Pendidikan
Kewarganegaraan
02
04
Pengembangan
Integrasi di Indonesia
Pentingnya Integrasi
Nasional
Ancaman Terhadap
Integrasi Nasional
Tantangan dalam
Membangun Integrasi
Dinamika Integrasi
Nasional di Indonesia
Faktor Penyebab Ancaman
dan Tantangan
Cara Mengatasi Ancaman
Integrasi Nasional
Latar Belakang
Integrasi Nasional merupakan sebuah konsep yang mengarah pada
terciptanya keutuhan bangsa melalui penciptaan konsensus di
antara keragaman yang ada. Pada era global ini,pengetahuan kita
mengenai kebudayaan Indonesia sangat kurang, anak muda
zaman sekarang lebih mengetahui tentang modernisasi ketimbang
tradisional. Pengaruh kebudayaan luar menyebabkan kurangnya
pengetahuan kita mengenai proses kebudayaan yang ada di
Indonesia. Kurangnya pengetahuan akan hak dan kewajiban kita
sebagai warga negara menimbulkan hilangnya rasa persatuan kita
baik terhadap sesama maupun negara. Sebagai generasi pelurus
bangsa dimana menjunjung tinggi sikap keadilan adalah suatu
keharusan demi terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran
bangsa. Sebagai warga Negara Indonesia yang baik,marilah kita
memiliki rasa Integrasi Nasional.
Pengembangan
Integrasi di Indonesia
01
Pengembangan Integrasi di Indonesia
Howard Wriggins dalam Muhaimin & Collin Max Andrews (1995) menyebut ada lima pendekatan
atau cara bagaimana para pemimpin politik mengembangkan integrasi bangsa. Kelima
pendekatan yang selanjutnya kita sebut sebagai faktor yang menentukan tingkat integrasi suatu
negara adalah:
1. Adanya ancaman dari luar
2. Gaya politik kepemimpinan
3. Kekuatan lembaga–lembaga politik
4. Ideologi Nasional
5. Kesempatan Pembangunan Ekonomi
Pentingnya
Integrasi Nasional
02
Pentingnya Integrasi Nasional
Integrasi nasional penting untuk diwujudkan dalam kehidupan masyrakat Indonesia
dikarenakan Indonesia merupakan negara yang masih berkembang atau dapat dikatakan negara
yang masih mencari jati diri. Selain itu, integrasi nasional sangat penting untuk diwujudkan karena
integrasi nasional merupakan suatu cara yang dapat menyatukan berbagai macam perbedaan
yang ada di Indonesia. Selain itu, pentingnya membangun integrasi nasional adalah terwujudnya
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang dilandasi rasa kepemilikan bersama,
rasa kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan bangsa, semangat untuk berbuat demi
kepentingan bersama, perasaan yang sama, kesadaran dalam membangun interaksi dan
komunikasi yang baik, kerja sama dalam menghasilkan karya yang bernilai tinggi,kekompakan
warga negara dalam menggapai cita-citanya, semangat menjaga negara yang bebas dari
ancaman perpecahan dan kesadaran mewujudkan kerukunan hidup.
Dinamika Integrasi
Nasional di Indonesia
03
Dinamika Integrasi
Nasional di Indonesia
Dinamika integrase nasionaldi Indonesia sejak kita bernegara tahun
1945, upaya membangun integrasi secara terus menerus dilakukan.
Terdapat banyak perkembangan dan dinamika dari integrase yang
terjadi Indonesia. Dinamika integrase sejalan dengan tantangan
zaman waktu itu. Dinamika itu bisa kita contohkan peristiwa
integrase berdasar lima jenis integrase sebagai berikut
Dinamika Integrasi
Nasional di Indonesia
02
04
Integrasi Bangsa
Integrasi Wilayah
Integrasi Tingkah
Laku
Integrasi Elit
Integrasi Nilai
Tantangan dalam
Membangun Integrasi
04
Tantangan dalam Membangun Integrasi
Dalam upaya mewujudkan integrasi nasional Indonesia, tantangan yang dihadapi datang dari
dimensi horizontal dan vertikal. Dalam dimensi horizontal, tantangan yang berakar pada
perbedaan suku, agama, ras dan geografi. Sedangkan dalam dimensi vertikal, tantangan yang ada
adalah berupa celah perbedaan antara elite dan massa, dimana latar belakang pendidikan
kekotaan menyebabkan kaum elite berbeda dari massa yang cenderung berpandangan
tradisional. Masalah yang berkenaan dengan dimensi vertikal lebih sering muncul ke permukaan
setelah berbaur dengan dimensi horizontal, sehingga hal ini memberikan kesan bahwa dalam
kasus Indonesia dimensi horizontal lebih menonjol dari pada dimensi vertikalnya. Terkait dengan
dimensi horisontal ini, salah satu persoalan yang dialami oleh negara-negara berkembang
termasuk Indonesia dalam mewujudkan intregasi nasional adalah masalah primordialisme yang
masih kuat. Titik pusat goncangan primordial biasanya berkisar pada beberapa hal, yaitu masalah
hubungan darah (kesukuan), jenis bangsa (ras), bangsa, daerah, agama dan kebiasaan. Masih
besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil pembangunan dapat
menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusan di masalah SARA (Suku, Agama, Ras dan
Antar golongan), gerakan separatisme dan kedaerahan, demonstrasi dan unjuk rasa. Hal ini bisa
berpeluang mengancam intregasi horizontal di Indonesia. Terkait dengan dimensi vertikal,
tantangan yang ada adalah kesediaan para pemimpin untuk terus menerus bersedia
berhubungan dengan rakyatnya. Pemimpin mau mendengar keluhan rakyat, mau turun kebawah,
dan dekat dengan kelompok-kelompok yang merasa di pinggirkan.
Ancaman Terhadap
Integrasi Nasional
05
Ancaman bagi integrasi nasional
tersebut datang dari luar maupun
dari dalam negeri Indonesia sendiri
dalam berbagai dimensi kehidupan.
Ancaman tersebut biasanya berupa
ancaman militer dan non-militer.
Ancaman Terhadap Integrasi Nasional
Faktor Penyebab
Ancaman dan Tantangan
Integrasi Nasional
06
Faktor Penyebab Ancaman dan
Tantangan Integrasi Nasional
1
Penggunaan bahasa
Indonesia
3
Adanya kepribadian dan
pandangan hidup kebangsaan
yang sama, yaitu Pancasila.
2
Adanya semangat persatuan
dan kesatuan dalam bangsa,
bahasa, dan Tanah Air
Indonesia
4
Adanya semangat persatuan dan
kesatuan dalam bangsa, bahasa,
dan tanah air Indonesia.
Cara Mengatasi Ancaman
Integrasi Nasional
06
f. Mengembangakan rasa bangga
berbangga dan bertanah air Indonesia
g. Memajukan pergaulan demi persatuan dan
kesatuan bangsa yang ber-Bhineka
Tunggal Ika
h. Menempatkan Persauan, Kesatuan ,
Kepentingan , serta Keselamatan Bangsa
dan Negara diatas kepentingan pribadi
dan golongan.
i. Meningkatkan kesadaran rakyat akan
pentingnya menjaga keutuhan wilayah
negara
j. Rela bekorban untuk kepentingan bangsa
dan negara
k. Menghindari segala bentuk adu
domba yang menjerumus kepada
perpecahan bangsa
l. Adanya sikap saling menghormati
perbedaan yang ada
m. Meningkatkan dan
mengembangkan pengamalan
pancasila secara objektif dan
subjektif
n. Menjauhi sikap diskriminatinatif
Penutup
Kesimpulan Saran
Integrasi nasional penting untuk
diwujudkan dalam kehidupan
masyrakat Indonesia dikarenakan
Indonesia merupakan negara yang
masih berkembang atau dapat
dikatakan negara yang masih
mencari jati diri. Selain itu, integrasi
nasional sangat penting untuk
diwujudkan karena integrasi
nasional merupakan suatu cara
yang dapat menyatukan berbagai
macam perbedaan yang ada di
Indonesia.
Dalam penulisan makalah ini,
kami menyadari masih banyak
kesalahan dan kekuragan. Oleh
sebab itu, kami mengharapkan
kritik dan saran yang
membangun. Kami berharap
makalah ini dapat bermanfaat
bagi pembaca mengenai
Dinamika Dan Tantangan
Integrasi Nasional.
Sekian
Terimakasih

Pendidikan Kewarganegaraan Kel.6.pptx

  • 1.
  • 2.
    02 04 Pengembangan Integrasi di Indonesia PentingnyaIntegrasi Nasional Ancaman Terhadap Integrasi Nasional Tantangan dalam Membangun Integrasi Dinamika Integrasi Nasional di Indonesia Faktor Penyebab Ancaman dan Tantangan Cara Mengatasi Ancaman Integrasi Nasional
  • 3.
    Latar Belakang Integrasi Nasionalmerupakan sebuah konsep yang mengarah pada terciptanya keutuhan bangsa melalui penciptaan konsensus di antara keragaman yang ada. Pada era global ini,pengetahuan kita mengenai kebudayaan Indonesia sangat kurang, anak muda zaman sekarang lebih mengetahui tentang modernisasi ketimbang tradisional. Pengaruh kebudayaan luar menyebabkan kurangnya pengetahuan kita mengenai proses kebudayaan yang ada di Indonesia. Kurangnya pengetahuan akan hak dan kewajiban kita sebagai warga negara menimbulkan hilangnya rasa persatuan kita baik terhadap sesama maupun negara. Sebagai generasi pelurus bangsa dimana menjunjung tinggi sikap keadilan adalah suatu keharusan demi terciptanya kesejahteraan dan kemakmuran bangsa. Sebagai warga Negara Indonesia yang baik,marilah kita memiliki rasa Integrasi Nasional.
  • 4.
  • 5.
    Pengembangan Integrasi diIndonesia Howard Wriggins dalam Muhaimin & Collin Max Andrews (1995) menyebut ada lima pendekatan atau cara bagaimana para pemimpin politik mengembangkan integrasi bangsa. Kelima pendekatan yang selanjutnya kita sebut sebagai faktor yang menentukan tingkat integrasi suatu negara adalah: 1. Adanya ancaman dari luar 2. Gaya politik kepemimpinan 3. Kekuatan lembaga–lembaga politik 4. Ideologi Nasional 5. Kesempatan Pembangunan Ekonomi
  • 6.
  • 7.
    Pentingnya Integrasi Nasional Integrasinasional penting untuk diwujudkan dalam kehidupan masyrakat Indonesia dikarenakan Indonesia merupakan negara yang masih berkembang atau dapat dikatakan negara yang masih mencari jati diri. Selain itu, integrasi nasional sangat penting untuk diwujudkan karena integrasi nasional merupakan suatu cara yang dapat menyatukan berbagai macam perbedaan yang ada di Indonesia. Selain itu, pentingnya membangun integrasi nasional adalah terwujudnya kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang dilandasi rasa kepemilikan bersama, rasa kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan bangsa, semangat untuk berbuat demi kepentingan bersama, perasaan yang sama, kesadaran dalam membangun interaksi dan komunikasi yang baik, kerja sama dalam menghasilkan karya yang bernilai tinggi,kekompakan warga negara dalam menggapai cita-citanya, semangat menjaga negara yang bebas dari ancaman perpecahan dan kesadaran mewujudkan kerukunan hidup.
  • 8.
  • 9.
    Dinamika Integrasi Nasional diIndonesia Dinamika integrase nasionaldi Indonesia sejak kita bernegara tahun 1945, upaya membangun integrasi secara terus menerus dilakukan. Terdapat banyak perkembangan dan dinamika dari integrase yang terjadi Indonesia. Dinamika integrase sejalan dengan tantangan zaman waktu itu. Dinamika itu bisa kita contohkan peristiwa integrase berdasar lima jenis integrase sebagai berikut
  • 10.
    Dinamika Integrasi Nasional diIndonesia 02 04 Integrasi Bangsa Integrasi Wilayah Integrasi Tingkah Laku Integrasi Elit Integrasi Nilai
  • 11.
  • 12.
    Tantangan dalam MembangunIntegrasi Dalam upaya mewujudkan integrasi nasional Indonesia, tantangan yang dihadapi datang dari dimensi horizontal dan vertikal. Dalam dimensi horizontal, tantangan yang berakar pada perbedaan suku, agama, ras dan geografi. Sedangkan dalam dimensi vertikal, tantangan yang ada adalah berupa celah perbedaan antara elite dan massa, dimana latar belakang pendidikan kekotaan menyebabkan kaum elite berbeda dari massa yang cenderung berpandangan tradisional. Masalah yang berkenaan dengan dimensi vertikal lebih sering muncul ke permukaan setelah berbaur dengan dimensi horizontal, sehingga hal ini memberikan kesan bahwa dalam kasus Indonesia dimensi horizontal lebih menonjol dari pada dimensi vertikalnya. Terkait dengan dimensi horisontal ini, salah satu persoalan yang dialami oleh negara-negara berkembang termasuk Indonesia dalam mewujudkan intregasi nasional adalah masalah primordialisme yang masih kuat. Titik pusat goncangan primordial biasanya berkisar pada beberapa hal, yaitu masalah hubungan darah (kesukuan), jenis bangsa (ras), bangsa, daerah, agama dan kebiasaan. Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil pembangunan dapat menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusan di masalah SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan), gerakan separatisme dan kedaerahan, demonstrasi dan unjuk rasa. Hal ini bisa berpeluang mengancam intregasi horizontal di Indonesia. Terkait dengan dimensi vertikal, tantangan yang ada adalah kesediaan para pemimpin untuk terus menerus bersedia berhubungan dengan rakyatnya. Pemimpin mau mendengar keluhan rakyat, mau turun kebawah, dan dekat dengan kelompok-kelompok yang merasa di pinggirkan.
  • 13.
  • 14.
    Ancaman bagi integrasinasional tersebut datang dari luar maupun dari dalam negeri Indonesia sendiri dalam berbagai dimensi kehidupan. Ancaman tersebut biasanya berupa ancaman militer dan non-militer. Ancaman Terhadap Integrasi Nasional
  • 15.
    Faktor Penyebab Ancaman danTantangan Integrasi Nasional 06
  • 16.
    Faktor Penyebab Ancamandan Tantangan Integrasi Nasional 1 Penggunaan bahasa Indonesia 3 Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama, yaitu Pancasila. 2 Adanya semangat persatuan dan kesatuan dalam bangsa, bahasa, dan Tanah Air Indonesia 4 Adanya semangat persatuan dan kesatuan dalam bangsa, bahasa, dan tanah air Indonesia.
  • 17.
  • 19.
    f. Mengembangakan rasabangga berbangga dan bertanah air Indonesia g. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika h. Menempatkan Persauan, Kesatuan , Kepentingan , serta Keselamatan Bangsa dan Negara diatas kepentingan pribadi dan golongan. i. Meningkatkan kesadaran rakyat akan pentingnya menjaga keutuhan wilayah negara j. Rela bekorban untuk kepentingan bangsa dan negara
  • 20.
    k. Menghindari segalabentuk adu domba yang menjerumus kepada perpecahan bangsa l. Adanya sikap saling menghormati perbedaan yang ada m. Meningkatkan dan mengembangkan pengamalan pancasila secara objektif dan subjektif n. Menjauhi sikap diskriminatinatif
  • 21.
    Penutup Kesimpulan Saran Integrasi nasionalpenting untuk diwujudkan dalam kehidupan masyrakat Indonesia dikarenakan Indonesia merupakan negara yang masih berkembang atau dapat dikatakan negara yang masih mencari jati diri. Selain itu, integrasi nasional sangat penting untuk diwujudkan karena integrasi nasional merupakan suatu cara yang dapat menyatukan berbagai macam perbedaan yang ada di Indonesia. Dalam penulisan makalah ini, kami menyadari masih banyak kesalahan dan kekuragan. Oleh sebab itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Kami berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca mengenai Dinamika Dan Tantangan Integrasi Nasional.
  • 22.