12/4/12                               Hy perchange | Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi



    10th March                                                             Hyperchange




                                                                               [http://1.bp.blogspot.com/-
                                     rAPcBiewZMo/T1rh7hT6MOI/AAAAAAAAAIg/xostqbEOIls/s1600/jalan.jpg]

    Sekitar 250 tahun yang lalu, jika bangsa-bangsa eropa tidak berpikir besar dan tidak melakukan perubahan secara
    mendasar,mendalam dan menyeluruh. Mungkin hingga saat ini mereka masih terbelenggu kebodohan atau keterbelakangan
    (the dark age). Jika bangsa-bangsa eropa merasa nyaman (comfortzone syndroom) dengan kondisi mereka pada masa itu,
    maka mereka tidak akan menjadi Negara maju dan adidaya seperti sekarang ini. Kemudian inggris mempelopori revolusi
    industry melalui temuan mesin-mesin mekanik yang mengubah wajah dunia dalam menghasilkan sesuatu. Revolusi industry
    tidak sampai disitu, ternyata ia menciptakan perubahasan yang sangat dasyat pada pase-pase berikutnya. Industrialisasi
    menuntut kewirausahaan, inovasi, bahan baku dan pasar. Akhirnya, peta duniapun berubah total. Penguasaan bangsa-bangsa
    beserta bahan baku yang dikuasainya, perang ideology, dan perang informasi terjadi dari hari ke hari. Sebelumnya, semua
    pekerjaan dilakukan dengan tenaga manusia yang membutuhkan banyak tenaga manusia kemudian berpindah kemesin yang
    tidak memerlukan banyak manusia, cukup satu orang saja yang menjalankannya. Sebagai perbandingan, bila 1 produk
    diperlukan 10 orang (1;10) maka dengan mesin 1 produk cukup dengan 1 orang saja (1;1). Inilah yang saya maksud dengan
    hyperchange. Perubahan yang Sangat agresif, terus berkesinambungan, Bicara kecepatan perubahan saya bagi menjadi 3
    (tiga) jenis, yaitu

www.gerakanpemudaindonesiaberanibermimpi.com/2012/03/hy perchange.html                                                        1/3
12/4/12                               Hy perchange | Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi

           Low change, yaitu perubahan sangat lambat. Secara sadar ataupun tidak, sebetulnya semua manusia melakukan
    perubahan terhadap dirinya sendiri. Hanya benda mati yang tidak melakukan perubahan. Jika ada yang mengatakan bahwa si
    A tidak perah berubah sebetulnya kurang tepat. Manusia type low change kebingungan mau berubah kearah mana. Hal ini
    disebabkan karena taraf pendidikan yang rendah, komunitas/lingkungan yang tidak mendukung, tidak terencana dan yang
    jelas mereka tidak sadar.
             Middle Change, yaitu perubahan yang sifatnya lambat. Pada kondisi ini lebih baik bila dibandingkan dengan low
    change karena mereka memiliki kesadaran untuk berubah kearah yang lebih baik. Sedikit lebih terarah, memiliki goalsetting
    yang lumayan dalam arti targetnya kecil dan memiliki spirit yang biasa-biasa saja. Karakter orang seperti ini yaitu berfikir
    pragmatis, apa adanya, tidak idealis, jangka pendek.
             Hyperchange, yaitu perubahan yang super cepat, sangat dinamis, sangat agresif. Semua manusia bisa melakukannya,
    perubahan yang dilakukan tidak saja berdampak kedalam namun berdampak positif keluar.
    Seperti halnya abad XXI yang mempunyai julukan-julukan sebagai Abad Sains dan Teknologi (The Age of Science and
    Technology) dan Abad Kecemasan (The Age of Anxiety), abad XXI pun mulai mendapat macam-macam julukan, seperti
    Abad Teknologi Canggih (The Age of Hi Tech), dan Abad Globalisasi. Semuanya mengisyaratkan bahwa abad 21 ditandai
    oleh berbagai perubahan serba cepat dalam hampir segala bidang kehidupan. Sebagai contoh, hadirnya teknologi internet
    dan fenomena globalisasi dengan pasar-bebasnya memberi dampak yang luas pada kehidupan manusia secara pribadi dan
    sosial. Informasi apa pun dari dalam dan luar negeri menjadi mudah diperoleh bagi mereka yang memanfaatkan teknologi
    tersebut. Hal ini tentunya berpengaruh hampir pada semua aspek kehidupan. Noe, et al. (2000) menyatakan bahwa sumber
    daya manusia mempunyai fungsi penting dalam menentukan kesuksesan ketika perusahaan menghadapi tantangan-tantangan
    globalisasi. Tantangan- tantangan tersebut terdiri atas pasar global yang semakin luas, daya saing sumber daya manusia di
    pasar global dan bagaimana mempersiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi pasar tenaga kerja.
                                      Posted 10th March by Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi
                                                                             Labels: Inspirasi

                                                                         0     Add a comment




www.gerakanpemudaindonesiaberanibermimpi.com/2012/03/hy perchange.html                                                             2/3
12/4/12                               Hy perchange | Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi


      Mska kmna Ad..
       aukn oetr na.




     Beri komentar sebagai: Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi (Google)                   Keluar

          Publikasikan        Pratinjau                                                                  Subscribe by email




www.gerakanpemudaindonesiaberanibermimpi.com/2012/03/hy perchange.html                                                        3/3

Hyperchange gerakan pemuda indonesia berani bermimpi

  • 1.
    12/4/12 Hy perchange | Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi 10th March Hyperchange [http://1.bp.blogspot.com/- rAPcBiewZMo/T1rh7hT6MOI/AAAAAAAAAIg/xostqbEOIls/s1600/jalan.jpg] Sekitar 250 tahun yang lalu, jika bangsa-bangsa eropa tidak berpikir besar dan tidak melakukan perubahan secara mendasar,mendalam dan menyeluruh. Mungkin hingga saat ini mereka masih terbelenggu kebodohan atau keterbelakangan (the dark age). Jika bangsa-bangsa eropa merasa nyaman (comfortzone syndroom) dengan kondisi mereka pada masa itu, maka mereka tidak akan menjadi Negara maju dan adidaya seperti sekarang ini. Kemudian inggris mempelopori revolusi industry melalui temuan mesin-mesin mekanik yang mengubah wajah dunia dalam menghasilkan sesuatu. Revolusi industry tidak sampai disitu, ternyata ia menciptakan perubahasan yang sangat dasyat pada pase-pase berikutnya. Industrialisasi menuntut kewirausahaan, inovasi, bahan baku dan pasar. Akhirnya, peta duniapun berubah total. Penguasaan bangsa-bangsa beserta bahan baku yang dikuasainya, perang ideology, dan perang informasi terjadi dari hari ke hari. Sebelumnya, semua pekerjaan dilakukan dengan tenaga manusia yang membutuhkan banyak tenaga manusia kemudian berpindah kemesin yang tidak memerlukan banyak manusia, cukup satu orang saja yang menjalankannya. Sebagai perbandingan, bila 1 produk diperlukan 10 orang (1;10) maka dengan mesin 1 produk cukup dengan 1 orang saja (1;1). Inilah yang saya maksud dengan hyperchange. Perubahan yang Sangat agresif, terus berkesinambungan, Bicara kecepatan perubahan saya bagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu www.gerakanpemudaindonesiaberanibermimpi.com/2012/03/hy perchange.html 1/3
  • 2.
    12/4/12 Hy perchange | Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi Low change, yaitu perubahan sangat lambat. Secara sadar ataupun tidak, sebetulnya semua manusia melakukan perubahan terhadap dirinya sendiri. Hanya benda mati yang tidak melakukan perubahan. Jika ada yang mengatakan bahwa si A tidak perah berubah sebetulnya kurang tepat. Manusia type low change kebingungan mau berubah kearah mana. Hal ini disebabkan karena taraf pendidikan yang rendah, komunitas/lingkungan yang tidak mendukung, tidak terencana dan yang jelas mereka tidak sadar. Middle Change, yaitu perubahan yang sifatnya lambat. Pada kondisi ini lebih baik bila dibandingkan dengan low change karena mereka memiliki kesadaran untuk berubah kearah yang lebih baik. Sedikit lebih terarah, memiliki goalsetting yang lumayan dalam arti targetnya kecil dan memiliki spirit yang biasa-biasa saja. Karakter orang seperti ini yaitu berfikir pragmatis, apa adanya, tidak idealis, jangka pendek. Hyperchange, yaitu perubahan yang super cepat, sangat dinamis, sangat agresif. Semua manusia bisa melakukannya, perubahan yang dilakukan tidak saja berdampak kedalam namun berdampak positif keluar. Seperti halnya abad XXI yang mempunyai julukan-julukan sebagai Abad Sains dan Teknologi (The Age of Science and Technology) dan Abad Kecemasan (The Age of Anxiety), abad XXI pun mulai mendapat macam-macam julukan, seperti Abad Teknologi Canggih (The Age of Hi Tech), dan Abad Globalisasi. Semuanya mengisyaratkan bahwa abad 21 ditandai oleh berbagai perubahan serba cepat dalam hampir segala bidang kehidupan. Sebagai contoh, hadirnya teknologi internet dan fenomena globalisasi dengan pasar-bebasnya memberi dampak yang luas pada kehidupan manusia secara pribadi dan sosial. Informasi apa pun dari dalam dan luar negeri menjadi mudah diperoleh bagi mereka yang memanfaatkan teknologi tersebut. Hal ini tentunya berpengaruh hampir pada semua aspek kehidupan. Noe, et al. (2000) menyatakan bahwa sumber daya manusia mempunyai fungsi penting dalam menentukan kesuksesan ketika perusahaan menghadapi tantangan-tantangan globalisasi. Tantangan- tantangan tersebut terdiri atas pasar global yang semakin luas, daya saing sumber daya manusia di pasar global dan bagaimana mempersiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi pasar tenaga kerja. Posted 10th March by Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi Labels: Inspirasi 0 Add a comment www.gerakanpemudaindonesiaberanibermimpi.com/2012/03/hy perchange.html 2/3
  • 3.
    12/4/12 Hy perchange | Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi Mska kmna Ad.. aukn oetr na. Beri komentar sebagai: Gerakan Pemuda Indonesia Berani Bermimpi (Google) Keluar Publikasikan Pratinjau Subscribe by email www.gerakanpemudaindonesiaberanibermimpi.com/2012/03/hy perchange.html 3/3