Dokumen ini membahas pentingnya pembacaan dan penafsiran ulang tradisi Islam sebagai upaya pembaharuan pemikiran yang dinamis, serta menyoroti peran Abdul Moqsith Ghazali dalam memfasilitasi kajian tersebut. Pembacaan ulang bukan hanya sekedar teori, tetapi diharapkan dapat menghasilkan aksi nyata dalam menghadapi perubahan sosial-politik yang cepat. Melalui perdebatan intelektual dan ruang mental yang terbuka, diharapkan umat Islam dapat menemukan cara untuk beradaptasi dan progresif dalam konteks kehidupan modern.