NILAI BISNIS
KOMPUTASI
AWAN
Presented By : KELOMPOK 2
KELOMPOK 2
Abdussalam Marathon
0112522001
Devia - 0112522009
Farhan Kristiyadi - 0102521711
Syafira Armelia - 0102521729
Tresna Nurhidayatulloh - 0102523743
TABLE OF
CONTENT
KEBUTUHAN BISNIS UNTUK KOMPUTASI
AWAN
01
02 SKALABILITAS
BISNIS DATA CENTER
ISU PRIVASI DAN KEDAULATAN DATA
ISU KEAMANAN
DAMPAK KOMPUTASI AWAN UNTUK DUNIA
BISNIS
03
04
05
06
KEBUTUHAN BISNIS UNTUK
KOMPUTASI AWAN
Ekonomi awan merupakan studi analitis tentang
biaya dan manfaat komputasi awan yang
membantu bisnis dalam mengambil keputusan.
Komputasi awan memungkinkan bisnis untuk
menawarkan pengalaman pengguna yang lancar
melalui fitur-fitur canggih.
Layanan cloud menyediakan bisnis eCommerce
dengan kemampuan penskalaan otomatis untuk
mengatasi lalu lintas puncak. Selain kemampuan
penskalaan, layanan cloud telah memainkan peran
penting dalam meningkatkan adopsi AI dan ML.
01
KEAMANAN, MODERNISASI
DATA, DAN KECERDASAN
BISNIS MELALUI LAYANAN
CLOUD
Layanan cloud menyediakan pemantauan dan
Manajemen Identifikasi dan Akses (IAM) untuk
meningkatkan keamanan dan melindungi data.
Modernisasi data mendorong migrasi ke cloud,
membantu perusahaan menangani data besar
(terstruktur dan tidak terstruktur).
Kecerdasan bisnis yang didukung cloud
memungkinkan organisasi untuk tetap kompetitif
dengan menganalisis dan memproses data sesuai
permintaan pasar.
MANFAAT DAN
KEUNTUNGAN
KOMPUTASI AWAN
03
01
02
04
Keamanan Tinggi dengan fitur pemantauan dan
IAM melindungi data dari ancaman dan akses tak
sah.
Efisiensi Operasional untuk mempermudah
pengelolaan data besar untuk optimasi proses dan
keputusan.
Skalabilitas & Fleksibilitas untuk menyesuaikan
kapasitas sesuai kebutuhan tanpa biaya
infrastruktur besar..
Akses Global data dan aplikasi dapat diakses kapan
saja dan dari mana saja.
05
06
Kecerdasan Bisnis menganalisis
dalam membantu dalam
perencanaan dan pengambilan
keputusan.
Penghematan Biaya infrastruktur IT
dan pemeliharaan sistem.
SKALABILITAS
Skalabilitas cloud dalam komputasi awan
mengacu pada kemampuan untuk
menambah atau mengurangi sumber
daya TI sesuai kebutuhan untuk memenuhi
permintaan yang berubah. Skalabilitas
adalah salah satu ciri khas cloud dan
pendorong utama popularitasnya yang
meroket di kalangan bisnis.
02
Kapasitas penyimpanan data, daya
pemrosesan, dan jaringan semuanya
dapat ditingkatkan menggunakan
infrastruktur komputasi awan yang ada.
Lebih baik lagi, peningkatan skala dapat
dilakukan dengan cepat dan mudah,
biasanya dengan sedikit atau tanpa
gangguan atau waktu henti.
ELASTISITAS
Meningkatkan atau menurunkan kapasitas
secara manual berdasarkan kebutuhan
jangka panjang.
SKALABILITAS
Menyesuaikan sumber daya secara otomatis
dalam waktu nyata sesuai dengan fluktuasi
beban kerja.
Cocok untuk aplikasi dengan beban kerja
yang dapat diprediksi.
Cocok untuk aplikasi dengan beban kerja yang
dinamis dan sulit diprediksi.
Penyesuaian bersifat permanen atau untuk
jangka panjang.
Penyesuaian bersifat sementara, bergantung
pada perubahan beban kerja.
Memerlukan investasi tambahan pada
awalnya, tapi mendukung stabilitas biaya
dalam jangka panjang.
Biaya bisa naik turun secara fleksibel
berdasarkan penggunaan sumber daya.
Bisa berupa skalabilitas vertikal (upgrade
komponen perangkat keras) atau skalabilitas
horizontal (menambah node/instansi baru).
Memanfaatkan layanan auto-scaling pada
cloud.
MANFAAT
SKALABILITAS
01
03
02
04
KEMUDAHAN
PENGHEMATAN BIAYA
FLEKSIBEL DAN CEPAT
PEMULIHAN BENCANA
BISNIS DATA
CENTER
Sebuah layanan yang menyediakan infrastruktur
teknologi dan fasilitas untuk menyimpan, mengelola,
dan memproses data secara aman dan efisien. Data
center menjadi pusat operasional utama bagi
organisasi, karena mampu mendukung berbagai
aplikasi digital, layanan cloud, serta kebutuhan
penyimpanan data dalam jumlah besar.
03
Setiap pusat data dirancang sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan organisasi tertentu
didalam sebuah bangunan yang dibangun dengan baik dan aman yang memiliki komponen
berikut:
Komponen yang menjalankan aplikasi dan
layanan.. Server bertugas memproses dan
menyimpan data, melayani kebutuhan komputasi
Media penyimpanan yang
digunakan untuk menyimpan
data dalam jumlah besar, seperti
hard drive, SSD, atau storage
berbasis cloud.
Sistem cadangan daya, seperti UPS dan generator,
untuk menjaga operasional saat terjadi gangguan
daya.
Sistem pendinginan untuk menjaga suhu
perangkat agar tetap optimal dan menghindari
overheating
Tata kelola kabel untuk memastikan
konektivitas yang rapi dan efisien antar
perangkat dalam data center.
Sistem untuk memantau kondisi lingkungan data
center, seperti suhu, kelembaban, dan tingkat daya,
guna mencegah kerusakan pada perangkat Elemen fisik dan sistem pendukung, seperti rak server,
kabel, sistem distribusi daya, dan sistem pendinginan
Infrastruktur jaringan yang
menghubungkan semua komponen
dalam data center serta
memungkinkan komunikasi dengan
pengguna dan sistem eksternal.
Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola,
mengoptimalkan, dan mengamankan data center, termasuk
virtualisasi, monitoring, dan software pengelolaan jaringan.
Networking
Software
Tingkat uptime pada tier 1 adalah sekitar 99,671%, dengan toleransi
downtime maksimal sekitar 28,8 jam dalam setahun
Tingkat uptime sekitar 99,741% dan toleransi downtime sekitar 22 jam
dalam setahun.
Memiliki tingkat uptime sekitar 99,995%, dengan toleransi downtime
maksimal sekitar 30 menit dalam setahun
APA ITU TIER DATA CENTER?
Tier dalam konteks data center mengacu pada standar dan klasifikasi yang menggambarkan
tingkat keandalan dan ketersediaan infrastruktur data center. Tingkat tier mencerminkan seberapa
baik data center dapat memberikan layanan yang tidak terputus dan memiliki redundansi untuk
menjaga kelancarannya. Semakin tinggi tier, semakin tinggi tingkat keandalan dan ketersediaan
data center tersebut.
Tier 1
Tier 2
Tier 3
Tier
4
Memiliki tingkat uptime sekitar 99,982%, dengan toleransi downtime hanya
sekitar 1,5 jam dalam setahun
CLOUD COMPUTING
PROVIDER
Dari gambar infografis disamping menunjukkan
bahwa pasar cloud computing terus
berkembang dengan pendapatan layanan
infrastruktur cloud mencapai $84 miliar pada
Q3 2024, mengalami pertumbuhan sebesar 23%
dibandingkan tahun sebelumnya (y-o-y). Pasar
ini didominasi oleh AWS (Amazon Web Services)
dengan 31% pangsa pasar, menjadikannya
pemimpin utama dalam industri. Azure
(Microsoft) berada di posisi kedua dengan 20%,
diikuti oleh Google Cloud di posisi ketiga
dengan 12%.
Dilansir dari halaman askStatista berikut gambaran tentang pangsa pasar
global penyedia layanan infrastruktur cloud pada kuartal ketiga (Q3) tahun
2024, serta pendapatan industri layanan cloud secara keseluruhan.
Menurut John Dinsdale seorang kepala analyis di
synergy research group Ia menyoroti bahwa kecerdasan
buatan (AI) menjadi faktor utama di balik percepatan
pertumbuhan ini. Teknologi dan layanan berbasis AI
memungkinkan penyedia cloud besar untuk
memanfaatkan peluang baru, menciptakan siklus
pertumbuhan positif: kemampuan AI baru meningkatkan
permintaan pasar, yang menghasilkan kenaikan
pendapatan.
PERUSAHAAN - PERUSAHAAN DATA
CENTER DI INDONESIA
Dilansir dari halaman bisnis.com - Bisnis data center di Tanah Air sedang menggeliat. PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) milik Otto Toto
Sugiri memimpin berdasarkan kapasitas yaitu sebesar 83MW. PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) menyusul pada peringkat kedua
dengan kapasitas 42MW. Dan ditempat ketiga ada PT Indointernet tbk yang memiliki kapasitas data center sebesar 29MW.
ISU PRIVASI DAN
KEDAULATAN DATA
Kekhawatiran utama seputar kedaulatan digital pada
dasarnya terkait dengan privasi data. Ada peningkatan
kekhawatiran terhadap keamanan dan privasi data yang
terus-menerus berpindah tangan dalam skema yang
lebih besar.
04
Perlindungan data dan privasi telah menjadi perhatian
penting dalam Kedaulatan Digital. Sebagaimana
dinyatakan dalam Statista , hingga 85% negara telah
mengadopsi setidaknya satu undang-undang
perlindungan data pada tahun 2021, yang mencerminkan
fokus global pada pengamanan data
PERATURAN PERUNDANGAN
MENGENAI PENGATURAN
PRIVASI
UNDANG-UNDANG PRIVASI KONSUMEN
CALIFORNIA (CCPA, CALIFORNIA CONSUMER
PRIVACY ACT), AMERIKA SERIKAT
PERATURAN PERLINDUNGAN DATA UMUM (GDPR,
GENERAL DATA PROTECTION REGULATION), UNI
EROPAORMS
LEI GERAL DE PROTEÇÃO DE DADOS (LGPD),
BRASIL: MITRA GDPR BRASIL, LGPD
UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI
(PDPA,PERSONAL DATA PROTECTION ACT),
SINGAPURA
RUU PERLINDUNGAN INFORMASI PRIBADI, INDIA
KEAMANAN
SISTEM CLOUD
Keamanan sistem di cloud merujuk pada serangkaian
praktik, kebijakan, teknologi dan prosedur yang dirancang
untuk melindungi data, infrastruktur, dan layanan yang
disimpan, diproses, dan diakses dalam lingkungan cloud.
Ini mencakup perlindungan terhadap akses tidak sah,
enkripsi data, pengelolaan identitas, deteksi ancaman,
pemantauan keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi
yang berlaku.
(J. W., & Ransome, J.F. (2016)
05
PENTINGNYA
KEAMANAN
DALAM CLOUD
COMPUTING
Isu keamanan dalam cloud computing (komputasi
awan) adalah salah satu perhatian utama karena data
sensitif dan aplikasi bisnis berada di infrastruktur yang
dimiliki dan dikelola oleh pihak ketiga.
Itulah mengapa penyedia layanan cloud ini harus terus
meningkatkan pengamanan pada sistem cloud nya
ANCAMAN KEAMANAN
PADA CLOUD
COMPUTING
MENGABAIKAN
OTENTIKASI
ANCAMAN
INTERNAL
KEBOCORAN
DATA
PENCURIAN
AKUN
KERENTANAN
SISTEM
TINDAKAN
KEAMANAN PADA
CLOUD
MENINGKATKAN
JARINGAN
KEAMANAN
END-TO-END
SECURITY
PROTECTION
PENGGUNAAN
FIREWALL
INFRASTRUKTUR
DAMPAK
KOMPUTASI
AWAN UNTUK
DUNIA BISNIS
Komputasi awan membawa dampak
signifikan bagi dunia bisnis dengan
menghadirkan efisiensi operasional,
fleksibilitas, dan kemampuan inovasi yang
lebih tinggi. Komputasi awan membawa
dampak signifikan bagi dunia bisnis dengan
menghadirkan efisiensi operasional,
fleksibilitas, dan kemampuan inovasi yang
lebih tinggi.
01 03
02 04
SKALABILITAS AKSESIBILITAS
EFISIENSI BIAYA INOVASI
06
DAMPAK POSITIF
EFISIENSI
OPERASIONAL
KEAMANAN
DATA
KOLABORASI
BAIK
BIAYA
TEKNOLOGI
DAMPAK NEGATIF
VENDOR LOCK IN KEPATUHAN
REGULASI
KEAMANAN DAN
PRIVASI DATA
BIAYA
TERSEMBUNYI
DOWNTIME
TANTANGAN DAN
SOLUSI
Setiap tantangan tersebut dapat dikelola
dengan solusi yang tepat, seperti memilih
penyedia layanan terpercaya,
mengintegrasikan teknologi cloud dengan
solusi hybrid, serta melibatkan pelatihan
karyawan untuk memaksimalkan potensi
teknologi ini. Dengan pendekatan yang
terencana, bisnis dapat memanfaatkan
komputasi awan secara efektif tanpa
mengorbankan stabilitas atau keamanan
operasional.
KEAMANAN
DATA
KETERGANTUNGAN
PADA INET
PENYESUAIAN
DENGAN
TEKNOLOGI BARU
THANK YOU

Nilai Bisnis Komputasi Awan (Cloud Computing)

  • 1.
  • 2.
    KELOMPOK 2 Abdussalam Marathon 0112522001 Devia- 0112522009 Farhan Kristiyadi - 0102521711 Syafira Armelia - 0102521729 Tresna Nurhidayatulloh - 0102523743
  • 3.
    TABLE OF CONTENT KEBUTUHAN BISNISUNTUK KOMPUTASI AWAN 01 02 SKALABILITAS BISNIS DATA CENTER ISU PRIVASI DAN KEDAULATAN DATA ISU KEAMANAN DAMPAK KOMPUTASI AWAN UNTUK DUNIA BISNIS 03 04 05 06
  • 4.
    KEBUTUHAN BISNIS UNTUK KOMPUTASIAWAN Ekonomi awan merupakan studi analitis tentang biaya dan manfaat komputasi awan yang membantu bisnis dalam mengambil keputusan. Komputasi awan memungkinkan bisnis untuk menawarkan pengalaman pengguna yang lancar melalui fitur-fitur canggih. Layanan cloud menyediakan bisnis eCommerce dengan kemampuan penskalaan otomatis untuk mengatasi lalu lintas puncak. Selain kemampuan penskalaan, layanan cloud telah memainkan peran penting dalam meningkatkan adopsi AI dan ML. 01
  • 5.
    KEAMANAN, MODERNISASI DATA, DANKECERDASAN BISNIS MELALUI LAYANAN CLOUD Layanan cloud menyediakan pemantauan dan Manajemen Identifikasi dan Akses (IAM) untuk meningkatkan keamanan dan melindungi data. Modernisasi data mendorong migrasi ke cloud, membantu perusahaan menangani data besar (terstruktur dan tidak terstruktur). Kecerdasan bisnis yang didukung cloud memungkinkan organisasi untuk tetap kompetitif dengan menganalisis dan memproses data sesuai permintaan pasar.
  • 6.
    MANFAAT DAN KEUNTUNGAN KOMPUTASI AWAN 03 01 02 04 KeamananTinggi dengan fitur pemantauan dan IAM melindungi data dari ancaman dan akses tak sah. Efisiensi Operasional untuk mempermudah pengelolaan data besar untuk optimasi proses dan keputusan. Skalabilitas & Fleksibilitas untuk menyesuaikan kapasitas sesuai kebutuhan tanpa biaya infrastruktur besar.. Akses Global data dan aplikasi dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. 05 06 Kecerdasan Bisnis menganalisis dalam membantu dalam perencanaan dan pengambilan keputusan. Penghematan Biaya infrastruktur IT dan pemeliharaan sistem.
  • 7.
    SKALABILITAS Skalabilitas cloud dalamkomputasi awan mengacu pada kemampuan untuk menambah atau mengurangi sumber daya TI sesuai kebutuhan untuk memenuhi permintaan yang berubah. Skalabilitas adalah salah satu ciri khas cloud dan pendorong utama popularitasnya yang meroket di kalangan bisnis. 02 Kapasitas penyimpanan data, daya pemrosesan, dan jaringan semuanya dapat ditingkatkan menggunakan infrastruktur komputasi awan yang ada. Lebih baik lagi, peningkatan skala dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, biasanya dengan sedikit atau tanpa gangguan atau waktu henti.
  • 8.
    ELASTISITAS Meningkatkan atau menurunkankapasitas secara manual berdasarkan kebutuhan jangka panjang. SKALABILITAS Menyesuaikan sumber daya secara otomatis dalam waktu nyata sesuai dengan fluktuasi beban kerja. Cocok untuk aplikasi dengan beban kerja yang dapat diprediksi. Cocok untuk aplikasi dengan beban kerja yang dinamis dan sulit diprediksi. Penyesuaian bersifat permanen atau untuk jangka panjang. Penyesuaian bersifat sementara, bergantung pada perubahan beban kerja. Memerlukan investasi tambahan pada awalnya, tapi mendukung stabilitas biaya dalam jangka panjang. Biaya bisa naik turun secara fleksibel berdasarkan penggunaan sumber daya. Bisa berupa skalabilitas vertikal (upgrade komponen perangkat keras) atau skalabilitas horizontal (menambah node/instansi baru). Memanfaatkan layanan auto-scaling pada cloud.
  • 9.
  • 10.
    BISNIS DATA CENTER Sebuah layananyang menyediakan infrastruktur teknologi dan fasilitas untuk menyimpan, mengelola, dan memproses data secara aman dan efisien. Data center menjadi pusat operasional utama bagi organisasi, karena mampu mendukung berbagai aplikasi digital, layanan cloud, serta kebutuhan penyimpanan data dalam jumlah besar. 03
  • 11.
    Setiap pusat datadirancang sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan organisasi tertentu didalam sebuah bangunan yang dibangun dengan baik dan aman yang memiliki komponen berikut: Komponen yang menjalankan aplikasi dan layanan.. Server bertugas memproses dan menyimpan data, melayani kebutuhan komputasi Media penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah besar, seperti hard drive, SSD, atau storage berbasis cloud. Sistem cadangan daya, seperti UPS dan generator, untuk menjaga operasional saat terjadi gangguan daya. Sistem pendinginan untuk menjaga suhu perangkat agar tetap optimal dan menghindari overheating Tata kelola kabel untuk memastikan konektivitas yang rapi dan efisien antar perangkat dalam data center. Sistem untuk memantau kondisi lingkungan data center, seperti suhu, kelembaban, dan tingkat daya, guna mencegah kerusakan pada perangkat Elemen fisik dan sistem pendukung, seperti rak server, kabel, sistem distribusi daya, dan sistem pendinginan Infrastruktur jaringan yang menghubungkan semua komponen dalam data center serta memungkinkan komunikasi dengan pengguna dan sistem eksternal. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola, mengoptimalkan, dan mengamankan data center, termasuk virtualisasi, monitoring, dan software pengelolaan jaringan. Networking Software
  • 12.
    Tingkat uptime padatier 1 adalah sekitar 99,671%, dengan toleransi downtime maksimal sekitar 28,8 jam dalam setahun Tingkat uptime sekitar 99,741% dan toleransi downtime sekitar 22 jam dalam setahun. Memiliki tingkat uptime sekitar 99,995%, dengan toleransi downtime maksimal sekitar 30 menit dalam setahun APA ITU TIER DATA CENTER? Tier dalam konteks data center mengacu pada standar dan klasifikasi yang menggambarkan tingkat keandalan dan ketersediaan infrastruktur data center. Tingkat tier mencerminkan seberapa baik data center dapat memberikan layanan yang tidak terputus dan memiliki redundansi untuk menjaga kelancarannya. Semakin tinggi tier, semakin tinggi tingkat keandalan dan ketersediaan data center tersebut. Tier 1 Tier 2 Tier 3 Tier 4 Memiliki tingkat uptime sekitar 99,982%, dengan toleransi downtime hanya sekitar 1,5 jam dalam setahun
  • 13.
    CLOUD COMPUTING PROVIDER Dari gambarinfografis disamping menunjukkan bahwa pasar cloud computing terus berkembang dengan pendapatan layanan infrastruktur cloud mencapai $84 miliar pada Q3 2024, mengalami pertumbuhan sebesar 23% dibandingkan tahun sebelumnya (y-o-y). Pasar ini didominasi oleh AWS (Amazon Web Services) dengan 31% pangsa pasar, menjadikannya pemimpin utama dalam industri. Azure (Microsoft) berada di posisi kedua dengan 20%, diikuti oleh Google Cloud di posisi ketiga dengan 12%. Dilansir dari halaman askStatista berikut gambaran tentang pangsa pasar global penyedia layanan infrastruktur cloud pada kuartal ketiga (Q3) tahun 2024, serta pendapatan industri layanan cloud secara keseluruhan. Menurut John Dinsdale seorang kepala analyis di synergy research group Ia menyoroti bahwa kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor utama di balik percepatan pertumbuhan ini. Teknologi dan layanan berbasis AI memungkinkan penyedia cloud besar untuk memanfaatkan peluang baru, menciptakan siklus pertumbuhan positif: kemampuan AI baru meningkatkan permintaan pasar, yang menghasilkan kenaikan pendapatan.
  • 14.
    PERUSAHAAN - PERUSAHAANDATA CENTER DI INDONESIA Dilansir dari halaman bisnis.com - Bisnis data center di Tanah Air sedang menggeliat. PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) milik Otto Toto Sugiri memimpin berdasarkan kapasitas yaitu sebesar 83MW. PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) menyusul pada peringkat kedua dengan kapasitas 42MW. Dan ditempat ketiga ada PT Indointernet tbk yang memiliki kapasitas data center sebesar 29MW.
  • 15.
    ISU PRIVASI DAN KEDAULATANDATA Kekhawatiran utama seputar kedaulatan digital pada dasarnya terkait dengan privasi data. Ada peningkatan kekhawatiran terhadap keamanan dan privasi data yang terus-menerus berpindah tangan dalam skema yang lebih besar. 04 Perlindungan data dan privasi telah menjadi perhatian penting dalam Kedaulatan Digital. Sebagaimana dinyatakan dalam Statista , hingga 85% negara telah mengadopsi setidaknya satu undang-undang perlindungan data pada tahun 2021, yang mencerminkan fokus global pada pengamanan data
  • 16.
    PERATURAN PERUNDANGAN MENGENAI PENGATURAN PRIVASI UNDANG-UNDANGPRIVASI KONSUMEN CALIFORNIA (CCPA, CALIFORNIA CONSUMER PRIVACY ACT), AMERIKA SERIKAT PERATURAN PERLINDUNGAN DATA UMUM (GDPR, GENERAL DATA PROTECTION REGULATION), UNI EROPAORMS LEI GERAL DE PROTEÇÃO DE DADOS (LGPD), BRASIL: MITRA GDPR BRASIL, LGPD UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN DATA PRIBADI (PDPA,PERSONAL DATA PROTECTION ACT), SINGAPURA RUU PERLINDUNGAN INFORMASI PRIBADI, INDIA
  • 17.
    KEAMANAN SISTEM CLOUD Keamanan sistemdi cloud merujuk pada serangkaian praktik, kebijakan, teknologi dan prosedur yang dirancang untuk melindungi data, infrastruktur, dan layanan yang disimpan, diproses, dan diakses dalam lingkungan cloud. Ini mencakup perlindungan terhadap akses tidak sah, enkripsi data, pengelolaan identitas, deteksi ancaman, pemantauan keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. (J. W., & Ransome, J.F. (2016) 05
  • 18.
    PENTINGNYA KEAMANAN DALAM CLOUD COMPUTING Isu keamanandalam cloud computing (komputasi awan) adalah salah satu perhatian utama karena data sensitif dan aplikasi bisnis berada di infrastruktur yang dimiliki dan dikelola oleh pihak ketiga. Itulah mengapa penyedia layanan cloud ini harus terus meningkatkan pengamanan pada sistem cloud nya
  • 19.
  • 20.
  • 21.
    DAMPAK KOMPUTASI AWAN UNTUK DUNIA BISNIS Komputasiawan membawa dampak signifikan bagi dunia bisnis dengan menghadirkan efisiensi operasional, fleksibilitas, dan kemampuan inovasi yang lebih tinggi. Komputasi awan membawa dampak signifikan bagi dunia bisnis dengan menghadirkan efisiensi operasional, fleksibilitas, dan kemampuan inovasi yang lebih tinggi. 01 03 02 04 SKALABILITAS AKSESIBILITAS EFISIENSI BIAYA INOVASI 06
  • 22.
  • 23.
    DAMPAK NEGATIF VENDOR LOCKIN KEPATUHAN REGULASI KEAMANAN DAN PRIVASI DATA BIAYA TERSEMBUNYI DOWNTIME
  • 24.
    TANTANGAN DAN SOLUSI Setiap tantangantersebut dapat dikelola dengan solusi yang tepat, seperti memilih penyedia layanan terpercaya, mengintegrasikan teknologi cloud dengan solusi hybrid, serta melibatkan pelatihan karyawan untuk memaksimalkan potensi teknologi ini. Dengan pendekatan yang terencana, bisnis dapat memanfaatkan komputasi awan secara efektif tanpa mengorbankan stabilitas atau keamanan operasional. KEAMANAN DATA KETERGANTUNGAN PADA INET PENYESUAIAN DENGAN TEKNOLOGI BARU
  • 25.