PEKERJAAN SOSIAL
Nama : Nabila Eka Fiati
Kelas : XII. PS 1
PEKERJA SOSIAL
Pekerja sosial adalah bidang keahlian yang memiliki
kewenangan untuk melaksanakan berbagai upaya guna
meningkatkan kemampuanorang dalam melaksanakan fungsi-
fungsi sosialnya melalui interaksi; agar orang dapat menyesuaikan
diri dengan situasi kehidupannya secara memuaskan.[1] Kekhasan
pekerja sosial adalah pemahaman dan keterampilan dalam
memanipulasi perilaku manusia sebagai makhluk sosial.[1]
KONTEKS PERKEMBANGAN
Ada dua konteks berbeda akan perkembangan pekerja sosial, karakteristiknya,
dan model-modelnya.[3] Model pertama didasarkan pada pengaruh asli negara-
negara maju di Dunia Pertama, yang secara umum diwakili oleh dua negara
industrialis, yaitu Inggris dan Amerika Serikat.[3] Model kedua dibentuk oleh
pengalaman banyak negara berkembang di Dunia Ketiga di beberapa wilayah
benua Asia, Afrika, dan Amerika Latin.[3] Menurut Ragab (1990)
Perkembangan pekerja Sosial di Dunia Ketiga mengambil sebuah jalan yang
sepenuhnya berbeda,[3] di mana ketimbang memberikan respon-respon
menjadi diri sendiri terhadap berbagai kebutuhan lokal, mereka telah menjadi
produk-produk final yang ditranspalasikan dari Negara-negara maju.[3]

Pekerjaan sosial

  • 1.
    PEKERJAAN SOSIAL Nama :Nabila Eka Fiati Kelas : XII. PS 1
  • 2.
    PEKERJA SOSIAL Pekerja sosialadalah bidang keahlian yang memiliki kewenangan untuk melaksanakan berbagai upaya guna meningkatkan kemampuanorang dalam melaksanakan fungsi- fungsi sosialnya melalui interaksi; agar orang dapat menyesuaikan diri dengan situasi kehidupannya secara memuaskan.[1] Kekhasan pekerja sosial adalah pemahaman dan keterampilan dalam memanipulasi perilaku manusia sebagai makhluk sosial.[1]
  • 3.
    KONTEKS PERKEMBANGAN Ada duakonteks berbeda akan perkembangan pekerja sosial, karakteristiknya, dan model-modelnya.[3] Model pertama didasarkan pada pengaruh asli negara- negara maju di Dunia Pertama, yang secara umum diwakili oleh dua negara industrialis, yaitu Inggris dan Amerika Serikat.[3] Model kedua dibentuk oleh pengalaman banyak negara berkembang di Dunia Ketiga di beberapa wilayah benua Asia, Afrika, dan Amerika Latin.[3] Menurut Ragab (1990) Perkembangan pekerja Sosial di Dunia Ketiga mengambil sebuah jalan yang sepenuhnya berbeda,[3] di mana ketimbang memberikan respon-respon menjadi diri sendiri terhadap berbagai kebutuhan lokal, mereka telah menjadi produk-produk final yang ditranspalasikan dari Negara-negara maju.[3]