KESEHATAN MENTAL
REMAJA
Apa itu kesehatan
mental?????
Kesehatan mental merupakan suatu kondisi yang
memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan
emosional yang optimal dari seseorang dan
perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan
orang lain
Mental yang sehat adalah terwujudnya keserasian
yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi kejiwaan
dan terciptanya penyesuaian diri antara individu
dengan dirinya sendiri dan lingkungannya berdasarkan
keimanan dan ketakwaan serta bertujuan untuk
mencapai hidup bermakna dan bahagia di dunia dan
akhirat
Remaja
Peralihan
anak2
menuju
dewasa
Perubahan
fisik dan
psikologis
Fase
pencarian
jati diri
Kesehatan Mental Pada Remaja
Perkembangan remaja dikenal dalam fase pencarian jati
diri karena remaja berada diantara dua persimpangan
antara dunia anak2 dengan dunia dewasa
Ciri perkembangan psikologis remaja : emosi meledak-
ledak,, sulit dikendalikan, cepat depresi, memberontak.
Keadaan emosi yang masih labil berkaitan dengan
keadaan hormonal.
Faktor Yang Mempengaruhi
Mental Remaja
Internal
sifat
Bakat
keturunan
Eksternal
Keluarga
Sosial.
masyarakat
Kriteria Remaja Bermental Sehat
1. Dapat menerima perubahan-perubahan dalam dirinya
dengan lapang dada
2. Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial
3. Dapat mengatasi hasrat seksualnya
4. Mampu menemukan jati diri dan berperilaku sesuai jati
dirinya
5. Dapat menyeimbangkan pengaruh orang tua dengan
pengaruh teman
6. Dapat mengaktualisasikan kemampuannya
7. Tidak mudah goyah apabila terjadi konflik
8. Memiliki cita-cita dan tujuan hidup
Faktor Yang Membuat Kesehatan Mental
Remaja Terganggu
•Pertumbuhan ciri seksual primer dan sekunder
•Sulit beradaptasi dg kondisi fisiknya yg baru
•Salah informasi menyebabkan salah persepsi
Biologi
•Perjuangan untuk membebaskan diri dari
dominasi keluarga
•Sikap menantang otoritas orang tua
Keluarga
•Lingkungan yang tidak baik dan pergaulan
yang salah
Lingkungan
Dampak Negatif Gangguan Kesehatan Mental
Kenakalan
Remaja
Drugs
abuse
Sex bebas
Bunuh Diri
Gangguan
Mental
Kurang PD
Beberapa Cara Mengatasi Gangguan Mental
1. Berusaha memahami hakekat manusia yg mempunyai pembawaan &
pengalaman yg berbeda-beda dg segala kelebihan & kekurangannya.
Termasuk memahami diri sendiri yg bisa dilakukan melalui introspeksi
atau umpan balik
2. Konsultasi pd org yg dianggap bisa memahami membantu mengatasi
masalahnya
3. Mencurahkan isi hatinya kpd org lain yg dipercaya
4. Berpikir positif, dg memandang segala sesuatu dari aspek
positif/hikmahnya
5. Realistis yaitu dengan menerima kenyataan/fakta secara rasional
6. Berusaha untuk menyesuaikan diri
Moh. Taufiqurrohman, S.Kep, Ns.
Beberapa cara mengatasi STRESS…..
1. Ubah lingkungan kerja & lingkungan sosial
2. Pelajari emosi yg dilahirkan oleh persepsi & opini anda
3. Berusaha untuk rileks, tenang dlm menghadapi tugas maupun
masalah
4. Pelihara fisik anda dg gizi yg memadai & berolahraga yg teratur
5. Penuhi kebutuhan rohani dg berdoa, laksanakan ajaran dg
sebaik-baiknya sesuai dg keyakinan
Moh. Taufiqurrohman, S.Kep, Ns.
KAPAN
?
DIMANA
?
 NARKOBA atau NAPZA adalah bahan/zat/obat yang
bila masuk kedalam tubuh manusia akan
mempengaruhi tubuh terutama otak/susunan saraf
pusat,
DEFINISI
narkoba
PMK NO 4 TAHUN 2021 Tentang perubahan
18
2
Sifat Farmakologi Narkoba
HALUSINOGEN
Depresan
STIMULAN
LSD
HALUSINOGEN
Depres
an
STIMULAN
STIMULAN
ALKOHOL
Miras yang mengandung berbagai kadar
ethanol di dalamnya.
ZAT ADIKTIF
CONTOH:
 ROKOK
 LEM
 KAFEIN
- Punya sifat mdh kecewa  Agresif & Destruktif
- Bila Punya keinginan tdk bs menunggu
 untuk Kepuasan segera
- Pembosan
- Suka Cari Sensasi
- Rendah Diri
- Rwyt Penyimpangan Perilaku, Seksual dini,dll
- Berteman dg alkoholik, agama kurang
Faktor Resiko (Mendorong penyalagunaan)
Penyalahgunaan
NAPZA
Merupakan penyimpangan perilaku seseorang
yang berkaitan dengan obat-obatan psikoaktif,
akibat pola penggunaan zat/obat yang bersifat
patologik (tidak sehat).
• Penyimpangan fungsi atau penggunaannya
• Penyalahgunaan dosis
• Frekuensi penggunaan tidak sesuai aturan
Efek yang dapat ditimbulkan
dari pemakaian zat psikoaktif:
Keinginan yang tak
tertahankan terhadap
obat tersebut.
Kecenderungan untuk
menambah dosis
Ketergantungan
fisik dan psikis
1. Coba-Coba  Ketagihan
2. Sosial/Rekreasi  biasa  Luar Biasa
3. Situasional  pengaruh
teman
4. Penyalahgunaan  tidak tahu
5. Ketergantungan  kronis
ZAT dan Tingkat Pemakaian :
Tanda bila mengkonsumsi NAPZA
TANDA-TANDA PENGGUNA NAPZA
Berjalan tidak tegak, fotosensitif
Tanda –tanda umum:
Fisik
Kurus, pucat, sayu, terkesan kurang
tidur, pupil mengecil
Ada bekas suntikan, irisan, goresan
 Menimbulkan tindakan kriminal
 Menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat
Akibat penggunaan napza
 Menimbulkan aib di keluarga
 Merusak generasi muda
BAHAYA NAPZA TERHADAP
INDIVIDU/PEMAKAI
• Intoksikasi Akut (Keadaan Trans/Teler)
Kondisi gangguan kesadaran, fungsi
kognitif (berpikir), persepsi, afektif
(perasaan), perilaku atau fungsi dan respon
psikologis lainnya
• Sindrom Ketergantungan
• Overdosis
• Gejala Putus Obat
 Kelebihan dosis bisa menyebabkan :
 Ketika sedang ketagihan obat bisa mnyebabkan diare,
kejang, hidung berair
KOMPLIKASI
PENCEGAHAN
Kesehatan Mental Remaja.pptx
Kesehatan Mental Remaja.pptx

Kesehatan Mental Remaja.pptx

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Kesehatan mental merupakansuatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu berjalan selaras dengan keadaan orang lain Mental yang sehat adalah terwujudnya keserasian yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara individu dengan dirinya sendiri dan lingkungannya berdasarkan keimanan dan ketakwaan serta bertujuan untuk mencapai hidup bermakna dan bahagia di dunia dan akhirat
  • 5.
  • 6.
    Kesehatan Mental PadaRemaja Perkembangan remaja dikenal dalam fase pencarian jati diri karena remaja berada diantara dua persimpangan antara dunia anak2 dengan dunia dewasa Ciri perkembangan psikologis remaja : emosi meledak- ledak,, sulit dikendalikan, cepat depresi, memberontak. Keadaan emosi yang masih labil berkaitan dengan keadaan hormonal.
  • 7.
    Faktor Yang Mempengaruhi MentalRemaja Internal sifat Bakat keturunan Eksternal Keluarga Sosial. masyarakat
  • 8.
    Kriteria Remaja BermentalSehat 1. Dapat menerima perubahan-perubahan dalam dirinya dengan lapang dada 2. Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial 3. Dapat mengatasi hasrat seksualnya 4. Mampu menemukan jati diri dan berperilaku sesuai jati dirinya 5. Dapat menyeimbangkan pengaruh orang tua dengan pengaruh teman 6. Dapat mengaktualisasikan kemampuannya 7. Tidak mudah goyah apabila terjadi konflik 8. Memiliki cita-cita dan tujuan hidup
  • 9.
    Faktor Yang MembuatKesehatan Mental Remaja Terganggu •Pertumbuhan ciri seksual primer dan sekunder •Sulit beradaptasi dg kondisi fisiknya yg baru •Salah informasi menyebabkan salah persepsi Biologi •Perjuangan untuk membebaskan diri dari dominasi keluarga •Sikap menantang otoritas orang tua Keluarga •Lingkungan yang tidak baik dan pergaulan yang salah Lingkungan
  • 10.
    Dampak Negatif GangguanKesehatan Mental Kenakalan Remaja Drugs abuse Sex bebas Bunuh Diri Gangguan Mental Kurang PD
  • 11.
    Beberapa Cara MengatasiGangguan Mental 1. Berusaha memahami hakekat manusia yg mempunyai pembawaan & pengalaman yg berbeda-beda dg segala kelebihan & kekurangannya. Termasuk memahami diri sendiri yg bisa dilakukan melalui introspeksi atau umpan balik 2. Konsultasi pd org yg dianggap bisa memahami membantu mengatasi masalahnya 3. Mencurahkan isi hatinya kpd org lain yg dipercaya 4. Berpikir positif, dg memandang segala sesuatu dari aspek positif/hikmahnya 5. Realistis yaitu dengan menerima kenyataan/fakta secara rasional 6. Berusaha untuk menyesuaikan diri Moh. Taufiqurrohman, S.Kep, Ns.
  • 12.
    Beberapa cara mengatasiSTRESS….. 1. Ubah lingkungan kerja & lingkungan sosial 2. Pelajari emosi yg dilahirkan oleh persepsi & opini anda 3. Berusaha untuk rileks, tenang dlm menghadapi tugas maupun masalah 4. Pelihara fisik anda dg gizi yg memadai & berolahraga yg teratur 5. Penuhi kebutuhan rohani dg berdoa, laksanakan ajaran dg sebaik-baiknya sesuai dg keyakinan Moh. Taufiqurrohman, S.Kep, Ns.
  • 13.
  • 14.
     NARKOBA atauNAPZA adalah bahan/zat/obat yang bila masuk kedalam tubuh manusia akan mempengaruhi tubuh terutama otak/susunan saraf pusat, DEFINISI
  • 15.
  • 16.
    PMK NO 4TAHUN 2021 Tentang perubahan 18 2
  • 18.
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    ALKOHOL Miras yang mengandungberbagai kadar ethanol di dalamnya.
  • 23.
  • 24.
    - Punya sifatmdh kecewa  Agresif & Destruktif - Bila Punya keinginan tdk bs menunggu  untuk Kepuasan segera - Pembosan - Suka Cari Sensasi - Rendah Diri - Rwyt Penyimpangan Perilaku, Seksual dini,dll - Berteman dg alkoholik, agama kurang Faktor Resiko (Mendorong penyalagunaan)
  • 25.
    Penyalahgunaan NAPZA Merupakan penyimpangan perilakuseseorang yang berkaitan dengan obat-obatan psikoaktif, akibat pola penggunaan zat/obat yang bersifat patologik (tidak sehat). • Penyimpangan fungsi atau penggunaannya • Penyalahgunaan dosis • Frekuensi penggunaan tidak sesuai aturan
  • 26.
    Efek yang dapatditimbulkan dari pemakaian zat psikoaktif: Keinginan yang tak tertahankan terhadap obat tersebut. Kecenderungan untuk menambah dosis Ketergantungan fisik dan psikis
  • 27.
    1. Coba-Coba Ketagihan 2. Sosial/Rekreasi  biasa  Luar Biasa 3. Situasional  pengaruh teman 4. Penyalahgunaan  tidak tahu 5. Ketergantungan  kronis ZAT dan Tingkat Pemakaian :
  • 28.
  • 29.
    TANDA-TANDA PENGGUNA NAPZA Berjalantidak tegak, fotosensitif Tanda –tanda umum: Fisik Kurus, pucat, sayu, terkesan kurang tidur, pupil mengecil Ada bekas suntikan, irisan, goresan
  • 30.
     Menimbulkan tindakankriminal  Menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat Akibat penggunaan napza
  • 31.
     Menimbulkan aibdi keluarga  Merusak generasi muda
  • 32.
    BAHAYA NAPZA TERHADAP INDIVIDU/PEMAKAI •Intoksikasi Akut (Keadaan Trans/Teler) Kondisi gangguan kesadaran, fungsi kognitif (berpikir), persepsi, afektif (perasaan), perilaku atau fungsi dan respon psikologis lainnya • Sindrom Ketergantungan • Overdosis • Gejala Putus Obat
  • 33.
     Kelebihan dosisbisa menyebabkan :  Ketika sedang ketagihan obat bisa mnyebabkan diare, kejang, hidung berair KOMPLIKASI
  • 34.