MAKALAH
TINGKATAN ORGANISASI MAKHLUK HIDUP
ROSYANI ADA
913 04 002
AGROTEKNOLOGI
SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN WUNA
TAHUN AKADEMIK 2013/2014
KATA PENGANTAR
Dengan kebesaran Allah SWT. Yang maha pengasih lagi maha penyayang, penulis panjatkan rasa
puji syukur atas hidayahnya,yang telah melimpahkan rahmat,nikmat,dan inayahnya kepada penulis,
sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ilmiah biologi”tingkatan organisasi makhluk hidup”.
Adapun makalah “tingkatan organisasi makhluk hidup” ini telah penulis usahakan dapat disusun
dengan sebaik mungkin dengan mendapat bantuan dari berbagai pihak, sehingga penulisan makalah ini
dapat diselesaikan dengan tepat waktu.Untuk itu penulis tidak lupa untuk menyampaikan banyak
terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam penulisan makalah ini.
Terlepas dari upaya penulis untuk menyusun makalah ini dengan sebaik-baiknya,penulis tetap
menyadari bahwa tentunya selalu ada kekurangan,baik dari segi penggunaan kosa kata,tata bahasa
maupun kekurangan-kekurangan lainnya. Oleh karena itu,kritik dan saran sangat penulis harapkan demi
membuat makalah ini lebih baik lagi.
Penulis berharap semoga makalah “tingkatan organisasi makhluk hidup” ini bermanfaat, bagi para
pembaca.
Bangkali,April 2014
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
a.latar belakang
b.rumusan masalah
c.tujuan
BAB 2 PEMBAHASAN
a.individu
b.populasi
c.komunitas
d.ekosistem
BAB 3 PENUTUP
a.kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA
BAB 1
PENDAHULUAN
A.Latar belakang
Makhluk hidup selalu erat kaitannya dengan lingkungan. Lingkungan tersebut terbagi menjadi
lingkungan biotic dan lingkungan abiotik. Lingkungan biotik meliputi semua makhluk hidup yang terbagi
atas mikroorganisme,tumbuhan,hewan,dan manusia. Lingkungan abiotik meliputi factor kimia dan fisika
yang penting bagi makhluk hidup,seperti air,temperature,sinar matahari dan tanah.
Dalam ruang lingkup biologi,organism yang dipelajari,khususnya makhluk hidup terdiri atas
berbagai tingkatan organisasi kehidupan. Tingkatan organisasi yang dipelajari dimulai dari yang paling
sederhana hingga tingkatan yang kompleks. Tingkatan organisasi kehidupan di mulai dari
molekul,sel,jaringan,organ,system organ,individu,populasi,ekosistem,hingga ke tingkat bioma.
B.Rumusan Masalah
Permasalahan dari makalah ini adalah apa yang dimaksud dengan individu,populasi,komunitas dan
ekosistem?
C.Tujuan
Adapun tujuan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah ekologi umum.
BAB 2
PEMBAHASAN
A.Individu
Individu merupakan organisme tunggal,contohnya:seekor kucing,sebatang pohon kelapa dan
seorang manusia.
B.Populasi
Populasi merupakan kumpulan individu sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu.
Contohnya: di sebuah kolam ada ikan,teratai,dan lain-lain,populasi pohon kelapa di kelurahan wali pada
tahun 1989 berjumlah 2552 batang.
Ukuran populasi berubah sepanjang waktu. Perubahan ukuran dalam populasi ini disebut dinamika
populasi. Perubahan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus perubahan jumlah dibagi waktu.
Hasilnya adalah kecepatan perubahan dalam populasi.
Penyebab kecepatan rata-rata dinamika populasi ada berbagai hal. Dari alam mungkin disebabkan
oleh bencana alam,kebakaran,serangan penyakit,sedangkan dari manusia misalnya karena tebang pilih.
Namun,pada dasarnya populasi mempunyai karakteristik yang khas untuk kelompoknya yang tidak
dimiliki oleh masing-masing individu anggotanya. Karakteristik ini antara lain:
-Kepadatan (densitas)
-Laju kelahiran (natalitas)
-Laju kematian (mortalitas)
-Potensi biotic
-Penyebaran umur
-Bentuk pertumbuhan.
Dinamika populasi dapat juga disebabkan imigrasi dan emigrasi. Hal ini khusus untuk organism
yang dapat bergerak,misalnya; hewan dan manusia.
C.Komunitas
Komunitas adalah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah
tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Komunitas memiliki derajat
keterpaduan yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan individu dan populasi. Dalam
komunitas,semua organism merupakan bagian dari komunitas dan antara komponennya saling
berhubungan melalui keragamam interaksinya. Contoh komunitas adalah populasi ikan,populasi
ganggang dan populasi hewan di sekitarnya membentuk komunitas terumbu karang,
D.Ekosistem
Antara komunitas dan lingkungannya selalu terjadi interaksi. Interaksi ini menciptakan kesatuan
ekologi yang disebut ekosistem. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen (tumbuhan
hijau),konsumen(herbivore,karnivora,dan omnivora),dan decomposer/pengurai (mikroorganisme).
Ekosistem dibagi menjadi dua yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami adalah
ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa adanya campur tangan manusia. Ekosistem alami dibedakan
menjadi dua,yaitu ekosistem darat dan ekosistem perairan. Contoh ekosistem darat adalah ekosistem
hutan. Contoh ekosistem perairan adalah ekosistem danau,ekosistem rawa dan lain sebagainya.
Sedangkan ekosistem buatan adalah ekosistem yang sengaja dibuat oleh manusia. Contoh ekosistem
buatan adalah ekosistem kolam,ekosistem aquarium,ekosistem kebun dan lain sebagainya. Ekosistem
darat yang mencakup daerah luas di sebut bioma. Contohnya adalah bioma hutan hujan tropis,bioma
padang rumput,bioma padang pasir dan bioma tundra. Dapat dikatakan juga bahwa bioma terdidi dari
ekosistem-ekosistem. Semua ekosistem yang ada di bumi beserta atmosfer yang melingkupinya saling
berinteraksi membentuk biosfer atau ekosistem dunia.
BAB 3
PENUTUP
A.Kesimpulan
-Individu adalah organisme tunggal
-Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu.
-Komunitas adalah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah
tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain.
-Ekosistem adalah hubungan antara komunitas dan lingkungannya dan selalu terjadi interaksi yang
dinamakan interaksi ekologi
DAFTAR PUSTAKA
www.google.com

Makalah ekologi umum

  • 1.
    MAKALAH TINGKATAN ORGANISASI MAKHLUKHIDUP ROSYANI ADA 913 04 002 AGROTEKNOLOGI SEKOLAH TINGGI ILMU PERTANIAN WUNA TAHUN AKADEMIK 2013/2014
  • 2.
    KATA PENGANTAR Dengan kebesaranAllah SWT. Yang maha pengasih lagi maha penyayang, penulis panjatkan rasa puji syukur atas hidayahnya,yang telah melimpahkan rahmat,nikmat,dan inayahnya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ilmiah biologi”tingkatan organisasi makhluk hidup”. Adapun makalah “tingkatan organisasi makhluk hidup” ini telah penulis usahakan dapat disusun dengan sebaik mungkin dengan mendapat bantuan dari berbagai pihak, sehingga penulisan makalah ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu.Untuk itu penulis tidak lupa untuk menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam penulisan makalah ini. Terlepas dari upaya penulis untuk menyusun makalah ini dengan sebaik-baiknya,penulis tetap menyadari bahwa tentunya selalu ada kekurangan,baik dari segi penggunaan kosa kata,tata bahasa maupun kekurangan-kekurangan lainnya. Oleh karena itu,kritik dan saran sangat penulis harapkan demi membuat makalah ini lebih baik lagi. Penulis berharap semoga makalah “tingkatan organisasi makhluk hidup” ini bermanfaat, bagi para pembaca. Bangkali,April 2014 Penulis
  • 3.
    DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATAPENGANTAR DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN a.latar belakang b.rumusan masalah c.tujuan BAB 2 PEMBAHASAN a.individu b.populasi c.komunitas d.ekosistem BAB 3 PENUTUP a.kesimpulan DAFTAR PUSTAKA
  • 4.
    BAB 1 PENDAHULUAN A.Latar belakang Makhlukhidup selalu erat kaitannya dengan lingkungan. Lingkungan tersebut terbagi menjadi lingkungan biotic dan lingkungan abiotik. Lingkungan biotik meliputi semua makhluk hidup yang terbagi atas mikroorganisme,tumbuhan,hewan,dan manusia. Lingkungan abiotik meliputi factor kimia dan fisika yang penting bagi makhluk hidup,seperti air,temperature,sinar matahari dan tanah. Dalam ruang lingkup biologi,organism yang dipelajari,khususnya makhluk hidup terdiri atas berbagai tingkatan organisasi kehidupan. Tingkatan organisasi yang dipelajari dimulai dari yang paling sederhana hingga tingkatan yang kompleks. Tingkatan organisasi kehidupan di mulai dari molekul,sel,jaringan,organ,system organ,individu,populasi,ekosistem,hingga ke tingkat bioma. B.Rumusan Masalah Permasalahan dari makalah ini adalah apa yang dimaksud dengan individu,populasi,komunitas dan ekosistem? C.Tujuan Adapun tujuan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah ekologi umum.
  • 5.
    BAB 2 PEMBAHASAN A.Individu Individu merupakanorganisme tunggal,contohnya:seekor kucing,sebatang pohon kelapa dan seorang manusia. B.Populasi Populasi merupakan kumpulan individu sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu. Contohnya: di sebuah kolam ada ikan,teratai,dan lain-lain,populasi pohon kelapa di kelurahan wali pada tahun 1989 berjumlah 2552 batang. Ukuran populasi berubah sepanjang waktu. Perubahan ukuran dalam populasi ini disebut dinamika populasi. Perubahan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus perubahan jumlah dibagi waktu. Hasilnya adalah kecepatan perubahan dalam populasi. Penyebab kecepatan rata-rata dinamika populasi ada berbagai hal. Dari alam mungkin disebabkan oleh bencana alam,kebakaran,serangan penyakit,sedangkan dari manusia misalnya karena tebang pilih. Namun,pada dasarnya populasi mempunyai karakteristik yang khas untuk kelompoknya yang tidak dimiliki oleh masing-masing individu anggotanya. Karakteristik ini antara lain: -Kepadatan (densitas) -Laju kelahiran (natalitas) -Laju kematian (mortalitas) -Potensi biotic -Penyebaran umur -Bentuk pertumbuhan. Dinamika populasi dapat juga disebabkan imigrasi dan emigrasi. Hal ini khusus untuk organism yang dapat bergerak,misalnya; hewan dan manusia. C.Komunitas Komunitas adalah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Komunitas memiliki derajat keterpaduan yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan individu dan populasi. Dalam komunitas,semua organism merupakan bagian dari komunitas dan antara komponennya saling berhubungan melalui keragamam interaksinya. Contoh komunitas adalah populasi ikan,populasi ganggang dan populasi hewan di sekitarnya membentuk komunitas terumbu karang,
  • 6.
    D.Ekosistem Antara komunitas danlingkungannya selalu terjadi interaksi. Interaksi ini menciptakan kesatuan ekologi yang disebut ekosistem. Komponen penyusun ekosistem adalah produsen (tumbuhan hijau),konsumen(herbivore,karnivora,dan omnivora),dan decomposer/pengurai (mikroorganisme). Ekosistem dibagi menjadi dua yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa adanya campur tangan manusia. Ekosistem alami dibedakan menjadi dua,yaitu ekosistem darat dan ekosistem perairan. Contoh ekosistem darat adalah ekosistem hutan. Contoh ekosistem perairan adalah ekosistem danau,ekosistem rawa dan lain sebagainya. Sedangkan ekosistem buatan adalah ekosistem yang sengaja dibuat oleh manusia. Contoh ekosistem buatan adalah ekosistem kolam,ekosistem aquarium,ekosistem kebun dan lain sebagainya. Ekosistem darat yang mencakup daerah luas di sebut bioma. Contohnya adalah bioma hutan hujan tropis,bioma padang rumput,bioma padang pasir dan bioma tundra. Dapat dikatakan juga bahwa bioma terdidi dari ekosistem-ekosistem. Semua ekosistem yang ada di bumi beserta atmosfer yang melingkupinya saling berinteraksi membentuk biosfer atau ekosistem dunia.
  • 7.
    BAB 3 PENUTUP A.Kesimpulan -Individu adalahorganisme tunggal -Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang hidup pada suatu daerah dan waktu tertentu. -Komunitas adalah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. -Ekosistem adalah hubungan antara komunitas dan lingkungannya dan selalu terjadi interaksi yang dinamakan interaksi ekologi
  • 8.