, prinsip-prinsip moralitas yang agung
membuat kekuasaan agama menjadi begitu luas
dan besar di segala bidang. Abad pertengahan
merupakan abad kebangkitan religi di Eropa. Pada
masa ini agama berkembang dan mempengaruhi
hampir seluruh kegiatan manusia, termasuk
pemerintahan
4.
1. AUGUSTINUS
MenurutAugustinus yang ajarannya sangat
bersifa Teokratis bahwa kedudukan gereja yang
dipimpin oleh Paus itu lebih tinggi dari pada
kedudukan negara yang diperintah Raja
Orang pada waktu itu juga membicarakan
tentang hukum tetapi yang dimaksud bukanlah
hukum dari Tuhan melainkan hukum dari
Justinianus. Kemudian ia membuktikan
(benarkah bahwa Paus telah terpengaruh oleh
soal-soal keduniawian) dengan teori dua
pedang tersebut
Ada teori gambaran lain dari Genesis (kejadian)
yaitu kaisar atau raja dapat dianggap
sebagai bulan, sedangkan Paus dianggap
sebagai matahari. Bulan itu mendapatkan
cahayanya dari matahari. Dengan kata lain
kaisar atau raja mendapatkan kekuasaannya itu
dari Paus. Bahkan dalam urusan keduniawian,
Paus mempunyai kekuasaan yang lebih tinggi
5.
2. DANTE ALIGHIERI
Menurut pendapatnya, Kekuasaan itu
dianggapnya sebagai instansi tertingggi dan
sekaligus sebagai pemisah atau mediator dalam
perselisihan – perselisihan antaraja.
Kerajaan dunia olehnya disebut sebagai imperium
merupakan satu kesatuan kekuasaan, sebab
manakala kerajaan itu dapat dibagi- bagi maka
kerajaan itu akan musnah.
Menurut Dante,“Kaisar beroleh kekuasaan
langsung dari Tuhan untuk memerintah dan
mengurus negara. Dengan demikian sama sekali
tidak bergantung lagi kepada seorang perantara
yang menjelma dalam diri Paus. Sedangkan Paus
hanyalah semata – mata berkuasa dalam soal
rohani belaka , walaupun negara untuk itu
bertugas pula menganjurkan soal – soal
keagamaan
6.
3. JHON SALISBURY
Pendapat dia Gereja seharusnya memberikan
kedamaian dan ketentraman pada
masyarakat bukan hanya memberikan
kebiadapan dan kebobrokan.
Dari segi sosial-etis Jhon berpendapat bahwa
jika masing-masing orang itu bekerja untuk
kepentingan sendiri, maka kepentingan
masyarakat akan terpelihara dengan baik
Jhon S juga mulai memberikan pendapat
dimana Raja yang tidak adil dan lalim halal
untuk dihakimi atau dibunuh karena telah
memperbudak rakyatnya sebagai seorang
Tyran,
7.
4. THOMAS AQUINAS
ThomasAquinas berpendapat ada 3 kemungkinan
bentuk dari pada pemerintahaan suatu Negara :
Pemerintahan oleh satu orang. Yang baik
merupakan Monarki sedangkan yang buruk
Tyrani.
Pemerintahan oleh beberapa orang. Yang baik
merupakan Aristokrasi sedangkan yang buruk
Oligarki.
Pemerintahan oleh seluruh rakyat. Yang baik
merupakan Politeia sedangkan yang buruk
Demokrasi
Thomas juga membagi hukum menjadi 4 golongan:
A. Lex Aeterna
B. Lex DIVINA
8.
4 Golongan Hukum
1.Lex Aeterna (hukum rasio tuhan yang tidak dapat
ditangkap oleh panca indera manusia)
2. Lex Devina (hukum rasio tuhan yang dapat
ditangkap oleh panca indera manusia)
3. Lex Naturalis (hukum alam yaitu penjelmaan dari
Lex Aeterna kedalam rasio manusia)
4. Lex Positivis (penerapan Lex Naturalis dalam
kehidupan manusia didunia)
9.
5. MARSILIUS
Menurutnyakekuasaan tertinggi dalam negara
dan pemerintahan terletak pada pembuat
undang-undang legislator sehingga
pemerintahan itu hanyalah merupakan alat saja
dari pembuat undang-undang. Pembuat
undang-undang itu adalah rakyat, sebab
kekuasaan tertinggi atau kedaulatan berada di
tangan rakyat dan sumber undang-undang itu
ialah rakyat sebagai keseluruhan
Pendapat yang terkenal adalah “terbentuknya
Negara itu sebenarnya berdasarkan perjanjian
antara orang-orang, yang hidup bersama guna
menyelengarakan perdamaian.”pemerintahan
berada di tangan orang-orang yang dipilih oleh
rakyat dan bertanggungjawab kepada rakyat.
Rakyat boleh menghukum para penguasa,
apbila terbukti melanggar undang-undang,
bahkan dapat di berhentikan dari jabatannya
10.
Atas saran darigereja maka timbulah
sebuah gerakan kultural, pada awalnya merupakan
pembaharuan di bidang kejiwaan, kemasyarakatan,
dan kegerejaan di Italia pada pertengahan abad
XIV. Sebelum gereja mempunyai peran penting
dalam pemerintahan, golongan ksatria hidup
dalam kemewahan, kemegahan, keperkasaan dan
kemasyuran. Namun, ketika dominasi gereja mulai
berpengaruh maka hal seperti itu tidak mereka
peroleh sehingga timbullah semangat renaissance,
dan menjadi akhir dari zaman abad pertengahan
Apakah Zaman
Renaissance
itu?
Zaman dimanaEropa
sedang mengalami masa
suram. Berbagai
kreativitas sangat diatur
oleh gereja. Dominasai
gereja sangat kuat
dalam berbagai aspek
Istilah renaissance dalam bahasa perancis yaitu “rinascimento”, yang artinya
adalah kelahiran atau kebangkitan kembali dipengaruhi beberapa hal :
1. Berkembangnya kembali kebudayaan Yunani kuno. Pengaruh ini timbul
karena terjadinya perang salib.
2. Paham kedua yang mempengaruhi keadaan zaman renaissance adalah
system feodalisme yang berakar pada kebudayaan Jerman kuno. System ini
mempengaruhi Romawi Barat sebagai akibat ditaklukkannya Romawi Barat
oleh bangsa Jerman. Sistem feodalisme ini menimbulkan kekacauan dan
perpecahan. Cendekiawan menghidupkan kembali gagasan-gagasan dari
filsafat Yunani dalam konteks yang lebih aktual.
19.
Tokoh
– tokoh
pada
m
asa
Renaisans :
NicolloMachiavelli
Tujuan Negara menurut Nicollo Machiavelli yaitu untuk mengusahakan
terselenggaranya ketertiban, keamanan dan ketentraman. Dan ini dapat
dicapai oleh pemerintahan seorang raja yang mempunyai kekuasaan
absolute sedangkan bentuk pemerintahan yang paling baik adalah
Monarki. Setiap penguasa haruslah cerdik, pandai, dan licin seperti
kancil, akan tetapi harus pula memiliki sifat-sifat yang kejam dan tangan
besi seperti seekor singa”, (Niccolo Machiavelli) . Machiavelli mengajarkan
urusan politik sebagai urusan duniawi sepenuhnya tanpa ada kaitannya
dengan soal moral
20.
Thomas Morus (1478M – 1535 M) Menuangkan pikirannya
dalam Buku Utopia yang di bagi menjadi dua bagian:
Bagian pertama menggambarkan. Yaitu keadaan dimana rakyat
mengalami tekanan-tekanan baik dari tidak raja maupun dari para
bangsawan yang menyebabkan kesengsaraan rakyat terutama dalam
lapangan ekonomi.
Buku kedua menggambarkan Negara model yang dikhayalkan oleh
Thomas Morus. Isi dari buku tersebut antara lain adalah seorang
penakluk, Utopis telah membuat penduduk asli yang biadab menjadi
suatu natie atau bangsa
Jean Bodin juga menyatakan tujuan Negara yaitu kekuasaan. Negara yaitu keseluruhan
dari keluarga-keluarga dengan segala miliknya, yang dipimpin oleh akal dari seorang
penguasa yang berdaulat. Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi terhadap para warga
Negara dan rakyatnya, tanpa ada suatu pembatasan apapun dari undang-undang.
kedaulatan itu adalah kekuasaan tertinggi untuk membuat hukum di dalam suatu Negara
yang sifatnya :
Tunggal. Berarti didalam Negara itu tidak ada kekuasaan lainnya untuk menentukan atau
membuat undang-undang.
Asli. Berarti kekuasaan tidak berasal dari kekuasaan lain.
Abadi. Berarti yang mempunyai kekuasaan tertinggi adalah Negara.
Tidak dapat dibagi-bagi. Berarti kedaulatan itu tidak dapat diserahkan kepada orang atau
badan lain.
21.
Aliran Monarcho machen
1.Hotman (1573) menerbitkan buku ”Pranco Gallia” ia
menggunakan dasar-dasar absolutisme bukanlah ajaran
agama tapi dasar ajaran sejarah
2. Brutus (1579) ”Vindiciae contra Tyrannos” (alat-alat
hukum melawan tyrani) menjadi tinjauan prinsipil
perlawanan pada raja
3. George Buchanan seorang skot 1579 menerbitkan buku”De
Jure regni apud Scotos”(Tentang kekuasaan raja pada skot
Skot)dia seorang humanis
4. Mariana 1599 bukunya “De rege ac Regis Institusione”
(untuk raja Philip III di Spanyol )
5. Bellarmin seorang Kardinal kontroversialis (1542-1621)
James membela pendirian tentang kedaulatan Tuhan
yang mendapat perlawanan dari kaum Jesuit
22.
6. Francesco Suarezsarjana Spanyol (1548-1617) bukunya
“Tractatus de Ligihus ac Deo Legislatore” uraian ttg UU dan
Tuhan , Pembentuk uu. Pelopor Hugo de Groot hukum antar
negara
7. John Milton penyair termasyur hidup masa raja Charles I
8. Johannes Monarkamaken (1610) Politica Methodice Digesta
(susunan ketatanegaraan yang sistematis yang diperkuat dengan
contoh dari sejarah biasa dan sejarah suci)
Bangkitlah kejayaan di
Eropa setelah terjadinya
renaissance
23.
DAMPAK RENAISSANCE
• Renaissancetelah membentuk masyarakat
perdagangan yang berdaya maju.
• Melahirkan tokoh-tokoh pemikir seperti Leornardo
da Vinci, Michelangelo.
• Melahirkan ahli-ahli sains terkenal seperti
Copernicus dan Galileo.
• Melahirkan ahli matematik seperti Tartaglia dan
Cardan yang berusaha menguraikan persamaan
ganda tiga.
• Willian Harvey yang telah memberikan sumbangan
dalam kajian peredaran darah.
24.
• Tumbuhnya kebebasan,kemerdekaan, dan
kemandirian individu.
• Berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, dan budaya.
• Runtuhnya dominasi gereja.
• Menguatkan kedudukan kaum bourgeois
sehingga mereka tumbuh menjadi kelas
penguasa.
• Mendorong pencarian daerah baru sehingga
berkorbarlah era penjelajahan samudera.
25.
KESIMPULAN
Sejarah reaissance munculkarena berbagai faktor
antara lain:
• Gerakan kultural
• Cita-cita kesatriaan abad pertengahan yang
menginginkan kemewahan, kemegahan, keperkasaan,
dan kemasyuran.
• Karakteristik renaissance adalah pemikiran yang
muncul bersifat konkret, realitis, dan nyata.
• Semboyan carpediem sebagai antithesa momento
morie dan seni pada zaman renaissance mendorong
kebebasan.