Investment management
KULIAH 12 – VALUE STOCK INVESTING
REFERENSI
• Jones, C.P., 2014. Investments – Principle and Concepts. 12 Ed.
Wiley.
• Hirschey & Nofsinger., 2008. Investments – Analysis and Behavior.
Mc. Graw – Hill.
Filosofi Nilai Saham
• Pendekatan Konservatif:
• Value investing / investasi nilai: pendekatan investasi yang berfokus pada
sekuritas yang dianggap dinilai rendah atau tidak populer untuk sementara waktu.
• Growth stock investing / investasi saham tumbuh: pendekatan investasi yang
berfokus pada perusahaan yang diharapkan memiliki pertumbuhan penjualan dan
laba di atas rata-rata.
• Economic value: nilai yang ditentukan oleh prospek bisnis.
• Contrarian investment philosophy: strategi investasi yang didasarkan pada premis
bahwa investor dapat memperoleh keuntungan dengan bertaruh melawan
kelompok yang terlalu emosional. Filosofi ini diadopsi oleh value investor.
What is Value Stock?
• Value investors: investor yang mencari saham yang tidak diminati
dan dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar secara
keseluruhan.
• Value stock biasanya memiliki P/E rendah dan P/B rendah
dan/atau hasil dividen yang tinggi. Value investor mencari saham
dgn Rasio P/E rata-rata di bawah pasar (sering < 10) atau yang
hasil dividendnya luar biasa tinggi.
• Investor nilai mencari perusahaan yang dijual dengan diskon besar
terhadap nilai ekonomi atau nilai fundamental perusahaan. Ini
seperti membeli perusahaan yang sedang obral. Contoh suatu
perusahaan bernilai $40 per lembar saham sedangkan harga pasar
$25 per lembar.
Example: Companies With High Dividend Yield & Low P/E
Symbol Company Current Dividend
Yield
Current P/E Ratio
JPM JP Morgan 3.41% 10.4
VZ Verizon 5.17 9.2
NVS Novarties AG 3.72 14.1
RY Royal Bank of Canada 3.8 11.2
GS Goldman Sachs 2.61 8
UPS United Parcell Service 3.55 13.37
10 Saham dgn Dividend Yield Tertinggi – 2024
https://cnbcindonesia.com/research/2024
Kode
Saham
Emiten Dividend Yield Rata2
Dividend Yield
3 tahun
P/E ? PBV
BSSR Baramulti Suksessarana 14.71% 27.3% 4.9 2.77
PTBA Bukit Asam 14.91% 21.35% 5.23 1.38
ITMG Indo Tambangraya Megah 11.45% 20.94% 5.6 0.9
MBAP Mitrabara Adiperdana 11.62% 20.32% 15 1.14
GEMS Golden Energy Mines 11.94% 17.8% 7.4 1.13
ADRO Alamatri Resources Indonesia 63.96% 15.69% 8.8 0.9
HEXA Hexindo Adiperkasa 14.96% 15.42% 4.1 1.92
MPMX Mitra Pinasthika Mustika 11.73% 13.71% 7.87 0.74
UNTR United Tractors 8.83% 13.24% 4.12 0.96
PBSA Paramitha Bangun Sarana 14.17% 12.79% 4.24 1.53
14 Saham Pemberi Imbal Hasil Dividend Terbesar 2024
Fundamental Value
• Fundamental value: nilai dasar berdasarkan asset dan laba perusahaan.
• Undervalued: saham yang harganya di bawah nilai ekonomis sebenarnya.
• Expected values: jumlah yang diantisipasi
• P0 = D1/(1+k) + D2/(1+k)^2 + … + (Dt + Pt)/(1+k)^t
Contoh
• Asumsikan suatu saham diperdagangkan pada harga $45 per
lembar saham. Anda berharap perusahaan membayar dividend
tahun depan sebesar $1.5, tahun ke dua sebesar $1.6, dan tahun
ke 3 sebesar $1.75. Jika Anda memperkirakan saham akan dijual
pada harga $60 dalam tiga tahun dan tingkat yang diminta adalah
9 persen, apakah saham ini dinilai terlalu rendah atau terlalu
tinggi?
Contoh
• Asumsikan suatu saham diperdagangkan pada harga $45 per
lembar saham. Anda berharap perusahaan membayar dividend
tahun depan sebesar $1.5, tahun ke dua sebesar $1.6, dan tahun
ke 3 sebesar $1.75. Jika Anda memperkirakan saham akan dijual
pada harga $60 dalam tiga tahun dan tingkat yang diminta adalah
9 persen, apakah saham ini dinilai terlalu rendah atau terlalu
tinggi?
• P0 = 1.5 / (1 + 0.09) + 1.6 / (1 + 0.09)^2 + 1.75 / (1 + 0.09)^3
= 1.37 + 1.347 + 47.682 = $50.4
Karena nilai saham $50.4 lebih besar dari harga saat ini $45, maka
saham tersebut dinilai terlalu rendah.
Memprediksi Harga Saham di Masa Depan
• Pt = (P/E)t * Et
• Pt = (P/E)t * E0 * (1+g)^t
• Soal:
• Asumsikan sebuah perusahaan memiliki rasio P/E saat ini sebesar
11 dan EPS nya saat ini sebesar $2.5. Perusahaan tersebut telah
meningkatkan laba per sahamnya sebesar 5 persen per tahun di
masa lalu dan tingkat ini kemungkinan akan terus berlanjut untuk
beberapa waktu. Jika rasio P/E diharapkan meningkat menjadi 14
dalam lima tahun, berapa harga saham yang diharapkan pada
tahun ke-5?
Jawaban
• Asumsikan sebuah perusahaan memiliki rasio P/E saat ini sebesar
11 dan EPS nya saat ini sebesar $2.5. Perusahaan tersebut telah
meningkatkan laba per sahamnya sebesar 5 persen per tahun di
masa lalu dan tingkat ini kemungkinan akan terus berlanjut untuk
beberapa waktu. Jika rasio P/E diharapkan meningkat menjadi 14
dalam lima tahun, berapa harga saham yang diharapkan pada
tahun ke-5?
• Pt = (P/E)t * E0 * (1+g)^t
• = 14 x $ 2,5 x (1,05)^5 = $ 44,67.
Dividend Discount Model
• Dividend discount model: pendekatan penilaian saham
berdasarkan pendapatan dividend yang diharapkan dan
pertimbangan risiko.
• Po = D1 / (1+k) + D2 / (1+k)^2 + D3 / (1+k)^3 + ...
• Preferred stock: suatu kelas saham dengan dividend tetap
• P = D / k
• Fixed income securities: sekelompok surat berharga yang
mencakup saham preferen dan obligasi.
Constant Growth Model
• Constant-growth model: Metode penilaian saham berdasarkan
dividen masa depan yang terus tumbuh dan pertimbangan risiko.
• P0 = D0 (1 + g) / (k–g) = D1 / (k-g)
• Contoh: Suatu perusahaan membayar dividend sebesar $0,75 per
saham tahun ini dan diharapkan tumbuh sebesar 5 persen. Jika
tingkat pengembalian yang dibutuhkan untuk perusahaan ini
adalah 10 persen, berapa nilai fundamentalnya?
Soal & Jawaban
• Suatu perusahaan membayar dividend sebesar $0,75 per saham
tahun ini dan diharapkan tumbuh sebesar 5 persen. Jika tingkat
pengembalian yang dibutuhkan untuk perusahaan ini adalah 10
persen, berapa nilai fundamentalnya?
• Jawaban:
• P0 = D0 (1 + g) / (k–g) = $0,75 x (1 + 0,05) / (0,1 – 0,05) = $15,75.
Estimating Required Return
• Sensitivity analysis: Perhitungan nilai fundamental dimana
perubahan kecil dilakukan pada data masukan model untuk
menentukan seberapa sensitive hasilnya terhadap variable
tersebut.
• Required return, k = D1 / P0 + g = dividend yield + capital gain.
• Contoh: Jika sebuah perusahaan diharapkan membayar dividend
sebesar 2 persen dan analis sekuritas memperkirakan dividend
tersebut tumbuh sebesar 10 persen per tahun, estimasi berbasis
pasar atas tingkat pengembalian yang dibutuhkan investor adalah
12 persen per tahun.
Menilai saham Perusahaan Chevron (hal. 301)
Graham & Dodd Approach
• Konsep investasi nilai identik dengan nama Benyamin Graham.
• Pada bulan Mei 1934, Graham bekerjasama dengan Davis Dodd,
seorang Associate Profesor keuangan di Columbia University,
menulis dan menerbitkan pemikirannya dalam buku klasik
investasi dgn judul Security Analysis. Kemudian tahun 1949
menerbitkan buku The Intelligent Investor. Graham dianggap
sebagai “the Dean of Financial Analysis”.
• Investor nilai yang mengikuti pendekatan fundamental konservatif
Graham dalam memilih saham disebut investor Graham & Dodd.
Margin of Safety
• Margin of safety: perbedaan positif antara harga dan nilai yang
dinilai. Prinsip membeli sekuritas di bawah harga pasarnya tetapi
di atas nilai intrinsiknya. MOS menciptakan zona aman untuk
menghadapi kerugian tanpa dampak negative yang besar.
• MoS = nilai intrinsic – harga pasar
• Misal nilai intrinsic Rp.12.000,- dan harga pasarnya Rp.10.000,
maka MoS = Rp. 2000,-
• Intrinsic value: nilai ekonomi riil atau nilai dari perusahaan yang
biasanya ditentukan oleh proyeksi investor mengenai keadaan dan
potensi perusahaan di masa depan.
Stock Selection Criteria
• Liquidation value: nilai perusahaan diukur berdasarkan nilai sisa.
Nilai jual asset perusahaan jika perusahaan memutuskan untuk
tidak beroperasi lagi. Nilai likuidasi biasanya lebih rendah dari
nilai pasar wajar.
• Price to sales (P/S): rasio harga saham terhadap penjualan atau
pendapatan tahunan.
• Price to cash flow (P/CF): Share price / Cash Flow per Share. Atau
perbandingan antara harga saham perusahaan dengan arus kas
operasi per sahamnya.
Buffetology
• Warren Buffet adalah murid Graham yang paling terkenal dan sukses.
• Di antara hal2 yg boleh & tidak boleh dilakukan yang dipelajari oleh Buffet adalah:
• Jauh lebih baik membeli perusahaan bagus dgn harga wajar daripada perusahaan yg wajar dengan harga yg bagus.
• Bila manajemen yang memiliki reputasi cemerlang menangani bisnis yang memiliki reputasi ekonomi buruk, maka reputasi bisnis
itulah yang akan tetap utuh.
• Manajemen akan lebih baik jika menghindari naga, bukan membunuhnya.
• Seolah diatur oleh hukum gerak pertama Newton, suatu institusi akan menolak perubahan apapun dalam arahnya saat ini.
• Sama seperti pekerjaan yang meluas untuk mengisi waktu yang tersedia, proyek perusahaan atau akuisisi akan terwujud untuk
menyerap dana yang tersedia. Bahkan ketika jelas2 diperlukan, dividen atau pembelian kembali saham jarang dilihat sebagai
penggunaan dana yang terbaik.
• Segala keinginan bisnis dari seorang pemimpin, betapapun bodohnya, akan segera didukung oleh tingkat pengembalian yang
terperinci dan studi strategis yang disiapkan oleh pasukan.
• Tingkah laku perusahaan sejenis, entah itu yang sedang berekpansi, sedang mengakuisisi, menetapkan kompensasi, dan yang
lainnya, pasti akan ditiru tanpa pikir panjang.
• Bukanlah suatu dosa jika melewatkan peluang bisnis di luar bidang keahlian seseorang.
• Jika tindakanmu masuk akal, kamu pasti akan mendapatkan hasil yang baik.
• Jangan bergabung dengan manajer yang tidak memiliki kualitas yang mengagumkan, tidak peduli seberapa menarik bisnis mereka.
Kriteria Umum untuk Saham Nilai
• Cadangan yang cukup (uang tunai > 10% dari kapitalisasi pasar atau Cash > 10% market cap).
• Arus kas bebas yang cukup untuk mendanai investasi yang diperlukan (EBITDA > capital spending).
• Kebijakan pembayaran dividen konservatif (dividen < 75% EPS).
• Struktur keuangan konservatif (debt < 50% of market cap).
• Penerbitan saham biasa secara konservatif kepada manajer dan karyawan lain (jumlah saham beredar tetap atau
menurun).
• Rasio harga saham terhadap nilai buku rendah relative terhadap pasar (P/B < 75% dari rata-rata JKSE atau LQ 45).
• Rasio harga-arus kas yang rendah relative terhadap pasar (P/CF < 75% dari rata-rata JKSE atau LQ45).
• Rasio harga-pendapatanyang rendah relative terhadap pasar (P/E < 75% dari rata-rata JKSE atau LQ 45).
Value of ROE (VRE)
• VRE: persentase ROE dibagi dengan rasio P/E.
• Jika VRE ≥ 1, saham tersebut mungkin layak mendapat perhatian
investasi dan kemungkinan pembelian.
• Jika VRE ≥ 2, saham tersebut jelas layak mendapat perhatian
investasi dan mungkin mewakili investasi yang sangat menarik.
• Jika VRE ≥ 3, saham tersebut cenderung mewakili investasi yang
sangat menarik.
Contoh: VRE dari ASII berdasarkan data 3 Januari 2025
• Rasio P/E = 5,89 (sumber data investing.com)
• ROE 2024 = 17,7%
• VRE = ROE / (P/E) = 17,7 / 5,89 = 3,0
Tugas Presentasi Minggu ke 14
• Kelompok 1 (2 orang): Carilah yang termasuk saham nilai pada 27
saham yang masuk dalam daftar Indeks Bisnis 27 per tanggal 3
Januari 2025. Hitunglah VRE dari masing-masing saham tsb.
• Kelompok 2 (3 orang): Carilah yang masuk kategori saham nilai
pada 30 saham yang ada dalam daftar IDX 30 per tanggal 3 Januari
2025. Hitunglah VRE dari masing-masing saham tersebut.
• Gunakan slide 22 & 23 untuk melakukan analisa. Cantumkan
sumber data yang digunakan.
Kuliah 12 - Value Stock Investing Magister Manajemen.pdf

Kuliah 12 - Value Stock Investing Magister Manajemen.pdf

  • 1.
    Investment management KULIAH 12– VALUE STOCK INVESTING
  • 2.
    REFERENSI • Jones, C.P.,2014. Investments – Principle and Concepts. 12 Ed. Wiley. • Hirschey & Nofsinger., 2008. Investments – Analysis and Behavior. Mc. Graw – Hill.
  • 3.
    Filosofi Nilai Saham •Pendekatan Konservatif: • Value investing / investasi nilai: pendekatan investasi yang berfokus pada sekuritas yang dianggap dinilai rendah atau tidak populer untuk sementara waktu. • Growth stock investing / investasi saham tumbuh: pendekatan investasi yang berfokus pada perusahaan yang diharapkan memiliki pertumbuhan penjualan dan laba di atas rata-rata. • Economic value: nilai yang ditentukan oleh prospek bisnis. • Contrarian investment philosophy: strategi investasi yang didasarkan pada premis bahwa investor dapat memperoleh keuntungan dengan bertaruh melawan kelompok yang terlalu emosional. Filosofi ini diadopsi oleh value investor.
  • 4.
    What is ValueStock? • Value investors: investor yang mencari saham yang tidak diminati dan dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar secara keseluruhan. • Value stock biasanya memiliki P/E rendah dan P/B rendah dan/atau hasil dividen yang tinggi. Value investor mencari saham dgn Rasio P/E rata-rata di bawah pasar (sering < 10) atau yang hasil dividendnya luar biasa tinggi. • Investor nilai mencari perusahaan yang dijual dengan diskon besar terhadap nilai ekonomi atau nilai fundamental perusahaan. Ini seperti membeli perusahaan yang sedang obral. Contoh suatu perusahaan bernilai $40 per lembar saham sedangkan harga pasar $25 per lembar.
  • 5.
    Example: Companies WithHigh Dividend Yield & Low P/E Symbol Company Current Dividend Yield Current P/E Ratio JPM JP Morgan 3.41% 10.4 VZ Verizon 5.17 9.2 NVS Novarties AG 3.72 14.1 RY Royal Bank of Canada 3.8 11.2 GS Goldman Sachs 2.61 8 UPS United Parcell Service 3.55 13.37
  • 6.
    10 Saham dgnDividend Yield Tertinggi – 2024 https://cnbcindonesia.com/research/2024 Kode Saham Emiten Dividend Yield Rata2 Dividend Yield 3 tahun P/E ? PBV BSSR Baramulti Suksessarana 14.71% 27.3% 4.9 2.77 PTBA Bukit Asam 14.91% 21.35% 5.23 1.38 ITMG Indo Tambangraya Megah 11.45% 20.94% 5.6 0.9 MBAP Mitrabara Adiperdana 11.62% 20.32% 15 1.14 GEMS Golden Energy Mines 11.94% 17.8% 7.4 1.13 ADRO Alamatri Resources Indonesia 63.96% 15.69% 8.8 0.9 HEXA Hexindo Adiperkasa 14.96% 15.42% 4.1 1.92 MPMX Mitra Pinasthika Mustika 11.73% 13.71% 7.87 0.74 UNTR United Tractors 8.83% 13.24% 4.12 0.96 PBSA Paramitha Bangun Sarana 14.17% 12.79% 4.24 1.53
  • 7.
    14 Saham PemberiImbal Hasil Dividend Terbesar 2024
  • 8.
    Fundamental Value • Fundamentalvalue: nilai dasar berdasarkan asset dan laba perusahaan. • Undervalued: saham yang harganya di bawah nilai ekonomis sebenarnya. • Expected values: jumlah yang diantisipasi • P0 = D1/(1+k) + D2/(1+k)^2 + … + (Dt + Pt)/(1+k)^t
  • 9.
    Contoh • Asumsikan suatusaham diperdagangkan pada harga $45 per lembar saham. Anda berharap perusahaan membayar dividend tahun depan sebesar $1.5, tahun ke dua sebesar $1.6, dan tahun ke 3 sebesar $1.75. Jika Anda memperkirakan saham akan dijual pada harga $60 dalam tiga tahun dan tingkat yang diminta adalah 9 persen, apakah saham ini dinilai terlalu rendah atau terlalu tinggi?
  • 10.
    Contoh • Asumsikan suatusaham diperdagangkan pada harga $45 per lembar saham. Anda berharap perusahaan membayar dividend tahun depan sebesar $1.5, tahun ke dua sebesar $1.6, dan tahun ke 3 sebesar $1.75. Jika Anda memperkirakan saham akan dijual pada harga $60 dalam tiga tahun dan tingkat yang diminta adalah 9 persen, apakah saham ini dinilai terlalu rendah atau terlalu tinggi? • P0 = 1.5 / (1 + 0.09) + 1.6 / (1 + 0.09)^2 + 1.75 / (1 + 0.09)^3 = 1.37 + 1.347 + 47.682 = $50.4 Karena nilai saham $50.4 lebih besar dari harga saat ini $45, maka saham tersebut dinilai terlalu rendah.
  • 11.
    Memprediksi Harga Sahamdi Masa Depan • Pt = (P/E)t * Et • Pt = (P/E)t * E0 * (1+g)^t • Soal: • Asumsikan sebuah perusahaan memiliki rasio P/E saat ini sebesar 11 dan EPS nya saat ini sebesar $2.5. Perusahaan tersebut telah meningkatkan laba per sahamnya sebesar 5 persen per tahun di masa lalu dan tingkat ini kemungkinan akan terus berlanjut untuk beberapa waktu. Jika rasio P/E diharapkan meningkat menjadi 14 dalam lima tahun, berapa harga saham yang diharapkan pada tahun ke-5?
  • 12.
    Jawaban • Asumsikan sebuahperusahaan memiliki rasio P/E saat ini sebesar 11 dan EPS nya saat ini sebesar $2.5. Perusahaan tersebut telah meningkatkan laba per sahamnya sebesar 5 persen per tahun di masa lalu dan tingkat ini kemungkinan akan terus berlanjut untuk beberapa waktu. Jika rasio P/E diharapkan meningkat menjadi 14 dalam lima tahun, berapa harga saham yang diharapkan pada tahun ke-5? • Pt = (P/E)t * E0 * (1+g)^t • = 14 x $ 2,5 x (1,05)^5 = $ 44,67.
  • 13.
    Dividend Discount Model •Dividend discount model: pendekatan penilaian saham berdasarkan pendapatan dividend yang diharapkan dan pertimbangan risiko. • Po = D1 / (1+k) + D2 / (1+k)^2 + D3 / (1+k)^3 + ... • Preferred stock: suatu kelas saham dengan dividend tetap • P = D / k • Fixed income securities: sekelompok surat berharga yang mencakup saham preferen dan obligasi.
  • 14.
    Constant Growth Model •Constant-growth model: Metode penilaian saham berdasarkan dividen masa depan yang terus tumbuh dan pertimbangan risiko. • P0 = D0 (1 + g) / (k–g) = D1 / (k-g) • Contoh: Suatu perusahaan membayar dividend sebesar $0,75 per saham tahun ini dan diharapkan tumbuh sebesar 5 persen. Jika tingkat pengembalian yang dibutuhkan untuk perusahaan ini adalah 10 persen, berapa nilai fundamentalnya?
  • 15.
    Soal & Jawaban •Suatu perusahaan membayar dividend sebesar $0,75 per saham tahun ini dan diharapkan tumbuh sebesar 5 persen. Jika tingkat pengembalian yang dibutuhkan untuk perusahaan ini adalah 10 persen, berapa nilai fundamentalnya? • Jawaban: • P0 = D0 (1 + g) / (k–g) = $0,75 x (1 + 0,05) / (0,1 – 0,05) = $15,75.
  • 16.
    Estimating Required Return •Sensitivity analysis: Perhitungan nilai fundamental dimana perubahan kecil dilakukan pada data masukan model untuk menentukan seberapa sensitive hasilnya terhadap variable tersebut. • Required return, k = D1 / P0 + g = dividend yield + capital gain. • Contoh: Jika sebuah perusahaan diharapkan membayar dividend sebesar 2 persen dan analis sekuritas memperkirakan dividend tersebut tumbuh sebesar 10 persen per tahun, estimasi berbasis pasar atas tingkat pengembalian yang dibutuhkan investor adalah 12 persen per tahun.
  • 17.
    Menilai saham PerusahaanChevron (hal. 301)
  • 18.
    Graham & DoddApproach • Konsep investasi nilai identik dengan nama Benyamin Graham. • Pada bulan Mei 1934, Graham bekerjasama dengan Davis Dodd, seorang Associate Profesor keuangan di Columbia University, menulis dan menerbitkan pemikirannya dalam buku klasik investasi dgn judul Security Analysis. Kemudian tahun 1949 menerbitkan buku The Intelligent Investor. Graham dianggap sebagai “the Dean of Financial Analysis”. • Investor nilai yang mengikuti pendekatan fundamental konservatif Graham dalam memilih saham disebut investor Graham & Dodd.
  • 19.
    Margin of Safety •Margin of safety: perbedaan positif antara harga dan nilai yang dinilai. Prinsip membeli sekuritas di bawah harga pasarnya tetapi di atas nilai intrinsiknya. MOS menciptakan zona aman untuk menghadapi kerugian tanpa dampak negative yang besar. • MoS = nilai intrinsic – harga pasar • Misal nilai intrinsic Rp.12.000,- dan harga pasarnya Rp.10.000, maka MoS = Rp. 2000,- • Intrinsic value: nilai ekonomi riil atau nilai dari perusahaan yang biasanya ditentukan oleh proyeksi investor mengenai keadaan dan potensi perusahaan di masa depan.
  • 20.
    Stock Selection Criteria •Liquidation value: nilai perusahaan diukur berdasarkan nilai sisa. Nilai jual asset perusahaan jika perusahaan memutuskan untuk tidak beroperasi lagi. Nilai likuidasi biasanya lebih rendah dari nilai pasar wajar. • Price to sales (P/S): rasio harga saham terhadap penjualan atau pendapatan tahunan. • Price to cash flow (P/CF): Share price / Cash Flow per Share. Atau perbandingan antara harga saham perusahaan dengan arus kas operasi per sahamnya.
  • 21.
    Buffetology • Warren Buffetadalah murid Graham yang paling terkenal dan sukses. • Di antara hal2 yg boleh & tidak boleh dilakukan yang dipelajari oleh Buffet adalah: • Jauh lebih baik membeli perusahaan bagus dgn harga wajar daripada perusahaan yg wajar dengan harga yg bagus. • Bila manajemen yang memiliki reputasi cemerlang menangani bisnis yang memiliki reputasi ekonomi buruk, maka reputasi bisnis itulah yang akan tetap utuh. • Manajemen akan lebih baik jika menghindari naga, bukan membunuhnya. • Seolah diatur oleh hukum gerak pertama Newton, suatu institusi akan menolak perubahan apapun dalam arahnya saat ini. • Sama seperti pekerjaan yang meluas untuk mengisi waktu yang tersedia, proyek perusahaan atau akuisisi akan terwujud untuk menyerap dana yang tersedia. Bahkan ketika jelas2 diperlukan, dividen atau pembelian kembali saham jarang dilihat sebagai penggunaan dana yang terbaik. • Segala keinginan bisnis dari seorang pemimpin, betapapun bodohnya, akan segera didukung oleh tingkat pengembalian yang terperinci dan studi strategis yang disiapkan oleh pasukan. • Tingkah laku perusahaan sejenis, entah itu yang sedang berekpansi, sedang mengakuisisi, menetapkan kompensasi, dan yang lainnya, pasti akan ditiru tanpa pikir panjang. • Bukanlah suatu dosa jika melewatkan peluang bisnis di luar bidang keahlian seseorang. • Jika tindakanmu masuk akal, kamu pasti akan mendapatkan hasil yang baik. • Jangan bergabung dengan manajer yang tidak memiliki kualitas yang mengagumkan, tidak peduli seberapa menarik bisnis mereka.
  • 22.
    Kriteria Umum untukSaham Nilai • Cadangan yang cukup (uang tunai > 10% dari kapitalisasi pasar atau Cash > 10% market cap). • Arus kas bebas yang cukup untuk mendanai investasi yang diperlukan (EBITDA > capital spending). • Kebijakan pembayaran dividen konservatif (dividen < 75% EPS). • Struktur keuangan konservatif (debt < 50% of market cap). • Penerbitan saham biasa secara konservatif kepada manajer dan karyawan lain (jumlah saham beredar tetap atau menurun). • Rasio harga saham terhadap nilai buku rendah relative terhadap pasar (P/B < 75% dari rata-rata JKSE atau LQ 45). • Rasio harga-arus kas yang rendah relative terhadap pasar (P/CF < 75% dari rata-rata JKSE atau LQ45). • Rasio harga-pendapatanyang rendah relative terhadap pasar (P/E < 75% dari rata-rata JKSE atau LQ 45).
  • 23.
    Value of ROE(VRE) • VRE: persentase ROE dibagi dengan rasio P/E. • Jika VRE ≥ 1, saham tersebut mungkin layak mendapat perhatian investasi dan kemungkinan pembelian. • Jika VRE ≥ 2, saham tersebut jelas layak mendapat perhatian investasi dan mungkin mewakili investasi yang sangat menarik. • Jika VRE ≥ 3, saham tersebut cenderung mewakili investasi yang sangat menarik.
  • 24.
    Contoh: VRE dariASII berdasarkan data 3 Januari 2025 • Rasio P/E = 5,89 (sumber data investing.com) • ROE 2024 = 17,7% • VRE = ROE / (P/E) = 17,7 / 5,89 = 3,0
  • 25.
    Tugas Presentasi Mingguke 14 • Kelompok 1 (2 orang): Carilah yang termasuk saham nilai pada 27 saham yang masuk dalam daftar Indeks Bisnis 27 per tanggal 3 Januari 2025. Hitunglah VRE dari masing-masing saham tsb. • Kelompok 2 (3 orang): Carilah yang masuk kategori saham nilai pada 30 saham yang ada dalam daftar IDX 30 per tanggal 3 Januari 2025. Hitunglah VRE dari masing-masing saham tersebut. • Gunakan slide 22 & 23 untuk melakukan analisa. Cantumkan sumber data yang digunakan.