Comparing top 5 popular DBMS:
oracle, mysql, ms sql server, postgree, mongoDB
Disusun oleh : Wisnu Kurniawan, Fandi Achmad Mubarok, Wildan Maulana, Muhammad Rajab L
Saat ini sudah banyak sekali beraneka macam
DBMS yang beredar diluar sana. Mulai dari
jenis yang relational, object oriented, hingga
yang saat ini mulai nge-trend adalah noSQL.
Berikut daftar beberapa DBMS yang lumayan
populer di tahun 2017.
DBMS, pilih yang mana?
Sudah sejak 30 tahun lamanya Oracle menjadi salah satu
database yang digunakan oleh berbagai organisasi besar di
dunia. Versi terbaru dari Oracle saat ini adalah Oracle 12c yang
mensupport cloud server untuk single server maupun multiple
server dan memungkinkan untuk dapat menampung miliaran
record data. Saat ini Oracle sudah memiliki fitur grid framework
yakni pengolahan data fisik tidak mempengaruhi logical
structure yang ada dalam database. Selain itu keamanan pada
rilis ini sangat aman karena setiap transaksi yang terjadi
diisolasi dari transaksi lainnya.
#1 ORACLE
Keuntungan
ď‚— Tersedianya inovasi dan fitur terbaru
karena Oracle membangun produknya
dengan standar sebuah DBMS tools
ď‚— Fitur apapun yang diinginkan sudah
tersedia
Kekurangan
ď‚— Mahal, tidak cocok untuk organisasi
menengah kebawah
ď‚— Dimungkinkan melakukan upgrade
hardware ketika menggunakan Oracle,
karena Oracle membutuhkan sumber
daya yang besar
MySQL adalah database terpopuler saat ini. MySQL merupakan
database yang gratis untuk digunakan dan secara bertahap
akan selalu ada improvement keamanan dan penambahan
fitur. Ada juga yang edisi berbayar untuk penggunaan komersil.
Pada versi gratis, kita sudah dapat mendapatkan kemampuan
kecepatan dan reliability database.
MySQL memungkinkan kita untuk dapat mengubah
fungsionalitas tools dan data dari berbagai jenis tabel dan juga
sudah tersedia banyak interface yang beredar diluar sana
untuk mengorganisasikan database dengan mudah.
#2 MySQL
Keuntungan
ď‚— Tersedia versi gratis
ď‚— Menawarkan banyak fitur sebagai
database yang gratis
ď‚— Tersedia banyak interface yang
beredar
ď‚— Dapat bekerja dengan database
lainnya seperti Oracle
Kekurangan
Sulit dalam mengautomasi sistem, seperti
incremental backup
Ms SQL merupakan salah satu database populer saat ini.
Database ini sebernarnya berjalan pada cloud server
seperti layaknya berjalan di local server. Pada tahun 2016
Microsotft SQL memuncukan fitur yang lumayan menonjol
yang memungkinkan untuk dapat melacak perubahan pada
database dari waktu ke waktu. Pada versi terakhir Microsoft
SQL juga telah menyediakan fitur untuk dynamic data
masking, yang memastikan hanya seseorang yang memiliki
akses yang dapat melihat data sensistif.
#3 Microsoft SQL
Keuntungan
ď‚— Performa sangat cepat dan stabil
ď‚— Memiliki kemampuan untuk
menyesuaikan kemampuan tingkat
kinerja mesin, untuk mengurangi
penggunaan sumber daya
ď‚— Dapat mengakses visualisasi data pada
mobile device
ď‚— Dapat bekerja dengan berbagai
produk microsoft
Kekurangan
ď‚— Banyak yang mengalami kendala saat
melakukan integrasi dengan server
ď‚— Memakan sumber daya yang besar
PostgreeSQL juga termasuk salah satu populer database saat
ini. PostgreeSQL memungkinkan kita untuk membuat data
yang terstruktur maupun tidak terstruktur. PostgreeSQL telah
banyak mensupport berbagai platform seperti Linux.
PostgreeSQL dapat di hosting di berbagai environtment seperti
virtual, fisik, maupun cloud server. Pada versi terbarunya yakni
9.5 PostgreeSQL menawarkan volume data yang lebih besar
dan meningkatkan jumlah penggunaan bersamaan.
Kemanannya juga sudah lebih ditingkatkan.
#4 PostgreeSQL
Keuntungan
ď‚— Database ini dapat menagani data
hingga terabyte data
ď‚— Support JSON
ď‚— Sudah disediakan fungsi-fungsi yang
berguna
ď‚— Sudah tersedia beberapa interface
yang dapat digunakan
Kekurangan
ď‚— Dokumentasinya sulit dipahami
ď‚— Konfigurasi lumayan membingungkan
ď‚— Kecepatan melambat saat melakukan
bulk operation
MongoDB di desain untuk aplikasi yang menggunakan data
terstruktur maupun tidak terstruktur. Database ini memiliki
Driver yang lengkap untuk menghubungkan database ke
aplikasi kita dengan menyesuaikan bahasa pemrograman
yang kita gunakan.
MongoDB tidak di desain untuk relasional database. Versi
terakhir MongoDB yakni versi 3.2 yang memiliki
kemampuan untuk melakukan indeksing secara parsial yang
mana hal ini meningkatkan performa database.
#5 MongoDB
Keuntungan
ď‚— Cepat dan mudah digunakan
ď‚— Support JSON
ď‚— Data dapat dengan cepat di simpan
dan di ambil
Kekurangan
ď‚— Tidak menggunakan query SQL
ď‚— Sulit dalam melakukan setup
ď‚— Default pengaturan tidak aman
Jika pada RDBMS kita mengenal tabel,
maka di mongoDB ada istilah
collection. Di dalam collection ada
bentuk dokumen-dokumen yang
sepadan dengan baris pada tabel. Dan
nama-nama kolom pada tabel bisa
dijumpai sebagai field di MongoDB.
Mapping Tabel, Kolom dan Baris
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat
bentuk perubahan bentuk data dari
SQL ke NoSQL.
Mapping Tabel, Kolom dan Baris
MongoDB adalah sebuah basis data sumber terbuka (open source
database) yang menggunakan model data berorientasi pada dokumen
(document-oriented data model) [8]. Di bawah bendera NoSQL, MongoDB
merupakan salah satu basis data yang mulai diminati pada tahun 2000.
Berbeda dengan basis data SQL yang menggunakan tabel dan baris serta
relasional di antara mereka, arsitektur MongoDB tersusun atas dokumen
yang berisi banyak set pasangan kunci dengan nilai serta koleksi yang
tersusun atas banyak dokumen dan fungsi. Data-data modern umumnya
berukuran sangat besar, tidak terstruktur, dan terkadang sulit dipakai.
Dengan ekspektasi yang tinggi terhadap data tersebut, NoSQL lahir untuk
membantu mengolah dan menyimpan data yang kompleks tersebut.
Tragedi MongoDB yang Berakhir Menggenaskan
dan Menyisakan Duka Lara
Database saat ini sangat beragam dan canggih seiring
dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini.
Maraknya startup membuat kehadiran DBMS semakin
dibutuhkan. Untuk membuat suatu sistem tentunya
membutuhkan suatu DBMS, dan memilih DBMS bukanlah
perkara yang mudah. Dengan slide yang telah disusun,
kami berharap dapat memberikan gambaran untuk
menentukan DBMS yang tepat untuk sistem yang sedang
anda kembangkan.
Ringkasan
Terima Kasih

Comparing top 5 popular DBMS: oracle, mysql, ms sql server, postgree, mongoDB

  • 1.
    Comparing top 5popular DBMS: oracle, mysql, ms sql server, postgree, mongoDB Disusun oleh : Wisnu Kurniawan, Fandi Achmad Mubarok, Wildan Maulana, Muhammad Rajab L
  • 2.
    Saat ini sudahbanyak sekali beraneka macam DBMS yang beredar diluar sana. Mulai dari jenis yang relational, object oriented, hingga yang saat ini mulai nge-trend adalah noSQL. Berikut daftar beberapa DBMS yang lumayan populer di tahun 2017. DBMS, pilih yang mana?
  • 3.
    Sudah sejak 30tahun lamanya Oracle menjadi salah satu database yang digunakan oleh berbagai organisasi besar di dunia. Versi terbaru dari Oracle saat ini adalah Oracle 12c yang mensupport cloud server untuk single server maupun multiple server dan memungkinkan untuk dapat menampung miliaran record data. Saat ini Oracle sudah memiliki fitur grid framework yakni pengolahan data fisik tidak mempengaruhi logical structure yang ada dalam database. Selain itu keamanan pada rilis ini sangat aman karena setiap transaksi yang terjadi diisolasi dari transaksi lainnya. #1 ORACLE Keuntungan ď‚— Tersedianya inovasi dan fitur terbaru karena Oracle membangun produknya dengan standar sebuah DBMS tools ď‚— Fitur apapun yang diinginkan sudah tersedia Kekurangan ď‚— Mahal, tidak cocok untuk organisasi menengah kebawah ď‚— Dimungkinkan melakukan upgrade hardware ketika menggunakan Oracle, karena Oracle membutuhkan sumber daya yang besar
  • 4.
    MySQL adalah databaseterpopuler saat ini. MySQL merupakan database yang gratis untuk digunakan dan secara bertahap akan selalu ada improvement keamanan dan penambahan fitur. Ada juga yang edisi berbayar untuk penggunaan komersil. Pada versi gratis, kita sudah dapat mendapatkan kemampuan kecepatan dan reliability database. MySQL memungkinkan kita untuk dapat mengubah fungsionalitas tools dan data dari berbagai jenis tabel dan juga sudah tersedia banyak interface yang beredar diluar sana untuk mengorganisasikan database dengan mudah. #2 MySQL Keuntungan ď‚— Tersedia versi gratis ď‚— Menawarkan banyak fitur sebagai database yang gratis ď‚— Tersedia banyak interface yang beredar ď‚— Dapat bekerja dengan database lainnya seperti Oracle Kekurangan Sulit dalam mengautomasi sistem, seperti incremental backup
  • 5.
    Ms SQL merupakansalah satu database populer saat ini. Database ini sebernarnya berjalan pada cloud server seperti layaknya berjalan di local server. Pada tahun 2016 Microsotft SQL memuncukan fitur yang lumayan menonjol yang memungkinkan untuk dapat melacak perubahan pada database dari waktu ke waktu. Pada versi terakhir Microsoft SQL juga telah menyediakan fitur untuk dynamic data masking, yang memastikan hanya seseorang yang memiliki akses yang dapat melihat data sensistif. #3 Microsoft SQL Keuntungan ď‚— Performa sangat cepat dan stabil ď‚— Memiliki kemampuan untuk menyesuaikan kemampuan tingkat kinerja mesin, untuk mengurangi penggunaan sumber daya ď‚— Dapat mengakses visualisasi data pada mobile device ď‚— Dapat bekerja dengan berbagai produk microsoft Kekurangan ď‚— Banyak yang mengalami kendala saat melakukan integrasi dengan server ď‚— Memakan sumber daya yang besar
  • 6.
    PostgreeSQL juga termasuksalah satu populer database saat ini. PostgreeSQL memungkinkan kita untuk membuat data yang terstruktur maupun tidak terstruktur. PostgreeSQL telah banyak mensupport berbagai platform seperti Linux. PostgreeSQL dapat di hosting di berbagai environtment seperti virtual, fisik, maupun cloud server. Pada versi terbarunya yakni 9.5 PostgreeSQL menawarkan volume data yang lebih besar dan meningkatkan jumlah penggunaan bersamaan. Kemanannya juga sudah lebih ditingkatkan. #4 PostgreeSQL Keuntungan ď‚— Database ini dapat menagani data hingga terabyte data ď‚— Support JSON ď‚— Sudah disediakan fungsi-fungsi yang berguna ď‚— Sudah tersedia beberapa interface yang dapat digunakan Kekurangan ď‚— Dokumentasinya sulit dipahami ď‚— Konfigurasi lumayan membingungkan ď‚— Kecepatan melambat saat melakukan bulk operation
  • 7.
    MongoDB di desainuntuk aplikasi yang menggunakan data terstruktur maupun tidak terstruktur. Database ini memiliki Driver yang lengkap untuk menghubungkan database ke aplikasi kita dengan menyesuaikan bahasa pemrograman yang kita gunakan. MongoDB tidak di desain untuk relasional database. Versi terakhir MongoDB yakni versi 3.2 yang memiliki kemampuan untuk melakukan indeksing secara parsial yang mana hal ini meningkatkan performa database. #5 MongoDB Keuntungan ď‚— Cepat dan mudah digunakan ď‚— Support JSON ď‚— Data dapat dengan cepat di simpan dan di ambil Kekurangan ď‚— Tidak menggunakan query SQL ď‚— Sulit dalam melakukan setup ď‚— Default pengaturan tidak aman
  • 8.
    Jika pada RDBMSkita mengenal tabel, maka di mongoDB ada istilah collection. Di dalam collection ada bentuk dokumen-dokumen yang sepadan dengan baris pada tabel. Dan nama-nama kolom pada tabel bisa dijumpai sebagai field di MongoDB. Mapping Tabel, Kolom dan Baris
  • 9.
    Untuk lebih jelasnyamari kita lihat bentuk perubahan bentuk data dari SQL ke NoSQL. Mapping Tabel, Kolom dan Baris
  • 10.
    MongoDB adalah sebuahbasis data sumber terbuka (open source database) yang menggunakan model data berorientasi pada dokumen (document-oriented data model) [8]. Di bawah bendera NoSQL, MongoDB merupakan salah satu basis data yang mulai diminati pada tahun 2000. Berbeda dengan basis data SQL yang menggunakan tabel dan baris serta relasional di antara mereka, arsitektur MongoDB tersusun atas dokumen yang berisi banyak set pasangan kunci dengan nilai serta koleksi yang tersusun atas banyak dokumen dan fungsi. Data-data modern umumnya berukuran sangat besar, tidak terstruktur, dan terkadang sulit dipakai. Dengan ekspektasi yang tinggi terhadap data tersebut, NoSQL lahir untuk membantu mengolah dan menyimpan data yang kompleks tersebut. Tragedi MongoDB yang Berakhir Menggenaskan dan Menyisakan Duka Lara
  • 11.
    Database saat inisangat beragam dan canggih seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Maraknya startup membuat kehadiran DBMS semakin dibutuhkan. Untuk membuat suatu sistem tentunya membutuhkan suatu DBMS, dan memilih DBMS bukanlah perkara yang mudah. Dengan slide yang telah disusun, kami berharap dapat memberikan gambaran untuk menentukan DBMS yang tepat untuk sistem yang sedang anda kembangkan. Ringkasan
  • 12.