Present kelompok 9
Oleh :
Rudi alfian
Ummi rizka hasanah
Sakinatul abadiyah
Pendidikan islam
Di indonesia
Islam telah diperkenalkan di Indonesia sekitar abad ke-7 M oleh
para musafir dan pedagang muslim, melalui jalur perdagangan
dari Teluk Parsi dan Tiongkok.
Kemudian pada abad ke 11 M islam masuk ke nusantara melalui
kota kota pantai dipulau sumatra, jawa, sulawesi dan maluku.
Jalur perluasan islam dibawa oleh para pedagang muslim, wali,
muballig, dan ulama.
pada saat itu islam mulai berkembang dengan didirikannya pusat
– pusat tempat pendalaman agama islam.
pada tahap awal perkembangan islam maka dibangunlah masjid
sebagai tempat beribadah dan lembaga pendidikan islam pertama.
Setelah masjid dirasa cukup optimal maka perlu adanya tempat
yang benar – benar sebagai tempat pendalaman ajaran islam
seperti pesantren .
Pesantren sejatinya telah berkiprah di Indonesia sebagai pranata
kependidikan Islam di tengah-tengah masyarakat sejak abad ke-13
M, kemudian berlanjut dengan pasang surutnya hingga sekarang.
Untuk itulah, tidak aneh jika pesantren telah menjadi akar
pendidikan Islam di negeri ini. Karena senyatanya, dalam pesantren
telah terjadi proses pembelajaran sekaligus
proses pendidikan; yang tidak hanya memberikan seperangkat
pengetahuan, melainkan juga nilai-nilai (value). Dalam pesantren,
terjadi sebuah proses pembentukan tata nilai yang lengkap, yang
merupakan proses pemberian ilmu secara aplikatif
Pesantren Menurut Prof. Mastuhu adalah lembaga pendidikan
tradisional Islam untuk mempelajari, memahami, mendalami,
menghayati dan mengamalkan ajaran Islam dengan menekankan
pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman perilaku sehari-hari.
Jenis jenis lembaga pendidikan islam :
LEMBAGA
PENDIDIKAN
ISLAM
Madrasah Sekolah – sekolah
islam
Tempat tempat tersebut hakikatnya sama yaitu sebagai tempat pendalaman
agama islam dengan metode pendidikan dan tingkatan berbeda.
1. Pesantren
pesantren identik dengan Kyai dan Santri dengan pendidikan salaf
biasanya metode pendidikan nya dengan “sorogan” (individual) bisa juga dengan
“bandongan/weton” (berkelompok) dengan sistem mendengarkan sang kyai
membacakan kitab kuning .
2. Madrasah
Madrasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang lebih modern
dibanding pesantren, baik ditinjau dari sisi metodologi maupun kurikulum
pengajarannya. Madrasah telah mengaplikasikan sistem kelas dalam proses
pembelajarannya. Elemen yang ada dalam madrasah juga bukan lagi Kyai dan
santri, tetapi murid dan guru (ustad/ustadzah). Dan metode yang digunakan juga
beragam, bisa ceramah, atau drill dan lain-lain, tergantung pada ustad/ustadzah
atau guru.
3. Sekolah - sekolah islam
sekolah merupakan terjemah dari madrasah, hanya saja madrasah
adalah kosa kata bahasa Arab, sedangkan sekolah adalah bahasa Indonesia.
Namun demikian, pada aplikasinya terdapat perbedaan antara madrasah dan
sekolah Islam. Madrasah berada dalam naungan Kementrian Agama (Kemenag),
sedangkan sekolah Islam pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
(Kemendikbud). Selain itu,dari segi bobot muatan materi keagamaannya,
madrasah lebih banyak materi agama dibanding sekolah Islam.
4. Pendidikan tinggi islam
Pendidikan Tinggi Islam juga merupakan salah satu lembaga
pendidikan Islam yang modern. Dalam sejarah, pendidikan tinggi Islam yang
tertua adalah Sekolah Tinggi Islam (STI), yang menjadi cikal bakal pendidikan
tinggi Islam selanjutnya.
Menurut Tolhah Hasan, perkembangan dan kemajuan perguruan tinggi
Islam di Indonesia banyak ditentukan oleh beberapa faktor di antaranya:
kredibilitas kepemimpinan, kreativitas manajerial kelembagaan, pengembangan
program akademik yang jelas dan kualitas dosen yang memiliki tradisi
akademik.
Perkembangan islam diIndonesia
Pendidikan Islam di Indonesia sejatinya berlangsung sejak masuknya
Islam di Indonesia dengan masjid sebagai pusat peribadatan dan tempat belajar.
Setelah penggunaan masjid cukup optimal, maka muncullah pesantren yang
kemudian menjadi akar pendidikan Islam di Indonesia. Dalam perjalanannya,
lembaga-lembaga pendidikan Islam tak luput dari berbagai dinamika yang ada,
seiring dengan perkembangan zaman. Pesantren, dari jenis pesantren tradisional
ke pesantren modern. Madrasah yang semakin memperbaiki kualitasnya dengan
berbagai upaya, salah satunya peningkatan kualitas guru. Dan, perguruan tinggi
Islam yang dulunya masih berstatus Sekolah Tinggi, berkembang menjadi
Institut hingga akhirnya menjadi Universitas. Tak pelak, bahwa dinamika
pendidikan Islam, di samping kemadrasahan, juga muncul persekolahan yang
lebih banyak mengadopsi model sekolah barat. Dan, kemunculannya itu antara
lain dipicu oleh kebutuhan masyarakat muslim yang berminat mendapatkan
pendidikan yang memudahkan memasuki lapangan kerja dalam lembaga
pemerintahan maupun lembaga swasta yang mensyaratkan memiliki
keterampilan tertentu, seperti teknik, perawat kesehatan, administrasi dan
perbankan.
pendidikan agama islam institut agama islam ibrahimy

pendidikan agama islam institut agama islam ibrahimy

  • 1.
    Present kelompok 9 Oleh: Rudi alfian Ummi rizka hasanah Sakinatul abadiyah Pendidikan islam Di indonesia
  • 2.
    Islam telah diperkenalkandi Indonesia sekitar abad ke-7 M oleh para musafir dan pedagang muslim, melalui jalur perdagangan dari Teluk Parsi dan Tiongkok. Kemudian pada abad ke 11 M islam masuk ke nusantara melalui kota kota pantai dipulau sumatra, jawa, sulawesi dan maluku. Jalur perluasan islam dibawa oleh para pedagang muslim, wali, muballig, dan ulama. pada saat itu islam mulai berkembang dengan didirikannya pusat – pusat tempat pendalaman agama islam. pada tahap awal perkembangan islam maka dibangunlah masjid sebagai tempat beribadah dan lembaga pendidikan islam pertama. Setelah masjid dirasa cukup optimal maka perlu adanya tempat yang benar – benar sebagai tempat pendalaman ajaran islam seperti pesantren .
  • 3.
    Pesantren sejatinya telahberkiprah di Indonesia sebagai pranata kependidikan Islam di tengah-tengah masyarakat sejak abad ke-13 M, kemudian berlanjut dengan pasang surutnya hingga sekarang. Untuk itulah, tidak aneh jika pesantren telah menjadi akar pendidikan Islam di negeri ini. Karena senyatanya, dalam pesantren telah terjadi proses pembelajaran sekaligus proses pendidikan; yang tidak hanya memberikan seperangkat pengetahuan, melainkan juga nilai-nilai (value). Dalam pesantren, terjadi sebuah proses pembentukan tata nilai yang lengkap, yang merupakan proses pemberian ilmu secara aplikatif Pesantren Menurut Prof. Mastuhu adalah lembaga pendidikan tradisional Islam untuk mempelajari, memahami, mendalami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam dengan menekankan pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman perilaku sehari-hari.
  • 4.
    Jenis jenis lembagapendidikan islam : LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Madrasah Sekolah – sekolah islam Tempat tempat tersebut hakikatnya sama yaitu sebagai tempat pendalaman agama islam dengan metode pendidikan dan tingkatan berbeda.
  • 5.
    1. Pesantren pesantren identikdengan Kyai dan Santri dengan pendidikan salaf biasanya metode pendidikan nya dengan “sorogan” (individual) bisa juga dengan “bandongan/weton” (berkelompok) dengan sistem mendengarkan sang kyai membacakan kitab kuning . 2. Madrasah Madrasah merupakan lembaga pendidikan Islam yang lebih modern dibanding pesantren, baik ditinjau dari sisi metodologi maupun kurikulum pengajarannya. Madrasah telah mengaplikasikan sistem kelas dalam proses pembelajarannya. Elemen yang ada dalam madrasah juga bukan lagi Kyai dan santri, tetapi murid dan guru (ustad/ustadzah). Dan metode yang digunakan juga beragam, bisa ceramah, atau drill dan lain-lain, tergantung pada ustad/ustadzah atau guru.
  • 6.
    3. Sekolah -sekolah islam sekolah merupakan terjemah dari madrasah, hanya saja madrasah adalah kosa kata bahasa Arab, sedangkan sekolah adalah bahasa Indonesia. Namun demikian, pada aplikasinya terdapat perbedaan antara madrasah dan sekolah Islam. Madrasah berada dalam naungan Kementrian Agama (Kemenag), sedangkan sekolah Islam pada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Selain itu,dari segi bobot muatan materi keagamaannya, madrasah lebih banyak materi agama dibanding sekolah Islam. 4. Pendidikan tinggi islam Pendidikan Tinggi Islam juga merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang modern. Dalam sejarah, pendidikan tinggi Islam yang tertua adalah Sekolah Tinggi Islam (STI), yang menjadi cikal bakal pendidikan tinggi Islam selanjutnya. Menurut Tolhah Hasan, perkembangan dan kemajuan perguruan tinggi Islam di Indonesia banyak ditentukan oleh beberapa faktor di antaranya: kredibilitas kepemimpinan, kreativitas manajerial kelembagaan, pengembangan program akademik yang jelas dan kualitas dosen yang memiliki tradisi akademik.
  • 7.
    Perkembangan islam diIndonesia PendidikanIslam di Indonesia sejatinya berlangsung sejak masuknya Islam di Indonesia dengan masjid sebagai pusat peribadatan dan tempat belajar. Setelah penggunaan masjid cukup optimal, maka muncullah pesantren yang kemudian menjadi akar pendidikan Islam di Indonesia. Dalam perjalanannya, lembaga-lembaga pendidikan Islam tak luput dari berbagai dinamika yang ada, seiring dengan perkembangan zaman. Pesantren, dari jenis pesantren tradisional ke pesantren modern. Madrasah yang semakin memperbaiki kualitasnya dengan berbagai upaya, salah satunya peningkatan kualitas guru. Dan, perguruan tinggi Islam yang dulunya masih berstatus Sekolah Tinggi, berkembang menjadi Institut hingga akhirnya menjadi Universitas. Tak pelak, bahwa dinamika pendidikan Islam, di samping kemadrasahan, juga muncul persekolahan yang lebih banyak mengadopsi model sekolah barat. Dan, kemunculannya itu antara lain dipicu oleh kebutuhan masyarakat muslim yang berminat mendapatkan pendidikan yang memudahkan memasuki lapangan kerja dalam lembaga pemerintahan maupun lembaga swasta yang mensyaratkan memiliki keterampilan tertentu, seperti teknik, perawat kesehatan, administrasi dan perbankan.