Modul ke:
Fakultas
Program Studi
Modul ke:
Fakultas
Program Studi
PENGENALAN BIG DATA
Dosen :
Tiwuk Wahyuli Prihandayani, Skom., MMSI
01
Fakultas Ilmu
Komputer
Sistem Informasi
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Big data adalah istilah yang
menggambarkan volume besar data, baik
data yang terstruktur maupun tidak
terstruktur – yang membanjiri bisnis
sehari-hari. Namun bukan jumlah data
yang penting. Apa yang dilakukan
organisasi dengan data itulah yang
penting. Big data dapat dianalisis demi
pemahaman yang mengarah kepada
keputusan dan gerakan bisnis strategis
yang lebih baik.
Pengenalan Big Data
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Pengantar
• Big Data mulai “booming” di awal dekade abad 21
• Perusahaan online dan startup, misalnya Google,
Amazon, eBay, LinkedIn, Facebook, dibangun dari
data yang besar
• Data yang sangat besar dapat memengaruhi banyak
hal, di berbagai bidang: medis, industri, ekonomi
dan perbankan, dll
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
PerkembanganData
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
ApaituBigData?
• Big Data → mirip dengan ‘small data’, namun jauh
lebih besar ukurannya
• Dengan data sangat besar perlu pendekatan
berbeda
• Teknik, alat bantu, arsitektur
• Tujuan: menyelesaikan masalah baru atau masalah
lama dengan cara lebih baik
• Big Data memberikan nilai dari penyimpanan dan
pemrosesan dari kuantitas sangat besar yang tidak
bisa dianalisis dengan teknik komputasi
tradisional.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
ApaituBigData?
• Walmart menangani > 1 juta transaksi dari
customer tiap jam
• Facebook menangani 40 miliar foto dari user base
• Decoding genome manusia awalnya memerlukan
pemrosesan selama 10 tahun → sekarang 1 minggu
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Apa itu Big Data?
⚫ Big Data: istilah untuk data sangat besar dan
kompleks yang tidak dapat dikelola (capture, store,
manage, analyze) dengan software dan tool
pemrograman database biasa/konvensional.
⚫ Tidak cukup dengan SQL biasa saja (Relational
Database Management System), sehingga butuh
teknologi baru/tambahan NoSQL (Not only SQL).
⚫ Tidak hanya berisi data berstruktur/relational tapi
juga (mayoritas) tidak berstruktur (unstructured).
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Mengapa belajarAnalisisBigData?
• Banyak yang menulis tentang Big Data dan kebutuhan
untuk analisis yang canggih dalam industri, akademisi,
dan pemerintah, maupun lainnya.
• Ketersediaan sumber data baru dan munculnya
peluang analitis yang lebih kompleks telah
menciptakan kebutuhan untuk memikirkan kembali
arsitektur data yang ada untuk memungkinkan analisis
yang dapat dengan optimal memanfaatkan Big Data
• Pada bagian ini menjelaskan beberapa konsep utama
Big Data, mengapa analisis canggih diperlukan,
perbedaan Data Science vs Business Intelligence (BI),
dan apa peran baru yang diperlukan untuk ekosistem
Big Data.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
DataSciencevs BusinessIntelligence
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
GambaranUmumBigData
• Big Data vs Big Information vs Big Knowledge:
• Data (Facts, a description of the World)
• Information (Captured Data and Knowledge): Merekam atau
mengambil Data dan Knowledge pada satu waktu tertentu (at a
single point). Sedangkan Data dan Knowledge dapat terus
berubah dan bertambah dari waktu ke waktu.
• Knowledge (Our personal map/model of the world): apa yang
kita ketahui (not the real world itself) kita saat ini tidak dapat
menyimpan pengetahuan dalam diri kita dalam apa pun selain
otak, dan untuk membangun pengetahuan perlu informasi dan
data.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
GambaranUmumBigData
• McKinsey Global (2011)
• Big Data dapat didefinisikan dengan data yang memiliki skala
(volume), distribusi (velocity), keragaman (variety) yang sangat
besar, dan atau abadi, sehingga membutuhkan penggunaan
arsitektur teknikal dan metode analitis yang inovatif untuk
mendapatkan wawasan yang dapat memberikan nilai bisnis
baru (informasi yang bermakna).
• Hurwitz, et al. (2013)
• Big data merupakan istilah untuk sekumpulan data yang begitu
besar atau kompleks dimana tidak bisa ditangani lagi dengan
sistem teknologi komputer konvensional
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Hadoop dan Big Data
• Open-Source Framework untuk memproses
himpunan-data berskala besar (big data) dalam
beberapa cluster hardware komputer
• Dikembangkan menggunakan bahasa Java,
beberapa menggunakan C dan utilitas command
line sebagai shell-scripts
• Dikembangkan oleh Apache Software foundation
( apache.org ) 2007 dibawah lisensi v2 Apache
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Job Type for Big Data
Job Type Job functions Skill
Hadoop Developer develops MapReduce jobs,
designs data warehouses
Java, Scripting, Linux
Hadoop Admin manages Hadoop cluster,
designs data pipelines
Linux administration, Network
Management, Experience in managing
large cluster of machines
Data Scientist Data mining and figuring out
hidden knowledge in data
Math, data mining algorithms
Business Analyst Analyzed data! Pig, Hive, SQL, familiarity with BI tools
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Potensi Big Data
• Jumlah data yang telah dibuat dan disimpan pada tingkat global hari
ini hampir tak terbayangkan jumlahnya. Data tersebut terus tumbuh
tanpa henti. Sayangnya sampai saat ini, baru sebagian kecil data yang
telah dianalisis.
• Pentingnya Big Data, tidak hanya seputar pada jumlah data yang di
miliki, tetapi hal yang penting adalah bagaimana mengolah data data
tersebut untuk pengambilan keputusan. Misalnya menganalisa data
untuk menemukan jawaban yang diinginkan dalam kegiatan bisnis
seperti:
– Pengurangan biaya;
– Pengurangan waktu;
– Pengembangan produk baru dan optimalisasi penawaran produk;
dan
– Pengambilan keputusan yang cerdas.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Siklus Data, Informasi, Pengetahuan dan Kebijakan
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Mengapa Big Data Penting?
Pentingnya big data tidak berkisar pada seberapa
banyak data yang kita miliki, tetapi apa yang kita
lakukan dengan data tersebut. kita dapat
mengambil data dari sumber apa pun dan
menganalisisnya untuk menemukan jawaban yang
memungkinkan :
1) Pengurangan biaya,
2) Pengurangan waktu,
3) Pengembangan produk baru, dan penawaran
yang dioptimalkan,
4) Pengambilan keputusan yang cerdas.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Mengapa Big Data Penting?
Saat kita menggabungkan big data dengan analitik
berkekuatan tinggi, kita dapat menyelesaikan tugas-
tugas yang terkait dengan bisnis seperti:
➢ Menentukan akar penyebab kegagalan, masalah,
dan kegagalan hampir secara real time.
➢ Menghasilkan kupon di titik penjualan
berdasarkan kebiasaan membeli pelanggan.
➢ Menghitung ulang seluruh portofolio risiko dalam
hitungan menit.
➢ Mendeteksi perilaku curang sebelum
mempengaruhi organisasi kita.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
Cara Kerja Big Data
Sebelum bisnis dapat menempatkan data besar
maka harus mempertimbangkan bagaimana data
tersebut mengalir di antara banyak lokasi, sumber,
sistem, pemilik dan pengguna.
Ada lima langkah utama untuk mengambil alih
“struktur data” besar ini yang mencakup data
tradisional dan terstruktur bersama dengan data
tidak terstruktur dan terstruktur:
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
1. Tetapkan strategi big data.
2. Identifikasi sumber big data.
3. Akses, kelola, dan simpan data.
4. Analisis data.
5. Buat keputusan berdasarkan data.
Ada lima langkah utama untuk mengambil alih
“struktur data” besar ini yang mencakup data
tradisional dan terstruktur bersama dengan
data tidak terstruktur dan terstruktur:
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
1) Tetapkan Strategi Big Data
Pada level tinggi, strategi big data adalah rencana yang
dirancang untuk membantu mengawasi dan meningkatkan cara
memperoleh, menyimpan, mengelola, berbagi, dan
menggunakan data di dalam dan di luar organisasi.
Strategi big data mengatur panggung untuk kesuksesan bisnis di
tengah banyaknya data. Ketika mengembangkan strategi,
penting untuk mempertimbangkan tujuan dan inisiatif bisnis dan
teknologi yang ada - dan di masa depan. Ini panggilan untuk
memperlakukan big data seperti aset bisnis berharga lainnya
daripada hanya produk sampingan aplikasi.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
2) Ketahui Sumber Big Data
➢ Streaming Data
Berasal dari Internet of Things (IoT) dan perangkat terhubung
lainnya yang mengalir ke sistem TI dari perangkat yang dapat
dipakai, mobil pintar, perangkat medis, peralatan industri, dan
banyak lagi. Dapat menganalisis data besar ini saat tiba
memutuskan data mana yang akan disimpan atau tidak, dan
mana yang perlu analisis lebih lanjut.
➢ Media Sosial
Data berasal dari interaksi di Facebook, YouTube, Instagram, dll.
Ini termasuk sejumlah besar data besar dalam bentuk gambar,
video, suara, teks dan suara - berguna untuk fungsi pemasaran,
penjualan, dan dukungan. Data ini sering dalam bentuk tidak
terstruktur atau semi-terstruktur, sehingga menimbulkan
tantangan unik untuk konsumsi dan analisis.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
2) Ketahui sumber big data
➢ Data yang tersedia untuk umum
Berasal dari sejumlah besar sumber data terbuka seperti data
pemerintah AS. Gov, CIA World Factbook, atau Portal Data
Terbuka Uni Eropa.
➢ Data besar lainnya
Dapat berasal dari sumber data cloud, pemasok dan pelanggan.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
3) Akses, kelola, dan simpan big data
➢ Sistem komputasi modern memberikan kecepatan,
daya, dan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk dengan
cepat mengakses sejumlah besar dan tipe data besar.
➢ Seiring dengan akses yang andal, perusahaan juga
membutuhkan metode untuk mengintegrasikan data,
memastikan kualitas data, menyediakan tata kelola
dan penyimpanan data, dan menyiapkan data untuk
analitik.
➢ Beberapa data dapat disimpan di tempat di gudang
data tradisional - tetapi ada juga opsi yang fleksibel
dan murah untuk menyimpan dan menangani data
besar melalui solusi cloud, data lake dan Hadoop.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
4) Menganalisis Big Data
➢ Dengan teknologi kinerja tinggi seperti komputasi
grid atau analytics di memori, organisasi dapat
memilih untuk menggunakan semua data besar
mereka untuk analisis.
➢ Pendekatan lain adalah untuk menentukan dimuka
data mana yang relevan sebelum menganalisisnya.
Dengan kedua cara tersebut, analitik big data adalah
bagaimana perusahaan mendapatkan nilai dan
wawasan dari data. Semakin besar, big data
mengakselerasi analitik canggih saat ini seperti
kecerdasan buatan.
< >
MENU AKHIRI
← →
MENU AKHIRI
5) Membuat keputusan yang cerdas
dan digerakkan oleh data
Dikelola dengan baik, data tepercaya mengarah ke
analitik tepercaya dan keputusan tepercaya. Agar tetap
kompetitif, bisnis perlu merebut nilai penuh dari data
besar dan beroperasi dengan cara yang didorong oleh
data - membuat keputusan berdasarkan bukti yang
disajikan oleh data besar daripada insting. Manfaat
menjadi data-driven jelas. Organisasi yang digerakkan
oleh data berkinerja lebih baik, secara operasional
lebih mudah diprediksi, dan lebih menguntungkan.
Terima Kasih

Pengenalan Big data_materi Pengenalan Big Data

  • 1.
    Modul ke: Fakultas Program Studi Modulke: Fakultas Program Studi PENGENALAN BIG DATA Dosen : Tiwuk Wahyuli Prihandayani, Skom., MMSI 01 Fakultas Ilmu Komputer Sistem Informasi
  • 2.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Big data adalah istilah yang menggambarkan volume besar data, baik data yang terstruktur maupun tidak terstruktur – yang membanjiri bisnis sehari-hari. Namun bukan jumlah data yang penting. Apa yang dilakukan organisasi dengan data itulah yang penting. Big data dapat dianalisis demi pemahaman yang mengarah kepada keputusan dan gerakan bisnis strategis yang lebih baik. Pengenalan Big Data
  • 3.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Pengantar • Big Data mulai “booming” di awal dekade abad 21 • Perusahaan online dan startup, misalnya Google, Amazon, eBay, LinkedIn, Facebook, dibangun dari data yang besar • Data yang sangat besar dapat memengaruhi banyak hal, di berbagai bidang: medis, industri, ekonomi dan perbankan, dll
  • 4.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI PerkembanganData
  • 5.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI ApaituBigData? • Big Data → mirip dengan ‘small data’, namun jauh lebih besar ukurannya • Dengan data sangat besar perlu pendekatan berbeda • Teknik, alat bantu, arsitektur • Tujuan: menyelesaikan masalah baru atau masalah lama dengan cara lebih baik • Big Data memberikan nilai dari penyimpanan dan pemrosesan dari kuantitas sangat besar yang tidak bisa dianalisis dengan teknik komputasi tradisional.
  • 6.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI ApaituBigData? • Walmart menangani > 1 juta transaksi dari customer tiap jam • Facebook menangani 40 miliar foto dari user base • Decoding genome manusia awalnya memerlukan pemrosesan selama 10 tahun → sekarang 1 minggu
  • 7.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Apa itu Big Data? ⚫ Big Data: istilah untuk data sangat besar dan kompleks yang tidak dapat dikelola (capture, store, manage, analyze) dengan software dan tool pemrograman database biasa/konvensional. ⚫ Tidak cukup dengan SQL biasa saja (Relational Database Management System), sehingga butuh teknologi baru/tambahan NoSQL (Not only SQL). ⚫ Tidak hanya berisi data berstruktur/relational tapi juga (mayoritas) tidak berstruktur (unstructured).
  • 8.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Mengapa belajarAnalisisBigData? • Banyak yang menulis tentang Big Data dan kebutuhan untuk analisis yang canggih dalam industri, akademisi, dan pemerintah, maupun lainnya. • Ketersediaan sumber data baru dan munculnya peluang analitis yang lebih kompleks telah menciptakan kebutuhan untuk memikirkan kembali arsitektur data yang ada untuk memungkinkan analisis yang dapat dengan optimal memanfaatkan Big Data • Pada bagian ini menjelaskan beberapa konsep utama Big Data, mengapa analisis canggih diperlukan, perbedaan Data Science vs Business Intelligence (BI), dan apa peran baru yang diperlukan untuk ekosistem Big Data.
  • 9.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI DataSciencevs BusinessIntelligence
  • 10.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI GambaranUmumBigData • Big Data vs Big Information vs Big Knowledge: • Data (Facts, a description of the World) • Information (Captured Data and Knowledge): Merekam atau mengambil Data dan Knowledge pada satu waktu tertentu (at a single point). Sedangkan Data dan Knowledge dapat terus berubah dan bertambah dari waktu ke waktu. • Knowledge (Our personal map/model of the world): apa yang kita ketahui (not the real world itself) kita saat ini tidak dapat menyimpan pengetahuan dalam diri kita dalam apa pun selain otak, dan untuk membangun pengetahuan perlu informasi dan data.
  • 11.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI GambaranUmumBigData • McKinsey Global (2011) • Big Data dapat didefinisikan dengan data yang memiliki skala (volume), distribusi (velocity), keragaman (variety) yang sangat besar, dan atau abadi, sehingga membutuhkan penggunaan arsitektur teknikal dan metode analitis yang inovatif untuk mendapatkan wawasan yang dapat memberikan nilai bisnis baru (informasi yang bermakna). • Hurwitz, et al. (2013) • Big data merupakan istilah untuk sekumpulan data yang begitu besar atau kompleks dimana tidak bisa ditangani lagi dengan sistem teknologi komputer konvensional
  • 12.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Hadoop dan Big Data • Open-Source Framework untuk memproses himpunan-data berskala besar (big data) dalam beberapa cluster hardware komputer • Dikembangkan menggunakan bahasa Java, beberapa menggunakan C dan utilitas command line sebagai shell-scripts • Dikembangkan oleh Apache Software foundation ( apache.org ) 2007 dibawah lisensi v2 Apache
  • 13.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Job Type for Big Data Job Type Job functions Skill Hadoop Developer develops MapReduce jobs, designs data warehouses Java, Scripting, Linux Hadoop Admin manages Hadoop cluster, designs data pipelines Linux administration, Network Management, Experience in managing large cluster of machines Data Scientist Data mining and figuring out hidden knowledge in data Math, data mining algorithms Business Analyst Analyzed data! Pig, Hive, SQL, familiarity with BI tools
  • 14.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Potensi Big Data • Jumlah data yang telah dibuat dan disimpan pada tingkat global hari ini hampir tak terbayangkan jumlahnya. Data tersebut terus tumbuh tanpa henti. Sayangnya sampai saat ini, baru sebagian kecil data yang telah dianalisis. • Pentingnya Big Data, tidak hanya seputar pada jumlah data yang di miliki, tetapi hal yang penting adalah bagaimana mengolah data data tersebut untuk pengambilan keputusan. Misalnya menganalisa data untuk menemukan jawaban yang diinginkan dalam kegiatan bisnis seperti: – Pengurangan biaya; – Pengurangan waktu; – Pengembangan produk baru dan optimalisasi penawaran produk; dan – Pengambilan keputusan yang cerdas.
  • 15.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Siklus Data, Informasi, Pengetahuan dan Kebijakan
  • 16.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Mengapa Big Data Penting? Pentingnya big data tidak berkisar pada seberapa banyak data yang kita miliki, tetapi apa yang kita lakukan dengan data tersebut. kita dapat mengambil data dari sumber apa pun dan menganalisisnya untuk menemukan jawaban yang memungkinkan : 1) Pengurangan biaya, 2) Pengurangan waktu, 3) Pengembangan produk baru, dan penawaran yang dioptimalkan, 4) Pengambilan keputusan yang cerdas.
  • 17.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Mengapa Big Data Penting? Saat kita menggabungkan big data dengan analitik berkekuatan tinggi, kita dapat menyelesaikan tugas- tugas yang terkait dengan bisnis seperti: ➢ Menentukan akar penyebab kegagalan, masalah, dan kegagalan hampir secara real time. ➢ Menghasilkan kupon di titik penjualan berdasarkan kebiasaan membeli pelanggan. ➢ Menghitung ulang seluruh portofolio risiko dalam hitungan menit. ➢ Mendeteksi perilaku curang sebelum mempengaruhi organisasi kita.
  • 18.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI Cara Kerja Big Data Sebelum bisnis dapat menempatkan data besar maka harus mempertimbangkan bagaimana data tersebut mengalir di antara banyak lokasi, sumber, sistem, pemilik dan pengguna. Ada lima langkah utama untuk mengambil alih “struktur data” besar ini yang mencakup data tradisional dan terstruktur bersama dengan data tidak terstruktur dan terstruktur:
  • 19.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI 1. Tetapkan strategi big data. 2. Identifikasi sumber big data. 3. Akses, kelola, dan simpan data. 4. Analisis data. 5. Buat keputusan berdasarkan data. Ada lima langkah utama untuk mengambil alih “struktur data” besar ini yang mencakup data tradisional dan terstruktur bersama dengan data tidak terstruktur dan terstruktur:
  • 20.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI 1) Tetapkan Strategi Big Data Pada level tinggi, strategi big data adalah rencana yang dirancang untuk membantu mengawasi dan meningkatkan cara memperoleh, menyimpan, mengelola, berbagi, dan menggunakan data di dalam dan di luar organisasi. Strategi big data mengatur panggung untuk kesuksesan bisnis di tengah banyaknya data. Ketika mengembangkan strategi, penting untuk mempertimbangkan tujuan dan inisiatif bisnis dan teknologi yang ada - dan di masa depan. Ini panggilan untuk memperlakukan big data seperti aset bisnis berharga lainnya daripada hanya produk sampingan aplikasi.
  • 21.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI 2) Ketahui Sumber Big Data ➢ Streaming Data Berasal dari Internet of Things (IoT) dan perangkat terhubung lainnya yang mengalir ke sistem TI dari perangkat yang dapat dipakai, mobil pintar, perangkat medis, peralatan industri, dan banyak lagi. Dapat menganalisis data besar ini saat tiba memutuskan data mana yang akan disimpan atau tidak, dan mana yang perlu analisis lebih lanjut. ➢ Media Sosial Data berasal dari interaksi di Facebook, YouTube, Instagram, dll. Ini termasuk sejumlah besar data besar dalam bentuk gambar, video, suara, teks dan suara - berguna untuk fungsi pemasaran, penjualan, dan dukungan. Data ini sering dalam bentuk tidak terstruktur atau semi-terstruktur, sehingga menimbulkan tantangan unik untuk konsumsi dan analisis.
  • 22.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI 2) Ketahui sumber big data ➢ Data yang tersedia untuk umum Berasal dari sejumlah besar sumber data terbuka seperti data pemerintah AS. Gov, CIA World Factbook, atau Portal Data Terbuka Uni Eropa. ➢ Data besar lainnya Dapat berasal dari sumber data cloud, pemasok dan pelanggan.
  • 23.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI
  • 24.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI 3) Akses, kelola, dan simpan big data ➢ Sistem komputasi modern memberikan kecepatan, daya, dan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk dengan cepat mengakses sejumlah besar dan tipe data besar. ➢ Seiring dengan akses yang andal, perusahaan juga membutuhkan metode untuk mengintegrasikan data, memastikan kualitas data, menyediakan tata kelola dan penyimpanan data, dan menyiapkan data untuk analitik. ➢ Beberapa data dapat disimpan di tempat di gudang data tradisional - tetapi ada juga opsi yang fleksibel dan murah untuk menyimpan dan menangani data besar melalui solusi cloud, data lake dan Hadoop.
  • 25.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI 4) Menganalisis Big Data ➢ Dengan teknologi kinerja tinggi seperti komputasi grid atau analytics di memori, organisasi dapat memilih untuk menggunakan semua data besar mereka untuk analisis. ➢ Pendekatan lain adalah untuk menentukan dimuka data mana yang relevan sebelum menganalisisnya. Dengan kedua cara tersebut, analitik big data adalah bagaimana perusahaan mendapatkan nilai dan wawasan dari data. Semakin besar, big data mengakselerasi analitik canggih saat ini seperti kecerdasan buatan.
  • 26.
    < > MENU AKHIRI ←→ MENU AKHIRI 5) Membuat keputusan yang cerdas dan digerakkan oleh data Dikelola dengan baik, data tepercaya mengarah ke analitik tepercaya dan keputusan tepercaya. Agar tetap kompetitif, bisnis perlu merebut nilai penuh dari data besar dan beroperasi dengan cara yang didorong oleh data - membuat keputusan berdasarkan bukti yang disajikan oleh data besar daripada insting. Manfaat menjadi data-driven jelas. Organisasi yang digerakkan oleh data berkinerja lebih baik, secara operasional lebih mudah diprediksi, dan lebih menguntungkan.
  • 27.