BERSAMA DI FISIKA
MEMBANGUN GENERASI
SAINSTEK INDONESIA,
MEWUJUDKAN MIMPIMU
Tujuan Pertemuan ke 01.
1. Mengidentifikasikan arus listrik
2. Menjelaskan pernyataan hokum
OHM
3. Mengidentifikasi factor pengaruh
besar hambatan penghantar
4. Rangkaian penghantar
5. Latihan Soal
BERSAMA DI FIISIKA XII,
MEMBANGUN GENERASI
SAINS INDONESIA
1. Arus listrik adalah muatan listrik
(Q) yang mengalir setiap detik (t)
Persamaan arus listrik
i=
𝑄
𝑡
dimana Q = muatan listrik (coulomb)
t = lama waktu ( s )
I = kuat aruslistrik(ampere)
Karena muatan listrik yang mengalir
adalah electron dengan jumlah n
electron, maka ditulis Q = ne
i=
𝑄
𝑡
=
𝑛𝑒
𝑡
e= -1,6x10−19c
Contoh soal.
Dalam waktu 1 sekon arus slistrik yang
melewati sebuah lampu adalah 4,8 A. Jika
e= -1,6x10−19
c. Berapakah nujlam electron
yang mengalir ( n ) ?
Jawab:
Data: i=4,8 A, t= 10 s Ditanya= n ?
i=
𝑛𝑒
𝑡
n =
𝑖.𝑡
𝑒
=
4.8𝑥10
1,6x10−19
= 3x1020
Latihan:
LATIHAN SOAL
Buku Fisika Sagufindo
Halaman = 04
Soal Latihan 1.1
UPM 1.1
kerkjake
Kerja otak Kiri dan Kanan
HARI INI BERANILAH BERMIMPI
02
Pernyataan Hukum Ohm
Penyelidikan Ohm menemukan bahwa ,, besar
kuat arus listrik( I ) yang mengalir didalam suatu
penghantar sebanding dengan besar beda
potensian listrik( V ) yang terdapat pada ujung
kedua penghantar . Di tulis lewat persamaan:
I ∝ V I =
𝑉
𝑅
V = I . R
Keterangan:
V= Beda Potensial listrik (volt)
I = Kuat arus listrik( ampere )
R = Resistor=hambatan listrik ( Ohm = volt/Ohm)
Grafik Hukum Ohm
V(volt) R =
𝑉
𝑖
I(A)
3.Besaran Hambatan Listrik
Hasil Penyelidikan menemukan bahwa nilai atau
besar sebuah hambatan listrik penghantar(R)
dipengaruhi:
1. Panjang penghantar(l)
2. Luas penampang penghantar ( A =𝜋𝑟2)𝑙1
3. Jenis penghantar(𝜌) 4. suhu (T)
besaran di atas ditulis dengan
rumus:
R = 𝜌
𝑙
𝐴
= 𝜌
𝑙
𝜋𝑟2
𝑅1
𝑅2
=
𝑙1
𝑙2
.
𝑟2
2
𝑟1
2
Contoh soal untuk hambatan penghantar bias membaca dari buku fisika Sagufindo halaman 08, contoh 1.8, 1.10
Soal Latihan : Bisa mengerjakan dari halaman 09 dan 10. Latihan 1.4 dan 1.5 serta UPM 1.2
RANGKAIAN HAMBATAN SERIKETENTUAN SERI
1. Fungsi membagi tegangan listrik:
2. Arus listrik pada setia hambatan
sama besar:
3. Beda potensial pada setiap
hambatan berbeda, jika hambatan
besar hambatan berbeda. Bernilai
sama bila besar hambatan sama.
4. Jumlah beda potensial pada setiap
5. Hambatan sama besar dengan
beda potensial pada ujung
rangkaian atau sumber beda
potensial.
Rangkaian
Paralel Potensial setiap cabang sama besar
Ε = V1 =,V2 = V3
Arus setiap cabang berbeda
I = i1 + i2 +i3
Hambatan Total
1
𝑅
=
1
𝑅1
+
1
𝑅2
+
1
𝑅3
Latihan
A
BC
VS
VS
“
Bab 1
Bab 1
Bab 1
Bab 1
Bab 1
Bab 1
Bab 1
Bab 1
Bab 1

Bab 1

  • 1.
    BERSAMA DI FISIKA MEMBANGUNGENERASI SAINSTEK INDONESIA, MEWUJUDKAN MIMPIMU
  • 2.
    Tujuan Pertemuan ke01. 1. Mengidentifikasikan arus listrik 2. Menjelaskan pernyataan hokum OHM 3. Mengidentifikasi factor pengaruh besar hambatan penghantar 4. Rangkaian penghantar 5. Latihan Soal BERSAMA DI FIISIKA XII, MEMBANGUN GENERASI SAINS INDONESIA
  • 3.
    1. Arus listrikadalah muatan listrik (Q) yang mengalir setiap detik (t) Persamaan arus listrik i= 𝑄 𝑡 dimana Q = muatan listrik (coulomb) t = lama waktu ( s ) I = kuat aruslistrik(ampere) Karena muatan listrik yang mengalir adalah electron dengan jumlah n electron, maka ditulis Q = ne i= 𝑄 𝑡 = 𝑛𝑒 𝑡 e= -1,6x10−19c
  • 4.
    Contoh soal. Dalam waktu1 sekon arus slistrik yang melewati sebuah lampu adalah 4,8 A. Jika e= -1,6x10−19 c. Berapakah nujlam electron yang mengalir ( n ) ? Jawab: Data: i=4,8 A, t= 10 s Ditanya= n ? i= 𝑛𝑒 𝑡 n = 𝑖.𝑡 𝑒 = 4.8𝑥10 1,6x10−19 = 3x1020 Latihan:
  • 5.
    LATIHAN SOAL Buku FisikaSagufindo Halaman = 04 Soal Latihan 1.1 UPM 1.1 kerkjake Kerja otak Kiri dan Kanan
  • 6.
  • 7.
    02 Pernyataan Hukum Ohm PenyelidikanOhm menemukan bahwa ,, besar kuat arus listrik( I ) yang mengalir didalam suatu penghantar sebanding dengan besar beda potensian listrik( V ) yang terdapat pada ujung kedua penghantar . Di tulis lewat persamaan: I ∝ V I = 𝑉 𝑅 V = I . R Keterangan: V= Beda Potensial listrik (volt) I = Kuat arus listrik( ampere ) R = Resistor=hambatan listrik ( Ohm = volt/Ohm) Grafik Hukum Ohm V(volt) R = 𝑉 𝑖 I(A)
  • 8.
    3.Besaran Hambatan Listrik HasilPenyelidikan menemukan bahwa nilai atau besar sebuah hambatan listrik penghantar(R) dipengaruhi: 1. Panjang penghantar(l) 2. Luas penampang penghantar ( A =𝜋𝑟2)𝑙1 3. Jenis penghantar(𝜌) 4. suhu (T) besaran di atas ditulis dengan rumus: R = 𝜌 𝑙 𝐴 = 𝜌 𝑙 𝜋𝑟2 𝑅1 𝑅2 = 𝑙1 𝑙2 . 𝑟2 2 𝑟1 2
  • 9.
    Contoh soal untukhambatan penghantar bias membaca dari buku fisika Sagufindo halaman 08, contoh 1.8, 1.10 Soal Latihan : Bisa mengerjakan dari halaman 09 dan 10. Latihan 1.4 dan 1.5 serta UPM 1.2
  • 10.
    RANGKAIAN HAMBATAN SERIKETENTUANSERI 1. Fungsi membagi tegangan listrik: 2. Arus listrik pada setia hambatan sama besar: 3. Beda potensial pada setiap hambatan berbeda, jika hambatan besar hambatan berbeda. Bernilai sama bila besar hambatan sama. 4. Jumlah beda potensial pada setiap 5. Hambatan sama besar dengan beda potensial pada ujung rangkaian atau sumber beda potensial.
  • 11.
    Rangkaian Paralel Potensial setiapcabang sama besar Ε = V1 =,V2 = V3 Arus setiap cabang berbeda I = i1 + i2 +i3 Hambatan Total 1 𝑅 = 1 𝑅1 + 1 𝑅2 + 1 𝑅3
  • 12.
  • 15.
  • 17.
  • 18.
  • 24.