Cerpen ini bercerita tentang Risky, seorang anak yang berlari pulang membawa piala kemenangan sepakbola, namun terkejut menemukan ibunya menangis di tengah kerumunan tetangga setelah mendengar kabar duka. Risky menyadari bahwa ia telah meninggal dan bertemu dengan sosok bayangan putih yang diyakini sebagai ayahnya, yang membimbingnya untuk pergi bersamanya. Cerita ini menggambarkan perasaan campur aduk antara kebahagiaan dan kesedihan serta tema perpisahan yang menyentuh.