Busana liturgi terdiri dari berbagai elemen, termasuk alba yang melambangkan kesucian, kolar untuk imam, stola sebagai tanda martabat, dan kasula sebagai pakaian luar saat mempersembahkan ekaristi. Setiap busana memiliki simbolisme tertentu, menggambarkan kemurnian hati, cinta, dan pengorbanan. Perubahan penggunaan jubah dari pakaian harian menjadi pakaian resmi saat liturgi mencerminkan perkembangan dalam praktik keagamaan.