Ukuran Kemiringan dan Keruncinngan
(Statistika Pendidikan/PEMA4210)- MODUL 5
Prof. Drs. YL. Sukestiyarno, M.S, Ph.D.
sukestiyarno@gmail.com
Nama Penelaah
Email penelaah
Ukuran Kemiringan
Skewness dan Kurtosis adalah suatu ukuran statistic
fundamental untuk mendapatkan karakteristik tentang lokasi
dan variabilitas data. Sekarang kita lihat ketiga ukuran
tentang tendensi sentral yang sudah kita diskusikan di bab
3. Disamping itu kita juga sudah membahas tentang
histogram dan poligon frekuensi dimana dengan diagram
tersebut dapat diketahui gambaran profil dari data.
Gambaran profil tersebut ada pada karakteristik skewness
dan kurtosis.
Skewness adalah ukuran simetri pada kecenderungan
sebaran data. Sebuah data dikatakan simetri jika pada
diagram histogram atau polygon frekuensinya terlihat sama
pada belahan sebelah kiri dan belahan sebelah kanan dari
titik pusat.
Kemiringan
Cara menghitung
Menghitung koefisien kemiringan dengan Kuartil
1
3
1
2
2
3
Q
Q
Q
Q
Q
ngan
KoefKemiri




10
90
10
50
90 2
P
P
P
P
P
miringan
KoefisenKe




Menghitung Koefisien kemiringan menggunakan persentil
MENGHITUNG KOEFISIEN KEMIRINGAN
Data Frekuensi
1 – 10
11 – 20
21 – 30
31– 40
41 – 50
51 – 60
2
4
25
47
17
5
18
,
35
10
47
31
50
5
,
30
2
1
2 

















 C
f
f
n
tb
Q
k
17
,
0
1
,
22
37
,
44
1
,
22
)
18
,
35
(
2
37
,
44
2
10
90
10
50
90










P
P
P
P
P
miringan
KoefisenKe
20
,
0
1
,
28
9
,
39
1
,
28
)
18
,
35
(
2
9
,
39
2
1
3
1
2
3










Q
Q
Q
Q
Q
miringan
KoefisenKe
KOEFISIEN KERUNCINGAN (KURTOSIS)
10
90
1
3 )
(
2
/
1
P
P
Q
Q
ku



MENGHITUNG KOEFISIEN KURTOSIS
Data Frekuensi
1 – 10
11 – 20
21 – 30
31– 40
41 – 50
51 – 60
2
4
25
47
17
5
18
,
35
10
47
31
50
5
,
30
2
1
2 

















 C
f
f
n
tb
Q
k
26
,
0
1
,
22
37
,
44
)
1
,
28
9
,
39
(
2
/
1
)
(
2
/
1
10
90
1
3







p
p
Q
Q
rtosis
KoefisenKu
Terimakasih

Inisiasi 4.pptx

  • 1.
    Ukuran Kemiringan danKeruncinngan (Statistika Pendidikan/PEMA4210)- MODUL 5 Prof. Drs. YL. Sukestiyarno, M.S, Ph.D. sukestiyarno@gmail.com Nama Penelaah Email penelaah
  • 2.
    Ukuran Kemiringan Skewness danKurtosis adalah suatu ukuran statistic fundamental untuk mendapatkan karakteristik tentang lokasi dan variabilitas data. Sekarang kita lihat ketiga ukuran tentang tendensi sentral yang sudah kita diskusikan di bab 3. Disamping itu kita juga sudah membahas tentang histogram dan poligon frekuensi dimana dengan diagram tersebut dapat diketahui gambaran profil dari data. Gambaran profil tersebut ada pada karakteristik skewness dan kurtosis. Skewness adalah ukuran simetri pada kecenderungan sebaran data. Sebuah data dikatakan simetri jika pada diagram histogram atau polygon frekuensinya terlihat sama pada belahan sebelah kiri dan belahan sebelah kanan dari titik pusat.
  • 3.
  • 4.
  • 6.
    Menghitung koefisien kemiringandengan Kuartil 1 3 1 2 2 3 Q Q Q Q Q ngan KoefKemiri     10 90 10 50 90 2 P P P P P miringan KoefisenKe     Menghitung Koefisien kemiringan menggunakan persentil
  • 7.
    MENGHITUNG KOEFISIEN KEMIRINGAN DataFrekuensi 1 – 10 11 – 20 21 – 30 31– 40 41 – 50 51 – 60 2 4 25 47 17 5 18 , 35 10 47 31 50 5 , 30 2 1 2                    C f f n tb Q k 17 , 0 1 , 22 37 , 44 1 , 22 ) 18 , 35 ( 2 37 , 44 2 10 90 10 50 90           P P P P P miringan KoefisenKe 20 , 0 1 , 28 9 , 39 1 , 28 ) 18 , 35 ( 2 9 , 39 2 1 3 1 2 3           Q Q Q Q Q miringan KoefisenKe
  • 8.
    KOEFISIEN KERUNCINGAN (KURTOSIS) 10 90 1 3) ( 2 / 1 P P Q Q ku   
  • 9.
    MENGHITUNG KOEFISIEN KURTOSIS DataFrekuensi 1 – 10 11 – 20 21 – 30 31– 40 41 – 50 51 – 60 2 4 25 47 17 5 18 , 35 10 47 31 50 5 , 30 2 1 2                    C f f n tb Q k 26 , 0 1 , 22 37 , 44 ) 1 , 28 9 , 39 ( 2 / 1 ) ( 2 / 1 10 90 1 3        p p Q Q rtosis KoefisenKu
  • 10.