Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyusun kurikulum operasional untuk satuan pendidikan yang berpusat pada peserta didik dan sesuai konteks lokal. Kurikulum ini berbeda antar satuan pendidikan untuk memenuhi kebutuhan dan keragaman peserta didik serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunannya. Proses penyusunan dan revisi kurikulum harus dinamis dan berkelanjutan, dengan penekanan pada analisis karakteristik satuan pendidikan dan pengorganisasian pembelajaran.