Computer vision adalah salah satu cabang ilmu kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan komputer dan sistem untuk "melihat", menganalisis, dan memahami informasi visual dari dunia nyata melalui gambar atau video. Tujuan utamanya adalah mereplikasi kemampuan penglihatan manusia dengan menggunakan algoritma dan model komputasi untuk mengekstrak, memproses, dan menginterpretasi data visual. Dengan memanfaatkan teknik-teknik dari bidang seperti pemrosesan sinyal, machine learning, dan neural networks, computer vision bertujuan untuk mengotomasi tugas-tugas yang biasanya membutuhkan persepsi visual manusia.
Ruang lingkup computer vision sangat luas, dimulai dari tugas-tugas dasar seperti akuisisi citra, preprocessing (seperti peningkatan kualitas citra, filtering, dan transformasi warna), segmentasi, hingga ekstraksi fitur untuk mengidentifikasi pola atau objek. Di tingkat yang lebih lanjut, computer vision mencakup object detection dan recognition, pelacakan gerak (motion tracking), pemahaman adegan (scene understanding), rekonstruksi 3D, serta augmented reality. Aplikasinya telah menyentuh berbagai sektor, termasuk kesehatan (seperti analisis citra medis), otomotif (kendaraan otonom), keamanan (sistem pengawasan), pertanian (monitoring tanaman), retail, dan industri manufaktur (quality control).
Perkembangan terbaru dalam computer vision didorong oleh kemajuan deep learning, khususnya convolutional neural networks (CNN), yang secara signifikan meningkatkan akurasi sistem dalam mengenali dan mengklasifikasikan objek dalam kondisi yang kompleks. Meskipun demikian, tantangan seperti variasi pencahayaan, perubahan sudut pandang, oklusi (tertutupnya sebagian objek), serta kebutuhan akan data latih yang besar dan beragam masih menjadi fokus penelitian. Dengan terus berkembangnya teknologi, computer vision diharapkan semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari, membuka peluang inovasi dan efisiensi di hampir semua aspek masyarakat modern.
1. Healthcare & Medical Imaging
Diagnosis Medis: Analisis citra X-Ray, MRI, CT Scan untuk mendeteksi penyakit
Contoh Implementasi:
python
# Deteksi pneumonia dari X-Ray menggunakan CNN
model = Sequential([
Conv2D(32, (3,3), activation='relu', input_shape=(256,256,3)),
MaxPooling2D(2,2),
Conv2D(64, (3,3), activation='relu'),
Flatten(),
Dense(128, activation='relu'),
Dense(1, activation='sigmoid') # Pneumonia atau Normal
])
Manfaat: Deteksi dini kanker, analisis sel darah, monitoring perkembangan penyakit
2. Autonomous Vehicles
Fungsi Penting:
Object detection (mobil, pejalan kaki, rambu)
Lane detection
Traffic sign recognition
Path planning
Contoh Code:
python
# Deteksi objek real-time dengan YOLO
net = cv2.dnn.readNet('yolov4.weights', 'yolov4.cfg')
layer_names = net.getLayerNames()
output_layers = [layer_names[i[0] - 1] for i in net.getUnconnectedOutLayers()]
# Process frame
blob = cv2.dnn.blobFromImage(frame, 0.00392, (416,416), (0,0,0), True, crop=False)
net.setInput(blob)
outp