C O V I D
19
ASAL MULA COVID 2019
Awal mula penyakit COVID-19 adalah munculnya
virus corona baru akibat peristiwa zoonosis
(perpindahan virus dari hewan ke manusia), diduga
akibat budaya memakan binatang liar (kelelawar dan
trenggiling) di kota Wuhan, negara China.
penyakit ini sangat menular sebab dapat menyebar
lewat droplet batuk di udara, dan dapat disebarkan
penderita yang tidak atau belum menunjukkan gejala
sakit (asimptomatik). Virus ini menyebar dari China ke
seluruh dunia pada awal tahun 2020, termasuk ke
Indonesia.
STRUKTUR SEL COVID 2019
Struktur virus biasanya hanya terdiri atas RNA
atau DNA saja termasuk untuk virus corona.
Virus ini memiliki genom RNA positif atau biasa
disebut RNA saja. Panjang genom virus corona
sekitar 27-32 kilobasa yang kemudian
membentuk protein penyusun tubuh virus.
Misal fosfoprotein N, glikoprotein M, protein E,
protein S, dan glikoprotein HE, serta enzim lain
untuk perbanyakan virus.
SEJARAH PENEMUAN ILMUWAN TENTANG VIRUS COVID 2019
Sejarah penemuan virus berawal ketika Adolf Mayer (1883) seorang
peneliti dari jerman Meneliti tentang penyebab penyakit pada daun
tembakau,dia menyemprotkan cairan yang berasal dari daun tembakau
yng telah terinfeksi virus ke daun tembakau yang sehat dan hasilnya
adalah daun tembakau yang sehat tadi jadi timbul bercak bercak juga.
Lalu kemudian pada tahun 1883 Dimitri Ivanosky ia menduga bahwa
penyakit bercak pada daun tembakau disebabkan oleh bakteri yang
sangat kecil sehingga masih dapat melewati saringan bakteri.Martinus
beijerinck melakukan percobaan berdasarkan penemuan
Ivanosky.Beijeirinck membayangkan suatu partikel yang jauh lebih kecil
dan lebih sederhana dari bakteri.
Lalu seorang ilmuan amerika yang bernama Wendell Stanley berhasil
mengisolasi dan mengkristalkan partikel penginfeksi tersebut.ia
menyimpulkan bahwa penyebab penyakit pada daun tembakau itu adalah
virus yang diberi nama Tobacco Mozaic Virus atau Virus mosaik
tembakau.
CIRI-CIRI VIRUS/KARAKTERISTIK VIRUS COVID 2019
Berikut karaktersitik virus diantaranya:
a. Ciri-ciri virus
Virus tidak memiliki sel atau aseluler sehingga tidak memiliki inti sel, membran sel maupun sitoplasma namun virus ini dapat
hidup di dalam sel hidup. Dilihat dari ukurannya virus tak kasat mata dikarenakan ukurannya yang sangat mikro. Virus hanya
memiliki salah satu dari asam nukleat DNA atau pun RNA.
b. Bentuk Virus
Bentuk dari virus bervariasi ada yang berbentuk bulat, oval, polihendral, silinder, atau kompleks.
c. Struktur Virus
1. Kepala yakni bagian yang mengandung asam nukleat dan diselimuti oleh kapsid
2. Kapsid yakni bagian yang memiliki sub unit protein dan sebagai selimut untuk kepala virus.
3. Kapsomer yakni bagian yang memiliki protein-protein yang akan tergabung membentuk kapsid.
4. Leher yakni berada diantara kepala dan ekor yang dapat berfungsi sebagai saluran keluarnya nukleat.
5. Ekor yakni digunakan untuk menempelkan dirinya kepada inang
6. Asam nukleat yang terdiri dari salah satu baik DNA maupun RNA sebagai fungsi genetik dan repikasi
.
d. Cara Hidup Virus
Dalam kisaran inang yang luas virus ini dapat menginfeksi beberapa inang seperti pada virus flu burung yang teradi pada
unggas dan juga manusia. Dalam kisaran inang sempit virus ini dapat menginfeksi inang-inang tertentu saja seperti flu
terjadinya infeksi hanya pada sel-sel di saluran pernapasan. Penularan virus dapat melalui udara, air, darah, lendir maupun
perantara lainnya.
e. Perkembangbiakan virus
Virus dapat berkembangbiak dengan 2 cara yakni daur litik dan daur lisogenik.
f. Klasifikasi virus
Virus DNA mempunyai beberapa famili diantaranya Herpesviridae, Adenoviridae, Parvoviridae, Papovaviridae, Poxviridae,
dan Iridoviridae. Virus RNA mempunyai beberapa famili diantaranya Arenaviridae, Rhadoviridae, Retroviridae,
Orthomyxoviridae, Togaviridae, Paramyvoviridae, Reoviridae, dan Picornaviridae.
STRUKTUR TUBUH VIRUS COVID 2019
1. Kepala adalah bagian yang mengandung asam nukleat dan
diselimuti oleh kapsid
2. Kapsid yakni bagian yang memiliki sub unit protein dan
sebagai selimut untuk kepala virus.
3. Kapsomer yakni bagian yang memiliki protein-protein yang
akan tergabung membentuk kapsid.
4. Leher yakni berada diantara kepala dan ekor yang dapat
berfungsi sebagai saluran keluarnya nukleat.
5. Ekor yakni digunakan untuk menempelkan dirinya kepada
inang
6. Asam nukleat yang terdiri dari salah satu baik DNA maupun
RNA sebagai fungsi genetik dan repikasi.
REPRODUKSI/REPLIKASI VIRUS COVID 2019
virus itu berisi materi genetik, ketika dia bertemu dengan
sel inang, dia "menyuntikkan" materi genetiknya ke dalam
sel inang. materi genetik tersebut dapat mempengaruhi
regulasi sintesis protein dari sel inang. nah hal ini memicu
sel inan untuk memperoduksi bahan-bahan pembentuk
virus sepeti materi genetik dan proteinnya. nanti kalau
virusnya sudah terbentuk, dia bisa memicu lisis pada sel
sehingga virusnya bebas dan menginfeksi sel lain., atau bisa
jadi, virus ini dorman dan menetap pada sel tersebut
dengan pengaruhnya terhadap aktivitas sel itu
BAHAYA VIRUS BAGI KEHIDUPAN MANUSIA
Virus corona bukan hanya merenggut ribuan nyawa
tetapi juga mengubah tata cara kehidupan manusia di
seluruh dunia mulai dari interaksi sesama maupun
proses berhubungan dengan Tuhan.
Beberapa orang mengurung diri di rumah,
menghindari tempat keramaian, dan menunda
perjalanan ke tempat lain.
Sebagian lainnya mengubah tata cara bersalaman dari
berjabat tangan dan berpelukan menjadi salam
menggunakan siku dan kaki.
TerimaK
asih

media ppt virus.pptx

  • 1.
    C O VI D 19
  • 2.
    ASAL MULA COVID2019 Awal mula penyakit COVID-19 adalah munculnya virus corona baru akibat peristiwa zoonosis (perpindahan virus dari hewan ke manusia), diduga akibat budaya memakan binatang liar (kelelawar dan trenggiling) di kota Wuhan, negara China. penyakit ini sangat menular sebab dapat menyebar lewat droplet batuk di udara, dan dapat disebarkan penderita yang tidak atau belum menunjukkan gejala sakit (asimptomatik). Virus ini menyebar dari China ke seluruh dunia pada awal tahun 2020, termasuk ke Indonesia.
  • 3.
    STRUKTUR SEL COVID2019 Struktur virus biasanya hanya terdiri atas RNA atau DNA saja termasuk untuk virus corona. Virus ini memiliki genom RNA positif atau biasa disebut RNA saja. Panjang genom virus corona sekitar 27-32 kilobasa yang kemudian membentuk protein penyusun tubuh virus. Misal fosfoprotein N, glikoprotein M, protein E, protein S, dan glikoprotein HE, serta enzim lain untuk perbanyakan virus.
  • 4.
    SEJARAH PENEMUAN ILMUWANTENTANG VIRUS COVID 2019 Sejarah penemuan virus berawal ketika Adolf Mayer (1883) seorang peneliti dari jerman Meneliti tentang penyebab penyakit pada daun tembakau,dia menyemprotkan cairan yang berasal dari daun tembakau yng telah terinfeksi virus ke daun tembakau yang sehat dan hasilnya adalah daun tembakau yang sehat tadi jadi timbul bercak bercak juga. Lalu kemudian pada tahun 1883 Dimitri Ivanosky ia menduga bahwa penyakit bercak pada daun tembakau disebabkan oleh bakteri yang sangat kecil sehingga masih dapat melewati saringan bakteri.Martinus beijerinck melakukan percobaan berdasarkan penemuan Ivanosky.Beijeirinck membayangkan suatu partikel yang jauh lebih kecil dan lebih sederhana dari bakteri. Lalu seorang ilmuan amerika yang bernama Wendell Stanley berhasil mengisolasi dan mengkristalkan partikel penginfeksi tersebut.ia menyimpulkan bahwa penyebab penyakit pada daun tembakau itu adalah virus yang diberi nama Tobacco Mozaic Virus atau Virus mosaik tembakau.
  • 5.
    CIRI-CIRI VIRUS/KARAKTERISTIK VIRUSCOVID 2019 Berikut karaktersitik virus diantaranya: a. Ciri-ciri virus Virus tidak memiliki sel atau aseluler sehingga tidak memiliki inti sel, membran sel maupun sitoplasma namun virus ini dapat hidup di dalam sel hidup. Dilihat dari ukurannya virus tak kasat mata dikarenakan ukurannya yang sangat mikro. Virus hanya memiliki salah satu dari asam nukleat DNA atau pun RNA. b. Bentuk Virus Bentuk dari virus bervariasi ada yang berbentuk bulat, oval, polihendral, silinder, atau kompleks. c. Struktur Virus 1. Kepala yakni bagian yang mengandung asam nukleat dan diselimuti oleh kapsid 2. Kapsid yakni bagian yang memiliki sub unit protein dan sebagai selimut untuk kepala virus. 3. Kapsomer yakni bagian yang memiliki protein-protein yang akan tergabung membentuk kapsid. 4. Leher yakni berada diantara kepala dan ekor yang dapat berfungsi sebagai saluran keluarnya nukleat. 5. Ekor yakni digunakan untuk menempelkan dirinya kepada inang 6. Asam nukleat yang terdiri dari salah satu baik DNA maupun RNA sebagai fungsi genetik dan repikasi . d. Cara Hidup Virus Dalam kisaran inang yang luas virus ini dapat menginfeksi beberapa inang seperti pada virus flu burung yang teradi pada unggas dan juga manusia. Dalam kisaran inang sempit virus ini dapat menginfeksi inang-inang tertentu saja seperti flu terjadinya infeksi hanya pada sel-sel di saluran pernapasan. Penularan virus dapat melalui udara, air, darah, lendir maupun perantara lainnya. e. Perkembangbiakan virus Virus dapat berkembangbiak dengan 2 cara yakni daur litik dan daur lisogenik. f. Klasifikasi virus Virus DNA mempunyai beberapa famili diantaranya Herpesviridae, Adenoviridae, Parvoviridae, Papovaviridae, Poxviridae, dan Iridoviridae. Virus RNA mempunyai beberapa famili diantaranya Arenaviridae, Rhadoviridae, Retroviridae, Orthomyxoviridae, Togaviridae, Paramyvoviridae, Reoviridae, dan Picornaviridae.
  • 6.
    STRUKTUR TUBUH VIRUSCOVID 2019 1. Kepala adalah bagian yang mengandung asam nukleat dan diselimuti oleh kapsid 2. Kapsid yakni bagian yang memiliki sub unit protein dan sebagai selimut untuk kepala virus. 3. Kapsomer yakni bagian yang memiliki protein-protein yang akan tergabung membentuk kapsid. 4. Leher yakni berada diantara kepala dan ekor yang dapat berfungsi sebagai saluran keluarnya nukleat. 5. Ekor yakni digunakan untuk menempelkan dirinya kepada inang 6. Asam nukleat yang terdiri dari salah satu baik DNA maupun RNA sebagai fungsi genetik dan repikasi.
  • 7.
    REPRODUKSI/REPLIKASI VIRUS COVID2019 virus itu berisi materi genetik, ketika dia bertemu dengan sel inang, dia "menyuntikkan" materi genetiknya ke dalam sel inang. materi genetik tersebut dapat mempengaruhi regulasi sintesis protein dari sel inang. nah hal ini memicu sel inan untuk memperoduksi bahan-bahan pembentuk virus sepeti materi genetik dan proteinnya. nanti kalau virusnya sudah terbentuk, dia bisa memicu lisis pada sel sehingga virusnya bebas dan menginfeksi sel lain., atau bisa jadi, virus ini dorman dan menetap pada sel tersebut dengan pengaruhnya terhadap aktivitas sel itu
  • 8.
    BAHAYA VIRUS BAGIKEHIDUPAN MANUSIA Virus corona bukan hanya merenggut ribuan nyawa tetapi juga mengubah tata cara kehidupan manusia di seluruh dunia mulai dari interaksi sesama maupun proses berhubungan dengan Tuhan. Beberapa orang mengurung diri di rumah, menghindari tempat keramaian, dan menunda perjalanan ke tempat lain. Sebagian lainnya mengubah tata cara bersalaman dari berjabat tangan dan berpelukan menjadi salam menggunakan siku dan kaki.
  • 9.