Liburan ke gunung gede pangrango
Ketika liburan sekolah saya dan teman-teman berencana akan pergi ke gunung gede
pangrango, sampailah waktunya saya dan teman-teman akan pergi berangkat kegunung gede
pangrango pada hari selasa tanggal tiga juli tahun 2012, pada hari senin nya temen-temen
saya semuanya bermalam di rumah saya , supaya lebih dekat buat berangkat ke gunungnya.
Saya dan teman-teman saya berangkat mulai pukul enam pagi.
Perjalanan yang sangat panjang sekali dan sangat melelahkan terus kami telusuri sambil
menikmati suasana gunung yang sangat sejuk untuk mencapai ke puncak gunung pangrango,
dan alhamdulillah sekitar lima jam perjalanan dan mendaki kami sampai juga di tujuan. Ke
indahan alam puncak gunung gede pangrango yang sangat luas di tamannya yang di kelilingi
gunung-gunung yang tinggi. Di sana terdapat bunga yang sangat langka dan dilindungi yaitu
bunga bunga edelweis, bunga tersebut hanya terdapat di gunung gede pangrango saja di
Indonesia, sangat luar langka bukan.
Ketika saya dan teman-teman saya sampai di sana, kami langsung mencari kayu bakar buat
masak nasi karena kami semua sangat lapar. Saya dan temen-teman saya mencari tempat buat
mendirikan tenda, dan akhirnya kami menemukan tempat yang sangat strategis sekali,
kemudian setelah itu kami langsung masak dan makan bersama. setelah makan bersama beres
kami semua mencari kayu buat persiapan nanti malam supaya tidak repot lagi.
Matahari mulai terbenam dan tibalah waktu sholat maghrib, ketika kami semua sedang
melaksanakan shalat tiba-tiba hujan turun sangat deras sekali dan akhirnya kami cepat-cepat
bergegas menuju ke tenda untuk berteduh. Tapi apa yang terjadi ternyata tenda kami tidak
kuat menahan air yang menggenang di atas tenda hingga akhirnya tenda kami rubuh dan kami
semua kehujanan. Semua itu adalah salah kami semua karena karena mendirikan tendanya
sembarangan dan itu akibat dari kurang telitinya kami semua.
Akhirnya pada malam hari hujan telah reda dan kami langsung membenarkan tenda kami
sebaik-baiknya, karena kami kedinginan akhirnya kami membuat api unggun untuk
menghangatkan badan dan sekaligus masak nasi buat makan malam, sekitar pukul sebelas
malam kami semua baru makan kerena kayu yang sudah kami kumpulkan basah sehingga
menyalakan api sangat susah ditambah suhu disana sangat dingin sekali.
Ke esokan harinya kami semua menyambut matahari pagi yang sangat indah ditambah embun
pagi yang bersahaja di rumput-rumput sekitar kami, sekitar pukul delapan pagi kami jalan-
jalan sekaligus melihat ke indahan taman gunung gede pangrango sambil mengambil photo
bersama buat kenang-kenangan nanti di rumah. Setelah jalan-jalan kami langsung makan pagi
bersama dan persiapan untuk pulang.
Ketika di perjalanan pulang kami memetik buah-buahan yang ada hutan di gunung gede
pangrango, setelah perjalanan kami tempuh sekitar tiga jam akhirnya kami semua sampai di
rumah dalam keadaan badan yang sangat lemah di tambah kaki kami sangat pegal sekali
rasanya, itulah perjalanan yang pernah saya tempuh bersama teman saya ketika liburan.
Sekian

cerita ku- Liburan ke gunung gede pangrango

  • 1.
    Liburan ke gununggede pangrango Ketika liburan sekolah saya dan teman-teman berencana akan pergi ke gunung gede pangrango, sampailah waktunya saya dan teman-teman akan pergi berangkat kegunung gede pangrango pada hari selasa tanggal tiga juli tahun 2012, pada hari senin nya temen-temen saya semuanya bermalam di rumah saya , supaya lebih dekat buat berangkat ke gunungnya. Saya dan teman-teman saya berangkat mulai pukul enam pagi. Perjalanan yang sangat panjang sekali dan sangat melelahkan terus kami telusuri sambil menikmati suasana gunung yang sangat sejuk untuk mencapai ke puncak gunung pangrango, dan alhamdulillah sekitar lima jam perjalanan dan mendaki kami sampai juga di tujuan. Ke indahan alam puncak gunung gede pangrango yang sangat luas di tamannya yang di kelilingi gunung-gunung yang tinggi. Di sana terdapat bunga yang sangat langka dan dilindungi yaitu bunga bunga edelweis, bunga tersebut hanya terdapat di gunung gede pangrango saja di Indonesia, sangat luar langka bukan. Ketika saya dan teman-teman saya sampai di sana, kami langsung mencari kayu bakar buat masak nasi karena kami semua sangat lapar. Saya dan temen-teman saya mencari tempat buat mendirikan tenda, dan akhirnya kami menemukan tempat yang sangat strategis sekali, kemudian setelah itu kami langsung masak dan makan bersama. setelah makan bersama beres kami semua mencari kayu buat persiapan nanti malam supaya tidak repot lagi. Matahari mulai terbenam dan tibalah waktu sholat maghrib, ketika kami semua sedang melaksanakan shalat tiba-tiba hujan turun sangat deras sekali dan akhirnya kami cepat-cepat bergegas menuju ke tenda untuk berteduh. Tapi apa yang terjadi ternyata tenda kami tidak kuat menahan air yang menggenang di atas tenda hingga akhirnya tenda kami rubuh dan kami semua kehujanan. Semua itu adalah salah kami semua karena karena mendirikan tendanya sembarangan dan itu akibat dari kurang telitinya kami semua. Akhirnya pada malam hari hujan telah reda dan kami langsung membenarkan tenda kami sebaik-baiknya, karena kami kedinginan akhirnya kami membuat api unggun untuk menghangatkan badan dan sekaligus masak nasi buat makan malam, sekitar pukul sebelas malam kami semua baru makan kerena kayu yang sudah kami kumpulkan basah sehingga menyalakan api sangat susah ditambah suhu disana sangat dingin sekali. Ke esokan harinya kami semua menyambut matahari pagi yang sangat indah ditambah embun pagi yang bersahaja di rumput-rumput sekitar kami, sekitar pukul delapan pagi kami jalan- jalan sekaligus melihat ke indahan taman gunung gede pangrango sambil mengambil photo bersama buat kenang-kenangan nanti di rumah. Setelah jalan-jalan kami langsung makan pagi bersama dan persiapan untuk pulang. Ketika di perjalanan pulang kami memetik buah-buahan yang ada hutan di gunung gede pangrango, setelah perjalanan kami tempuh sekitar tiga jam akhirnya kami semua sampai di rumah dalam keadaan badan yang sangat lemah di tambah kaki kami sangat pegal sekali rasanya, itulah perjalanan yang pernah saya tempuh bersama teman saya ketika liburan. Sekian