KEGIATAN KAMPANYE GERMAS
DINAS KESEHATAN KABUPATEN PANGANDARAN
JUMAT, 28 APRIL 2017
BEBAN GANDA
PENYAKIT
MENULAR
PENYAKIT TIDAK
MENULAR
Intruksi Presiden No. 1 tahun 2017
GERMAS
Membengkak
-nya
pembiayaan
kesehatan
3
Suatu tindakan sistematis dan terencana
yang dilakukan secara bersama-sama
oleh seluruh komponen bangsa dengan
kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku
sehat untuk meningkatkan kualitas hidup
DITJEN KESMAS untuk RAKERKESNAS 2017
 Seluruh lapisan masyarakat harus terlibat dalam Gerakan Masyarakat
Hidup Sehat
 Individu, keluarga dan masyarakat menpraktekkan pola hidup
sehat sehari hari
 Akademis (universitas), dunia usaha (swasta), organisasi masyarakat
(karang taruna, PKK dsb), organisasi profesi menggerakan
istitusinya dan organisasi masing-masing agar anggotanya
berperilaku sehat
 Pemerintah Pusat dan Daerah, Lintas Sektor
6
Gerakan
Memasyarakatkan
Makan Ikan
Promosi makan sayur dan
buah dalam negeri
Jalur Sepeda dan Pejalan
kaki
Sarana aktivitas fisik di
pemukiman dan TTU,
Ruang terbuka hijau
Meningkatkan
pelayanan Promprev
Cukai dan pajak rokok, minuman beralkohol
Koord dan
Fasilitasi Pemda
Partisipasi
perempuan untuk
deteksi dini PTM, KIE
Kampanye Gemar
Olah Raga, Sarana
Olah Raga
Keamanan PJAS,
Keamanan mutu pangan
olahan
Konseling pra nikah,
Poskestren
UKS, Sekolah Ramah
Anak, Aktivitas Fisik
Keamanan dan mutu
pangan segar
DITJEN KESMAS untuk RAKERKESNAS 2017
 Gubernur  menyusun dan menetapkan
kebijakan, fasilitasasi, koordinasi pemantauan,
evaluasi pelaksanaan Germas ke Menteri Dalam
Negeri
 Bupati/Walikota  menyediakan dan
mengembangkan sarana aktifitas fisik, ruang
terbuka hijau publik, kawasan bebas kendaraan
bermotor, jalur sepeda dan jalur pejalan kaki
yang representatif dan aman, melaksanakan
kebijakan KTR, melaksanakan kegiatan
pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam
sayur dan buah
 Dinas Kesehatan  Melaksanakan kampanye
dan sosialisasi Germas, meningkatkan
pendidikan tentang gizi seimbang, pemberian
ASI Eksklusif, OR, Deteksi dini penyakit.
 Dinas Pemuda dan Olahraga  meningkatkan
kampanye gemar ber- OR, meningkatkan
sarana dan prasarana OR untuk masyarakat.
 Dinas Pendidikan  Meningkatkan kegiatan
UKS, KTR, Sekolah Rumah Anak, OR ekstra
dan intra kulikuler, sanitasi sekolah.
 Dinas Pertanian  mengawasi keamanan pangan
dan mutu pangan segar tidak memiliki
kandungan pestisida berbahaya, meningkatkan
produk buah dan sayur dalam negeri.
 Dinas KPKP  meningkatkan pelaksanaan
gerakan masyarakat makan ikan/GEMARIKAN,
mengawasi mutu dan keamanan hasil perikanan.
 Dishub  menyediakan penataan sarana dan
fasilitas pergub yg aman dan nyaman bagi
pejalan kaki dan perbedaan, konektifitas
antarmoda transfortasi.
 Dinas Lingkungan Hidup  Mengendalikan
pencemaran badan air, mendorong penghapusan
penggunaan bahan bekas tambang dan
berbahaya dilikasi pertambahan yang berdampak
pada kesehatan, bank sampah, mengurangi
timbunan sampah, bekerja sama dengan
masyarakat menjaga kualitas lingkungan.
 Dinas UMKM  Meningkatkan pengawasan
terhadap peredaran dan penjualan produk
tembakau, minuman beralkohol, bahan bahaya
yang sering disalahgunakan dalam pangan,
promosi makanan sehat, sayur produk dalam
negeri.
 BPKD  Melakukan kajian peningkatan cukai dan
pajak produk tembakau dan minuman beralkohol,
melakukan kajian kemungkinan adanya skema
insentif bagi daerah yang melaksanakan Germas.
 Dinas Tenaga Kerja  Mendorong dan memfasilitasi
perusahaan untuk melaksanakan pemeriksaan
kesehatan/ deteksi dini penyebab pada pekerja,
mendorong menyediakan sarana ruang menyusui,
melaksanakan OR ditempat kerja sehari 2 kali jam 10
dan jam 14 selama 10 menit, menerapkan KTR).
 ORB  Mendorong instansi daerah untuk
menyediakan sarana aktifitas fisik dan melaksanakan
OR dan periksa kesehatan, saat rapat snack harus ada
sayur dan buah, menerapkan KTR
 Diskominfotik  Melakukan desiminasi informasi
layanan masyarakat terkait PHBS, kerjasama
dengan Komisi Penyiaran Indonesia untuk
pengawasan terhadap iklan yang tidak
mendukung GERMAS misalnya iklan rokok dll.
 Dinas PPAPP  Melakukan promosi untuk
menggerakan partisipasi kaum perempuan dalam
upaya deteksi dini resiko Penyakit Tidak Menular
(PTM), meningkatkan KIE bagi keluarga,
perempuan dan anak.
 Kanwil Agama  Bimbingan pranikah dan status
gizi calon pengantin, memperkuat fungsi
pesantren dan upaya kesehatan madrasah
sebagai KRTdan ramah anak.
 BPOM  Menjamin keamanan dan mutu pangan
olahan yang beredar di masyarakat, memperkuat
dan memperkuat pengawasan dan intervensi
keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS).
 Dinas PU dan Perumahan  Penyediaan sarana
prasarana aktifitas fisik dan kawasan pemukiman
dan sarana fasilitas umum , penyediaan ruang
terbuka hijau publik diwilayahnya, penyediaan air
bersih, sanitasi dasar pada fasilitas umum.
 BPJS  meningkatan pelayanan promototif dan
preventif untuk peserta JKN termasuk upaya
pencegahan sekunder dan deteksi dini penyakit.
(Melaksanakan PHBS)
FOKUS KEGIATAN 2017
Melakukan
Aktivitas
Fisik
Konsumsi
Sayur
dan buah
Memeriksa
Kesehatan
Secara
Berkala
germas

germas

  • 1.
    KEGIATAN KAMPANYE GERMAS DINASKESEHATAN KABUPATEN PANGANDARAN JUMAT, 28 APRIL 2017
  • 2.
    BEBAN GANDA PENYAKIT MENULAR PENYAKIT TIDAK MENULAR IntruksiPresiden No. 1 tahun 2017 GERMAS Membengkak -nya pembiayaan kesehatan
  • 3.
    3 Suatu tindakan sistematisdan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup DITJEN KESMAS untuk RAKERKESNAS 2017
  • 5.
     Seluruh lapisanmasyarakat harus terlibat dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat  Individu, keluarga dan masyarakat menpraktekkan pola hidup sehat sehari hari  Akademis (universitas), dunia usaha (swasta), organisasi masyarakat (karang taruna, PKK dsb), organisasi profesi menggerakan istitusinya dan organisasi masing-masing agar anggotanya berperilaku sehat  Pemerintah Pusat dan Daerah, Lintas Sektor
  • 6.
    6 Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan Promosi makansayur dan buah dalam negeri Jalur Sepeda dan Pejalan kaki Sarana aktivitas fisik di pemukiman dan TTU, Ruang terbuka hijau Meningkatkan pelayanan Promprev Cukai dan pajak rokok, minuman beralkohol Koord dan Fasilitasi Pemda Partisipasi perempuan untuk deteksi dini PTM, KIE Kampanye Gemar Olah Raga, Sarana Olah Raga Keamanan PJAS, Keamanan mutu pangan olahan Konseling pra nikah, Poskestren UKS, Sekolah Ramah Anak, Aktivitas Fisik Keamanan dan mutu pangan segar DITJEN KESMAS untuk RAKERKESNAS 2017
  • 7.
     Gubernur menyusun dan menetapkan kebijakan, fasilitasasi, koordinasi pemantauan, evaluasi pelaksanaan Germas ke Menteri Dalam Negeri  Bupati/Walikota  menyediakan dan mengembangkan sarana aktifitas fisik, ruang terbuka hijau publik, kawasan bebas kendaraan bermotor, jalur sepeda dan jalur pejalan kaki yang representatif dan aman, melaksanakan kebijakan KTR, melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan buah
  • 8.
     Dinas Kesehatan Melaksanakan kampanye dan sosialisasi Germas, meningkatkan pendidikan tentang gizi seimbang, pemberian ASI Eksklusif, OR, Deteksi dini penyakit.  Dinas Pemuda dan Olahraga  meningkatkan kampanye gemar ber- OR, meningkatkan sarana dan prasarana OR untuk masyarakat.  Dinas Pendidikan  Meningkatkan kegiatan UKS, KTR, Sekolah Rumah Anak, OR ekstra dan intra kulikuler, sanitasi sekolah.
  • 9.
     Dinas Pertanian mengawasi keamanan pangan dan mutu pangan segar tidak memiliki kandungan pestisida berbahaya, meningkatkan produk buah dan sayur dalam negeri.  Dinas KPKP  meningkatkan pelaksanaan gerakan masyarakat makan ikan/GEMARIKAN, mengawasi mutu dan keamanan hasil perikanan.  Dishub  menyediakan penataan sarana dan fasilitas pergub yg aman dan nyaman bagi pejalan kaki dan perbedaan, konektifitas antarmoda transfortasi.
  • 10.
     Dinas LingkunganHidup  Mengendalikan pencemaran badan air, mendorong penghapusan penggunaan bahan bekas tambang dan berbahaya dilikasi pertambahan yang berdampak pada kesehatan, bank sampah, mengurangi timbunan sampah, bekerja sama dengan masyarakat menjaga kualitas lingkungan.  Dinas UMKM  Meningkatkan pengawasan terhadap peredaran dan penjualan produk tembakau, minuman beralkohol, bahan bahaya yang sering disalahgunakan dalam pangan, promosi makanan sehat, sayur produk dalam negeri.
  • 11.
     BPKD Melakukan kajian peningkatan cukai dan pajak produk tembakau dan minuman beralkohol, melakukan kajian kemungkinan adanya skema insentif bagi daerah yang melaksanakan Germas.  Dinas Tenaga Kerja  Mendorong dan memfasilitasi perusahaan untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan/ deteksi dini penyebab pada pekerja, mendorong menyediakan sarana ruang menyusui, melaksanakan OR ditempat kerja sehari 2 kali jam 10 dan jam 14 selama 10 menit, menerapkan KTR).  ORB  Mendorong instansi daerah untuk menyediakan sarana aktifitas fisik dan melaksanakan OR dan periksa kesehatan, saat rapat snack harus ada sayur dan buah, menerapkan KTR
  • 12.
     Diskominfotik Melakukan desiminasi informasi layanan masyarakat terkait PHBS, kerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia untuk pengawasan terhadap iklan yang tidak mendukung GERMAS misalnya iklan rokok dll.  Dinas PPAPP  Melakukan promosi untuk menggerakan partisipasi kaum perempuan dalam upaya deteksi dini resiko Penyakit Tidak Menular (PTM), meningkatkan KIE bagi keluarga, perempuan dan anak.  Kanwil Agama  Bimbingan pranikah dan status gizi calon pengantin, memperkuat fungsi pesantren dan upaya kesehatan madrasah sebagai KRTdan ramah anak.
  • 13.
     BPOM Menjamin keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar di masyarakat, memperkuat dan memperkuat pengawasan dan intervensi keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS).  Dinas PU dan Perumahan  Penyediaan sarana prasarana aktifitas fisik dan kawasan pemukiman dan sarana fasilitas umum , penyediaan ruang terbuka hijau publik diwilayahnya, penyediaan air bersih, sanitasi dasar pada fasilitas umum.  BPJS  meningkatan pelayanan promototif dan preventif untuk peserta JKN termasuk upaya pencegahan sekunder dan deteksi dini penyakit.
  • 14.
  • 15.