JOHN
MAYNARD
KEYNES
01
ANGGOTA KELOMPOK 4
01
1.242241002 RANDY FAISAL SUMANTRI
2.242241037 AULIYA ANANDAFA YASMIN ARIMI
3.242241010 IRHAM MAULANA TRIE CHUTSI
4.242241026 MOHAMMAD NADHIF AL FATIH
5.242241001 MUHAMMAD WILDAN FIRDAUS
6.242241029 ALESSANDRA NATASYA PANIE
7.242241022 RAIHAN MUHAMMAD PRADANA
8.242242021 KARTIKA SAFIRA
9.242242032 VERINA MAYA SYAHRANI
10.242242025 ANISA MIFTAH ZAHRA
Lahir dari pasangan yang bernama John
Neville Keynes dan Florence Ada Brown.
Ayahnya merupakan seorang ekonom
dan dosen di King's College, Cambridge.
Sedangkan Ibunya merupakan seorang
reformis sosial yang merupakan salah
satu lulusan perempuan pertama King's
College
Latar Belakang Keluarga
Keynes belajar di Eton College, salah
satu sekolah menengah paling
bergengsi di Inggris, dan kemudian
melanjutkan ke King's College,
Cambridge. Selama masa kuliahnya di
Cambridge, Keynes berada di bawah
bimbingan ekonom terkemuka Alfred
Marshall, yang merupakan salah satu
pendiri ekonomi neoklasik
Latar Belakang Pendidikan
Latar Belakang
J.M. Keynes
(1883-1946)
• Awal karir, Keynes bekerja di British Civil Service
• Bergabung dengan Cambridge University sebagai
dosen ekonomi,
• Selama Perang Dunia I, Keynes menjadi penasihat
keuangan untuk Treasury (Kementerian Keuangan
Inggris),
• Berpartisipasi sebagai delegasi Inggris di Konferensi
Perdamaian Versailles (1919),
Perjalanan Karir
Latar
Belakang
J.M. Keynes
(1883-1946)
• Buku Ekonomi pertamanya yang berjudul Mata Uang dan
Keuangan India (1913),
• The Economic Consequences of the Peace (1919),
• A Treatise on Probability,
• A Revision of the Treaty,
• A Tract on Monetary Reform,
• Economic Consequences of Mr. Churchill,
• Keynes memperkenalkan gagasan revolusioner bahwa pemerintah
memiliki peran penting dalam mengelola perekonomian, khususnya
dalam mengatasi fluktuasi ekonomi melalui intervensi fiskal dan
moneter. Pemikirannya tertuang dalam karya monumentalnya, "The
General Theory of Employment, Interest, and Money" (1936), yang
mengubah cara para ekonom memandang resesi, pengangguran, dan
siklus ekonomi.
Karya dan Pemikiran
John Maynard Keynes memberikan kontribusi penting dalam teori ekonomi dengan
kritik terhadap ekonomi klasik dan pengembangan pemikiran ekonomi makro. Poin-
poin kunci dari kontribusinya meliputi:
1.Teori Permintaan Agregat: Keynes menekankan bahwa dalam resesi, permintaan
agregat tidak selalu cukup untuk menyerap penawaran agregat, yang dapat
menyebabkan pengangguran.
2.Peran Intervensi Pemerintah: Ia berargumen bahwa pemerintah harus aktif dalam
perekonomian, terutama dalam kondisi buruk, dengan meningkatkan pengeluaran
publik untuk merangsang permintaan.
3.Kebijakan Fiskal: Saran Keynes tentang penggunaan kebijakan fiskal untuk
mengatasi ketidakstabilan ekonomi mempengaruhi penerapan program stimulus di
banyak negara.
4.Model Ekonomi Makro: Pemikirannya menjadi dasar bagi model ekonomi makro
modern yang memperhatikan inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan.
5.Globalisasi dan Stabilitas Ekonomi: Keynes berperan dalam pembentukan
lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia untuk membantu negara
mengatasi masalah ekonomi.
Secara keseluruhan, pemikiran Keynes mengubah pandangan tentang peran
pemerintah dalam ekonomi dan memberikan arah baru dalam teori dan praktik
Kontribusi Keynes dalam Ekonomi
Global
Kontribusi Keynes
dalam Ekonomi
Global (Peristiwa
Aktual)
1945-1973 (Golden Age of Capitalism)
Pemerintah aktif mengelola ekonomi dengan kebijakan fiskal.
Contoh: New Deal di AS, proyek infrastruktur untuk
menstimulasi ekonomi.
2008 (Krisis Keuangan Global)
Pemerintah menerapkan stimulus besar-besaran.
Contoh: American Recovery and Reinvestment Act (2009, AS).
2020 (Pandemi COVID-19)
Stimulus fiskal & moneter agresif untuk menjaga stabilitas
ekonomi.
Contoh: CARES Act (2020, AS), kebijakan Quantitative Easing oleh
bank sentral.
Stimulus Fiskal
Pemerintah meningkatkan
belanja publik
Infrastruktur, Kesehatan,
Lapangan Kerja
Peningkatan
permintaan agregat.
Keynesianisme di Era Pandemi COVID-
19
Stimulus Moneter
Bank sentral menurun-
kan suku bunga
Kredit lebih murah Bisnis bertahan Ekonomi stabil
Posisi Pemerintah dalam pemikiran John M Keynes
belanja pemerintah dapat menutup
kesenjangan antara permintaan
agregat dan pasokan agregat dengan
mengatasi kelesuan permintaan dari
rumah tangga dan bisnis (dan,
kebetulan, menciptakan inflasi)
belanja pemerintah
dengan meningkatkan belanja pemerintah,
menurunkan pajak, atau meningkatkan transfer
sosial.
terlibat dalam kebijakan fiskal
menurunkan suku bunga dan
mendorong pinjaman untuk
menghidupkan kembali ekonomi.
penggunaan kebijakan moneter
intervensi pemerintah dalam
perekonomian merupakan
instrumen yang diperlukan untuk
memaksimalkan utilitas masyarakat
Intervensi pemerintah dalam
perekonomian
Pemerintah dapat mencegah
kelebihan tabungan melalui
pengaruhnya terhadap suku bunga,
dan dapat memengaruhi suku bunga
dengan mengatur pasokan uang
mencegah kelebihan
tabungan
Keynes juga menekankan bahwa
dalam jangka pendek, pemerintah
dapat menjalankan defisit anggaran
untuk membiayai pengeluaran
tambahan
Defisit Anggaran
Masalah Etika Yang
Muncul
Tanggung Jawab
Pemerintah untuk
Kesejahteraan
Ekonomi
Keynes berpendapat
bahwa pemerintah
mampu secara aktif
untuk ikut serta dalam
perekonomian untuk
mengelola
pengangguran,
kemiskinan, dan
ketidakstabilan ekonomi.
Keadilan Sosial
Dalam karyanya, Keynes
sering menekankan
pentingnya mengurangi
ketimpangan dan
menyediakan bagi
mereka yang kurang
beruntung.
Menyeimbangkan
Pertumbuhan
Ekonomi dengan
Kesejahteraan
Manusia
Salah satu wawasan
utama Keynes adalah
bahwa pertumbuhan
ekonomi harus selalu
bertujuan untuk
meningkatkan
kesejahteraan manusia.
Perencanaan Jangka
Panjang untuk
Stabilitas Ekonomi
Keynes juga mengambil
pendekatan etis terhadap
stabilitas ekonomi jangka
panjang.
Kritik John M Keynes terhadap Ekonomi
Klasik
Mereka percaya pada "Hukum Say", penawaran
akan menciptakan permintaannya sendiri. Jadi,
pasar selalu seimbang dan semua orang punya
pekerjaan.
Keynes. "Kalau orang-orang pada hemat dan
nggak mau belanja, gimana? Barang numpuk,
pabrik tutup, orang nganggur, jadi semua akan
berantakan"
Penolakan terhadap Hukum Say
Ekonomi Klasik: Mereka bilang uang itu cuma
buat beli barang. Nggak ada pengaruhnya ke
ekonomi
Keynes. "Uang itu bisa bikin orang jadi semangat
atau malah takut. Kalau orang pada optimis,
mereka berani investasi, ekonomi jadi tumbuh.
Tapi kalau pada pesimis, mereka simpan uangnya,
ekonomi bisa lesu
Uang : Cuma Alat Tukar ?
Beliau berpendapat bahwa pemerintah
perlu campur tangan dalam
perekonomian untuk mengatasi
masalah-masalah seperti pengangguran,
inflasi, dan ketidakstabilan ekonomi.
Kritik terhadap Pasar Bebas
Keynes membantah hal ini dengan
menyatakan bahwa pengangguran
dapat bersifat involunter, yaitu ketika
individu yang bersedia bekerja pada
tingkat upah yang berlaku tidak
dapat menemukan pekerjaan.
Pengangguran adalah
Sukarela
Kebijakan Fiskal dan Moneter
Pemikiran Keynes mengilhami penggunaan
kebijakan fiskal (pengeluaran pemerintah
dan pajak) dan kebijakan moneter (suku
bunga dan jumlah uang beredar) sebagai alat
untuk mengatur permintaan agregat dan
mencapai tujuan-tujuan ekonomi makro.
Negara Kesejahteraan
Ide-ide Keynes juga berkontribusi pada
pengembangan negara kesejahteraan, di
mana pemerintah menyediakan program-
program sosial dan ekonomi untuk
melindungi warga negara dari risiko ekonomi
dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Pergeseran Paradigma
Kritik Keynes menyebabkan pergeseran
paradigma dalam pemikiran ekonomi, dari
keyakinan pada pasar bebas yang mengatur
diri sendiri ke pengakuan akan perlunya
campur tangan pemerintah dalam
perekonomian.
Dampak Kritik
Keynes
12

John Maynard Keynes - Business Ethics Perspective.pptx

  • 1.
  • 2.
    ANGGOTA KELOMPOK 4 01 1.242241002RANDY FAISAL SUMANTRI 2.242241037 AULIYA ANANDAFA YASMIN ARIMI 3.242241010 IRHAM MAULANA TRIE CHUTSI 4.242241026 MOHAMMAD NADHIF AL FATIH 5.242241001 MUHAMMAD WILDAN FIRDAUS 6.242241029 ALESSANDRA NATASYA PANIE 7.242241022 RAIHAN MUHAMMAD PRADANA 8.242242021 KARTIKA SAFIRA 9.242242032 VERINA MAYA SYAHRANI 10.242242025 ANISA MIFTAH ZAHRA
  • 3.
    Lahir dari pasanganyang bernama John Neville Keynes dan Florence Ada Brown. Ayahnya merupakan seorang ekonom dan dosen di King's College, Cambridge. Sedangkan Ibunya merupakan seorang reformis sosial yang merupakan salah satu lulusan perempuan pertama King's College Latar Belakang Keluarga Keynes belajar di Eton College, salah satu sekolah menengah paling bergengsi di Inggris, dan kemudian melanjutkan ke King's College, Cambridge. Selama masa kuliahnya di Cambridge, Keynes berada di bawah bimbingan ekonom terkemuka Alfred Marshall, yang merupakan salah satu pendiri ekonomi neoklasik Latar Belakang Pendidikan Latar Belakang J.M. Keynes (1883-1946)
  • 4.
    • Awal karir,Keynes bekerja di British Civil Service • Bergabung dengan Cambridge University sebagai dosen ekonomi, • Selama Perang Dunia I, Keynes menjadi penasihat keuangan untuk Treasury (Kementerian Keuangan Inggris), • Berpartisipasi sebagai delegasi Inggris di Konferensi Perdamaian Versailles (1919), Perjalanan Karir Latar Belakang J.M. Keynes (1883-1946) • Buku Ekonomi pertamanya yang berjudul Mata Uang dan Keuangan India (1913), • The Economic Consequences of the Peace (1919), • A Treatise on Probability, • A Revision of the Treaty, • A Tract on Monetary Reform, • Economic Consequences of Mr. Churchill, • Keynes memperkenalkan gagasan revolusioner bahwa pemerintah memiliki peran penting dalam mengelola perekonomian, khususnya dalam mengatasi fluktuasi ekonomi melalui intervensi fiskal dan moneter. Pemikirannya tertuang dalam karya monumentalnya, "The General Theory of Employment, Interest, and Money" (1936), yang mengubah cara para ekonom memandang resesi, pengangguran, dan siklus ekonomi. Karya dan Pemikiran
  • 5.
    John Maynard Keynesmemberikan kontribusi penting dalam teori ekonomi dengan kritik terhadap ekonomi klasik dan pengembangan pemikiran ekonomi makro. Poin- poin kunci dari kontribusinya meliputi: 1.Teori Permintaan Agregat: Keynes menekankan bahwa dalam resesi, permintaan agregat tidak selalu cukup untuk menyerap penawaran agregat, yang dapat menyebabkan pengangguran. 2.Peran Intervensi Pemerintah: Ia berargumen bahwa pemerintah harus aktif dalam perekonomian, terutama dalam kondisi buruk, dengan meningkatkan pengeluaran publik untuk merangsang permintaan. 3.Kebijakan Fiskal: Saran Keynes tentang penggunaan kebijakan fiskal untuk mengatasi ketidakstabilan ekonomi mempengaruhi penerapan program stimulus di banyak negara. 4.Model Ekonomi Makro: Pemikirannya menjadi dasar bagi model ekonomi makro modern yang memperhatikan inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan. 5.Globalisasi dan Stabilitas Ekonomi: Keynes berperan dalam pembentukan lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia untuk membantu negara mengatasi masalah ekonomi. Secara keseluruhan, pemikiran Keynes mengubah pandangan tentang peran pemerintah dalam ekonomi dan memberikan arah baru dalam teori dan praktik Kontribusi Keynes dalam Ekonomi Global
  • 6.
    Kontribusi Keynes dalam Ekonomi Global(Peristiwa Aktual) 1945-1973 (Golden Age of Capitalism) Pemerintah aktif mengelola ekonomi dengan kebijakan fiskal. Contoh: New Deal di AS, proyek infrastruktur untuk menstimulasi ekonomi. 2008 (Krisis Keuangan Global) Pemerintah menerapkan stimulus besar-besaran. Contoh: American Recovery and Reinvestment Act (2009, AS). 2020 (Pandemi COVID-19) Stimulus fiskal & moneter agresif untuk menjaga stabilitas ekonomi. Contoh: CARES Act (2020, AS), kebijakan Quantitative Easing oleh bank sentral.
  • 7.
    Stimulus Fiskal Pemerintah meningkatkan belanjapublik Infrastruktur, Kesehatan, Lapangan Kerja Peningkatan permintaan agregat. Keynesianisme di Era Pandemi COVID- 19 Stimulus Moneter Bank sentral menurun- kan suku bunga Kredit lebih murah Bisnis bertahan Ekonomi stabil
  • 8.
    Posisi Pemerintah dalampemikiran John M Keynes belanja pemerintah dapat menutup kesenjangan antara permintaan agregat dan pasokan agregat dengan mengatasi kelesuan permintaan dari rumah tangga dan bisnis (dan, kebetulan, menciptakan inflasi) belanja pemerintah dengan meningkatkan belanja pemerintah, menurunkan pajak, atau meningkatkan transfer sosial. terlibat dalam kebijakan fiskal menurunkan suku bunga dan mendorong pinjaman untuk menghidupkan kembali ekonomi. penggunaan kebijakan moneter intervensi pemerintah dalam perekonomian merupakan instrumen yang diperlukan untuk memaksimalkan utilitas masyarakat Intervensi pemerintah dalam perekonomian
  • 9.
    Pemerintah dapat mencegah kelebihantabungan melalui pengaruhnya terhadap suku bunga, dan dapat memengaruhi suku bunga dengan mengatur pasokan uang mencegah kelebihan tabungan Keynes juga menekankan bahwa dalam jangka pendek, pemerintah dapat menjalankan defisit anggaran untuk membiayai pengeluaran tambahan Defisit Anggaran
  • 10.
    Masalah Etika Yang Muncul TanggungJawab Pemerintah untuk Kesejahteraan Ekonomi Keynes berpendapat bahwa pemerintah mampu secara aktif untuk ikut serta dalam perekonomian untuk mengelola pengangguran, kemiskinan, dan ketidakstabilan ekonomi. Keadilan Sosial Dalam karyanya, Keynes sering menekankan pentingnya mengurangi ketimpangan dan menyediakan bagi mereka yang kurang beruntung.
  • 11.
    Menyeimbangkan Pertumbuhan Ekonomi dengan Kesejahteraan Manusia Salah satuwawasan utama Keynes adalah bahwa pertumbuhan ekonomi harus selalu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Perencanaan Jangka Panjang untuk Stabilitas Ekonomi Keynes juga mengambil pendekatan etis terhadap stabilitas ekonomi jangka panjang.
  • 12.
    Kritik John MKeynes terhadap Ekonomi Klasik Mereka percaya pada "Hukum Say", penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. Jadi, pasar selalu seimbang dan semua orang punya pekerjaan. Keynes. "Kalau orang-orang pada hemat dan nggak mau belanja, gimana? Barang numpuk, pabrik tutup, orang nganggur, jadi semua akan berantakan" Penolakan terhadap Hukum Say Ekonomi Klasik: Mereka bilang uang itu cuma buat beli barang. Nggak ada pengaruhnya ke ekonomi Keynes. "Uang itu bisa bikin orang jadi semangat atau malah takut. Kalau orang pada optimis, mereka berani investasi, ekonomi jadi tumbuh. Tapi kalau pada pesimis, mereka simpan uangnya, ekonomi bisa lesu Uang : Cuma Alat Tukar ? Beliau berpendapat bahwa pemerintah perlu campur tangan dalam perekonomian untuk mengatasi masalah-masalah seperti pengangguran, inflasi, dan ketidakstabilan ekonomi. Kritik terhadap Pasar Bebas Keynes membantah hal ini dengan menyatakan bahwa pengangguran dapat bersifat involunter, yaitu ketika individu yang bersedia bekerja pada tingkat upah yang berlaku tidak dapat menemukan pekerjaan. Pengangguran adalah Sukarela
  • 13.
    Kebijakan Fiskal danMoneter Pemikiran Keynes mengilhami penggunaan kebijakan fiskal (pengeluaran pemerintah dan pajak) dan kebijakan moneter (suku bunga dan jumlah uang beredar) sebagai alat untuk mengatur permintaan agregat dan mencapai tujuan-tujuan ekonomi makro. Negara Kesejahteraan Ide-ide Keynes juga berkontribusi pada pengembangan negara kesejahteraan, di mana pemerintah menyediakan program- program sosial dan ekonomi untuk melindungi warga negara dari risiko ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Pergeseran Paradigma Kritik Keynes menyebabkan pergeseran paradigma dalam pemikiran ekonomi, dari keyakinan pada pasar bebas yang mengatur diri sendiri ke pengakuan akan perlunya campur tangan pemerintah dalam perekonomian. Dampak Kritik Keynes 12