TIPS DAN TRIK
MEMBUAT VIDEO PEMBELAJARAN
Nurhadi
TIPS DAN TRIK
Membuat Video
TARGET
1. Video Profile Sekolah
2. Video Praktik Baik Penerapan Kur Merdeka
2. Video Model Pembelajaran
3. Video projek P5
VIDEOPROFILE
1. Sejarah Sekolah
2. Visi Misi Sekolah
3. Lokasi Sekolah
4. Struktur Sekolah
5. Prestasi Sekolah
6. Pembelajaran di Sekolah
VIDEOMODELPEMBELAJARAN
 Visualisasi model/ pendekatan/ metode pembelajaran
dan materi - materi esensial secara komprehensif, sesuai
kurikulum merdeka & karakteristik pembelajaran abad 21.
 Menginspirasi guru dalam merancang pengalaman belajar
bagi para siswa, sesuai karakteristik materi/mata pelajaran
yang diampu.
 Inspirasi bagi siswa untuk belajar tentang cara
belajar (learning how to learn) materi tertentu
(yang dianggap sulit) dengan lebih konkrit.
 Sarana berbagi pemahaman, dari, oleh dan
untuk siswa
VIDEO BELAJAR BERSAMA
8
A. PENGEMBANGAN NASKAH
B. PRA PRODUKSI
C. PRODUKSI
D. PASKA PRODUKSI
RINCIAN TAHAPAN TIPS DAN TRIK
PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN
9
 Pilih Pelajaran Best Practice
 Tentukan CP, TP dan IPK
 Menentukan Model Pembelajaran
 Membuat Rancangan aktifitas
pembelajaran (Pendahuluan, Inti
dan penutup)
 Rancangan aktifitas yang telah
dibuat sudah bisa menjadi draft
naskah yang siap produksi.
TAHAPAN PENGEMBANGAN NASKAH
 Rapat produksi
 Pemilihan pemain
 Survei lokasi
 Latihan pemain
 Menyiapkan peralatan
produksi
TAHAPAN PRA PRODUKSI
Membahas draft naskah
Menentukan kru produksi
Menentukan jadwal produksi
Menentukan peralatan produksi
RAPAT PRODUKSI
Pemilihan pemain harus kita lakukan
terutama pemain peserta didik. Peserta
didik dapat di pilih dari berbagai kelas.
Carilah peserta didik yang cerdas dan
aktif, menarik dan smart yang sesuai
dengan tuntutan naskah
PEMILIHAN PEMAIN
 Carilah kelas dari sisi cahaya bagus/terang
karena sangat menolong bagi tim produksi
yang minim penggunaan lampu.
 Carilah kelas yang gangguan suaranya
minim seperti kelas jauh dari jalan utama,
kelas yang jauh dari lalu lalang peserta
didik, ini sangat membantu tim produksi
yang tidak menggunakan boom mix atau clip
on yang hanya mengandalkan suara dari
kamera
SURVEI LOKASI
 Kelas jangan terlalu ramai dengan aksesoris
dan juga jangan alami harus ada sentuhan
dari tim produksi seperti bisa pemberian
atlas, foto atau gambar tokoh (disesuaikan
dengan mata pelajaran) kalau mapel eksak
bisa diberikan yang bercirikan eksak
 Kelas harus bersih dan rapih. Carilah kursi
kursi yang satu warna, tidak banyak
coretan. Kursi bisa dicari dari kelas lain
yang masih bersih. Tembok dan papan tulis
usahakan tidak banyak coretan
SURVEI LOKASI
Pemain yang sudah terpilih sebaiknya di
berikan pembekalan latihan untuk
menghapal adegan , dialog materi juga
penempatan posisi pemain untuk
memudahkan dalam proses produksi,
dialog diluar materi diberikan ke bebasan
untuk improvisasi. Disarankan tim
produksi juga hadir sehingga bisa saling
mengkoreksi.
LATIHAN PEMAIN
 Carilah kamera yang sejenis baik dari merek
atupun spesifikasi.
 Untuk alat perekam suara siapkan satu buah
boom mic dan clip on. Jika keduanya tidak ada
maka bisa menggunakan perekam lain seperti
handphone yang di simpan di saku pemain
atau di sembuyikan di dekat pemain.
 Lakukan uji coba/tes keberfungsian peralatan
produksi
MENYIAPKAN PERALATAN PRODUKSI
 Lakukan briefing produksi
 Setting tempat
 Setting alat audio
 Setting cahaya
 Setting kamera
 Proses pengambilan gambar
TAHAPAN PRODUKSI
 Tugas dan fungsi kru
produksi
 Mengecek kesiapan alat
 Mengecek kesiapan pemain
 Mengecek kesiapan lokasi
dan properti yang akan di
gunakan
BRIEFING PRODUKSI
 Keluarkan barang yang terlihat akan
menganggu dan membuat gambar tidak
bagus misal (sapu dan alat kebersihan yang
biasanya ada di pojok ruang kelas, sampah
dan alat yang berbau iklan dll)
 Siapkan ruang untuk penempatan kamera
sehingga pergerakan dalam pengambilan
gambar tidak terganggu.
 Salah satu sayap kiri atau kanan bagian
kelas jangan nempel dengan tembok ini
bertujuan untuk pergerakan kamera dan
kru produksi
SETTING TEMPAT
SETTING ALAT AUDIO
 Jika menggunakan clip on dan boom mic, clip on
tersebut di pakai untuk guru dan terhubung pada
kamera master. Sehingga kamera master
berfungsi juga sebagai master audio dan boom
mic di fungsikan untuk pengambilan suara siswa
dan ambience.
 Jika hanya mengunakan boom mic saja maka
boom mic selalu diarahkan ke sumber suara.
 Penempatan cahaya tambahan disesuaikan dengan
penempatan kamera, sehingga pada saat pengambilan gambar
lampu tidak ikut terekam oleh kamera, dan pencahayaan
menjadi baik
 Jika tidak menggunakan lampu tambahan dapat
memaksimalkan lampu yang ada di ruang kelas dengan
mengganti lampu yang lebih terang.
 Untuk menghindari back light pastikan cahaya yang
menerangi objek lebih terang dari cahaya latar (cahaya yang di
belakang objek) contoh cahaya yang berasal dari luar atau
jendela sangat terang, kurangi cahaya diluar dengan
memberikan kain hitam atau apapun yang dapat mengurangi
intensitas cahaya di luarnya atau gunakan reflector ke objek
SETTING CAHAYA
 Jika menggunakan dua buah kamera,
maka kamera harus dibagi posisinya.
Misal Kamera satu untuk pengambilan
gambar master/utama (komposisi
gambar luas sehingga aktifitas bisa
terlihat dan perekaman sampi selesai
pengadegan ) dan kamera dua untuk
pengambilan padat atau insert
 untuk pengambilan gambar yang
komposisinya tepat pastikan tinggi
rendah kamera diatur dengan tepat (
misal guru sedang duduk maka
kamera di turunkan sejajar tinggi guru
tersebut, begitupun sebaliknya) atau
SETTING KAMERA
 Pastikan alat alat penunjang kamera seperti
tripod jangan sampai terekam, untuk
mengindarinya selalu di simpan di belakang
kamera kemanapun kamera berpindah
posisi
 Biasakan selalu menggunakan tripod atau
alat lainnya (seperti stabilizer) untuk
menghindari hasil gambar yang goyang
terutama di kamera master
SETTING KAMERA
 Pemain peserta didik yang terlihat
mampu untuk improvisasi atau banyak
dialog di tempatkan di posisi ideal
dalam pengambilan gambar misal
duduk di bangku paling depan atau
tengah
 Peserta didik yang pandai bicara dan
cerdas di sebar di setiap kelompok.
 Komposisi peserta didik laki laki
dengan perempuan dibuat berimbang.
 Jumlah peserta didik diupayakan tidak
lebih dari 30 orang
PENEMPATAN PEMAIN
 Proses pengambilan gambar dibagi menjadi beberapa
kegiatan (Pendahuluan, inti, dan penutup) untuk
kegiatan inti bagi lagi sesuai dengan model pembelajaran
(sintaks)
 Pengambilan gambar dilakukan dengan beberapa kali
take
 Jika kita akan mengambil gambar salah satu kelompok
berdiskusi dengan latar kelompok lain juga ikut diskusi
maka kelompok latar tidak berbicara dengan keras dan
tetap beraktifitas secara wajar. Posisi kamera master
tetap mengambil keseluruhan kelompok tersebut sedang
diskusi dan kamera insert mengambil close up peserta
kelompok satu.
PENGAMBILAN GAMBAR
 Jika ingin mengambil gambar pendapat atau pertanyaan siswa
maka lakukan pengambilan gambar dengan beberapa kali take
contoh take pertama dengan mengambilan close up dan take dua
dengan pengambilan full shot take ke tiga dengan open shoulder
 Pengambilan gambar jangan hanya berfokus kepada objek yang
sedang bicara atau tokoh utama saja tapi ambil juga gambar
untuk mendukung suasana contoh anak sedang menyimak
penjelasan guru, anak sedang mencatat, guru sedang
mendengarkan pendapat siswa dll.
 Jika ingin mengambil gambar close up pemain dan di latar
terlihat pemain lain yang menggangu maka harus merubah
bloking pemain
 Pengambilan gambar yang dilakukan di luar kelas (out door)
jangan mengambil gambar saat matahari diatas kepala (jam
11.00-13.00)
PENGAMBILAN GAMBAR
 Jangan sungkan untuk mengubah posisi pemain, setting
lokasi dan peralatan produksi untuk mendapatkan
gambar yang baik
 Jika akan melakukan produksi di hari berikutnya,
Perhatikan kesinambungan posisi pemain, property
pendukung (pakaian, aksesoris yang dipakai siswa)
dengan cara memotret atau merekamnya.
 Lakukan preview atau cek hasil rekaman baik dari sisi
video atau suara. Tujuannya adalah jika ada kesalahan
baik teknis atau materi bisa dilakukan pengambilan
gambar ulang di waktu berikutnya atau pada hari yang
sama.
 Evaluasi terhadap pemain, kru produksi dan konten
pembelajaran
PENGAMBILAN GAMBAR
 Transfer semua data hasil
rekaman pada saat produksi (Per
kegiatan atau perhari)
 Preview semua hasil Rekaman
baik audio maupun video
 Pemilihan gambar dan lakukan
pem folderan
 Editing Off line (editing kasar )
 Pemilihan musik (free musik
atau buat sendiri)
RINCIAN TAHAPAN PASKA PRODUKSI/ EDITING
 Editing on line (lakukan
pendampingan oleh salah
satu tim penulis)
 Preview hasil editing oleh tim
penulis
 Pembuatan Master Program
 Seluruh bahan atau hasil
produksi di simpan dalam
satu buah hardisk
RINCIAN TAHAPAN PASKA PRODUKSI/ EDITING

Materi Video Pembelajaran.pptx

  • 1.
    TIPS DAN TRIK MEMBUATVIDEO PEMBELAJARAN Nurhadi
  • 3.
  • 4.
    TARGET 1. Video ProfileSekolah 2. Video Praktik Baik Penerapan Kur Merdeka 2. Video Model Pembelajaran 3. Video projek P5
  • 5.
    VIDEOPROFILE 1. Sejarah Sekolah 2.Visi Misi Sekolah 3. Lokasi Sekolah 4. Struktur Sekolah 5. Prestasi Sekolah 6. Pembelajaran di Sekolah
  • 6.
    VIDEOMODELPEMBELAJARAN  Visualisasi model/pendekatan/ metode pembelajaran dan materi - materi esensial secara komprehensif, sesuai kurikulum merdeka & karakteristik pembelajaran abad 21.  Menginspirasi guru dalam merancang pengalaman belajar bagi para siswa, sesuai karakteristik materi/mata pelajaran yang diampu.
  • 7.
     Inspirasi bagisiswa untuk belajar tentang cara belajar (learning how to learn) materi tertentu (yang dianggap sulit) dengan lebih konkrit.  Sarana berbagi pemahaman, dari, oleh dan untuk siswa VIDEO BELAJAR BERSAMA
  • 8.
    8 A. PENGEMBANGAN NASKAH B.PRA PRODUKSI C. PRODUKSI D. PASKA PRODUKSI RINCIAN TAHAPAN TIPS DAN TRIK PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN
  • 9.
    9  Pilih PelajaranBest Practice  Tentukan CP, TP dan IPK  Menentukan Model Pembelajaran  Membuat Rancangan aktifitas pembelajaran (Pendahuluan, Inti dan penutup)  Rancangan aktifitas yang telah dibuat sudah bisa menjadi draft naskah yang siap produksi. TAHAPAN PENGEMBANGAN NASKAH
  • 10.
     Rapat produksi Pemilihan pemain  Survei lokasi  Latihan pemain  Menyiapkan peralatan produksi TAHAPAN PRA PRODUKSI
  • 11.
    Membahas draft naskah Menentukankru produksi Menentukan jadwal produksi Menentukan peralatan produksi RAPAT PRODUKSI
  • 12.
    Pemilihan pemain haruskita lakukan terutama pemain peserta didik. Peserta didik dapat di pilih dari berbagai kelas. Carilah peserta didik yang cerdas dan aktif, menarik dan smart yang sesuai dengan tuntutan naskah PEMILIHAN PEMAIN
  • 13.
     Carilah kelasdari sisi cahaya bagus/terang karena sangat menolong bagi tim produksi yang minim penggunaan lampu.  Carilah kelas yang gangguan suaranya minim seperti kelas jauh dari jalan utama, kelas yang jauh dari lalu lalang peserta didik, ini sangat membantu tim produksi yang tidak menggunakan boom mix atau clip on yang hanya mengandalkan suara dari kamera SURVEI LOKASI
  • 14.
     Kelas janganterlalu ramai dengan aksesoris dan juga jangan alami harus ada sentuhan dari tim produksi seperti bisa pemberian atlas, foto atau gambar tokoh (disesuaikan dengan mata pelajaran) kalau mapel eksak bisa diberikan yang bercirikan eksak  Kelas harus bersih dan rapih. Carilah kursi kursi yang satu warna, tidak banyak coretan. Kursi bisa dicari dari kelas lain yang masih bersih. Tembok dan papan tulis usahakan tidak banyak coretan SURVEI LOKASI
  • 15.
    Pemain yang sudahterpilih sebaiknya di berikan pembekalan latihan untuk menghapal adegan , dialog materi juga penempatan posisi pemain untuk memudahkan dalam proses produksi, dialog diluar materi diberikan ke bebasan untuk improvisasi. Disarankan tim produksi juga hadir sehingga bisa saling mengkoreksi. LATIHAN PEMAIN
  • 16.
     Carilah kamerayang sejenis baik dari merek atupun spesifikasi.  Untuk alat perekam suara siapkan satu buah boom mic dan clip on. Jika keduanya tidak ada maka bisa menggunakan perekam lain seperti handphone yang di simpan di saku pemain atau di sembuyikan di dekat pemain.  Lakukan uji coba/tes keberfungsian peralatan produksi MENYIAPKAN PERALATAN PRODUKSI
  • 17.
     Lakukan briefingproduksi  Setting tempat  Setting alat audio  Setting cahaya  Setting kamera  Proses pengambilan gambar TAHAPAN PRODUKSI
  • 18.
     Tugas danfungsi kru produksi  Mengecek kesiapan alat  Mengecek kesiapan pemain  Mengecek kesiapan lokasi dan properti yang akan di gunakan BRIEFING PRODUKSI
  • 19.
     Keluarkan barangyang terlihat akan menganggu dan membuat gambar tidak bagus misal (sapu dan alat kebersihan yang biasanya ada di pojok ruang kelas, sampah dan alat yang berbau iklan dll)  Siapkan ruang untuk penempatan kamera sehingga pergerakan dalam pengambilan gambar tidak terganggu.  Salah satu sayap kiri atau kanan bagian kelas jangan nempel dengan tembok ini bertujuan untuk pergerakan kamera dan kru produksi SETTING TEMPAT
  • 20.
    SETTING ALAT AUDIO Jika menggunakan clip on dan boom mic, clip on tersebut di pakai untuk guru dan terhubung pada kamera master. Sehingga kamera master berfungsi juga sebagai master audio dan boom mic di fungsikan untuk pengambilan suara siswa dan ambience.  Jika hanya mengunakan boom mic saja maka boom mic selalu diarahkan ke sumber suara.
  • 21.
     Penempatan cahayatambahan disesuaikan dengan penempatan kamera, sehingga pada saat pengambilan gambar lampu tidak ikut terekam oleh kamera, dan pencahayaan menjadi baik  Jika tidak menggunakan lampu tambahan dapat memaksimalkan lampu yang ada di ruang kelas dengan mengganti lampu yang lebih terang.  Untuk menghindari back light pastikan cahaya yang menerangi objek lebih terang dari cahaya latar (cahaya yang di belakang objek) contoh cahaya yang berasal dari luar atau jendela sangat terang, kurangi cahaya diluar dengan memberikan kain hitam atau apapun yang dapat mengurangi intensitas cahaya di luarnya atau gunakan reflector ke objek SETTING CAHAYA
  • 22.
     Jika menggunakandua buah kamera, maka kamera harus dibagi posisinya. Misal Kamera satu untuk pengambilan gambar master/utama (komposisi gambar luas sehingga aktifitas bisa terlihat dan perekaman sampi selesai pengadegan ) dan kamera dua untuk pengambilan padat atau insert  untuk pengambilan gambar yang komposisinya tepat pastikan tinggi rendah kamera diatur dengan tepat ( misal guru sedang duduk maka kamera di turunkan sejajar tinggi guru tersebut, begitupun sebaliknya) atau SETTING KAMERA
  • 23.
     Pastikan alatalat penunjang kamera seperti tripod jangan sampai terekam, untuk mengindarinya selalu di simpan di belakang kamera kemanapun kamera berpindah posisi  Biasakan selalu menggunakan tripod atau alat lainnya (seperti stabilizer) untuk menghindari hasil gambar yang goyang terutama di kamera master SETTING KAMERA
  • 24.
     Pemain pesertadidik yang terlihat mampu untuk improvisasi atau banyak dialog di tempatkan di posisi ideal dalam pengambilan gambar misal duduk di bangku paling depan atau tengah  Peserta didik yang pandai bicara dan cerdas di sebar di setiap kelompok.  Komposisi peserta didik laki laki dengan perempuan dibuat berimbang.  Jumlah peserta didik diupayakan tidak lebih dari 30 orang PENEMPATAN PEMAIN
  • 25.
     Proses pengambilangambar dibagi menjadi beberapa kegiatan (Pendahuluan, inti, dan penutup) untuk kegiatan inti bagi lagi sesuai dengan model pembelajaran (sintaks)  Pengambilan gambar dilakukan dengan beberapa kali take  Jika kita akan mengambil gambar salah satu kelompok berdiskusi dengan latar kelompok lain juga ikut diskusi maka kelompok latar tidak berbicara dengan keras dan tetap beraktifitas secara wajar. Posisi kamera master tetap mengambil keseluruhan kelompok tersebut sedang diskusi dan kamera insert mengambil close up peserta kelompok satu. PENGAMBILAN GAMBAR
  • 26.
     Jika inginmengambil gambar pendapat atau pertanyaan siswa maka lakukan pengambilan gambar dengan beberapa kali take contoh take pertama dengan mengambilan close up dan take dua dengan pengambilan full shot take ke tiga dengan open shoulder  Pengambilan gambar jangan hanya berfokus kepada objek yang sedang bicara atau tokoh utama saja tapi ambil juga gambar untuk mendukung suasana contoh anak sedang menyimak penjelasan guru, anak sedang mencatat, guru sedang mendengarkan pendapat siswa dll.  Jika ingin mengambil gambar close up pemain dan di latar terlihat pemain lain yang menggangu maka harus merubah bloking pemain  Pengambilan gambar yang dilakukan di luar kelas (out door) jangan mengambil gambar saat matahari diatas kepala (jam 11.00-13.00) PENGAMBILAN GAMBAR
  • 27.
     Jangan sungkanuntuk mengubah posisi pemain, setting lokasi dan peralatan produksi untuk mendapatkan gambar yang baik  Jika akan melakukan produksi di hari berikutnya, Perhatikan kesinambungan posisi pemain, property pendukung (pakaian, aksesoris yang dipakai siswa) dengan cara memotret atau merekamnya.  Lakukan preview atau cek hasil rekaman baik dari sisi video atau suara. Tujuannya adalah jika ada kesalahan baik teknis atau materi bisa dilakukan pengambilan gambar ulang di waktu berikutnya atau pada hari yang sama.  Evaluasi terhadap pemain, kru produksi dan konten pembelajaran PENGAMBILAN GAMBAR
  • 28.
     Transfer semuadata hasil rekaman pada saat produksi (Per kegiatan atau perhari)  Preview semua hasil Rekaman baik audio maupun video  Pemilihan gambar dan lakukan pem folderan  Editing Off line (editing kasar )  Pemilihan musik (free musik atau buat sendiri) RINCIAN TAHAPAN PASKA PRODUKSI/ EDITING
  • 29.
     Editing online (lakukan pendampingan oleh salah satu tim penulis)  Preview hasil editing oleh tim penulis  Pembuatan Master Program  Seluruh bahan atau hasil produksi di simpan dalam satu buah hardisk RINCIAN TAHAPAN PASKA PRODUKSI/ EDITING