   Statistik parametrik : mendasarkan pada
    asumsi terhadap data yang akan
    digunakan terutama menyangkut
    distribusi data. Digunakan untuk data
    interval dan rasio
   Statistik non-parametrik : normalitas
    distribusi data biasanya hanya untuk data
    interval atau rasio, sehingga untuk data
    nominal dan ordinal digukan statistik non
    parametrik
   Suatu data set yang dikomparasikan dapat
    dikategorikan menjadi dua, yaitu related
    dan unrelated
   Related : menggambarkan dua kondisi
    pada populasi yang sama
     Contoh   : pendapatan dan pendidikan
   Unrelated : menggambarkan dua kondisi
    pada populasi yang berbeda.
     Contoh
           : pendapatan antara laki-laki dan
     perempuan
   Jumlah variabel yang akan digunakan dalam
    analisis : univariate (1 variabel); bivariate (2
    variabel) atau multivariate (lebih dari 2
    variabel)
   Skala pengukuran
   Hipotesis yang akan diuji
   Pertanyaan : apakah terdapat perbedaan
    yang nyata antara rata-rata umur laki-laki
    dan perempuan
   Hipotesis alternatif: terdapat perbedaan
    rata-rata umur laki-laki dan perempuan
    secara signifikan
   Hipotesis null : tidak terdapat perbedaan
    rata-rata umur laki-laki dan perempuan
   Alat uji : t-test
Jenis     N       Mean             Std       Std.
kelamin                            deviation Error
                                             Mean
Laki-laki 179     16,37            1,203    ,090


perempu 123       16,45            1,269    ,114
an


                F : 0,243 Sig : 0,623
   Hasil test menunjukkan bahwa rata-rata
    umur laki-laki adalah 16,37 sementara
    perempuan 16,45.
   Dengan tingkat kepercayaan (level of
    confidence) 95 % atau 0,05 maka
    perbedaan tersebut tidak signifikan.
   Hal itu dapat dilihat dari nilai sig. yang
    lebih besar dari 0,05.
   Artinya hipotesis null diterima dan
    hipotesis alternatif ditolak
   Pertanyaan : bagaimana hubungan antara
    pendapatan rumah tangga dan pengeluaran
    untuk makan ?
   Hipotesis alternatif : terdapat hubungan positif
    antara pendapatan rumah tangga dengan
    pengeeluaran untuk makan. Semakin besar
    pendapatan rumah tangga semakin besar
    pengeluaran untuk makanan
   Hipotesis null : tidak ada hubungan antara
    pendapatan rumah tangga dengan pengeluaran
    untuk makanan.
   Alat uji : Korelasi produk moment
Correlations

                                                                          rata-rata
                                                                       pengeluaran
                                                          total         rt perbulan
                                                      pendapatan rt         untuk
                                                        perbulan?     non-makanan
total pendapatan rt         Pearson Correlation                    1              ,117*
perbulan?                   Sig. (2-tailed)                        ,              ,041
                            N                                    302               302
rata-rata pengeluaran       Pearson Correlation                 ,117*                1
rt perbulan untuk           Sig. (2-tailed)                     ,041                 ,
non-makanan
                            N                                   302               302
  *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
   Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa nilai
    korelasinya adalh 0,114
   Angka ini signifikan pada derajat
    kepercayaan 95 %
   Artinya : hipotesis null ditolak atau hipotesis
    alternatif diterima. Terbukti bahwa semakin
    besar pendapatan rumah tangga semakin
    besar pengeluaran untuk makanan
   Hasil korelasi hanya menunjukkan hubungan,
    tetapi belum dapat menjawab apakah
    pendapatan mempengaruhi pengeluaran
    untuk makanan
   Uji pengaruh IV thd DV jika keduanya dalam
    skala pengukuran interval atau rasio, maka
    dapat digunakan least linier regression
    (pearson product moment)
b
                                   Model Summary

                                                  Adjusted        Std. Error of     Durbin-W
Model          R            R Square              R Square       the Estimate        atson
1               ,117a           ,014                   ,011         70814,366           1,636
  a. Predictors: (Constant), total pendapatan rt perbulan?
  b. Dependent Variable: rata-rata pengeluaran rt perbulan untuk
     non-makanan



                                      ANOVAb

                        Sum of
Model                  Squares         df          Mean Square       F         Sig.
1       Regression     2,10E+10               1      2,105E+10       4,197        ,041a
        Residual       1,50E+12             300     5014674461
        Total          1,53E+12             301
  a. Predictors: (Constant), total pendapatan rt perbulan?
  b. Dependent Variable: rata-rata pengeluaran rt perbulan untuk non-makanan
   Tabel ke 2 memperlihatkan bahwa nilai
    sig. adalah 0,041 (lihat hasil nilai sig pada
    uji korelasi)
   Seberapa besar kontribusi IV terhadap
    perubahan DV dapat dilihat dari nilai
    agjusted R square (0,11) artinya adalah
    perubahan pengeluaran untuk makanan 11
    persen dipengaruhi oleh besarnya
    pendapatan
   Persamaan y = a + bx dapat dijabarkan
    dengan melihat nilai b ----- y = 53675,5 +
    0,025 x

Contoh analisis statistik

  • 1.
    Statistik parametrik : mendasarkan pada asumsi terhadap data yang akan digunakan terutama menyangkut distribusi data. Digunakan untuk data interval dan rasio  Statistik non-parametrik : normalitas distribusi data biasanya hanya untuk data interval atau rasio, sehingga untuk data nominal dan ordinal digukan statistik non parametrik
  • 2.
    Suatu data set yang dikomparasikan dapat dikategorikan menjadi dua, yaitu related dan unrelated  Related : menggambarkan dua kondisi pada populasi yang sama  Contoh : pendapatan dan pendidikan  Unrelated : menggambarkan dua kondisi pada populasi yang berbeda.  Contoh : pendapatan antara laki-laki dan perempuan
  • 3.
    Jumlah variabel yang akan digunakan dalam analisis : univariate (1 variabel); bivariate (2 variabel) atau multivariate (lebih dari 2 variabel)  Skala pengukuran  Hipotesis yang akan diuji
  • 4.
    Pertanyaan : apakah terdapat perbedaan yang nyata antara rata-rata umur laki-laki dan perempuan  Hipotesis alternatif: terdapat perbedaan rata-rata umur laki-laki dan perempuan secara signifikan  Hipotesis null : tidak terdapat perbedaan rata-rata umur laki-laki dan perempuan  Alat uji : t-test
  • 5.
    Jenis N Mean Std Std. kelamin deviation Error Mean Laki-laki 179 16,37 1,203 ,090 perempu 123 16,45 1,269 ,114 an F : 0,243 Sig : 0,623
  • 6.
    Hasil test menunjukkan bahwa rata-rata umur laki-laki adalah 16,37 sementara perempuan 16,45.  Dengan tingkat kepercayaan (level of confidence) 95 % atau 0,05 maka perbedaan tersebut tidak signifikan.  Hal itu dapat dilihat dari nilai sig. yang lebih besar dari 0,05.  Artinya hipotesis null diterima dan hipotesis alternatif ditolak
  • 7.
    Pertanyaan : bagaimana hubungan antara pendapatan rumah tangga dan pengeluaran untuk makan ?  Hipotesis alternatif : terdapat hubungan positif antara pendapatan rumah tangga dengan pengeeluaran untuk makan. Semakin besar pendapatan rumah tangga semakin besar pengeluaran untuk makanan  Hipotesis null : tidak ada hubungan antara pendapatan rumah tangga dengan pengeluaran untuk makanan.  Alat uji : Korelasi produk moment
  • 8.
    Correlations rata-rata pengeluaran total rt perbulan pendapatan rt untuk perbulan? non-makanan total pendapatan rt Pearson Correlation 1 ,117* perbulan? Sig. (2-tailed) , ,041 N 302 302 rata-rata pengeluaran Pearson Correlation ,117* 1 rt perbulan untuk Sig. (2-tailed) ,041 , non-makanan N 302 302 *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
  • 9.
    Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa nilai korelasinya adalh 0,114  Angka ini signifikan pada derajat kepercayaan 95 %  Artinya : hipotesis null ditolak atau hipotesis alternatif diterima. Terbukti bahwa semakin besar pendapatan rumah tangga semakin besar pengeluaran untuk makanan
  • 10.
    Hasil korelasi hanya menunjukkan hubungan, tetapi belum dapat menjawab apakah pendapatan mempengaruhi pengeluaran untuk makanan  Uji pengaruh IV thd DV jika keduanya dalam skala pengukuran interval atau rasio, maka dapat digunakan least linier regression (pearson product moment)
  • 11.
    b Model Summary Adjusted Std. Error of Durbin-W Model R R Square R Square the Estimate atson 1 ,117a ,014 ,011 70814,366 1,636 a. Predictors: (Constant), total pendapatan rt perbulan? b. Dependent Variable: rata-rata pengeluaran rt perbulan untuk non-makanan ANOVAb Sum of Model Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression 2,10E+10 1 2,105E+10 4,197 ,041a Residual 1,50E+12 300 5014674461 Total 1,53E+12 301 a. Predictors: (Constant), total pendapatan rt perbulan? b. Dependent Variable: rata-rata pengeluaran rt perbulan untuk non-makanan
  • 12.
    Tabel ke 2 memperlihatkan bahwa nilai sig. adalah 0,041 (lihat hasil nilai sig pada uji korelasi)  Seberapa besar kontribusi IV terhadap perubahan DV dapat dilihat dari nilai agjusted R square (0,11) artinya adalah perubahan pengeluaran untuk makanan 11 persen dipengaruhi oleh besarnya pendapatan  Persamaan y = a + bx dapat dijabarkan dengan melihat nilai b ----- y = 53675,5 + 0,025 x