Dokumen ini menggambarkan konflik dan perwatakan dalam cerita Puteri Li Po, yang merasakan kesedihan akibat dijadikan alat diplomasi oleh Sultan Melaka. Hubungan cinta tiga segi antara Puteri Li Po, Hang Jebat, dan Dang Wangi menciptakan ketegangan, sementara Puteri Li Po akhirnya menerima perannya sebagai istri Sultan Mansor Shah. Selain itu, nilai-nilai kemanusiaan, kesetiaan, dan pelajaran tentang menghadapi kesilapan turut diangkat dalam narasi ini.