Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor HK.02.02/MENKES/251/2015 menetapkan pedoman nasional pelayanan kedokteran anestesiologi dan terapi intensif. Pedoman ini ditujukan untuk membantu dokter spesialis dalam memberikan pelayanan anestesi yang berkualitas, aman, dan efisien. Keputusan ini mulai berlaku pada 6 Juli 2015 dan mengharuskan kepatuhan untuk menjamin kualitas pelayanan kesehatan.