Kabel UTP, Coaxial &
FO
•Jeniskabel jaringan
•Konektor
•Penggunaan
•Keunggulan - Kelemahan
Jenis Kabel Jaringan
 Dalam jaringan komputer terdapat
  beberapa tipe kabel yang banyak
  digunakan
 UTP – Unshielded Twisted Pair
 STP – Shielded Twisted Pair
 SSTP – Screened Shielded Twisted
  Pair
 Coaxial
 FO – Fiber Optic
UTP




                          Maksimal Panjang 100 m
                          Kecepatan : 10 – 100
                           Mbps



Kerugian dari UTP adalah kelemahannya pada radio d
interferensi frekuensi listrik.
STP
                          • Lebih mahal dari UTP
                          • Maksimal Panjang 100 m
                          • Kecepatan : 10 – 100 Mbps




Shielded twisted pair (STP) sesuai untuk lingkungan
dengan interferensi listrik; meskipun ekstra pilinan akan
membuat kabel menjadi cukup besar.
Shielded twisted pair biasa digunakan pada jaringan yang
menggunakan topologi Token ring.
Konektor UTP
Perbedaan UTP, STP dan
SSTP
      UTP – tanpa pelindung



      STP – 4 pasang kabel diberi
       pelindung



      SSTP – selain diberi pelindung
       seperti STP setiap pasang
       dilindungi jaket lagi
Kategori kabel Twisted
Kabel Straight
standard yang biasa dipakai yaitu EIA/TIA-
  568B.
Kabel Cross
standard yang biasa dipakai yaitu EIA/TIA-
  568A
Kabel RollOver
   Standar IEA/TIA-568B terbalik
Coaxial
   Kabel koaksial memiliki konduktor
    tembaga tunggal pada pusatnya.
Jenis kabel Coaxial
Thick Coaxial
 Maksimum panjang kabel per segment adalah
  1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
 Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat
  jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
 Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator
  50-ohm
Thin Coaxial
 Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185
  meter) per segment.
 Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak
  30 perangkat jaringan (devices)
 Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
Konektor Coaxial



                                Konektor yang digunakan
                                bersama kabel koaksial
                                adalah konektor Bayonet-
                                Neil- Concelman (BNC).
                                RG-58
Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk
konektor BNC, termasuk konektor T dan terminator.
Konektor pada kabel merupakan titik terlemah di jaringan.
Fiber Optic
   Kabel fiber optic merupakan media network
    medium yang mampu digunakan untuk transmisi –
    transmisi modulasi.
   Fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup
    tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan
    mampu beroperasi dengan kecepatan dan
    kapasitas data yang tinggi.
Bagian FO




 Jaket insulasi luar terbuat dari Teflon atau PVC
 Kevlar fiber berfungsi untuk menguatkan kabel dan
  mengamankan dari kepatahan
 Pelindung plastik digunakan untuk memberi bantalan
  pada pusat fiber
 Pusat (inti) terbuat dari fiber glass atau plastik.
Konektor FO
             Konektor paling umum yang sering
              digunakan bersama kabel fiber optik
              adalah konektor ST. Berbentuk batang,
              mirip dengan konektor BNC.
             Konektor yang lain, SC, Bentuknya
              persegi dan lebih mudah dihubungkan
              ke area yang ditentukan.
             Konektor yang baru saat ini lebih
              populer adalah konektor MT-RJ.
              Konektor MT-RJ menggunakan model
              plastik seperti yang digunakan konektor
              RJ-45, yang memudahkan untuk
              dipasang. Dua kabel fiber terhubung
              kedalam satu konektor, sama dengan
              konsep konektor SC.
Keuntungan FO
   Kecepatan
    Jaringan – jaringan fiber optic beroperasi pada
    kecepatan tinggi.
   Bandwidth
    Fiber optic mampu membawa paket – paket
    dengan kapasitas besar.
   Distance
    Sinyal – sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh
    tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau
    “diperkuat”.
   Resistance
    Daya tahan kuat terhadap impas
    elektronmagnetik yang dihasilkan perangkat –
    perangkat elektronik seperti radio, motor, atau
    bahkan kabel – kabel transmisi lain di
    sekelilingnya.
   Maintenance
    Kabel – kabel fiber optic memakan biaya
    perawatan relatif murah.
Perbandingan antar kabel
 Sumber :
 Berbagai kompilasi dari google

Kabel utp dan bnc

  • 1.
    Kabel UTP, Coaxial& FO •Jeniskabel jaringan •Konektor •Penggunaan •Keunggulan - Kelemahan
  • 3.
    Jenis Kabel Jaringan Dalam jaringan komputer terdapat beberapa tipe kabel yang banyak digunakan  UTP – Unshielded Twisted Pair  STP – Shielded Twisted Pair  SSTP – Screened Shielded Twisted Pair  Coaxial  FO – Fiber Optic
  • 4.
    UTP  Maksimal Panjang 100 m  Kecepatan : 10 – 100 Mbps Kerugian dari UTP adalah kelemahannya pada radio d interferensi frekuensi listrik.
  • 5.
    STP • Lebih mahal dari UTP • Maksimal Panjang 100 m • Kecepatan : 10 – 100 Mbps Shielded twisted pair (STP) sesuai untuk lingkungan dengan interferensi listrik; meskipun ekstra pilinan akan membuat kabel menjadi cukup besar. Shielded twisted pair biasa digunakan pada jaringan yang menggunakan topologi Token ring.
  • 6.
  • 7.
    Perbedaan UTP, STPdan SSTP  UTP – tanpa pelindung  STP – 4 pasang kabel diberi pelindung  SSTP – selain diberi pelindung seperti STP setiap pasang dilindungi jaket lagi
  • 8.
  • 9.
    Kabel Straight standard yangbiasa dipakai yaitu EIA/TIA- 568B.
  • 10.
    Kabel Cross standard yangbiasa dipakai yaitu EIA/TIA- 568A
  • 11.
    Kabel RollOver  Standar IEA/TIA-568B terbalik
  • 12.
    Coaxial  Kabel koaksial memiliki konduktor tembaga tunggal pada pusatnya.
  • 13.
    Jenis kabel Coaxial ThickCoaxial  Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).  Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.  Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm Thin Coaxial  Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.  Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices)  Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
  • 15.
    Konektor Coaxial Konektor yang digunakan bersama kabel koaksial adalah konektor Bayonet- Neil- Concelman (BNC). RG-58 Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk konektor BNC, termasuk konektor T dan terminator. Konektor pada kabel merupakan titik terlemah di jaringan.
  • 16.
    Fiber Optic  Kabel fiber optic merupakan media network medium yang mampu digunakan untuk transmisi – transmisi modulasi.  Fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi.
  • 17.
    Bagian FO  Jaketinsulasi luar terbuat dari Teflon atau PVC  Kevlar fiber berfungsi untuk menguatkan kabel dan mengamankan dari kepatahan  Pelindung plastik digunakan untuk memberi bantalan pada pusat fiber  Pusat (inti) terbuat dari fiber glass atau plastik.
  • 18.
    Konektor FO  Konektor paling umum yang sering digunakan bersama kabel fiber optik adalah konektor ST. Berbentuk batang, mirip dengan konektor BNC.  Konektor yang lain, SC, Bentuknya persegi dan lebih mudah dihubungkan ke area yang ditentukan.  Konektor yang baru saat ini lebih populer adalah konektor MT-RJ. Konektor MT-RJ menggunakan model plastik seperti yang digunakan konektor RJ-45, yang memudahkan untuk dipasang. Dua kabel fiber terhubung kedalam satu konektor, sama dengan konsep konektor SC.
  • 19.
    Keuntungan FO  Kecepatan Jaringan – jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi.  Bandwidth Fiber optic mampu membawa paket – paket dengan kapasitas besar.  Distance Sinyal – sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”.  Resistance Daya tahan kuat terhadap impas elektronmagnetik yang dihasilkan perangkat – perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel – kabel transmisi lain di sekelilingnya.  Maintenance Kabel – kabel fiber optic memakan biaya perawatan relatif murah.
  • 20.
  • 21.
     Sumber : Berbagai kompilasi dari google